Sekedar Diary Biasa

Disclaimer = Aoyama Gosho
Pairing = Shinichi x Ran


Keesokan harinya, Ran telah siap dengan blouse biru terangnya berhiaskan pita kecil putih di bagian kantung, serta memakai rok selutut berwarna putih senada dengan pita kecil itu. Ia telah siap dengan tas selempang coklatnya dan siap berangkat kerja.

Saat sampai di cafe, ia melihat Shinichi sudah sibuk melayani pelanggan-pelanggan di pagi hari.

"Ohayou, Shinichi" ucap Ran senang.
"Ohayou" jawab Shinichi.

Di meja 3, Ran melihat sepasang kekasih sedang berpacaran dengan riangnya. Ia sebenarnya tidak terlalu peduli, tetapi ia agak risih melihat laki-laki nya itu melirik dia dengan sangat tajam. Bukan tatapan menggoda, tatapan ingin menghabisi. Ran saja tidak kenal dengan orang itu. "Hanya perasaanku," pikirnya.

Saat pasangan itu sudah pergi, sorenya ia kembali lagi. Laki-laki itu maksudnya. Ran dan Shinichi sampai dibuat bingung.

"Akkhh! Sial! Miyuki memutuskanku! Ini sudah kejadian ke-11 aku diputusi pacar! Sial!" kata pelanggan itu kesal.
Ran pun menghampirinya.
"Ma-maaf, anda berisik sekali. Boleh kecilkan suaranya?" tanya Ran halus.
"Sudah! Ikut aku!" tarik pria itu. Ran kaget tetapi tarikan pria itu sangat kuat.

Shinichi yang melihatnya pun langsung mengejarnya.
"Azusa! Jaga cafe ini!" perintah Shinichi.

Pria itu menarik Ran sampai di pojokan jalan. Ran pun berteriak minta tolong, tetapi jalan itu sangat sepi dan langit mulai gelap.
"Kau sial hari ini. Sekarang kau hanya punya 2 pilihan! Jadi kekasihku atau mati!" bentak pemuda itu.
"Kau gila!" jawab Ran tersengal-sengal.
"Ya! Aku GILA! Ini semua pembalasan dendamku terhadap Aohime! Gadis yang membuatku tergila-gila! Dia berpacaran denganku hampir 1 tahun, aku memberikan segalanya untuknya. Termasuk hartaku, rumahku, mobilku, uangku! Tetapi apa?! Dia mencampakkanku begitu saja! Maka aku sangat benci melihat gadis berpakaian biru dengan rambut panjang seperti putri. Itu semua mengingatkanku pada Aohime, si putri biru itu!" kata pria itu kesal dan ingin menangis.

"Taruto..." panggil seorang gadis lembut berparas cantik dibelakangnya. Gadis itu sangat cantik bagaikan putri. Tentu saja, gadis itu bukan Miyuki yang tadi.
"A-apa?! Bagaimana kau dapat kesini, Aohime?" tanya pria yang bernama Taruto itu kaget.
"Akulah yang membawa dia kemari" kata seorang pria bermata biru dengan gaya coolnya.
"Shi-Shinichi..." kata Ran lemas, dan langsung pingsan.

Ran pun membuka matanya dan merasa ada di dalam kamarnya. Kamarnya sendiri tentunya, soalnya Ran sudah pindah dan tidak ingin merepotkan orang tuanya lagi.
"Maaf, aku lancang masuk ke kamarmu..." kata Shinichi lirih.
"Bagaimana aku sampai disini?! Bukannya tadi aku bersama pria gila itu?"
"Sepertinya kau sangat shock dengan kejadian aneh tadi... Yang jelas, kau sudah aman dan pria itu sudah ditangkap" kata Shinichi sambil menyunggingkan senyumnya yang paling lembut.
"Arigatou, Shin"
"Douita, Mouri-chan"
"Mouri? Darimana kau tahu nama keluargaku?" tanya Ran kaget.
"Ah ti-tidak... A-aku h-hanya mendengar dari Sonoko" jawab Shinichi gagap.
Dan Shinichi pun pulang.
Jelaslah kutahu nama keluargamu, karena aku selalu menyelidiki asal usulmu, Ran... Batin Shinichi.

Dear diary...

Hari ini hari aneh. Aku bertemu laki-laki gila. Tidak tahu kejadiannya tiba-tiba aku sudah sampai di rumah bersama Shinichi. Dan, aku masih belum percaya kalau Shinichi tahu nama keluargaku dari Sonoko. Ah, sudahlah...


Chap 3 selesai~Semoga suka ya ^^