Monkey D nico: Maaf Nico-san

: untuk menjaga rahasia kalau dia tidak mempunyai sacred gear.

Antoni yamada: belum saya fikirkan.

Namikazekevin: akan saya fikirkan kawan

Blood D. Cherry: Arigato telah mengingatkan saya.

: menurut anda apa yang bagus?

Akbar123: akan saya usahalan

Ntoe.D Uzuamki: akan saya fikirkan

Dragon Warior: itu terlalu sedikit kawan, nanti aka nada penjelasan dibawah.

Dark Namikaze Ryu: akan saya kasih bocaran, saat melawan Raiser.

Untuk yang lain Airogato telah mereview cerita yang acak-acakan ini, dan kurang menarik.

.

Disclamer

Naruto dan High School DxD bukan punya saya.

Naruto & High School DxD: Naruto DxD

Raiting: M

Genere: Adventure, Fantasy, Romance, Supernatural

Pairing: Naruto X Rias X Akeno

Warning: Abal, Gaje, OOC, OC, Typo

.

Human Talk:

"blablabla" percakapan biasa.

[blabla] suara Sacred Gear untuk menikkatkan kekuatan menjadi 2 kali lipat, atau sejenisnya.

"blablabla" ucapan Monster, Naga, atau sejenisnya.

[blablabla] nama jurus.

.

Summary: Naruto gugur dalam perang dunia Shinobi 4, tapi diberikan kesempatan hidup kedua oleh Shinigami

.

Chapter 3: Asia Rescue

.

Pemuda berambut coklat, atau yang diketahui adalah Issei, sedang berjalan sendirian dipagi hari, dengan memakai jaket berwarna putih, yang dibiarkan terbuka menampilkan kaus merah polosnya.

Issei berjalan kesebuah taman dan duduk dibangku taman itu. Baru beberapa menit Issei duduk dibangku taman, Issei melihat sosok gadis berambut pirang yang sudah dikenalnya sedang mencari sesuatu, lebih tepatnya mencari seseorang.

"ASIA" teriak Issei memanggil sosok gadis berambut pirang yang diketahui adalah Asia. Asia yang merasa dipanggil segera menolehkan wajahnya, dan melihat sosok yang sedang dicarinya.

"Issei-san" ucap Asia segera menghampiri sosok Issei yang mulai berdiri, dari duduk manisnya.

"Kau sedang apa disini Asia?" Tanya Issei kepada Asia yang sudah ada dihadapannya.

"Aku sedang mencari mu Issei-san" jawab Asia tersenyum manis.

"kawai" batin Issei melihat sosok Asia yang tersenyum manis. "untuk apa kau mencari ku Asia?" Tanya Issei.

"aku ingin kita jalan-jalan hari ini Issei-san" jawab Asia disertai senyuman manisnya.

"baiklah ayo kita pergi jalan-jalan Asia" ucap Issei senang, dan menarik tangan Asia untuk segera berjalan-jalan.

.

Issei dan Asia berada direstauran hamburger untuk sarapan. Issei memanggil pelayan, dan memasan Hamburger yang biasa dengan minuman cola, begitu juga dengan Asia yang menyamai pesanan milik Issei.

Pelayan datang dan membawakan pesanan milik mereka. Issei melihat Asia yang tampak kebingungan untuk memakan hamburher miliknya, segera memberi contoh pada Asia.

"Asia begini cara memakannya" ucap Issei, memperaktekan memakan humberger miliknya dengan sangat semangat.

"aku baru tahu cara memakannya seperti itu benar-benar menakjubkan" balas Asia segera meniru apa yang dilakukan oleh Issei. Dan mereka menghabiskan makanan mereka diiringi dengan canda dan tawa.

"Asia" panggil Issei.

"Ya" balas Asia

"Hari ini ayo kita bersenang-senang" ucap Issei dengan penuh semangat.

"Hai" balas Asia dengan senyum manis.

.

Issei, dan Asia hari ini begitu senang karena bagi mereka hari ini adalah milik mereka berdua. Issei, dan Asia pergi ketaman bermain, dan memaikan beberapa permainan yang menurut mereka asik, seperti Rolekoster walaupun itu membuat Issei muntah-muntah setelah menaikinya.

Lalu mereka melanjutkan jalan-jalan mereka kegame center. Tamapak Asia bermain beberapa game dengan Issei diiringi oleh canda dan tawa. Lalu Issei memaikan sebuah game menggambil boneka untuk Asia dan hanya sekali percobaan Issei mendapatkan bonekanya.

.

Setelah itu mereka melanjutkannya untuk berbincang-bincang ditaman yang terdapat air mancur. Asia bercerita mengani kehidupannya dimasa lalu, tampak ekspersi kesal terlihat diwajah Issei saat mendengarkan itu.

"Asia aku akan menjdai teman, tidak bukannya kita telah berteman" ucap Issei disertai dengan senyumannya.

Tiba-tiba ada seseorang, tidak lebih tepatnya Malaikat Jatuh turun dari langit berambut biru tua yang diketahui adalah Kalawarner.

"wah, wah, seorang birawati berteman dengan seorang manusia, bukannya itu dilarang oleh keuda ras tersebut" ucap Kalawarner disertai seringai.

"KALAWARNER" teriak Issei, dan mengaktifkan Sacred Gearnya.

"Asia kalau kau ikut sekarang makan tidak akan terjadi pertempuran saat ini, lebih baik ikut dengan ku sekarang" ucap Kalawarner datar.

"tidak akan kubiarkan itu terjadi" ucap Issei berlari, dan mengayunkan tinjunya yang dilapisi sarung tangan naganya.

Tapi sayang Kalawrner memiringkan badannya, dan membuat Issei terjatuh kedalam air mancur.

BUUURRRR!

Issei terjatuh kedalam air mancur dengan pendaratan yang tidak elitnya.

"walaupun kau pemilik loginius kau bukan lah lawan ku, seandainya waktu itu tidak ada Naruto-kun sudah pasti kau mati, tapi kali ini aku sedang tidak ingin berurusan dengan mu" ucap Kalawarner dengan menatap Issei. Kalawarner mengalihkan pandanganya, dan menatap sosok Asia yang sedang memuluk boneka pemberian Issei dengan erat.

"Asia sebaiknya kau ikut dengan ku, atau aku akan mengahbis pemuda ini" ucap Kalawarner. Tanpa disuruh dua kali Asia mendekat ke Kalawner.

"Asia jangan" Issei mencoba berdiri, walaupun terasa berat karna baju, dan jaketnya yang dikenakan sudah basah.

"maafkan aku Issei-san" itulah kata yang diucapkan oleh Asia sebelum Asia pergi dengan Kalawner yang entah kemana.

.

Tamapak Pemuda berambut pirang jabrik berdiri ditengah-tengah hutan. Pohon-pohon disekitarnya banyak yang tumbang, dan juga daun-daun yang terbakar. Pemuda itu atau dapat dipanggil Naruto sedang latihan untuk memperkuat dirinya.

"huh…huh….sungguh melelahkan" guman Naruto mengatur nafasnya. Naruto segera merebahkan dirinya, dan mengambil botol minum yang ada disisinya. Tidak ada satu menit botol yang berisi 1 liter habis ditenggak oleh Naruto.

"Naruto kau iblis atau kuli yang minumnya sebanyak itu?" Tanya Acnologia yang tidak habis pikir dengan kelakukan Naruto.

"dua-duanya bisa jadi" jawab Naruto asal. Naruto mengalihkan pandangannya, dan melihat sekotak bekal makanan yang berwarna merah crimson. "aku tidak salah mencintai mu Rias" guman Naruto menggambil kotak itu, dan membukanya.

Naruto tersenyum melihat isi kotak bekal yang dibuatkan oleh Rias. Sebuah kue dengan wajah Naruto dibagian kanan, dan wajah Rias dibagian kiri, serta ditengah-tengahnya terdapat kue dengan bentuk love.

Tanpa pikir panjang Naruto segera melahap kue yang menjadi bekalnya. Naruto menikmati kue bikinan sang kekasih dengan melahapnya secara perlahan-lahan.

"sebaiknya aku sisakan, untuk nanti" guman Naruto, segera menutup kotak bekalnya. Naruto mengalihkan pandangannya, dan melihat buku yang berjudul Fire Magic Dragon Slayer. Naruto segera menggambil buku itu, dan membuka halaman 264.

Sudah sekitar 30 menit Naruto membaca buku halaman 264, dan akhirnya Naruto menutup buku itu. Naruto berdiri, segera berjalan kedepan. Berhenti ditengah-tengah, Naruto menggambil kuda-kudanya.

{Metsuryu no Ogi] kumpulan api emas tercipta dikedua tangan Naruto yang mengarah kebelakang layaknya Son Goku yang melakukan pose Kamekameha.

[Guren Bakuenjin]

DUUAAAARRRRR!

Serangan api emas Naruto yang membentuk sebuah burung mengenai pohon, yang membuat pohon itu terbakar dengan parahnya.

Naruto melihat hasil latihannya tersenyum puas karna dapat mengusai satu sihir seni pembunuh naga. Naruto mengalihkan pandangannya ke jam tangan ditangannya, yang sudah menunjukan pukul 4 sore.

"sepertinya aku harus kembali" guman Naruto segera berbail, dan membereskan barang-baranganya. Naruto segera mengaktifkan lingkaran sihir teleportnya dan pergi menuju ruang penelitian ilmu gaib.

.

"Boucho kita harus menyelamatkan Asia" mohon Issei kepada Rias.

"sekali ku bilang tidak ya tidak, apa kau tidak mengerti Issei" ucap Rias dengan tegas.

"kalau begitu biar aku yang pergi sendirian kesana" teriak Issei.

"Issei kau itu anggota keluarga ku, jadi kau harus menuruti kata-kata ku" tegas Rias.

"kalau begitu keluarkan aku dari keluarga mu, biar aku bisa menyelamatkan Asia" teriak Issei.

"kau tidak akan pernah pergi kesana Issei" tegas Rias.

Tiba-tiba sebuah lingkaran sihir berwarna emas dengan corak ukiran kepala naga muncul diruang penelitian ilmu gaib, dan memperlihatkan Naruto.

"yare yare ada apa ini, kenapa rebut-ribut?" Tanya Naruto yang segera berjalan dan duduk disofa.

"Isseii ingin menyelamatkan Asia digereka padahal sudah peraturan mutlak kalau iblis dilarang masuk gereja" jawab Rias tegas.

"Issei kau tahu orang yang melanggar peraturan adalah sampah-"

"kau dengar itu Issei" ucap Rias yang memotong ucapan Naruto. Sedangkan Issei hanya menunduk saja.

"Rias-hime jangan memotong perkataan ku dulu kalau belum selesai" ujar Naruto yang masih duduk manis.

"maaf Anata" balas Rias.

"akan aku ulangi, Issei kau tahu orang yang melanggar peraturan adalah sampah, tapi orang yang meninggalkan temannya bahkan lebih buruk dari sampah" semua yang ada diruangan itu membulatkan matanya atas perkataan Naruto.

"jadi Issei kau tahu apa yang harus kau lakukan?" Tanya Naruto pada Issei, dan hanya dibalas anggukan oleh Issei. "Kiba, Koneko-chan kalian temani Issei" perintah Naruto. Naruto segera berdiri. "Rias, dan Akeno ikut dengan ku" tambah Naruto, dan mereka semua hanya menganggukan kepalanya.

.

Dilorong gereha tua terlihat Issei, Kiba, dan Koneko, yang berlari menyusuri lorong itu. Hingga tiba diruang gereja yang sering dipakai untuk beribadah, dan berdoa, dihadang oleh seseorang yang mereka kenal.

"Freed" teriak Issei, ketika melihat sosok pendeta gila yang bernama Freed berdiri didepan mereka, dan membawah pedang cahaya, dan pistol cahaya.

"aku tidak pernah bertemu dengan iblis yang sama sebanyak dua kali, kali ini aku akan membunuh kalian" ucap Freed dengan tampang gila. Pedang Freed yang dipengganya berubah menjadi cahaya, begitu juga dengan peluru pistolnya.

"DIAMANA ASIA?" Tanya Issei dengan teriak marah.

"ada dibawah iblis-chan" jawa Freed dengan tampang gilanya. Freed segera mengacungkan pistolnya kepada Kiba, Koneko, dan Issei. "waktunya kita berpesta Iblis-chan"

DOR!DOR!DORR

Issei, Koneko, dan Kiba menghindari tembakan-tembakan yang dilancarkan oleh Freed. Kiba yang menghindarinya dengan melompat keatas segera mengayunkan pedangnya ke Freed.

TRANK!

Pedang Kiba dapat tahan oleh Freed, dengan pedang cahayanya.

"kau cukup hebat ya iblis-chan" puji Freed dngan mengarahkan pistolnya keperit Kiba,

DOR!

Tembakan Freed dapat dihindari oleh Kiba dengan melompat keatas. Dari sisi kanan Freed muncul Issei yang mengarahkan tinjunya yang berlapis sarung tangan naga.

"MATI KAU PENDETA GILA"

DUAKKHH!

Freed terpental kebelakang kesamping ketika Issei dengan telak meninju wajah gilanya. Freed segera berdiri, dan mengelap darah yang keluar dari bibirnya.

"kalian berdua sungguh hebat, tapi kenapa sih cebol tidak ikutan" ejek Freed pada Koneko yang hanya diam saja.

"cebol" aura hitam keluar dari tubuh Koneko. Koneko yang sedang mengangkat batu melemparkan batunya kepada Freed, tapi dapat dihindari oleh Freed dengan melompat keatas,

Freed yang diudara dikejutkan oleh Kiba yang ada didepannya dengan mengayunkan pedangnya.

CRAZ!

Pipi kanan Freed terluka ketika Kiba berhasil menggores pipi Freed. Dari arah depan muncul Issei yang kembali mengayunkan tinjunya.

"MATI KAU"

DUAKKG!

Freed kembali terpental jauh saati Issei kembali mengenai tinjunya dengan telak kewajah Freed.

"hahahaha kalian benar-benar hebat, tapi kali ini aku akan serius" ucap Freed, seketika Freed menghilang dari tempatnya, dan kembali muncul didepan Kiba.

TRANK!

"kecepatannya melebihi Kiba" guman Issei ketika melihat Freed mengayunkan pedangnya kepada Kiba tapi dapat ditahan oleh Kiba.

Freed mundur kebalakang begitu juga dengan KIba. Freed, dan Kiba kembali berlari dengan kecepatan dewanya masing-masing.

TRANK!

Pedang mereka kembali beradu, tapi anehnya pedang milik Freed kehilanggan cahayanya,

"apa itu?" Tanya Freed dengan shok ketika pedang cahayanya terhisap oleh pedang hitam Kiba,

"Holy Eraser, pedang yang dapat memakan cahaya" jawab Kiba dengan cepat. "akan aku akhiri ini sekarang Freed"

CRAZ!CRAZ!CRAZ!

Freed terkena dengan telak sayatan-sayatan pedang Kiba, yang membuatnya jatuh tergeletak tidak berdaya.

"si-si-sialan kau" guman Freed, tapi tidak dapat didengar lagi oleh mereka yang sudah berlari pergi ketempat Asia.

.

Diluar gereja tua, terdapat tiga orang iblis, mereka adalah Rias, Akeno, dan Naruto, yang sedang berhadapan dengan sekumpulan Malaikat Jatuh.

"Boucho mereka terlalu banyak" guman Akeno yang sudah mulai kelelahan menghadapi sekumpulan Malaikat Jatuh. Tanpa Akeno sadari ada tombak cahaya yang mengarah padanya.

TAP!

"jangan pernah lengah Akeno-hime" ucap Naruto yang berhasil mengkap tombak cahaya yang mengarah pada Akeno.

"Arigato Naruto-kun" balas Akeno dengan tersenyum manis kepada Naruto. Naruto segera terbang keatas dengan sayap naga apinya.

"Akeno-hime, Rias-hime berlindunglah aku akan menghabis mereka secara bersamaan" ucap Naruto yang terbang diatas tinggi, tanpa disuruh dua kali Rias, dan Akeno, segera menyiapkan sihir perlindungan.

"Api dikanan" sebuah api emas muncul ditengan kanan Naruto. "Api dikiri" sebuah api emas muncul juga ditangan kiri Naruto. "Aku satukan mereka" Naruto menyatukan kedua tangannya hinga api dikedua tangannya memebsar, dan mengelilingi tubuhnya dengan bentuk bola. Naruto mengakat api yang mengelilingi tubuhnya keatas.

[Karyuu no Koen]

DUAARRR!

Dengan rata sekumpulan Malaikat Jatuh yang ada dibawah Naruto mati masal, tanpa ada yang sisa satu pun.

"fufufu ternyata Naruto-kun juga sadis ya" guman Akeno dengan rona merah menghiasi pipi putihnya.

"Anata aku percaya kau pasti akan melindungi ku" batin Rias dengan rona dikedua pipinya,

Naruto segera turun dari udara, dan berjalan menghampiri Rias, dan Akeno yang menonaktifkan sihir perlindungannya.

"apa kalian tidak apa-apa?" Tanya Naruto pada Rias, dan Akeno.

"kami tidak apa-apa Anata" jawab Rias dengan senyum manis.

"ya kami tidak apa-apa Naruto-kun" jawab Akeno yang juga tersenyum manis. Naruto segera berlaik arah, dan menghadap kesebuah pohon-pohon.

"tersenyata masih ada yang tersisa ya" ucap Naruto menyeringai. Sebuah api emas muncul ditangan kanan Naruto, ketika tiga Malaikat Jatuh muncul dihadapannya. "sudah lama kita tidak bertemu, tapi saying kita menjadi musuh" lanjut Naruto.

"kali ini aku akan mengalahkan mu pirang" ucap Donaseek yang melemparkan sebuah tombak yang menyerupai trislua kepada Naruto, tapi dengan satu tangan Naruto berhasil menangkapnya.

"kau tidak pernah berjalar dari kesalahan ya gagak" ucap Naruti, menyerigai. Naruto menghilang dari tempatnya, dan kembali muncul didepan Donaseek. "kau akan mati dengan senjata mu sendiri" ucap Naruto.

CRAZ!

Tubuh Donaseek tertusuk oleh tombaknya sendiri ketika Naruto mengarahkan pada jantungnya.

"sialan kau pirang" itulah kata-kata terakhir yang diucapkan oleh Donaseek sembelum pergi meninggalkan bulu burung gagak.

Naruto membalikan badannya, dan melihat dua sosok Malaikat Jatuh dengan paras cantik.

"kalian tahu aku tidak akan melukai kalian Raynare, Mitelt" ucap Naruto dengan senyum. "dan aku tahu kenapa kalian melakukan semua ini" tambahnya. Raynare, dan Mitelt hanya menundukan wajahnya. "Raynare sebaiknya kau kedalam, dan selamatkan pangeran mu, sepertinya dia dalam bahaya" ucap Naruto dengan lembut.

"apa yang terjadi dengan Issei-kun?" Tanya Raynare dengan panik.

"entalahlah, tapi aku merasakan firasat buruk tentangnya" jawab Naruto, tanpa babibu lagi Raynare segera pergi kedalam gereja untuk menyusul Issei.

"Anata apa yang kau lakukan?" Tanya Rias tegas kepada Naruto. Naruto segera mengalihkan pandangannya ketika Rias bertanya.

"tenanglah Hime mereka bukan orang jahat, hanya saja mereka diperalat oleh seorang Malaikat Jatuh, yang ingin memulai perang" jawab Naruto dengan santai. "Hime apa kau masih mempunyai bidak pawn?" Tanya Naruo pada Rias.

"ya masih ada satu sisanya dipakai untuk menghidupkan Issei kembali" jawab Rias "Memang ada apa Anata kau menanyakan itu?" Tanya Rias pada Naruto.

"siapkan satu bidak pawn mu itu untuk Malaikat Jatuh yang bernama Raynare tadi" jawab Naruto santai. Naruto mengalihkan pandangannya kembali, dan kembali menatap Mitelt. "Mitlt-chan setelah ini semua berakhir kau akan ikut dengan ku" ucap Naruto.

"yang benar Naruto-kun?" Tanya Mitelt dengan gembira.

"tentu memang kapan aku pernah bohong dari mu" jawab Naruto singkat. Naruto membalik badannya dan berjalan kearah Rias.

"tenang saja Hime walaupun aku mendirikan Harem, kau yang akan menjadi Alphanya nanti" bisik Naruto ditelingga Rias, yang membuat Rias menahan nafasnya ketika meresakan hembusan nafas Naruto yang menggairahkan.

.

"ASIA" teriak Issei keras saat melihat tubuh Asia digantung salib oleh seorang Malaikat Jatuh yang diketahui adlah Kalawarner.

"aku mengerti apa yang ingin dia lakukan" ucap Kiba, menatap tajam Kalawarner yang bediri disebelah Asia.

"apa yang ingin dia lakukan?" Tanya Issei kepada Kiba dengan penasaran.

"mengambil Sacred Gear milik Asia, dan itu akan membuat Asia…." Kiba berhenti sejenak, dan melihat tubuh Asia yang sedang melakukan proses pengambilan Sacred Gear."mati" lanjutnya.

"tidak, tidak mungkin" Issei menjambak-jambak rambutnya frustasi. "hey gagak cepat lepasakan Asia" teriak Issei dengan marah.

"nanti akan lepaskan setelah ritualnya berakhir iblis rendahan" balas Kalawarner dengan seringai.

"AAaAKKKGGGGHHHHH"

"ASIA" teriak Issei saat melihat Asia berteriak dengan sangat keras, dan tubuhnya memancarkan sinar berwarna hijau. Saat sinar itu menghilang keluar sebuah cincin, dari dalam tubuh Asia.

Kawarner berjalan mendekati cincin yang melayang didepan Asia. Kalawarner segera mengambil cincin itu, dan memasangnya dijari-jarinya.

"setelah ini aku tidak akan terkalahkan" ucap Kalawarner, dengan seringai. Klawarner berjalan, dan melepaskan tubuh Asia yang digantung salib.

"sesuai perkataan ku, aku akan mengembalikan ini pada mu" ucap Kalawarner yang melemparkan tubuh Asia yang sudah tidak berdaya. Issei berlari, dan menakap tubuh Asia sbeleum tubuhnya jatuh.

"Asia bertahan lah, aku mohon bertahan lah" pinta Issei, dengan matanya yang sudah mulai berkaca-kaca.

"Issei-san terimakasih telah mau menjadi teman ku, aku harap nanti kita bisa bertemu lagi" ucap Asia dengan snyum, dan akhirnya menutup matanya.

"ASIAAAAA" teriak Issei dengn sangat keras. Issei segera bangun, dari duduk dan mengalihkan pandangannya. Issei menatap Kalawarner, tidak lebih tepatnya menatap tombak cahaya yang dilemparkan oleh Kalawarner yang mengarah padanya.

"sepertinya aku akan menyusul mu Asia" guman Issei tersenyum.

CRAZ!

Issei membulatkan matanya ketika melihat sosok gaids pertama yang mencuri hatinya menolongnya dari tombak cahaya tersebut.

"Yuma-chan" ucap Issei shok segera menghapiri sosok Malaikat Jatuh berambut hitam itu yang tergeletak.

"Yuma-chan ku mohon bertahan lah" pinta Issei yang meneteskan air mata dari kedua matanya.

"I-I-Issei-kun ja-jangan menangis kau i-ini la-laki-laki" ucap Raynare terbata-bata, dan menghapus air mata yang keluar dari kedua mata Issei. "a-aku mi-minta maaf telah me-membunuh mu waktu itu" ucap Raynare tersenyum. "ta-tapi wa-walaupun be-begitu aku te-tetap me-mencitai mu Issei-kun" lanjutnya. "I Love You Issei-kun" tambah Raynare, dan akhirnya menutup matanya, dengan senyum menghiasi wajah manisnya.

"YUMAAAA-CHAAANNN" teriak Issei.

"wah wah ternyata Raynare berhianat, dan dia telah jatuh cinta dengan seorang Iblis, mungkin itu pantas untuknya" ucap Kalawner dengan seringai. Issei yang tampak marah segera berdiri, dan menatap tajam Kalawner.

"kali ini aku akan membunuh Kalawarner" ucap Issei, dengan marah.

[BOST][BOST][BOST][BOST][BOST][BOST][BOST][BOST][BOST][BOST][BOST][BOST]

"MATI LAH KAU KALAWARNER" teriak Issei, yang tiba-tiba ada sebelah Kalawrner, dan mengayunkan tinju yang berlapis sarung tangan naganya.

DUAAAKKKKHHGG!

Kalawarner terpental jauh saat Issei memukulnya dengan sangat telak. Issei kembali berlari, kerarah Kalawarner, dan mencekiknya, dengan sangat keras.

"aku akan membunuh mu gagak berengsek" ucap Issei dengan amarah.

"a-apa ka-kau pi-pi-pikir i-i-ini akan me-membunuh ku" balas Kalawarner dengan seringai. Tiba-tiba ada sebuah tombak cahaya yang mengarah padanya. Dengan reflex yang bagus, atau hanya sekedar hoki Issei berhasil menghindari tombak cahaya itu.

"kau yang akan mati iblis ren-"

[Karyuu no Tekken]

DUAAAKKKKHHGG!

Sebelum menyelesaikan kata-katanya, Kalawner ternetal jauh ketika pukulan api emas mendarat dengan mulusnya di pipi Kalawarner.

"maaf kami terlambat Issei" ucap seorang yang sangat dikenal oleh Issei, dia adalah Rias Gremory, yang tampak terbang dengan sayap iblisnya, begitu juga dengan Akeno disebelahnya.

"sialan kalian" ucap Kalawarner segera berdiri.

"bukannya aku sudah pernah bilang, jangan pernah mencoba melukai teman-teman ku maka kematian lah hadiahnya untuknya" ucap Naruto tajam.

"hahaha kematian kata mu, sekarang aku telah melampaui mu Naruto-kun" balas Kalarner dengan sombong.

"kalau itu yang kau bilang, mari kita coba" ucap Naruto. Naruto segera mengambil posisi untuk melaukan sihirnya yang menurut mereka semua cukup aneh.

[Meteor]

WUUSSSHH!

Naruto bergerak bagian cahaya, dengan cahaya mengelilingi tubuhnya. Rias, dan para budaknya tampak shok, begitu juga dengan Kalawarner begitu Naruto menggunakan sihirnya.

"sihir macam apa itu?" guman Rias yang masih tampak shok.

"ce-ce-cepat sekali" batin Kiba melihat Naruto dengan tatapan kagum.

"bagaimana cara dia menggunakan itu?" guman Issei yang juga shok melihat Naruto.

Naruto yang bergerak bagian cahaya, melihat Kalawarner shok, dengan kesempatakn itu Naruto begerak ke Kalawarner, dan mengarahkan tinjunya.

DUUUAAAKKKHHH!

Kalawarner terpental jauh saat Naruto memukul dengan telak. Tapi Kalawaner segera bangun dari jatuhnya, dan menyeringai.

"kau pikir itu akan melukai ku?" sombong Kalawaner, dan dengan cepat tubuhnya berrengkarnasi sendiri.

TAP!

Naruto berhasil mendarat dengan sempurna didepan Rias, dan para budak-budaknya, yang mulai sadar dari shok masing-masing.

"kau pikir aku mengincar mu?" Tanya Naruto menyeringai.

TAP!TAP!TAP!TAP!TAP!TAP!TAP!

Sebuah lingkaran sihir berwarna emas muncul diatas mereka yang berjumlah tujuh pasang saling terhubung.

"sejak kapan Anata membuatnya?" guman Rias melihat lingkaran sihir itu, tapi beberapa detik kemudian Rias membulatkan matanya. "tidak mungkin, lingkaran sihir itu, tidak salah lagi" guman Rias shok. "kalian semua cepat menyikir jauh-jauh" perintah Rias pada budak-budaknya.

"ternyata kau mengetahui tentang sihir ini ya Hime" guman Naruto, segera menerapkan sebuah Handseal sihir.

"rasakan lah sihir dari tujuh bintang" guman Naruto mengakhiri Handseal sihirnya.

[Grand Chariot]

SRING!SRING!SRING!

Keluar jutaan, tidak bahkan ribuan tembakan cahaya dari ketujuh lingkaran sihir diatas mereka yang mengarah pada Kalawarner.

DUAR!DUAR!DUAR!

Ribuan tembakan cahaya berhasil mengenai Kalawaner dengan telak. Asap yang mengumpul mulai menipis, dan menyisakan tubuh Kalawarner, yang memiliki luka cukup parah.

"Boucho sebenar itu sihir apa?" Tanya Issei pensaran.

"itu adalah sihir yang telah melegenda, dan hanya dipunyai oleh salah satu Malaikat yang sudah punah akibat Great War dulu" jawab Rias yang masih melihat kejadian itu walaupun cukup jauh.

"siapa namanya, dan sihir jenis apa itu?" Tanya Issei yang semakin penasaran.

"aku tidak tahu, lebih baik kita tanyakan saja pada Naruto-kun nanti" jawab Rias.

Naruto yang berada tidak jauh dari Kalawarner berjalan mendekati Kalawarner yang sudah tergeletak tidak berdaya. Naruto sudah ada dihadapannya jongkok, dan mengambil cincing yang terpasang dijari Kalawarner.

Naruto yang sudah mengambil cincin dijari Kalawaner berjalan, mendekati Rias, dan para budaknya. Naruto melemparkan cincin ditangannya, dan ditangkap oleh Issei.

"kalau kau ingin menghidupkan Asia kembali, pasangkan itu dijari manisnya" jawab Naruto singkat, dan berniat pergi, tapi ditahan oleh Rias.

"bisa ikut kami Anata?" Tanya Rias manja, dengan merangkul tangan Naruto. Naruto mendengar itu hanya menghela nafasnya dengan pelan.

"baiklah" jawab Naruto dengan singkat.

.

Dirungan penelitian ilmu gaib, terdapat 6 orang yang sadar, dan 2 orang yang tergeletak pingsan dikasur.

"Anata aku ingin bertanya" ucap Rias yang duduk dihadapn Naruto.

"Tanya apa Hime?" Tanya Naruto pada Rias, dan meminum the yang ada dihadapannya. "the buatan mu memang selalu enak Akeno-hime" puji Naruto, dan membuat itu sukses membuat Akeno blushing.

"aku ingin beratanya tadi itu sihir jenis apa?, yang aku tahu itu adalah sihir salah satu Malaikat yang telah meleganda" Tanya Rias.

"itu adalah sihir Surgawi, sihir terkuat milik ras Malaikat, tapi sekarang sudah tidak ada yang bisa menggunakan sihir Surgawi, karna itu memerlukan control yang bagus, dalam membagi lingkaran sihir, dan mengeluarkan cahaya dari lingkaran sihir tersebut" jawab Naruto. Santai.

"lalu bagaimana kau bisa menggunakan itu?" Tanya Rias pada Naruto.

"bisa dibilang salah atu kemampuan ku dari lahir" jawab Naruto.

"terus apa kau tahu siapa yang menggunakan sihir melegenda itu Naruto-san?" Tanya seseorang yang dari diam, yang diketahui adalah Kiba.

"dia adalah seorang Malaikat yang tidak terkalahkan, bahkan dia yang menjadi tangan kanan tuhan selama hidupnya, tapi kehidupannya tidak sebaik yang kita fikirkan, kemampuan yang tidak terkalahkan miliknya, masih dapat ditandingi oleh salah satu phak dari ras Iblis, yaitu seseorang yang dijuluki dengan panggilan Satan, hingga mereka ditakdirkan bertemu untuk bertempur satu sama lain dalam Great War, mereka bertempur hingga 3-4 minggu tanpa istirahat, kedua kekuatan yang salik bertolak belakang milik mereka berhasil membuat dunia ini gempar, dan diambang penghancuran, tapi kedua orang itu mati dalam serangan terakhir mereka masing-masing" Naruto memberikan jeda bicaranya, untuk menggambil nafas.

"Malaikat yang memiliki kemampuan sihir Surgawi, dijuki The God Golden Fire karna kemampuannya sihir Surgawinya yang menyurapi api, tapi sebnarnya hanyalah cahya yang dapat membnuh iblis dengan mudah, dan Nama orang itu adalah"

"Jellal Fernandes"

.

.

.

TBC

Chapter ini muncul satu orang lagi dari Anime Fairy Tail, yaitu Jellal Fernandes, dan siapa kah orang yang dijuluki Satan itu?

Keterangan:

Maaf kemarin salah keterangan satiap kunai sihir Naruto hanya memerlukan 2% kekuatan sihirnya, tapi juga tergantung sihir tingkat berapa yang dugunakan, semakin banyak kunai yang dugunakan, semakin banyak kekuatan sihir yang diperlukan.

.

Mohon Review.

.

Chapter depan: Naruto and Jellal

.