hanna

dul

set

"apakah pemberi informasi itu benar – benar bisa dipercaya? Menangkap orang tidak semudah yang anda pikirkan nyonya? Apakah berita ini benar bisa dipertanggung jawabkan?" tanya kapten Gil dengan ekspresi ragu menatap Heechul sambil mengerutkan keningnya

"aku yang akan bertanggung jawab jika tuan tidak bisa mempercayai informan itu! jujur saja aku sudah menugaskan orang untuk mencari tahu dimana keberadaan Kyuhyun putera tiriku! Aku sungguh mengkhawatirkannya itu sebabnya aku mengerahkan beberapa kawan yang aku kenal untuk mencari tahu. Dan kebetulan salah satu dari mereka berhasil menemukannya. Bagaimana cara dia menemukannya aku tidak tertarik untuk mencari tahu. Karena yang terpenting buatku saat ini adalah membuat suamiku tercinta ini kembali ceria seperti sebelum Kyuhyun diculik" ujar Heechul menatap Hankyung berakting seolah dia memang sangat peduli

"kapten aku rasa ada baiknya kau selidiki tempat itu! siapa tahu berita itu benar terbukti dan Kyuhyun ada disana" Hankyung beranjak berdiri menghampiri kapten Gil

"baiklah! Besok pagi aku akan mengerahkan anak buahku untuk menggeledah tempat itu! aku harus menyiapkan surat penggeledahan terlebih dahulu!" kapten Gil menganggukan wajahnya tanda dia menyanggupi perintah tuan Cho Hankyung.

.

.

.

Kamar dimana tempat Kyuhyun 'disekap' tampak sepi dan tidak ada orang didalamnya saat Siwon baru saja pulang membawa beberapa kaleng minuman beralkohol juga susu rendah lemak dan roti gandum.

Sreeeet

Pintu kamar mandi itu dibuka Kyuhyun yang keluar dengan telanjang dimana tubuhnya basah dan meneteskan air hingga kelantai membuat Siwon terkejut dibuatnya

"astaga Kyu! Setidaknya pakai handuk saat kau keluar dari sana!" teriak Siwon mengeluh dan memalingkan pandangannya dari tubuh Kyuhyun yang putih mulus itu

"miane! Aku meninggalkan handukku diatas kasur hyung! tapi kenapa kau begitu kaku? Bukankah kau janji akan membuatku berkeringat malam ini?" Kyuhyun menarik handuknya yang diduduki Siwon

Siwon mengangkat bokongnya karena Kyuhyun menarik handuk yang didudukinya, dan sekilat Siwon melirik kearah Kyuhyun yang telanjang dan basah itu lalu kembali berpaling.

"apakah aku benar – benar mengatakannya? Membuatmu berkeringat Kyu?" Siwon menyanggah mengerutkan dahinya

"kau lupa atau kau pura - pura lupa hyung?" Kyuhyun mendorong Siwon berbaring diatas kasur lalu seketika menindihnya tepat diatas junior milik Siwon

"Kyu!" Siwon menelan air liurnya saat Kyuhyun duduk diatas juniornya dengan handuk terbuka dan menyembulkan junior Kyuhyun yang mulai menegang dengan wajah yang kaku dan sangat gugup

"kau pernah melakukan anal sex bukan? Walau itu bersama yeoja?" Kyuhyun mendekatkan wajahnya berhadapan dengan wajah Siwon yang berbaring

"kenapa kau tanyakan itu?" tanya Siwon menyibakan rambut Kyuhyun kebelakang daun telinganya yang masih basah meneteskan air kewajah Siwon

"dengan cara seperti itulah kau bisa menikmati tubuhku hyung! jadi lakukan malam ini! Buktikan janjimu, kau mengatakan kau akan membuatku berkeringat malam ini" Kyuhyun menurunkan kembali wajahnya semakin bawah semakin dekat dengan wajah Siwon lalu melumat bibir tipis Siwon yang tertutup rapat

Perlahan Siwon membuka bibirnya lalu menghisap bibir atas Kyuhyun lalu menjulurkan lidahnya mengimbangi permainan lidah Kyuhyun yang begitu agresif dan juga lincah didalam rongga mulutnya. Mereka berciuman penuh hasrat seperti sepasang kekasih yang sudah lama berpisah dan ingin melepaskan rindu yang mendalam.

"mmmppphh" Kyuhyun mendesah pelan, memejamkan matanya, tangannya mulai sibuk menggerayangi bagian bawah Siwon dimulai dari membuka kaitan celana Siwon lalu menurunkan resletingnya

Kyuhyun melepaskan bibirnya dari mulut Siwon lalu perlahan Kyuhyun memundurkan tubuhnya agar wajahnya sejajar dengan selangkangan Siwon

"apa yang akan kau lakukan Kyu?" tanya Siwon beranjak duduk menatap Kyuhyun ragu

"relax hyung! akan kau tunjukan bagaimana aku seorang gay bisa memuaskanmu!" Kyuhyun menurunkan celana panjang yang dipakai Siwon lalu celana dalamnya sehingga juniornya menyembul tepat dihadapan bibir Kyuhyun

"hmmm tidak salah aku begitu mengagumimu hyung!" Kyuhyun menggelengkan kepalanya mengagumi vital Siwon yang begitu sempurna lalu menggenggam batang itu dengan tangannya

Sluuurrrp

Kyuhyun menghisap batang itu lalu menjilatinya dengan lidahnya. Menghisap, menjilat, mengeluarkan dan memasukan batang itu kemulutnya.

"hmmmhh Kyu hentikan" Siwon mengejat menggigit bibirnya kedua tangannya meremas rambut Kyuhyun

"mmpphh" Kyuhyun menelan air liurnya yang sudah penuh dan meneruskan untuk menjilati batang Siwon yang semakin besar dan tegang

"ahhh Kyuhhh hentikan hhhhh" Siwon menarik lembut miliknya dan menggelengkan kepalanya tanda dia ingin Kyuhyun menghentikan aksinya

"waeyeo? Apakah kau tidak ingin bercinta denganku hyung? apakah aku masih merupakan namja yang menjijikan buatmu hyung?" keluh Kyuhyun dengan mimik wajah yang kecewa

"ani.. aniyeo! Aku hanya masih merasa belum siap untuk ini Kyu! Miane" Siwon menarik kembali celana dalamnya hendak memakainya kembali

"andwee!" Kyuhyun melemparkan handuk yang dia pakai menutupi bagian bawahnya, menarik tangan Siwon meraba juniornya

"Kyu! Apakah kau memang sangat menginginkannya?" tanya Siwon menatap Kyuhyun iba

"tentu saja hyung! aku sudah begitu lama mengagumimu dan aku semakin mencintaimu! Apakah kau akan membiarkan begitu saja saat orang yang sangat kau inginkan ada dihadapanmu? Kau mungkin masih belum bisa mencintaiku seperti aku mencintamu, tapi aku mohon berikan tubuhmu! Berikan kehangatanmu hyung! puaskan aku yang begitu menginginkanmu" Kyuhyun memelas menatap Siwon dengan mata berkaca – kaca membuat Siwon tidak tega melihatnya

"Kyuhyun-ah! jika kau terus begitu apa yang bisa aku lakukan?" Siwon menarik tengkuk Kyuhyun untuk semakin dekat dengan wajahnya.

Siwon tatap mata Kyuhyun begitu dalam. Menarik nafas panjang sebelum memulai untuk melumat bibir tebal itu. ciuman itu tidak dalat terhindarkan. Kyuhyun duduk diatas pangkuan Siwon berhadapan dengannya. Kedua tangan Kyuhyun melingkar dibelakang punggung Siwon dan meraba seluruh bagian belakang Siwon.

"hmmmppp" desahan itu keluar dari mulut keduanya

Kini tangan Kyuhyun mulai membuka satu persatu kancing kemeja yang dipakai Siwon, melepaskannya lalu melempar kemeja itu kemana saja. Kini Siwon sama telanjang dengan dirinya. Kyuhyun lalu turun dari pangkuan Siwon menarik Siwon untuk ikut turun dengannya menginjak lantai.

"sekarang apa yang harus aku lakukan Kyu?" tanya Siwon berdiri dihadapan Kyuhyun

"lakukan oral sex dibatangku Hyung! seperti yang aku lakukan tadi" perintah Kyuhyun menatap binal

"baiklah!" Siwon menurunkan tubuhnya berlutut dengan wajah berhadapan dengan batang Kyuhyun

"sluuurprp" Siwon memasukan kepala batang Kyuhyun dengan mata terpejam. Baginya itu adalah pengalaman pertamanya

'anggap saja kau sedang menjilati milikmu sendiri Siwon-ah' Siwon menghibur diri saat melakukan oral pada Kyuhyun

"ahh hyung! aku sukaaa" Kyuhyun menggigit bibir bawahnya

Siwon semakin lincah memainkan lidahnya menjilati batang juga kepala batang Kyuhyun. Mengocoknya hingga menghisapnya membuat Kyuhyun akan mencapai orgasmennya

"ahh hyung aku akan keluaaarrr ahhh" Kyuhyun mengejang menarik batangnya dari mulut Siwon

Croooot

Sperma itu keluar membasahi telapak tangan Kyuhyun yang menahan batang itu. Kyuhyun lalu melumuri batang Siwon dengan spermanya hingga licin dan basah.

"duduklah hyung" Kyuhyun memerintah Siwon untuk duduk ditepi kasur dengan kaki menapak lantai

Siwon duduk menuruti perintah Kyuhyun, memandangi wajah Kyuhyun dengan ekspresi kebingungan karena dia tidak tahu apa yang sebaiknya dia lakukan

Sisa sperma yang masih ada ditelapak tangannya, Kyuhyun lumurkan dilubang anusnya agar licin. Menekan bagian itu dengan mata terpejam membuat Siwon tergelitik untuk bertanya

"apa yang sedang kau lakukan Kyu?" Siwon menarik pinggul Kyuhyun mendekatinya

"masukan batangmu kebelakangku hyung!" Kyuhyun mengarahkan batang Siwon masuk kelubang anusnya dengan tangannya lewat belakang.

Sedikit demi sedikit batang besar nan panjang itu masuk kedalam lubang yang sempit itu. Kyuhyun perlahan menekan bokongnya agar batang itu masuk semakin dalam

"jleb"

Batang itu masuk seluruhnya dianus Kyuhyun. Kyuhyun duduk diatas pangkuan Siwon membelakangi Siwon. kyuhyun mulai menggerakan bokongnya naik turun diatas batang Siwon. Siwon yang mulai menikmati permainan yang disuguhkan Kyuhyun, akhirnya ikut bergerak mengimbangi gerakan Kyuhyun.

"ahhhh Kyuuuhhh" Siwon mendesah, memejamkan matanya karena ternyata lubang sempit Kyuhyun jauh lebih nikmat daripada lubang Vagina yang biasa dia singgahi

"kocong batangku hyung!" perintah Kyuhyun mengarahkan tangan kiri Siwon meraba batangnya yang menganggur

Siwon mengikuti perintah Kyuhyun. Dia kocok batang itu dengan tangannya sambil terus menggerakan bokong dan pinggulnya mencari kenikmatan dari hubungan sex sesama jenis itu.

"ahhh mmmm" Siwon terus mendesah menggigit tengkuk Kyuhyun

"hmmm hyung!" Kyuhyun ikut mendesah

"hmmmm" keduanya mendesah bersamaan

Siwon gigit kembali tengkuk Kyuhyun lembut dan mengocok batang itu semakin cepat.

"hyuuungg!" Kyuhyun menggeliat menyandarkan kepalanya dibahu Siwon menatap kearah langit langit kamar

Gerakan itu semakin cepat dan semakin cepat. Siwon dan Kyuhyun saling meremas tangan mereka, menggigit bibir bawah karena mereka akan segera mencapai orgasmenya lalu

Croooot

Sperma Siwon keluar membasahi dinding anus Kyuhyun begitu juga sperma Kyuhyun yang juga kembali keluar membasahi selangakangannya juga paha Siwon yang ada dibawahnya.

"apakah kau menyukainya hyung? apakah aku bisa membuatmu puas?" tanya Kyuhyun masih menyandarkan kepalanya dibahu Siwon

"aku sudah menikmatinya Kyu! Kau memang benar. Tubuhmu jauh lebih memuaskan hasratku"

"jinja? Apakah kau berkata jujur hyung?" tanya Kyuhyun melirik kearah Siwon menatapnya

"aku berkata benar Kyu! Kita istirahat dulu. Saat pagi menjelang aku ingin kita melanjutkannya lagi" Siwon peluk Kyuhyun dari belakang lalu mengajaknya untuk berbaring diatas kasurnya

Dan merekapun tidur dengan lelap karena lelah telah menyelesaikan pertarungan pertamanya. Saat pagi menjelang Siwon membuktikan apa yang dikatakannya dia kembali melakukan serangan fajar pada Kyuhyun membuat Kyuhyun benar – benar berkeringat dibuatnya.

.

.

.

Matahari mungkin baru menyinari setengah bagian langit kota Seoul Korea. Siwon dan Kyuhyun masih terbaring lemas diatas kasur walau hangatnya mentari sudah menerpa wajah mereka. Tiba – tiba

Dug dug dug

Terdengar suara pintu digedor seseorang dengan begitu keras membuat Siwon terbangun kaget.

Dug dug dug

Pintu itu kembali digedor. Siwon turun perlahan dan berusaha tidak membangunkan Kyuhyun yang masih tidur lelap memakai boxernya yang dia ambil dari lemari telanjang dada. Melangkah dengan kaki jinjit karena dia tidak ingin langkahnya bersuara. Siwon mengintip dari lensa yang menempel dipintu kamarnya. Dari lensa itu, Siwon melihat dua orang namja berpakaian seragam polisi lengkap dengan atributnya.

'siapa mereka? Apa yang mereka inginkan dariku?' tanya Siwon heran pada dirinya sendiri

Siwon lalu kembali mengintip dari lensa itu dan melihat satu orang berpakaian polisi itu kembali menggedor.

Siwon bergegas membalikan badannya menghampiri Kyuhyun yang masih terbaring

"Kyuhyun-ah! bangunlah!" Siwon berbisik membangunkan Kyuhyun sambil mengoyangkan tubuh Kyuhyun

"aku masih mengantuk hyung!" keluh Kyuhyun manja masih dengan mata tertutup

"ada polisi diluar kamarku! Mereka hendak masuk! Kau harus bersembunyi Kyu!" Siwon terus berusaha agar mata Kyuhyun terbuka

"mwo!" Kyuhyun tersentak membuka matanya

"sembunyilah! Aku rasa polisi itu datang hendak mencarimu!" Siwon membereskan benda milik Kyuhyun seperti sisa roti gandum, obat anti diabetik, dan benda lainnya

"aku harus sembunyi dimana hyung!?" bisik Kyuhyun turun dari kasur itu dengan telanjang, menarik baju milinya yang belum dibereskan Siwon

"kemarilah!" Siwon menarik Kyuhyun menuju kamar mandi.

"naiklah kebahuku! Kau panjat lubang ventilasi itu dan sembunyilah diatas!" Siwon menunjukan lubang dari langit langit dikamar mandinya menutu atap

"disana? Apakah tubuhku muat hyung?" Kyuhyun mengeluh ragu karena lubang ventilasi itu terlihat kecil

"mola! Aku bingung harus menyembunyikanmu dimana lagi?" Siwon putus asa

"aku tahu hyung!" Kyuhyun kembali keluar dari kamar mandi itu melangkah menuju dapur dan tempat cuci dia lalu membuka penutup mesin cuci ditabung pembilas.

"aku bisa bersembunyi didalam sini hyung! petugas itu tidak akan mencariku sampai kemesin ini" Kyuhyun naik untuk masuk kedalam tabung mesin cuci itu

"muatkah kau masuk kedalam situ Kyu? Apa kau yakin kau tidak kesakitan?" Siwon membantu Kyuhyun membenahi dirinya untuk dapat masuk kedalam mesin itu

Kyuhyun mencoba masuk dan mengatur tubuhnya, kepalanya juga tangannya agar muat bersembunyi ditempat itu. dan dia berhasil melakukannya membawa serta semua barang miliknya.

"pasangkan penutupnya hyung! beri sedikit celah agar aku bisa bernafas" ujar Kyuhyun memeluk semua barangnya

"bertahanlah disana Kyu! Aku akan segera mengeluarkanmu"

Siwon segera menutup mesin cuci itu lalu bergegas menuju pintu membuka pintu apartemennya karena kedua polisi itu mulai membuat kegaduhan dengan terus berteriak memanggil Siwon untuk segera keluar.

Clek

Pintu kamar dibuka Siwon yang memasang wajah begitu kantuk.

"kau pemilik apartemen ini? Kau Choi Siwon?" tanya seorang polisi pada Siwon dengan mimik yang tegas

"benar! Aku Choi Siwon" jawab Siwon berusaha tenang

"kenapa kau begitu lama membuka pintu kamarmu? Apa kau harus menyembunyikan sesuatu terlebih dahulu?" tanya polisi yang satunya

"apa yang harus aku sembunyinya?" Siwon memasang wajah tidak suka

"ada perlu apa tuan datang menemuiku?" Siwon mengalihkan pertanyaan menahan tangannya dikusen pintu agar polisi itu tidak masuk melewatinya

"kami diperintah atasan kami untuk menggeledah apartemenmu!" polisi itu menunjukan surat penggeledahan pada Siwon

"atas tuduhan apa sehingga aku harus diperlakukan seperti ini?" tanya Siwon membaca surat penggeladahan yang diterimanya

"tuduhan atas penculikan puteraku!" ujar Hankyung yang baru saja tiba bersama Heechul juga Kapten Gil

"masuklah! Kalian tidak akan menemukan apa yang kalian cari ditempat ini!" Siwon memberikan ruang masuk untuk semua tamunya, menatap Heechul sinis dan ada rasa benci didalamnya

Petugas polisi itu menggeledah seluruh ruangan apartemen Siwon melewatkan untuk membuka penutup mesin cuci Siwon. semuanya memutuskan untuk mengakhiri penggeledahan itu dikamar Siwon.

"sepertinya kau sudah bekerja keras semalam tadi?" ujar satu petugas menunjukan noda sperma diatas sprey milik Siwon yang masih sedikit basah

"kenapa kalian begitu tertarik pada sebuah noda yang aku tinggalkan dikasurku sendiri? Apakah bercinta merupakan sebuah kejahatan?" Siwon menyingkirkan tangan petugas itu dari spreynya

"dimana kau sembunyinya tuan muda Cho?" petugas itu menodong

"beri aku satu penjelasan kenapa kalian begitu yakin aku sudah menculik orang yang kau maksud?" Siwon berjalan menuju lemari pakaiannya mengambil kemeja yang akan dia pakai

"ada informasi yang mengatakan bahwa dia telah melihat kau menyekap tuan muda Cho disini, dikamarmu!" jawab Kapten Gil

"jika begitu kau carilah hingga kalian menemukannya! Aku tidak merasa aku telah menculiknya jadi tidak ada yang bisa aku katakan pada kalian!" Siwon merebahkan tubuhnya diatas sofa tunggal yang ada didalam kamarnya memandangi satu persatu tamu tak diundangnya

"apa profesimu Siwon-ssi? apakah kau memiliki pekerjaan tetap?" Kapten Gil mendekat menawarkan Siwon makanan ringan yang sedang dimakannya

"aku seorang gigolo yang biasa mengencani yeoja kesepian demi mendapatkan uangnya! Dan semalam tadi aku baru saja mengencani salah satunya" jawab Siwon melirik sinis kearah Heechul berusaha menyindirnya

"kau memang sangat genius! Memanfaatkan pesonamu untuk menjerat yeoja kaya untuk mendapatkan uang. Benar – benar namja yang sangat menyedihkan" Kapten Gil mengomentar menggelengkan kepalanya menatap Siwon sinis

Penggeledahan kembali dilakukan menyisir semua tempat dikamar itu termasuk kamar mandinya. Satu petugas mencurigai lubang ventilasi yang ada diatas kamar mandi itu.

"aku akan naik dan memeriksa lubang itu!" ujar petugas itu

Dia segera naik dengan bantuan rekannya.

"clear!" teriak petugas itu menandakan tidak ada penemuan dari atas sana.

"dimana kau sembunyikan puteraku brengsek?" bentak Hankyung mendorong tubuh Siwon hingga membentur tembok

"jaga sikapmu tuan! Aku bisa saja menuntumu atas perbuatan tidak menyenangkan karena sudah menuduhku menculik puteramu! Apa kau punya bukti?" bentak Siwon menatap Hankyung penuh emosi

Hankyung diam menyadari kekeliruannya. Menarik nafas dalam dan menundukan wajahnya. Heechul tentu saja berang karena dia tidak puas tidak mendapati Kyuhyun ada dikamar itu.

"cari lebih jeli tuan! Aku yakin namja ini adalah penculiknya! Bila perlu tes noda sperma itu! mungkin saja sperma yang ada disprey itu bukan hanya miliknya" teriak Heechul diluar kendali

"apa maksudmu? Apakah kau berfikir namja ini juga telah menyodomi puteraku?" Hankyung bertanya dengan mata terbelalak lalu menatap Siwon begitu jijik

"mungkin saja! Dia pasti sudah menyembunyikan Kyuhyun disatu ruang!" Heechul mencari – cari kesegala arah. Membuka pintu lemari Siwon dan yang lainnya dikamar itu,

"nyonya! Sepertinya nyonya begitu mengenal tempat ini? Dan rasanya aku sedikit teringat dengan wajah nonya! Apa mungkin nyonya adalah salah satu pelangganku?" Siwon menatap Heechul dengan tatapan licik

"brengsek! Apa maksud ucapanmu bajingan tengik?" bentak Heechul menampar Siwon begitu keras

"chagiya! Apa yang kau lakukan?" Hankyung menarik Heechul menjauhi Siwon

"sementara kami menyelidiki sidik jari di sprey ini, kami sarankan kau tidak berpergian karena kami akan menempatkan satu petugas untuk mengawasi anda tuan Choi" ujar Kapten Gil menghentikan pertikaian antara Siwon, Heechul juga Hankyung

"aku ingat sekarang! Anda adalah nyonya dengan tanda lahir dipayudara kanan bukan? Kau sangat menyukai cara aku menghisap bagian itu" Siwon menyerang Heechul dengan sindiran yang mampu membuat jantung Hankyung berhenti berdetak

"bajingaaaaan" Hankyung berlari menyerang Siwon mendaratkan bogem mentahnya dipipi Siwon

"tuan Cho! Kendalikan dirimu" Kapten Gil mengingatkan

"kau harus mengawasi istri cantikmu itu tuan! Dia sudah banyak menghamburkan uangnya untuk membayarku demi memuaskan birahinya!" Siwon terus mengeluarkan kata – kata pedas dari mulutnya

"apa katamu? Kau tidak pernah tahu seperti apa aku berkuasa didunia ini dan aku adalah orang yang kebal hukum! Kalimatmu itu bisa saja membahayakan nyawa Kim Heechul! Aku tidak pernah menerima sebuah pengkhianatan! Setelah menghabisi nyawanya aku pasti akan segera mencarimu" bisik Hankyung tegas ditelinga Siwon

Blaaasss

Jantung Siwon terasa ditusuk pisau belati. Dia tidak pernah berfikir sejauh itu dengan melontarkan kata – kata yang dia maksudkan untuk menghukum Heechul. Siwon tidak pernah menduga Cho Hankyung akan mengeluarkan kalimat tersebut ketelinganya.

.

.

.

Semua tamu tak diundangnya sudah pergi meninggalkan Siwon dalam gundah yang sangat dalam, Siwon sungguh mengkhawatirkan nasib Heechul yang terancam bahaya karena kalimat yang dilontarkan Hankyung tadi. Siwon lupa membukakan penutup mesin dimana Kyuhyun bersembunyi.

"ya Tuhan Kyuhyun!" Siwon tersadar dia sudah membiarkan Kyuhyun begitu lama dalam posisi menekuk dan membungkuk

.

.

"Kyuhyun-ah!" Siwon mengangkat Kyuhyun yang tertidur lemas keluar dari tempat persembunyiannya

"kenapa lama sekali hyung!? aku kesakitan didalam sini" keluh Kyuhyun menggerakan leher dan tengkuknya sambil melangkah menuju ruang tamu

"miane!" Siwon memeluk Kyuhyun

"apa yang terjadi diluar sini hyung? aku sama sekali tidak dapat mendengar percakapan kalian! Sepertinya aku tertidur didalam sana" tanya Kyuhyun menyendarkan punggungnya disofa tamu

"mereka mencurigaiku yang telah menculikmu! Sepertinya ada seseorang yang melihatku atau mengetahui penyekapanmu disini. Kita harus segera lari Kyu! Mereka mengambil sprey sebagai barang bukti yang akan membuktikan kejahatanku. Kau ingat bukan! Spermaku juga sperma milikmu mengotorinya" Siwon menjatuhkan tubuhnya disofa yang sama

"mwo?" Kyuhyun terperanjat

"nee! Itu benar Kyu! Aku kembalikan padamu. Apa yang kau inginkan selanjutnya. Jika kau masih ingin bersamaku, larilah denganku kemanapun aku pergi. Tapi jika kau menyerah aku akan melepaskanmu dan berlari sendirian menghindari kejaran polisi itu karena lambat laun sprey itu akan membuktikan tuduhan yang diberikan padaku" Siwon menutup wajahnya dengan bantal kursi yang ada disofa itu

"aku akan lari denganmu hyung! aku akan membuktikan janjiku memberikan uang untuk biaya kuliahmu di Amerika! Kita akan lari bersama dan hidup disana" ujar Kyuhyun mengentengkan masalah

"bagaimana mungkin aku bisa dengan begitu mudah keluar negeri Kyu? Beberapa waktu lagi statusku akan berubah menjadi seorang buron yang dicari polisi! Wajahku akan terpampang disetiap tempat. Dan aku akan menjadi perhatian khalayak ramai. Tidak mudah buatku untuk bisa keluar dengan bebas" Siwon membuka kembali wajahnya yang tadi dia tutupi dengan bantal

"aku tidak berfikir sejauh itu hyung! aku memang bodoh" Kyuhyun menghampiri Siwon lalu memeluknya

"lebih baik kita segera bersiap untuk pergi Kyu! Kita akan keluar dari kota ini! Aku akan membereskan beberapa barang yang aku perlukan dalam pelarian kita!" Siwon bangun melangkah menuju kamar membereskan beberapa barangnya yang akan dia masukan kedalam tas ranselnya

"aku ikut denganmu kan hyung! aku hanya perlu membawa obat anti diabetikku! Bajuku hanya ini!" Kyuhyun menunjukan satu – satunya pakaian yang dia miliki ditempat itu

"miane! Aku sudah membuatmu sengsara Kyu" Siwon menarik Kyuhyun kedalam pelukannya

"aku tidak pernah merasa sengsara selama kau ada disampingku Hyung!" Kyuhyun balas pelukan Siwon lebih erat

.

.

.

At Cho's Place

Plak

Pipi Heechul ditampar begitu keras oleh Hankyung yang dikuasai amarahnya sejak kejadian yang terjadi diapartemen Siwon meninggalkan bekas dipipi yang mulus itu.

"yeobo! Kenapa kau memperlakukanku seperti ini?" Heechul menyentuh pipi yang baru ditampar Hankyung

"kau memang pelacur murahan! Apa bedanya kau dengan mantan istriku? Kau tahu apa yang aku lakukan saat mengetahui tentang perselingkuhan yang dilakukannya bersama asistenku? Aku membakar keduanya didalam mobilku" teriak Hankyung melotot pada Heechul dan sangat jelas Hankyung sedang kalap

"aku tidak mengkhianatimu yeobo-ah! aku bersumpah" Heechul berlutut memohon ampunan memeluk lutut Hankyung

"bagaimana mungkin namja tengik itu mengetahui tanda lahir yang ada dipayudaramu?" Hankyung mencekik leher Heechul membuat Heechul tidak bisa bernafas

"hkkk kk yeoboo" Heechul berusaha melepaskan diri dari cengkraman Hankyung dan dia berhasil dan Heechul terbatuk

"kami dulu adalah sepasang kekasih yeobo! Tentu saja dia tahu tanda lahir milikku! Dia dendam padaku karena aku menikah denganmu dan meninggalkannya! Awalnya dia berniat memerasku dengan membeberkan masa laluku dengannya padamu! Itu sebabnya aku menghabiskan beberapa puluh juta untuk membungkam mulutnya. Dan saat tabunganku sudah habis aku tidak lagi punya uang untuk membungkam mulutnya lagi. Aku pasrah dan membiarkan dia untuk membeberkan masa lalu kami, tapi ternyata dia malah menculik Kyuhyun karena berharap imbalan yang jauh lebih besar darimu" Heechul terus berlutut menceritakan kebohongan yang semakin parah

'jangan kau pikir aku bisa mempercayaimu semudah itu pelacur! Lihat saja jika aku bisa membuktikan perselingkuhanmu dengan namja tengik itu, aku akan membunuh kalian berdua'

"apakah kau berkata jujur? Jadi kau tahu dialah yang telah menculik puteraku?" Hankyung menurunkan intonasinya berusaha mengontrol diri

"dia menghubungiku dan menyebutkan berapa jumlah nominal yang dia inginkan sebagai alat tukar Kyuhyun. Aku sudah memintanya untuk memperlakukan Kyuhyun dengan baik termasuk penyakit yang diderita Kyuhyun. Aku memohon padanya untuk bersabar hingga aku mendapatkan uang sesuai dengan permintaannya! Miane aku tidak menceritakannya padamu yeobo! Karena aku terlalu takut padamu" Heechul berusaha untuk menangis dan mengeluarkan air matanya

"apakah dia bernyali besar untuk membunuh seseorang?" Hankyung menarik Heechul untuk berdiri

"aku rasa tidak yeobo! Yang ada dalam kepalanya hanyalah uang untuk memuaskan keinginannya berfoya – foya. Dia tidak ada nyali untuk membunuh" jawab Heechul menyeka air matanya

"jadi bisa dikatakan nyawa Kyuhyun aman dalam sekapannya?" Hankyung menatap Heechul dalam

"semoga! Hingga keinginannya terkabul" jawab Heechul gugup

"berdoalah kapten Gil yang menemukanmu terlebih dahulu bajingan tengik! Karena jika anak buahku yang jauh lebih dulu menemukanmu maka nyawamu tidak akan aman ditanganku" Hankyung mengepalkan kedua tangannya.

.

.

.

Dengan bantuan salah satu tetangganya yang berjualan dipasar tradisional, Siwon dan Kyuhyun berhasil keluar meninggalkan apartemen yang memang sudah diawasi petugas kepolisian. Siwon dan menyamarkan wajahnya dengan memakai mantel dengan kerah yang tinggu juga kupluk. Mereka menumpang menaiki mobil pengangkut sayuran milik tetangganya dini hari tepat pukul 2 pagi.

"gomawo ahjussi! Aku tidak akan melupakan pertolonganmu!" Siwon dan Kyuhyun membungkuk saat berterima kasih pada tetangganya yang sudah mengantarnya keterminal bus antar kota yang sangat sepi itu

"nee cheonma! Jaga diri kalian didesa!" tetangga itu kembali melajukan mobilnya

"hyung aku ada ide yang sangat cemerlang!" tiba – tiba Kyuhyun berkata dengan ekspresi wajah yang antusias

"apa itu?" tanya Siwon bingung menatap Kyuhyun

"aku akan merampok uang di money changer milik appa! Tempatnya tidak jauh dari sini hyung!" jawab Kyuhyun melihat sekitar

"kau gila Kyu! Untuk apa kau melakukannya?" Siwon menggelengkan kepalanya

"jika kau membawaku lari begitu saja dan membiarkan polisi itu berasumsi kau telah menculikku juga menyodomiku bisa kau bayangkan hukuman berat seperti apa yang akan dijatuhkan padamu hyung? aku tidak akan membiarkan kau menanggung hukuman berat seperti itu sendirian! Aku akan merampok uang ditempat appaku sendiri dan membiarkan cctv merekam wajahku! Aku ingin bermain dalam kesenangan seperti itu hyung! hidupku terlalu membosankan selama ini" Kyuhyun menarik lengan Siwon untuk mengikuti langkahnya

"Kyuhyun-ah berhentilah membuatku khawatir aku mohon! Kau sakit seperti inipun sudah membuatku cemas dan gelisah. Dan sekarang kau akan melibatkan dirimu dalam sebuah kejahatan" Siwon mencegah Kyuhyun dengan menghentikan langkahnya

"kau tidak perlu mencemaskanku hyung! kau harus ingat tujuanmu menculikku adalah demi mendapatkan uang yang banyak untuk bisa kuliah di Amerika bukan?" Kyuhyn meneruskan langkahnya

"aku sudah tidak menginginkannya lagi Kyu! Inginku saat ini adalah hidup bersamamu itu saja!" teriak Siwon dari tempatnya berdiri

"hidup denganku saja tidak akan cukup jika tidak ada uang hyung! apa kau yakin kau tidak ingin bermain denganku? Aku yakin permainan ini akan sangat menyenangkan!" Kyuhyun menoreh kearah Siwon dengan manja dan nakal

Siwon diam dan hanya menatap wajah tampan Kyuhyun. Dia lalu tersenyum menatap namja yang saat ini sudah dia anggap adalah kekasihnya.

"baiklah! Aku akan terjun lebih dalam lagi bersamamu Kyu! Kita akan jalankan permainan itu! kita akan melakukannya hingga kita gila" Siwon berlari kecil mengejar Kyuhyun lalu menggenggam tangannya

.

.

Gedung tiga lantai dimana lantai satu adalah tempat dimana para nasabah menukarkan uang asing mereka, lantai dua adalah tempat dimana brankas berisi uang yang sangat banyak dimana hanya Kyuhyun dan Heechul yang memegang kode pembuka kuncinya, sementara lantai 3 adalah kantor dimana Heechul bekerja sebagai pemimpin digedung itu sejak menjadi istri dari Cho Hankyung.

"kau pandai berkelahi kan hyung? yang aku dengar kau memegang sabuk hitam Taekwon do bukan?" tanya Kyuhyun memperhatikan gedung yang menjadi targetnya

"kau ternyata banyak tahu tentang hidupku Kyu?" jawab Siwon menggelengkan kepalanya

"lemahkan security itu hyung! aku akan masuk kedalam untuk membuka brankas" Kyuhyun melangkah mendahului Siwon menuju pelataran parkir gedung berlantai 3 itu

Langkah Kyuhyun menuju pos satpam yang bertugas sip malam. Ada tiga orang satpam yang bertugas dini hari itu. mereka tampak sedang asyik menonton film yadong dari sebuah dvd yang sedang diputar saat Kyuhyun datang menghampiri mereka diikuti Siwon yang melangkah pelan dibelakangnya

"apakah seperti ini kerja kalian saat bertugas?" bentak Kyuhyun mengejutkan para satpam itu

"tuan muda Cho!" ketiga satpam itu berdiri membungkuk menghormati Kyuhyun

"berikan aku kuncinya! Ada yang harus aku ambil didalam sana!" Kyuhyun menodong para satpam itu

"apakah nyonya sudah mengetahuinya? Kami diperintahkan untuk bekerja dibawah perintah nyonya tuan!" ujar satu satpam

"hyung! saatnya kau menjalankan tugasmu! Ringkus mereka" Kyuhyun melangkah mundur memberikan Siwon ruang untuk masuk kedalam pos satpam itu

Seketika Siwon masuk kedalam pos satpam itu dan melemahkan semua satpam yang sedang bertugas lalu mengikat mereka bersatu memakai sabuk milik salah satu satpam itu. Siwon lalu merampas kunci yang menggantung didekat meja kerja dipos itu.

"apakah ini kuncinya Kyu?" tanya Siwon menunjukan kunci yang dia pegang pada Kyuhyun

"nee! Berikan padaku Hyung!" jawab Kyuhyun antusias

.

.

Siwon dan Kyuhyun sudah berada dilantai dua gedung itu. Kyuhyun begitu serius memutar tombol angka untuk membuka brankas itu.

Clek

Kyuhyun berhasil membuka brankas itu lalu membukanya dan dia tersenyum puas karena brankas itu dipenuhi banyak sekali uang Korea juga mata uang asing. Kyuhyun mengosongkan isi brankas itu dan memasukannya kedalam tas ransel milik Siwon. aksi mereka direkam dengan sangat jelas oleh cctv yang dipasang hampir disetiapn sudut ruangan.

Kyuhyun dan Siwon tampak begitu tenang meski mereka tahu wajah mereka direkam cctv digedung itu.

"apakah ini sudah membuatmu senang Kyu?" tanya Siwon menutup resleting tas ranselnya

"sangat menyenangkan hyung!" jawab Kyuhyun mencium bibir Siwon

Siwon dan Kyuhyun lalu melirik kearah satu cctv yang letaknya paling dekat dengannya. Mereka sengaja menatap kearah cctv itu agar merekam wajahnya dengan sangat jelas.

"hyung apakah kau mau melakukan hal yang jauh lebih menyenangkan?" tanya Kyuhyun melingkarkan tangannya dileher Siwon

"apa itu?" tanya Siwon singkat

Kyuhyun menjilat bibir Siwon dengan lidahnya, mereka lalu berciuman sangat panas tepat dibawah kamera cctv yang menyorot aksi mesum mereka. Ciuman itu berlangsung dengan sangat lama membuat junior Siwon dan Kyuhyun menegang.

Siwon segera melepaskan ciumannya dibibir Kyuhyun yang tebal itu.

"kita pergi sekarang sebelum satpam itu sadar!" ajak Siwon tersenyum manis pada Kyuhyun

"baiklah! Tapi aku ingin meninggalkan sesuatu untuk yeoja tengik itu!" Kyuhyun menarik secarik kertas lalu menulis sesuatu diatasnya. Dan tulisan itu terbaca

'aku tidak diculik! Aku sengaja melarikan diri karena aku tidak sudi tinggal satu atap dengan pelacur murahan seperti kau Kim Heechul! Sampaikan salam ku untuk appa! Katakan padanya untuk berhenti mencariku karena aku tidak akan pernah kembali selama kau masih berada dirumah itu'

Kyuhyun menempelkan kertas itu dimonitor salah satu administrasi yang bekerja untuk Heechul. Tersenyum puas saat membaca kembali tulisannya.

"kita adalah buronan kaya hyung! mencuri uang milik appaku sendiri ternyata sangat menyenangkan" Kyuhyun berlari memeluk Siwon

"kau ternyata gila Cho Kyuhyun" balas Siwon memeluk Kyuhyun lebih erat

tbc

annyeong

miane update telat coz vai sibuk bgt ngurusin sesuatu #plak

waduuh ada oknum kms bikin rusuh disini toh?

gak ada kerjaan banget yah? klo g suka g usah baca kaleee

gomawo udh ngatain vai MUNAFIK, HYPOCRATE DAN mencari popular demi review #sotooybgtlujdorg

buat My december gomawo udh belain vai #hugs

buat yfligik masa sih mirip? dikit aja kali yah! soalnya jalan cerita sama endingnya juga beda ama innocent man :)

gomawo buat semua yang udh suka ama ff ini

dichapter ini jauh lebih panjang semoga kalian puas yah coz vai g bisa muasin kalian pas bagian nc-nya yang kurang hot

tunggu update lanjutannya yah

ttep setia tungguin ff vai

gomawo saranghae kisseu

muaaccchhh