hanna

dul

set

"Kini kau tahu hyung apa yang sudah aku lewati selama ini? Tidak mudah menjadi seorang Cho Kyuhyun. Aku sudah kehilangan eommaku dan harus menggantikan perannya memuaskan birahi appa selama lebih dari 5 tahun lamanya. Bagus aku tidak bunuh diri" Kyuhyun membalikan posisinya membelakangi Siwon dengan air mata berlinang

"aku tahu Kyu! Aku berjanji akan selalu melindungimu, menjagamu dan membuatmu bahagia bersamaku" Siwon ikut membalikan badannya menghadap Kyuhyun lalu memeluknya begitu erat dan tanpa dia sadari air matanya menetes membasahi tulang hidung dan menggenang di pelipis kirinya

.

.

Hankyung begitu kecewa mendapati pembunuh bayaran yang sudah disewanya tidak juga berhasil menemukan Siwon. beberapa pengawal pribadinya berada disana menyaksikan kemarahan sang majikan.

Braak

Hankyung begitu kasar melempar gelas berisi wine kewajah sang pembunuh hingga jatuh kelantai dan pecah

"aku sudah membayarmu mahal diawal dan kau bilang Korea terlalu lebar untuk mencari tikus itu? bukankah kau bilang padaku tidak sulit mencari namja tampan itu?" bentak Hankyung dengan wajah penuh emosi memandang pembunuh bayaran itu sambil menggebrak meja kerjanya

"ampuni saya tuan! Saya kekurangan biaya untuk mengerahkan anak buah saya untuk mencarinya hingga kepelosok desa! Bisakah tuan memberi saya sedikit lagi uang muka untuk membayar beberapa anak buah lagi? Saya sudah menentukan sebuah desa yang mungkin akan disinggahi tikus itu" ujar sang pembunuh menyebut nama desa dimana Siwon dan Kyuhyun memang benar - benar ada disana

"bangsat! Kau pikir aku bisa kau perdayai dengan semudah itu hah? Aku tidak akan membayarmu sepeserpun lagi! Jika kau tidak juga menemukan tikus itu, maka aku akan memintamu untuk mengembalikan uang yang sudah aku berikan padamu. Atau jika kau tidak sanggup mengembalikannya maka nyawamu akan aku ambil sebagai gantinya!" Hankyung berdiri dari tempatnya membawa pisau pemotong cerutu menghampiri pembunuh bayaran itu

"aku pasti akan menemukannya tuan! Aku pasti akan menemukannya!" sang pembunuh terlihat begitu gugup saat Hankyung perlahan menghampirinya membawa pisau pemotong cerutu itu

"kemarikan tanganmu!" Hankyung menarik paksa tangan kiri sang pembunuh dengan sangat kasar

Krek

"Srrrr" darah mengalir deras dari ujung dari manis sang pembunuh yang sedikit terpotong oleh pisau itu

"aaaaaa" teriak sang pembunuh menahan perih yang luar biasa

"itulah ganjaran karena kau telah bermain – main denganku. Kau boleh saja seorang pembunuh bayaran dengan semua kekejamanmu. Tapi akulah raja dari semua kekejaman" Hankyung cengkram leher pembunuh itu lalu mendorongnya dengan kasar

'brengsek! Sebelum kau membunuhku! Aku yang akan membunuh istrimu terlebih dahulu, lalu anakmu dan yang terakhir kau akan kusisakan sebagai santapan makan malamku Cho Hankyung!' pembunuh itu bersumpah dalam hati termakan dendam atas perlakuan kasar sang klien. Menahan diri karena para pengawal Hankyung berdiri disana mengawasinya

.

Dari luar ruangan pribadi Hankyung, diam – diam Heechul mengintip dari celah pintu apa yang terjadi didalam ruangan itu. walau tidak begitu jelas, Heechul mampu melihat dan menyaksikan kekejaman yang sudah Hankyung perbuat pada pembunuh itu. Heechul semakin takut akan sosok Hankyung yang sudah menjadi suaminya. Heechul pun memutuskan untuk lari dari pelukan Hankyung untuk menyelamatkan diri.

'aku harus segera melarikan diri sebelum perselingkuhanku bersama Siwon terungkap lalu dia membunuhku.' Heechul berpikir dalam hatinya memikirkan desa yang disebutkan sang pembunuh bayaran dimana Siwon dan Kyuhyun berada

.

.

Siang itu Kapten Gil datang untuk memberikan laporan dari hasil test lab tentang sprema yang ada diatas sprey milik Siwon. Kapten Gil duduk santai di sofa tamu menunggu sang tuan rumah datang menyambutnya.

Hankyung memang sangat sibuk akhir – akhir ini sehingga dia tidak sempat memperhatikan Heechul yang diam – diam sudah membereskan barang berharganya sebagai modal saat dia lari dari rumah untuk menyelamatkan diri. Dia juga tidak bisa menyambut kedatangan Kapten Gil yang membawa berita penting untuknya. Dan siang itu Heechul-lah yang datang menyambut tamu penting itu.

"maafkan kami Kapten! Anda datang tidak disambut dengan layak dan harus menunggu lama!" sapa Heechul menghampiri Kapten Gil beserta anak buahnya yang baru dilihatnya

"gwencana nyonya! Kami datang ingin memberikan laporan hasil sperma yang ada diatas sprey itu. hasilnya sudah kami dapatkan" Kapten Gil berdiri menyambut Heechul

"jinja? Lalu bagaimana hasilnya?" tanya Heechul antusias

"sebelumnya saya ingin mengenalkan partner baru saya nyonya! Kenalkan ini Kapten Jung Yunho nyonya!"

Heechul memandangi partner baru Kapten Gil dengan tatapan yang lain da sangat tidak wajar. Sejak Heechul datang keruang tamu itu, Kapten Jung Yunho memang tidak bisa mengabaikan kecantikan dari tuan rumah yang datang menyambutnya. Heechul merasakan itu, dia beberapa kali memergoki Kapten Jung mencuri pandang menatapnya.

"ah Kim Heechul imnida!" Heechul mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan sang Kapten memberikan senyuman terbaiknya

"Jung Yunho imnida nyonya" balas Yunho menatap Heechul dan meninggalkan kesan manis dari tatapannya membuat jantung Heechul berdebar lebih cepat dan tenpa mereka sadari tangan mereka masih saling menjabat.

"nyonya kita kembali kepokok masalah! kami tidak hanya mendapatkan jejak sperma saja nyonya, tapi juga beberapa sidik jari diatas sprey itu. noda sprema itu memang bukan hanya milik satu orang saja, melainkan dua orang namja. Juga beberapa sidik jari yang ada di sprey itu yang hasilnya sangat mencengangkan kami. Sidik jari itu juga memang milik dua orang namja. Yang satu adalah milik Choi Siwon si tuan rumah, dan yang satunya lagi adalah milik Cho Kyuhyun putera anda nyonya!" ujar Kapten Gil menunjukan copy-an hasil lab pada Heechul mengingatkan Jung Yunho juga nyonya Heechul untuk menjaga pandangan mereka

Heechul tidak menunjukan wajah kaget karena dia memang sudah memikirkan ada hubungan intim yang sudah terjadi antara Siwon dan Kyuhyun diappartemen itu. ditambah bukti rekaman cctv yang merekam kemesraan mereka saat mencuri uang miliknya.

"maaf jika kami harus mengatakan ini nyonya! Kami rasa tuan muda Cho tidak disodomi atau mengalami kekerasan seksual! Kami menganalisa yang terjadi didalam kasus penculikan ini ada unsur asmara sesama jenis. Kenapa kami mengatakan ini karena sidik jari milik tuan muda Cho sendiri. Jika dia memang menjadi korban pencabulan kenapa tersangka tidak mengikat tangannya? Mereka adalah sama – sama namja yang dewasa dan memiliki energi yang kuat. Jika tuan muda Cho adalah korban, bisa saja dia melarikan diri dan berontak saat pencabulan itu terjadi dengan kekuatan yang dia punya tanpa tangan yang terikat. Tapi disini dia tidak melakukannya, tangannya menyentuh banyak bagian diatas sprey itu nyonya, itu bukti kalau tangannya benar – benar tidak terikat" Kapten Gil menatap Heechul dengan tatapan heran karena reaksi Heechul yang tampak biasa saja

"lalu apa rencana Kapten selanjutnya?" tanya Heechul masih dengan ekspresi yang datar sambil melirik kearah Kapten Jung

"maaf nyonya! Apakah nyonya memang sudah mengetahui hubungan sejenis yang dijalani tuan muda Cho? Anda sepertinya terlihat biasa saja" Kapten Gil mulai mengorek informasi

Heechul hanya diam menatap Kapten Gil dengan tatapan kosong karena saat itu yang ada dalam pikirannya adalah bagaimana cara dia lari dari rumah itu.

"kapten Gil! Anda datang" tiba – tiba suara Hankyung terdengar jelas mengagetkan Heechul juga beberapa polisi diruangan itu termasuk Kapten Jung

"tuan Cho!" Kapten Gil berdiri menyambut Hankyung yang berjalan menghampirinya diikuti rekan kerja juga anak buahnya.

Kapten Gil segera menceritakan apa yang sudah dia katakan pada Heechul dengan sangat jelas dan detail pada Hankyung. Ekspresi wajah Hankyung terlihat berbeda dengan apa yang ditunjukan Heechul.

"aku yakin putera ku adalah namja yang normal! Aku yakin dia adalah korban penculikan juga pencabulan yang dilakukan penjahat itu. soal tangan yang tidak terikat itu tidak bisa dijadikan patokan bahwa puteraku menjalin hubungan sejenis dengan penjahat itu. karena bisa sajakan puteraku dibawah ancaman dan harus rela melakukan apa yang diinginkan penjahat itu!" Hankyung berusaha mengelak dan membela Kyuhyun dihadapan Kapten Gil

'apakah kau memang begitu menikmati sex-mu dengan tikus itu Kyuhyun-ah? apakah aku sudah membentukmu menjadi seorang gay?' Hankyung berpikir keras mencoba menganalisa prilaku puteranya

"anda mungkin benar tuan! Dan ada berita lainnya yang ingin kami sampaikan pada anda! Apartemen Choi Siwon sudah kosong selama lebih dari satu bulan ini! Dia melarikan diri membawa serta putera anda kesuatu tempat. Sesuai dengan permintaan anda untuk segera menyebarkan foto Choi Siwon sebagai pelaku penculikan saat bukti sudah kami dapatkan. Kami sudah menyebarkannya tuan. Kami sudah menempelkan gambar Choi Siwon dibeberapa tempat seperti terminal bus juga stasiun kereta dan bandara. Dan seorang teman yang bertugas sebagai kepala disebuah terminal bus mengatakan dia memiliki rekaman cctv dari atas loket yang merekam jelas wajah Choi Siwon beserta putera anda sekitar sebulan yang lalu" Kapten Gil melirik Kapten Jung untuk membuka laptop yang dibawanya

Kapten Jung segera menyalakan laptop itu lalu meletakannya diatas meja kaca ditengah sofa tamu.

"anda lihat sendiri tuan! Dan definisikan sendiri apa yang sudah terjadi diantara penculik itu juga putera anda" ujar Kapten Jung mengarahkan monitor laptop itu kehadapan Hankyung

Dari hasil rekaman cctv itu terlihat jelas wajah riang dan bahagia yang ditunjukan Kyuhyun juga Siwon tidak seperti seorang korban penculikan bersama penculiknya. Selain itu rekaman itu juga membuktikan kemesraan yang terjalin atara kedua namja tampan itu ketika Kyuhyun memeluk mesra Siwon saat mengantri didepan loket.

"aku tidak peduli dengan apa yang sudah terjadi antara puteraku dengan penjahat itu! kau harus tetap melakukan tugasmu Kapten! Tangkap penjahat yang sudah membawa lari puteraku dan bawa puteraku kembali" Hankyung menggeser laptop itu menjauhinya sedikit membentak Kapten Gil

"kami memang akan melakukan pengejaran tuan! Berdasarkan pengaduan yang anda ajukan" jawab Kapten Gil membuka file yang lainnya dari laptop itu

"kami juga memiliki rekaman cctv yang lainnya yang berhasil direkam terminal itu. memang sangat jauh dan sedikit tidak jelas. Tapi rekaman ini cukup membantu kita tuan!" Kaptem Jung menunjukan rekaman yang lainnya.

Dalam rekaman itu terlihat beberapa bus berjajar dimana beberapa orang hilir mudik didekatnya. Dan punggung Siwon dan Kyuhyun berpakaian yang sama dengan rekaman diloket, terekam jelas menaiki sebuah bus yang terparkir.

"kami sudah menanyakan bus yang ditumpangi mereka bertujuan kemana! Dan kami sudah mendapatkannya" Kapten Jung tersenyum melihat Hankyung lalu melirik Heechul.

"tunggu apalagi! Tangkap penjahat itu dan aku akan membayar semua biaya akomodasi juga penginapan kalian selama tinggal ditempat itu! dan jika kalian berhasil mengangkapnya saya akan membayar kalian dengan sangat besar sebagai tanda terima kasih" Hankyung begitu antusias menatap Kapten Gil dan menunjukan kekuasaannya

.

.

.

Victoria yang memang sudah naksir berat pada Kyuhyun terus saja berusaha untuk dapat mendekati Kyuhyun dengan cara memanjakannya membuatkan makanan yang pernah dia buat dan kini menjadi makanan favorite Kyuhyun juga Siwon. dia juga berusaha keras untuk belajar bahasa Korea agar dapat berkomunikasi dengan lancar saat mengobrol bersama Kyuhyun.

Siwon sang kekasih berhasil membujuk Kyuhyun untuk dapat bersikap manis pada Victoria karena Siwon merasa harus pandai bersikap untuk menitipkan dirinya juga Kyuhyun selama tinggal digedung kumuh itu. ditambah Siwon sudah mendengar kabar gambarnya yang sudah terpampang dibeberapa tempat dikota Seoul melalui berita di tv.

Dan sore itu seperti biasa Victoria datang membuatkan makanan khasnya untuk namja yang dicintainya. Kyuhyun membukakan pintu untuk yeoja Cina yang agak agresif itu atas perintah Siwon.

"oppa! Apa kau memang sangat menyukai makanan ini?" tanya Victoria menaruh nampannya diatas meja

"kami menyukainya! Aku juga Siwon hyung" jawab Kyuhyun selalu berusaha keras untuk bisa bersikap ramah pada Victoria

"Siwon oppa juga menyukainya?" tanya Victoria senang

"nee!" jawab Kyuhyun mencuil makanan itu

"bagaimana? Lezat bukan?" tanya Victoria sok manja

"hmm" jawab Kyuhyun singkat masih mengulum jari telunjuknya

"apakah Siwon oppa sudah memiliki kekasih?" tanya Victoria dengan mimik sok manja

"ani! Wae?" tanya Kyuhyun cemberut dan mengerutkan dahinya

"ada eonnie yang sangat cantik juga penghuni digedung ini. Dia tinggal dilantai 2. Dia eonnie yang sangat baik dan selalu ramah padaku. Kata appaku tahun lalu pacarnya menikahi gadis lain karena menghamilinya. Hingga saat ini eonnie tidak lagi terlihat menjalin hubungan dengan namja baru. Aku berniat untuk mengenalkan Siwon oppa pada eonnie itu. siapa tahu mereka cocok lalu berpacaran" ujar Victoria mengalaskan masakannya kedalam piring untuk Kyuhyun

"mwo? Keluar kau! Jangan pernah coba – coba mengenalkan Siwon hyung pada siapapun! Aku tidak akan mengijinkannya. Jika kau mencobanya aku tidak akan mengijinkan kau masuk lagi kekamarku ini apalagi membuat makanan yang menjijikan ini" Kyuhyun tiba – tiba berubah bersikap sangat kasar dengan mendorong Victoria yang memegang piring ditangannya hingga kepintu

"oppa! Apa salahku? Kenapa kau mengusirku?" tanya Victoria panik dan kebingungan

Siwon yang mendengar insiden itu segera keluar dari kamarnya untuk menenangkan Kyuhyun yang hampir kalap

"Kyuhyun-ah! apa yang kau lakukan?" Siwon melompat kearah Kyuhyun lalu menariknya untuk menjauh dari Victoria

"aku tidak melakukan apapun Siwon oppa! Tapi kenapa Kyuhyun oppa begitu marah dan berniat mengusirku?" keluh Victoria dengan air mata yang terlanjur menetes

"miane! Kyuhyun memang sedang kurang sehat. Lebih baik sekarang kau kembali kekamarmu! Biarkan oppa menenangkan dulu dongsaengku ini" Siwon masih memeluk Kyuhyun erat tersenyum pada Victoria

"baiklah oppa! Permisi" Victoria segera keluar dari kamar itu masih dengan air mata yang berlinang.

.

"apa yang kau lakukan Kyuhyun-ah? kenapa kau harus begitu kasar memperlakukannya?" tanya Siwon melepaskan pelukannya menatap Kyuhyun heran

"kau pasti mendengarnya hyung! yeoja bodoh itu ingin mengenalkanmu pada seorang yeoja yang menghuni tempat ini. Dia berniat untuk menjodohkanmu dengan yeoja itu. bagaimana mungkin aku bisa bersikap tenang?" bentak Kyuhyun dengan mata melotot dan wajah yang memerah

Siwon tersenyum mendengar cerita Kyuhyun dan sikap yang kekanakannya. Lalu melangkah mendekati Kyuhyun membelai wajahnya.

"aku tidak mungkin berpaling darimu Kyu! Buatku sekarang dan seterusnya kau adalah yang sangat mempesonaku. Kau tahu aku mencintaimu Kyu" Siwon tarik lehar Kyuhyun untuk mencium keningnya

"tapi bagaimanapun juga kau pernah menjadi namja yang normal Hyung! tidak sepertiku. Aku takut kau kembali pada dirimu yang dulu, menyukai yeoja lalu meninggalkan aku" keluh Kyuhyun manja lalu memeluk Siwon

"aku adalah orang yang selalu menepati janjinya Kyu! Aku sudah berjanji pada diriku sendiri untuk selalu bersamamu dan menjagamu. Itu akan aku lakukan hingga kau sendiri yang berniat meninggalkanku" Siwon balas pelukan Kyuhyun lebih erat dengan tatapan kosong

"saranghae Hyung! aku tidak mungkin meninggalkanmu kecuali aku mati karena penyakitku" ujar Kyuhyun mengangkat wajahnya menghadap Siwon

Mereka lalu berciuman melepaskan rasa haru yang ada setelah masing – masing mengungkapkan isi hatinya.

.

.

Rombongan Kapten Gil dan Kapten Jung sudah berada didesa dimana Siwon dan Kyuhyun berada. Sehari lebih cepat daripada komplotan pembunuh bayaran yang sudah disewa Hankyung.

Hankyung membuktikan janjinya untuk memfasilitasi dan membiayai kebutuhan anggota polisi itu selama mereka tinggal didesa melakukan pencarian seorang tersangka penculikan yang berwajah sangatlah tampan itu. Sebuah motel berkelas menjadi pilihan Hankyung untuk tempat tinggal para polisi itu.

Kapten Gil memang dikenal sebagai petugas yang tidak ingin membuang waktu. Sehari tiba didesa itu, dia segera menyebarkan foto Siwon dan membagikannya pada penduduk yang dia temui dan berpapasan dengannya. Foto Siwon menjadi salah satu objek yang bisa dipandang dibeberapa halte, pasat tradisional dan tempat umum lainnya.

Komplotan pembunuh bayaran yang terdiri dari dua orang adik kakak itu melihat gambar Siwon yang ditempel disalah satu tiang tiang listrik didekat rumah yang mereka sewa.

"ternyata bukan hanya kita yang mencari tikus itu! polisi kota Seoulpun mencarinya. Kita harus lebih dulu mendapatkannya sebelum polisi itu, jika tidak nyawa kita akan terancam" ujar pemimpin pembunuh bayaran itu yang adalah seorang hyung

"berapa Cho Hankyung membayarmu hyung? kenapa kau tiba – tiba menjadi penakut seperti itu?" tanya sang adik meneguk soju yang dipegangnya

"dia sudah mengiris ujung jari manisku dengan pemotong cerutunya! Jika aku tidak berhasil mendapatkan tikus itu maka selanjutnya leherkulah yang akan dia potong" jawab sang kakak

"kenapa kita tidak bunuh saja orang itu? biarkan polisi yang menangkap tikus tampan itu" timpal sang adik

"tujuanku memang membunuh Cho Hankyung pada akhirnya. Tapi untuk dapat membereskannya kita harus menemukan puteranya terlebih dahulu. Aku yakin Hankyung sangat mencintai putera tunggalnya itu. aku akan menyandera puteranya untuk memancing dia datang menghampiri kita. Setelah itu kita bereskan keduanya" ujar kakak bernama In Jung itu.

.

.

Siwon mempercepat langkahnya saat kembali menuju kamar sewa dari apotik untuk menebus obat anti diabetik Kyuhyun yang sudah habis. Siwon panik karena gambar dirinya sudah sampai kedesa itu dan dia merasa sangat terancam karenanya.

'Kyuhyun-ah eottokhe? Aku benar – benar bahaya sekarang! Apa yang akan terjadi jika tuan Chen melihat gambarku?' guman Siwon dalam hati

Belakangan ini kondisi Kyuhyun menurun sejak mengkonsumsi makanan yang dikirim Victoria yang memang membahayakan kondisi tubuhnya yang memiliki penyakit gula.

Clek

Pintu kamar sewa itu dibuka Siwon. kepanikan Siwon bertambah lagi saat dia masuk kedalam kamarnya mendapati Kyuhyun begitu menggigil terbaring diatas lantai ruang tamu bersimbah keringat membasahi tubuhnya.

"Kyuhyun-ah! gwencanayeo?" tanya Siwon memeluk Kyuhyun dengan ekspresi begitu panik

"mana obatku Hyung? aku kesakitan!" keluh Kyuhyun masih menggigil

"ini obatmu Kyu! Aku akan mengambil air" Siwon angkat tubuh Kyuhyun lalu dia baringkan diatas sofa lalu membalikan badannya untuk mengambil air minum

"jangan pergi Hyung!" teriak Kyuhyun menarik lengan Siwon menahan langkahnya

"aku tidak akan pergi Kyu! Aku hanya membawakan kau minum" ujar Siwon menurunkan tubuhnya berjongkok menghadap Kyuhyun

"jangan pergi Hyung! jangan pergi" Kyuhyun mengigau dan menceracau

"aku rasa kau harus dibawa kerumah sakit Kyu! Aku akan mencari bantuan" Siwon angkat kembali tubuh Kyuhyun keluar dari kamar itu untuk mencari bantuan

.

Diluar kamar sewa mereka, Siwon berteriak – teriak meminta bantuan dari penghuni gedung kumuh itu. dan beberapa dari mereka keluar karena kebisingan yang dibuat Siwon

"tolong kami aku mohon! Adikku sedang kesakitan!" teriak Siwon pada para penghuni

"kau adalah penjahat yang sedang dicari polisi dari Seoul itu bukan? Kami harus melaporkanmu" ujar satu penghuni dan diikuti penghuni yang lainnya

"anieo! Anieo! Tolong aku terlabih dahulu aku mohon! Tolong aku" teriak Siwon membentak semua penghuni yang berkumpul dihadapannya

"kau penjahat1 mungkin saja dia adalah seorang pembunuh! Kita tangkap saja dia lalu kita bawa kekantor polisi!" beberapa namja mendekati Siwon untuk meringkuknya

"andwee! Aku mohon bawa dongsaengku kerumah sakit terlebih dahulu setelah itu kalian boleh membawaku kekantor polisi!" Siwon menurunkan badannya untuk berlutut memohon pada para penghuni dengan menggendong Kyuhyun yang sudah pingsan dalam pangkuannya

"kami tidak peduli dengan nyawa dongsaengmu! kami hanya ingin keselamatan nyawa kami pembunuh!" teriak satu penghuni dan diikuti beberapa penghuni lainnya

"aku bukan seorang pembunuh! Aku bukan seorang pembunuh! Percayalah padaku aku mohon! Aku hanya seorang pencuri! Itulah sebabnya kenapa polisi Seoul mencariku" teriak Siwon histeris dengan air mata mengalir deras dari mata sipitnya memeluk Kyuhyun dan sangat putus asa

tbc

annyeong!

update nihh miane telat yah modemnya abis masa aktif baru bisa isi #beladiri

pada kecewa yah ama sosok hankyung yg super sadis?vai lg pgn nyiptain tokoh yang super jahat tp berwajah lembut kaya hankyung

gak kaya penjahat india udh jelek sadis pula lol

gmn ama chapter ini?

makin mengejutkan gak?

Yunho bukan pembunuh bayaran di ff ini tapi dia jadi polisi aja dehh

kira" apa yang akan terjadi terhadap Wonkyu selanjutnya yah?

ttep tungguin lanjutan ff ini yah

review juga yah

sarangheo kisseu wo ai ni

paypay