hanna

dul

set

"aku bukan seorang pembunuh! Aku bukan seorang pembunuh! Percayalah padaku aku mohon! Aku hanya seorang pencuri! Itulah sebabnya kenapa polisi Seoul mencariku"

"ada apa ini?" tiba – tiba terdengar suara tuan Chen sang pemilik gedung menghentikan keributan yang terjadi

"oppa! Apa yang terjadi?" Victoria berlari segera menghampiri Kyuhyun dalam pelukan Siwon

"tuan Chen kita harus melaporkan namja ini! Wajahnya terpampang disepanjang jalan. Polisi kota Seoul sedang mencarinya" seorang penghuni melaporkan

"tidak mungkin! Mereka tidak mungkin seorang penjahat!" sanggah Victoria memandang tuan Chen memelas

"hei anak muda! Katakan padaku sejujurnya siapa dirimu yang sebenarnya? Apakah yang dikatakan ahjusi itu betul?" tuan Chen menatap Siwon tegas berusaha bersikap bijak

"polisi kota Seoul memang sedang mencariku tuan! Tapi aku bukan seorang pembunuh seperti yang mereka sangkakan. Aku hanyalah seorang pencuri. Jika kalian tidak mempercayaiku aku bisa membuktikannya! Tapi sebelumnya aku mohon seseorang tolong membawa dongsaeng-ku ini kerumah sakit! Dia membutuhkan pertolongan" jawab Siwon masih menggendong Kyuhyun dalam pelukannya

"ayah! Aku mohon tolonglah Kyuhyun gege! Dia membutuhkan pertolongan" Victoria merajuk manja

"baiklah! Kau antar dia kerumah sakit terdekat minta seseorang untuk menemanimu kesana. Ayah harus membereskan satu masalah lainnya disini" jawab tuan Chen menunjuk penghuni yang masih muda bernama Changmin untuk mengantar puterinya

"ghamsamida tuan aku tidak akan melupakan kebaikanmu! Kalian jangan mengkhawatirkan soal biaya rumah sakit! Aku akan membayar penuh untuk itu" Siwon menundukan wajahnya lalu segera mengikuti langkah Victoria untuk membawa Kyuhyun kerumah sakit

.

.

Kyuhyun sudah dalam perjalanan menuju rumah sakit bersama Victoria juga Changmin. Siwon masih harus membuktikan ucapannya pada hampir semua penghuni gedung itu sehingga tidak dapat menemani kekasihnya kerumah sakit.

"sekarang buktikan apa yang kau katakan tadi! Jika kau memang bukan seorang pembunuh!" tuan Chen menodong dengan tegas

"baiklah tuan! Silahkan ikuti saya kedalam kamar" jawab Siwon mendahului melangkah menuju kamarnya.

Tuan Chen beserta beberapa penghuni senior mengikuti langkah Siwon menuju kamarnya untuk membuktikan apa yang Siwon katakan.

Setelah semua masuk kedalam kamar yang disewa Siwon, Siwon segera masuk kedalam kamar tidurnya untuk membawa tas besar berisi uang hasil curian mereka untuk dia tunjukan pada tuan Chen juga para penghuni lainnya.

'aku harus memisahkan mata uang yang memiliki nilai tukar tinggi dan tidak menunjukannya pada mereka'

Siwon mengeluarkan sejumlah uang asing dan hanya menyisakan uang Korea dan beberapa gepok uang dollar Singapura. Lalu memasukannya kedalam lemari pakaian dan menguncinya. Setelah itu Siwon segera keluar untuk menunjukan uang dalam tasnya.

"astaga! Dia benar! Dia memang seorang pencuri!" penghuni tua terperangah saat melihat uang yang begitu banyak dalam tas yang ada ditangan Siwon.

"jadi sekarang kalian mempercayaiku bukan?" tanya Siwon meletakan uangnya diatas meja

"tuan Chen apa yang harus kita lakukan dengan namja ini?" tanya satu penghuni

"kita harus tetap melaporkan namja ini kepihak berwajib! Kita bisa dituduh berkomplopt jika melindunginya disini" jawab tuan Chen kembali melihat Siwon

"tuan aku mohon jangan laporkan aku! Aku akan menyarahkan uangku ini untuk kalian semua selama kalian tidak melaporkanku pada pihak berwajib! Jika aku ditahan lalu siapakah yang akan menjaga adikku tuan!" Siwon berlutut memohon pada tuan Chen dengan ekspresi wajah yang amat putus asa

"tuan uang itu jumlahnya sangatlah banyak! Dia bilang dia akan memberikan uang itu untuk kita bagaimana tuan?" seorang penghuni mata duitan terperanjat penuh antusias mendengar tawaran Siwon

"dia benar tuan! Namja ini sudah menghuni kamar yang disewanya selama lebih dari dua bulan. Dan kita tidak merasa ada yang salah dengan namja ini! Dia hanyalah seorang pencuri yang aku rasa tidak berbahaya" penghuni yang sesaat tadi begitu bersemangat ingin melaporkan Siwon tiba – tiba melunak bersikukuh membela Siwon

'uang memang membutakan semua orang didunia ini' Siwon berguman dalam hati melihat tingkah para penghuni yang sudah tergiur dengan uang yang dia tawarkan

"lalu apakah kita akan membiarkan namja ini tetap tinggal disini?" tanya tuan Chen melirik ketas berisi uang tersebut

"kau tidak perlu khawatir tuan! Aku akan segera meninggalkan tempat ini malam ini juga!" ujar Siwon masih berlutut

"baiklah! Kami sepakat untuk melepaskan kamu!" tuan Chen memutuskan

"xie xie!" Siwon segera berdiri untuk berkemas membereskan semua barang miliknya juga milik Kyuhyun kekasihnya

.

.

Dua tas besar sudah penuh jejal dengan barang miliknya juga Kyuhyun. Siwon segera pamit pada semua penghuni gedung kumuh itu

"aku akan segera pergi tuan! Tapi sebelumnya aku ingin bertanya, kemana Victoria membawa dongsaengku?" Siwon menyerahkan tas berisi uang itu ketangan tuan Chen dihadapan semua penghuni

"apakah diantara kalian ada yang bersedia mengantar namja ini kerumah sakit?" tuan Chen melirik satu persatu penghuni yang menyewa kamar – kamar miliknya

"nega!" seorang penghuni yeoja bernama Yoona menunjuk dirinya

Yoona adalah yeoja yang selama ini Victoria sebutkan. Yeoja yang akan Victoria kenalkan pada Siwon.

"ahh nona Yoona!" tuan Chen tersipu malu saat melihat Yoona begitu tegas menawarkan diri

Tuan Chen memang sudah lama mengagumi kecantikan yang dimiliki Yoona. Dia adalah penghuni tercantik digedung itu dan membuat beberapa namja lajang memperebutkannya

"baiklah Siwon-ssi! seseorang sudah menawarkan diri untuk mengantarmu kerumah sakit itu! jaga diri dan berhati – hatilah jangan sampai kau ditangkap polisi!" tuan Chen berkata memeluk tas berisi uang itu dengan erat

"baik tuan!" Siwon membungkuk lalu segera meninggalkan lorong dimana banyak penghuni berkerumun

.

.

"gumapta Yoona-ssi! aku tidak akan melupakan jasamu ini" ujar Siwon membuka percakapan

"aku rasa aku memang harus melakukannya oppa! Aku sangat bersimpati pada kau juga Kyuhyun oppa. Kalian begitu saling menyayangi dan peduli satu sama lain. Aku rasa jarang sekali adik kakak bisa seperti itu" jawab Yoona menyeimbangkan langkahnya dengan langkah Siwon yang kelewat lebar baginya

"ahh itu karena,,," Siwon tidak mampu melanjutkan kalimatnya melihat sekitar jalanan

"kita harus berjalan menuju halte bus oppa! Kajja" Yoona melangkah mendahului Siwon menyusuri trotoar jalan

"bus? Apa tidak ada taxy?" tanya Siwon ragu

"didesa kecil dan terpencil seperti ini mana ada taxy oppa!" jawab Yoona terkekeh

"aku lupa!" wajah Siwon memerah

Siwon dan Yoona berjalan menyusuri trotoar jalan menuju halte bus yang akan mengantarnya menuju rumah sakit besar didesa itu yang letaknya memang lumayan jauh.

"semoga saja busnya cepat datang oppa!" ujar Yoona membersihkan tempat duduk dihalte itu

"semoga!" balas Siwon bertahan untuk berdiri mengawasi jalanan untuk menunggu bus yang akan lewat

Siwon lupa dirinya kini menjadi orang yang sangat dicari didesa itu. dia tidak sadar bahwa polisi kota Seoul sedang berpatroli mencari dirinya. Dan benar saja, saat Siwon berdiri tegap didepan halte bus itu, sebuah mobil sedan hitam berisikan empat anggota kepolisian termasuk Kapten Yunjo juga Kapten Gil berada didalamnya.

"ommo! Bukahlah itu target yang kita cari?" anak buah Kapten Gil yang berperan sebagai supir menyadari kehadiran Siwon dihalte yang baru saja dilewatinya

"mworago? Choi Siwon?" Kapten Gil menoreh kebelakang kearah halte

"benar! Dia adalah orang yang kita cari!" seru Kapten Yunho

"kita ringkus dia sekarang juga! Cepatlah menepi!" perintah Kapten Gil antusias.

Mobil sedan hitam itu menepi dikanan jalan lalu satu persatu keluar untuk berjalan menuju halte.

"Choi Siwon! kau akan kami tangkap sekarang juga! Tempatkan kedua tanganmu dibelakang! Dan jangan coba – coba untuk melarikan diri!" todong anak buah Kapten Gil mengarahkan pistolnya pada Siwon yang sudah mati kutu berdiri mematung karena syok pada akhirnya dia masih ditemukan pihak berwajib

"oppa!" Yoona berdiri dengan wajah yang amat pucat melihat Siwon yang sedang diborgol

"dan kau! Siapa kau nona cantik?" tanya Kapten Gil pada Yoona

"negaa,, negaa" jawab Yoona gugup

"apa kau tahu namja ini adalah seorang buronan?" giliran Kapten Yunho bersuara

"molayo!" jawab Yoona berpura – pura

"tuan aku mohon jangan libatkan nona ini! Ijinkan dia pulang" Siwon memohon lalu melirik Yoona penuh sesal

"kau boleh pergi noona! Lain kali berhati – hatilah dengan namja yang baru kau kenal!" kapten Yunho berkata tersenyum pada Yoona

Yoona diam dan tidak segera pergi dari halte itu meski Siwon sudah diseret paksa menuju mobil sedan yang terparkir.

"eottokhe? Bagaimana dengan nasib Kyuhyun oppa? Apa yang akan terjadi jika dia tahu Siwon oppa ditangkap polisi?" ujar Yoona monolog

Dalam kebingungan itu, bus datang menurunkan beberapa penumpangnya. Tanpa banyak berfikir Yoona segera naik kedalam bus itu untuk menyusul Victoria kerumah sakit.

.

.

Didalam mobil sedan yang penuh sesak itu, Siwon duduk diapit Kapten Jung Yunho juga Kapten Gil. Siwon hanya diam membisu tanpa berkata sepatah katapun meski kedua kapten itu terus menanyainya

"ayo katakan padaku dimana Cho Kyuhyun? Apa kau membunuhnya?" tanya Kapten Gil tak sabaran

"bukankah ada tempat yang lebih pantas untuk menginterogasiku tuan? Aku tidak akan menjawab apapun didalam mobil ini" Siwon akhirnya membuka suara dengan nada tinggi

"brengsek!" kapten Gil memukul kepala Siwon dengan telapak tangannya

"apakah kita harus melaporkan penangkapan ini dengan segera tuan?" tanya anak buah yang duduk didepan

"tentu saja! Tuan Cho Hankyung harus segera mengetahui penangkapan orang yang sudah menculik puteranya. Dan dia akan segera berterima kasih pada kita" jawab Kapten Gil tersenyum puas

"jadi tuan Cho yang memerintahkan kalian untuk menangkapku? Apa dia juga memfasilitasi kebutuhan kalian selama tinggal ditempat ini?" sindir Siwon sinis

"bukan urusanmu" jawab kapten Yunho ketus

"apakah kalian juga akan menangkap tuan Cho dengan tuduhan tindakan asusila yang dilakukannya terhadap puteranya sendiri?" Siwon melirik sinis kearah kapten Yunho dan berharap Kapten itu benar – benar polisi yang bebas korup dan kolusi

"jaga bicaramu Siwon-ssi! kau bisa dituduh dengan pasal pencemaran nama baik!" kapten Gil menyanggah

"sudah kuduga! Kalian tidak akan mempercayainya!" Siwon memalingkan wajahnya menatap kearah depan

"darimana kau tahu tindakan asusila yang dilakukan tuan Cho?" Kapten Yunho bertanya karena dia memang sangat penasaran

"dari mulut anaknya sendiri! Dia diperlakukan sebagai budak sex sejak masih remaja! Tuan terhormat itu sakit jiwa. Bukannya melindungi puteranya sendiri yang sudah kehilangan eomma. Dia malah menjadikannya sebagai objek pelampiasan sexnya yang menyimpang" jawab Siwon tanpa menatap kapten Yunho

"jinja?" kapten Yunho terdiam dan berpikir keras bagaimana seharusnya dia bersikap.

"jangan percaya apa yang dikatakan namja penipu ini kapten!" kapten Gil mementahkan ucapan Siwon

'kau pasti sudah menerima suap yang sangat besar brengsek! Lihat saja jika sampai aku bisa membuktikan ucapanku'

.

.

.

Yoona berlarian disekitar lorong rumah sakit untuk mencari tahu dimana Kyuhyun menerima perawatan.

"pasien atas nama Cho Kyuhyun sudah dipindahkan dirawat inap kelas 3 nona! Anda hanya tinggal lurus lalo belok kanan. Disitu kamar kelas tiga berada" ujar seorang resepsionis pada Yoona

"arraseo! Gumapsemida" Yoona mengangguk lalu bergegas meninggalkan tempat itu menuju ruang rawat

Kamar rawat kelas tiga itu tidak terlihat seperti sebuah kamar rawat. Lebih miril bangsal dimana ada 8 pasien lainnya terbaring lemas diatas ranjang besi yang sudah mulai mengelupas cat pelindungnya.

Yoona melangkah lebar menuju Changmin dan Victoria yang sedang duduk menemani Kyuhyun yang terbaring lemas dengan mata terbuka

"Vic!" sapa Yoona lemas tak berdaya

"eonnie! Kau sendirian? Dimana Siwon oppa? Apakah mereka nekad melaporkannya?" Victoria berdiri menghampiri Yoona yang putus asa

"ani aniyo! Siwon oppa ditangkap polisi saat kami menunggu bus dihalte menuju kemari" jawab Yoona melirik kearah Kyuhyun dengan memelas

"mworago? Siwon Hyung ditangkap?" teriak Kyuhyun masih dalam kondisi lemas

"kau Tenanglah" Changmin berusaha menenangkan Kyuhyun yang memaksa untuk bangun

"aku harus segera pergi dari sini! Siwon hyung tidak bersalah! Aku yang bersalah" Kyuhyun berusaha melepaskan selang infus yang menempel ditangannya

"oppa! Andwee" Victoria membantu Changmin menahan tindakan gegabah yang dilakukan Kyuhyun

"Kyuhyun-ssi! kau harus tenang! Kau sedang lemas karena penyakit gulamu itu" Changmin terus berusaha mengingatkan

"Siwon Hyung tidak bersalah. Dia tidak bersalah" Kyuhyun menyerah kembali berbaring dan meneteskan air matanya.

.

.

Siwon masih didalam ruang interogasi dikanto polisi sektor didesa kecil itu. kapten Yunho yang memang sedikit mempercayai laporan yang diberikan Siwon lebih berhati – hati saat memberikan pertanyaannya terutama dihadapan Kapten Gil yang menurutnya adalah orang tuan Cho.

"saat ini Kyuhyun sedang dalam perawatan disebuah rumah sakit didesa ini! Saat kalian menangkapku dihalte tadi, aku sedang dalam rencanaku menyusulnya kerumah sakit itu! dan yeoja yang tadi bersamaku adalah salah satu tetangga dilingkungan rumah sewa tempat aku dan Kyuhyun tinggal selama ini yang berniat mengantarku kerumah sakit itu" jawab Siwon perihal pertanyaan keberadaan Kyuhyun

"kenapa kau menculiknya? Apa tujuanmu menculik putera tuan Cho?" kapten Gil kembali bertanya

"untuk melindunginya dari kebiadaban appanya sendiri!" jawab Siwon tegas menatap kapten Gil sinis

"brengsek!" kapten Gil kembali menampar Siwon dengan sangat keras sehingga dudut bibir Siwon berdarah

"kapten Gil jaga sikapmu! Kau melakukan sebuah penganiayaan dalam bertugas! Bukankan dia sudah menjawab pertanyaan yang kau ajukan? Tidak seharusnya kau memperlakukannya sekasar itu" kapten Yunho berkata setengah membentak karena kecewa pada sikap rekannya

"mianata! Dia membuat kesabaranku hilang" kilah kapten Gil mengusap ngusap tangannya

"aku rasa kita sudahi dulu pemeriksaan ini! Aku lelah dan ingin segera beristirahat! Kau akan kami tahan sementara didalam sel tahanan dikantor ini" kapten Yunho memapah Siwon keluar dari ruang interogasi menuju sel tahanan dimana banyak penjahat lainnya menginap disel itu

.

.

"kami titip tahanan kami semalam disini sebelum kami membawanya kembali ke Seoul esok hari!" ujar kapten Yunho pada seorang petugas piket yang menjaga sel malam hari itu

"siap kapten!" jawab petugas itu dengan sikap sempurna

Siwon masuk bergabung bersama 6 orang penghuni lainnya dengan kasus yang berbeda – beda. Terlihat wajah yang sangat lelah dan putus asa saat Siwon duduk menyandarkan punggungnya di tembok dingin sel itu.

"kyaa! Kenapa wajah tampan sepertimu masuk kedalam sel seperti ini? Kejahatan apa yang kau lakukan? Sepertinya kau tidak pantas berada disini?" tanya seorang penghuni yang sudah tua menghampiri Siwon menilik wajah tampan Siwon dengan seksama

"aku seorang pencuri ahjussi!" jawab Siwon berusaha tersenyum karena dia ingin menitipkan dirinya pada para penghuni yang sudah lebih dulu menempati sel itu darinya

"mencuri? Berapa banyak uang yang kau curi? Kasusmu sama denganku! Aku juga seorang pencuri. Aku mencuri uang kawanku yang baru saja memenangkan lotre" penghuni itu berkata dengan tawa

"ahjussi! Kita lanjutkan besok yah! Aku sungguh lelah malam ini" ujar Siwon dengan wajah lunglai

"arraseo! Kau pasti mengalami banyak hal hari ini! Kita lanjutkan besok perbincangan yang seru pastinya" respon penghuni itu.

.

.

Para petugas polisi kota Soeul sudah kembali kerumah sewa yang sudah disiapkan tuan Cho. Tiga dari keempat petugas sudah beristirahat dikamar masing – masing. Tapi tidak dengan kapten Gil. Dengan menyelinap diam – diam kapten Gil keluar rumah untuk menghubungi seseorang.

"apa yang akan kau laporkan padaku?" tiba – tiba suara tuan Cho terdengar menjawab panggilan dari kapten Gil

"saya melaporkan tentang penangkapan penculik yang sudah menculik putra anda tuan! Saat ini namja itu kami titipkan dikantor polisi sektor setempat. Sementara menurut keterangannya putera anda sedang dirawat disebuah rumah sakit karena penyakit yang diidapnya kambuh tuan. Apa yang harus saya lakukan pada namja itu?" tanya kapten Gil dengan suara pelan

"aku menginginkannya dalam genggamanku tuan Gil! Bawa dia ketangan anak buahku disana! Buat seolah dia melarikan diri karena sebuah insiden yang terjadi dikantor itu! kebakaran mungkin! Dan aku akan memberikan uang yang sangat banyak cukup untuk menghidupi keluargamu juga selingkuhanmu yang sedang hamil itu! arra?" suara tuan Hankyung terdengar tegas dan membuat merinding

"nee! Arraseo" jawab kapten Gil pasrah

tbc

annyeong

miane update telat

kan kmrn udh dikasih bonus ff two shoot yang the sun is rises

nihh vai update new chapter dari ff wonkyu ini

hankyung makin cetarr yah jahatnya?

gmn nasib wonkyu selanjutnya?

apakah kapten Yunho akan menolongnya?

lalu dmn Heechul?

itu semua ada di next chapter yang tinggal 2 chapter lagi akan tamat

sedikit curhat dan bocoran nihh

adakah diantara kalian yang suka yunjae?

ada chingu yang request vai bikin ff yunjae

vai udh pya ide ceritanya genre trhiller gtu dehh

minta saran dong dari kalian chingudeul

vai kan blm pernah bikin ff yang pure yunjae

kasih masukan yah biar vai bisa bikin ff yang bagus

dan ff wonkyu selanjutnya still in progress

review yang banyak yah

annyeong