Hirotsuba Gakuen #2
Chalice07 : baiklah chalice07 kembali lagi di fic hirotsuba gakuen.
Syaoron : heh, baru kenalan kemarin udah lagak-lagak penulis terkenal aja, sarap. (nyaaaa, syaoron OOC, sikapnya kejam banget TT^TT)
Chalice07 : jaaaahaaaat, syaoron jahaaaat! TT^TT *meluk sakura* sakura, syaoron jahat!
Sakura : heee? *panik* sudahlah ,chalice07 *menenangkan chalice07* jangan nangis lagi.
Chalice07 : kau baik sekali,sakura-chan. Coba kau manusia... pasti kupacarin...
Sakura : heee?! Kaukan cewe...,author-san *panik*
Chalice07 : hmm...bener juga.. ya...
Syaoran & sakura : Fiuh...
Chalice07 : tapi cewe atau cowo saya gak masalahin, jadi sakura-chan, mau menjadi pacar ku? *memegang tangan sakura*
Sakura,syaoran,syaoron,tomoyo,& fye (yang pasti semuanya) : 'gadis ini berbahaya!, cewe atau cowo dia embat *sweatdropped*'
Tomoyo : aku gak setuju sakura-chan direbut author gaje ini! Terimalah pistol anti author sarap ini *nembakin author pakai pistol*
Chalice7 : *kabur*
Tomoyo : Berhenti!*ngejar sambil menembakan author dengan pistol*
All (except chalice07 dan tomoyo dan syaoron ) :jadi siapa disclaimernya?
Sakura : bagaimana aku saja?
Mokona: mokona juga!
Disclaimer : XXXholic,shiritsu hirotsuba gakuen, tsubasa resvoir chornicle, dan card captor sakura itu milik Clamp, chalice07-san hanya memiliki alur saja.
Warning : GaJe, cerita sarap, kaga nyambung, alur kecepatan , Aneh, bin ajaib ngaco, Super GaJe, bikin sakit kepala, Abal, kesalahan Typo,para Chara OOC, dan banyak lagi effek sampingnya.
FeedBack :
Revantio Van Cario :
Terimakasih atas reviewnya *nangis bahagia*, ngomong-ngomong soal sikap syaoron yang tenang itu saya juga suka, tapi masalahnya muncul di fic ini, saya tanpa sengaja membuat syaoron jadi agak sarap dan strees * author langsung di tebas*, jadi gomenansai. Karena saya lagi sarap hari ini (saat membuatnya)
Note dari author : cerita ini sangat gaje dan sarap dikarenakan sang author penyakit sarap dan gajenya kambuh.
-happy reading-
Di rumah kediaman Li
Di rumah kediaman Li yang cukup besar ini kelihatannya dua saudara ini sedang bersantai-santai.
Syaoron : lagi tiduran disofa sambil nonton TV ( buset, syaoronnya jadi pemalas, jangan ditiru orang ini *di hajar syaoron* / syaoron : memang siapa yang bikin gua jadi OOC?! / Chalice07 : gomenansai! *kabur*).
Syaoran : membaca buku (ini baru rajin, jangan niru si sang kakak yang malas itu*di tebas*)
"syaoran,syaoron. Bisa kesini bentar ,nak?"panggil sang ayah, fujitaka (kalau gak salah).
Dengan G.C (gerak cepat), si syaoron dan syaoran ke tempat ayahnya, karena penasaran kenapa ayah mereka memanggil mereka.
"ada apa,ayah?"tanya mereka berbarengan.
"bisa bantuin ayah hitung duit?" tanya fujitaka (ayah idiot, hitung aja bego *di hajar fujitaka*)
"duit apa? Mainan? Asli? Duit kuno? Duit jaman majapahit? (woi ini di jepang bukan di indonesia) atau duit korea?"tanya si syaoran.
"atau duit jaman purba?"lanjut syaoron melanjutkan pertanyaan syaoran.
"hahaha, duit jaman nenek moyang" jawab fujitaka agak sarap *author langsung di hajar fujitaka dan Fans club fujitaka*
"hooo" syaoran dan syaoron hanya ber-oh ria.
"ya, enggak lah, ayah cuman minta bantuan sama kalian hitung duit disana *nunjuk tumpukan duit (bagiiiiiii *di tendang reader,fujitaka dan sikembar*)*, buat gajian bawahan ayah, ayah capek mau istirahat dulu" ujar sang ayah dan pergi keluar dari kantornya untuk tidur dikamarnya.
"..."
"..."
"..."
"..."
"..."
"..."
"..."
"..."
"jadi kita harus menghitung semua ini?"tanya syaoron sambil menunjuk tumpukan uang yang menggunung.
"kelihatannya... (apanya kelihatannya?! Memang harus! *author langsung dibekep dan di lempar ke kali ciliwung*)" jawab syaoran sambil sweatdropped.
"*sigh* ayo kita hitung semuanya" ujar syaoron dan mengeluarkan baigon (?).
"buat apa itu?"tanya syaoran melihat kelakuan kakaknya yang dari tadi udah kelewatan sarap *author langsung di tebas*
"kalau ada nyamuk saat kita menghitung tinggal kita semprotin aja, gak usah di tempok lagi" usul syaoron dengan tenang.
"hoo" syaoran hanya beroh-ria.
"baiklah ayo menghitung" ucap syaoron tenang.
"1.000.000 yen, 1.200.000 yen, 2.500.000 yen, 5.000.000 yen, 10.000.000 yen (buset cepat amat?!),20.000.000 (ini anak otaknya otak apa? Sehingga bisa menghitung sebanyak in?!)" ucap syaoran sambil menghitung.
"45.000.000,59.568.908 yen, 78.908.678 yen" ucap syaoron sambil menghitung dan mencatat begitu pula si syaoran.
"yak ditambah 50.000.000 yen dengan 100.000.000 yen jadi 150.000.000 yen" ucap syaoran menghitung semua totalnya di bantu dengan syaoron (kalau ada sisa bagi donk :D * di hajar*)
"ayo kita kasih ke ayah" ucap syaoron sambil mengambil semua uang itu dengan 2 tangannya (emang muat ya?).
"ini ayah" ucap mereka memberikan semua uangnya ke ayahnya dalam keadaan tertidur di tempat tidur.
Alhasil sang ayah tertimbun uang yang banyak sehingga gak bisa nafas (?).
"semoga di terima disisinya" ucap mereka berbarengan sambil berdoa.
"Kalian nyumpahin bapak lu mati ya?!" teriak fujitaka langsung keluar dari timbunan duit mematikan itu.
"Kaga, Cuma berdoa buat duitnya kok" ucap mereka innocent.
"hoo" sang ayah hanya ber-oh ria.
Dari pada melanjutkan cerita gak mutu soal keluarga Li yang gak sengaja kubikin sarap mending kita skip saja *author di gampar keluarga Li di karenakan dibilang sarap*
DI PERJALANAN MENUJU SEKOLAH
"ohayou, sakura-san, tomoyo-chan" sapa syaoran ke sakura yang lagi jalan bersama tomoyo kesekolah
"ohayaou, syaoran-kun dan syaoron kun" sapa tomoyo dan sakura.
"ohayou..." sapa syaoron tenang setenang malam sunyi senyap (?).
"ne, syaoran-kun, syaoron-ku, sakura-chan, apa kalian ingat hari ini ada tes kecepatan dari kuro-puu- sensei?"tanya tomoyo dengan kata kuro-puu yang mirip fye.
"tidak" jawab mereka serempak.
Tomoyo hanya sweatdropped.
"heee, kalian mendapat tes hari ini dari kuro-wawan?"tiba-tiba muncul Fye dibelakang mereka.
Spontan saja sakura dan syaoran teriak kaget.
"ohayou, Fye-sensei" sapa syaoron dan tomoyo berbarengan.
"ohayou" sapa Fye dengan ceria.
"ohayou" tiba-tiba muncul orang yang mirip dengan fye.
"HIEEEEEEE" teriak syaoran dan sakura bersamaan karena kaget.
"ohayou, yui-sensei" sapa syaoron dan tomoyo berbarengan (lagi?)
"heee, kok Fye-sensei ada dua?"tanya sakura kebingungan.
"hehehe, sakura-chan belum lihat dia ya?"tanya Fye
Sakura menggeleng-gelengkan kepalanya.
"iyalah, yui kan belum mengajar dikelasnya, hari ini baru!, Baka Nii-chan!" ucap yui sambil memukul kepala Fye (saudara yang sadis O_O *author di hajar yui*)
BLETAK!
Fye K.O dengan sekali pukulan.
"nah, ayo masuk kekelas kalian, pelajaran bentar lagi dimulai" ucap yui sambil mendorong sakura dkk, background nya terdapat sorotan lampu ke fye yang k.O dengan darah banyak mengalir (sadis 0_0'')
"ba,bagaimana dengan fye-sensei?"tanya sakura khawatir.
"biarkan saja dia, kalian cepat-cepat masuk sebelum di tutup gerbangnya"
"oke" jawab mereka serempak (kecuali syaoron) sambil sweatdropped (kecuali syaoron dan tomoyo)
"hmm... sakura-chan, 5.5 minute" ucap kurogane sambil melihat stopwatchnya.
"hah...hah...hah..."nafas sakura terputus-putus karena kecapaian berlari keliling lapangan dan lagi lapangannya gede banget (Lebay mode : ON)
"sakura-chan, mau coba es jeruk buatan ku?"tanya tomoyo sambil memegang sebuah gelas dan termos (emang mau piknik apa?).
"terimakasih, tomoyo-chan"
"sama-sama, aduuuuh, sakura-chan, kawaaaiiiii" ucap tomoyo sambil memeluk sakura dengan erat.
"To,tomoyo,tomoyo...-chan... gak...bi..sa...na...f...as..." ucap sakura sesak nafas.
"ups, maaf ,sakura-chan" ucap tomoyo sambil melepaskan pelukannya dan memberikan gelas berisi jus jeruk yang menyegarkan diri.
"ah, syaoran-kun dan syaoron-kun, kau mau jus jeruk?" panggil tomoyo melihat syaoran dan syaoron yang selesai tes kecepatan lari.
"boleh" ucap syaoran dan menuju tempat tomoyo dan sakura.
"..." sedangkan syaoron diam tapi jalan menuju ketempat sakura ,tomoyo dan saudaranya.
Lalu tomoyo memberikan jus jeruk itu ke syaoran dan syaoron ke tomoyo, anehnya dia memasukin jus jeruknya dari termos yang berbeda dari termos sebelumnya.
"arigataou" ucap mereka berbarengan dan meminumnya.
JREEEENG! GLEK!
Tiba-tiba background si duo kembar ini menjadi ada petir.
"ASAAAAM!" teriak syaoran.
"..."sedangkan syaoron diam seribu bahasa sambil memegang gelasnya dengan badan bergetar marah.
"umm... tomoyo-chan..."panggil sakura.
"apa, sakura-chan?"
"kau kasih apa kemereka?"tunjuk sakura.
"kasih jus jeruk asem, yang masih muda" ucap tomoyo dengan innocent smile.
"hooo" sakura hanya sweatdropped.
Syaoran langsung minum air putih untuk menghilangkan dahaganya saat teriak sedangkan syaoron dia... main PSP?! WHAAAT?! Sedang kapan saat pelajaran boleh main? Ah lupakan saja...
Chalice07 : Hiiii, bagi yang ingin menggebuk author ini yang sudah membuat cerita yang gaje ini silakan, tapi saya cuman mau bilang satu kata, gomenansai, membuat cerita yang sarap dan gaje *nangis bombay*
Syaoron : boleh nih? *evil grin*
Chalice07 : *merinding, sambil angguk-angguk*
Syaoron : kalau begitu berati aku boleh membunuh mu sekarang donk *negluarin pedangnya*
Chalice07 : *ketakutan* bukan berati kau membunuhku, cuman hajar aku bukan membunuhkuuuuuuu! *kabur*
Syaoron : *ngejar author*
Syaoran : nah, minna-san. Tolong review ya.
Mind to Review,Minna?
