"Ku dengar ada anak pertukaran pelajar dari jepang", ucap Sehun sambil memakan makan siang nya

"Benarkah?", Luhan saja tidak tahu perihal itu

"Kalau tidak salah namanya Kim Jongin"

Luhan berhenti menyuap makanan nya, semoga bukan Jongin yang ku kenal. Luhan menggeleng

"Luhann!", terdengar suara teriakan dari belakang tubuh Luhan, Luhan dan Sehun sama-sama melihat siapa yang memanggil Luhan dan oh—tolong, buang Luhan ke planet lain sekarang juga

"Wah, ternyata kau tidak pernah berubah, kau masih manis seperti dulu", ucap laki-laki berkulit tan itu dengan senyum yang mengiringi nya

.

.

Ohmydeer.

Proudly Present

Tittle : TOUCH

Pairing : Oh Sehun – Xi Luhan

Another : Wu Yifan (Kris) – Zhang Yixing (Lay) – Kim Min Seok (Xiumin) – Kim Jongin (Kai)

.

.

.

Special for HUNHAN BUBBLETEA COUPLE EVENT

.

.

.

Chapter 4

"Luhann!", terdengar suara teriakan riang dari belakang Sehun dan Luhan, sontak Sehun dan Luhan menghadap kebelakang untuk melihat orang itu. seorang pria berkulit tan, Lumayan tampan untuk ukuran pria seperti dia—tapi Sehun fikir, lebih tampan Sehun ketimbang pria kulit tan itu, rambutnya mempunyai poni yang dibuat keatas, tidak seperti Sehun yang berponi menutupi dahi. Orang itu mendekati meja dimana Sehun dan Luhan sedang menikmati makanan nya.

Dia berdiri di depan Luhan dengan senyuman nya, "Wah, ternyata kau tidak pernah berubah, kau masih manis seperti dulu",

Sehun menatap ekspresi Luhan, yang setengah tersenyum tapi dengan pandangan—kaget? Iya, mungkin Luhan kaget.

Sehun membuka mulut nya untuk berbicara, "Lu? dia siapa?"

Luhan dengan gugup menatap Sehun balik dan tersenyum canggung, "Teman", ucap Luhan singkat.

Orang itu mengulurkan tangan nya kearah Sehun, "Namaku Kim Jongin, anak pindahan dari Jepang"

"Oh Sehun", Sehun menerima uluran tangan nya dengan tatapan datar—seperti biasa—yang malah membuat Jongin menggernyit bingung. Apa orang ini tidak menyukai ku? bahkan kami baru bertemu—gumam Jongin dalam hati.

Luhan yang mengerti keadaan langsung membuka pembicaraan lagi, "Kenapa kau bisa pindah kemari Kai?"

Jongin—atau kita panggil saja Kai—langsung tersenyum lembut kearah Luhan (yang secara tidak langsung membuat orang lain yang ada disana—Sehun—langsung menatap tidak suka pada Kai) dan menjawab, "Ayah ku dosen disini, agar aku tetap bisa di pantau oleh nya jadi aku di pindahkan kemari"

Luhan meng-oh-kan ucapan Kai sambil mengangguk, "Aku baru tau paman Kim dosen disini hehe"

"Tentu, dia mengajar di kelas hukum, dan baru masuk kemari sebulan yang lalu. kau pasti belum bertemu dengan nya. aku akan menemani mu jika kau rindu pada ayah ku", Kai tersenyum lagi, kali ini dia duduk di meja makan kantin yang kosong agar memudahkan percakapan dengan Luhan.

"Omong-omong, apa aku mengganggu kalian?", Kai bertanya. Sehun diam saja sambil mengeluarkan ponsel dari dalam tas nya. malas sekali mendengarkan obrolan dua orang lain nya yang ada di samping nya. sebaiknya dia diam.

Sehun dapat melihat dari ujung matanya bahwa sesekali Luhan melirik dengan gugup kearah nya. dia biarkan saja, toh Luhan sedang asik 'reunian dadakan' dengan seorang teman lama. Sebaiknya dia diam saja.

15 menit berlalu dan setelah itu Kai pamit pada Luhan dan tersenyum ramah pada Sehun untuk pergi ke kelas selanjutnya. Setelah Kai pergi, barulah Sehun memasukkan ponsel nya kedalam tas. Lumayan juga dia diam selama 15 menit sambil memainkan permainan yang ada di ponsel nya dan dia sudah mencapai level tertinggi permainan itu.

Sehun langsung saja berdiri dari duduk nya, menyampirkan tas di bahu kanan nya. Luhan mengikuti Sehun yang pergi duluan setelah membayar makanan yang tadi mereka pesan—walau sempat mereka anggurkan—Luhan mencoba mengejar Sehun. setelah mereka berjalan berdampingan barulah Luhan bertanya.

"Kenapa diam saja?", tanya Luhan dengan wajah polos namun sedikit gugup nya

Sehun menoleh kearah Luhan dan tersenyum, "Tidak apa, aku hanya tidak ingin mengganggu percakapan kalian"

"Benarkah? kau bukan sedang marah kan?", dan dibalas anggukan dan senyuman oleh Sehun

"Omong-omong, dia siapa mu? kenapa dia mengucapkan 'aku akan menemani mu jika kau rindu pada ayah ku'? kalian pasti sangat dekat ya dulu?", tanya Sehun penasaran, karena ucapan Kai tadi terkesan kalau Luhan dan keluarga Kai sudah sangat dekat.

Luhan langsung mengubah mimik wajah nya, "Hmm begitulah"

Sehun mengangguk maklum, mungkin Luhan dan Kai dulunya sahabat dekat—pikirnya.

.

.

.

.

(Esok harinya.)

"Bagaimana hubungan mu dengan Luhan sunbae?", tanya Kyungsoo—teman sekelas nya, Sehun menoleh kearah Kyungsoo sambil sekalian melirik jawaban yang ada di soal pemberian mr. cho pada kelas mereka

"Baik, seperti biasa nya"

Kyungsoo mengangguk, "Oh iya, ku dengar anak pindahan dari jepang itu mantan kekasih nya di senior high school"

Sehun menggernyit sambil menatap Kyungsoo, "Siapa dengan siapa maksud mu?"

Kyungsoo memutar bola mata malas, "Luhan sunbae dan Kim Jongin"

Sehun langsung diam sambil menatap mata bulat Kyungsoo, mencoba mencari kebohongan. Kyungsoo itu jahil, siapa tahu saja dia hanya mengerjai Sehun, namun.. nihil, Kyungsoo sedang jujur.

"Tahu dari mana?", Sehun bertanya sambil pura-pura menulis—melanjutkan mengerjakan tugas nya.

"Aigooo… saat Jongin itu masuk ke dalam area kampus, berita itu langsung menyebar", balas Kyungsoo sambil menatap langit-langit kelas mereka. "Ckck Ternyata Luhan sunbae benar-benar pandai memilih kekasih ya. mantan nya saja tampan sekali", gumam Kyungsoo yang masih di dengar oleh Sehun

Entah apa namanya. Tapi Sehun merasa kepala nya pening sekarang. ughh—pantas saja Luhan terdengar dekat sekali dengan keluarga Kai—pikir Sehun.

"Hmm Hyung,", panggil Sehun pada Kyungsoo yang lahir hanya berbeda beberapa bulan dari nya

Kyungsoo menoleh pada Sehun, "Ya?"

"Bisakah aku minta tolong padamu untuk mencari tahu semua informasi tentang Kai?"

Kyungsoo mnggernyit. Tapi lima detik kemudian Kyungsoo tersenyum jahil, lalu mengacak rambut coklat Sehun, "Ahhh, kau cemburu ya?"

Sehun menghindari tangan Kyungsoo yang masih mengacak rambutnya, "Ishhh, bisa tidak?"

Kyungsoo menyilangkan kedua tangan nya di depan dada sambil berpose seperti sedang berfikir. Sehun yang gemas sendiri pada tingkah si Hyung bermata burung hantu itu akhirnya memukul pelan kepala Kyungsoo dengan gulungan buku tugas nya.

Tukk

Aww

Ringisan pelan terdengar di telinga Sehun, dan dia tersenyum jahil.

"Ya ya ya, akan aku cari tahu padamu", ucap Kyungsoo sambil masih mengusap kepala nya yang mungkin saja nantinya akan ada benjolan bekas pukulan gulungan buku tugas Sehun. huh.

.

.

.

.

Kali ini Sehun berniat pergi ke kelas Luhan untuk mengajak anak itu pergi ke kantin bersama, karena sehabis ini Sehun dan Luhan sama-sama tidak ada kelas, nanti setelah makan, Sehun berniat ingin mengajak Luhan pergi. entah kemana, mungkin ke taman bermain—akhir-akhir ini Luhan sangat suka berada di taman bermain yang ada di dekat kompleks rumah Sehun, biasanya Luhan akan bermain ayunan dan pasir bersama anak kecil di sekitar taman kompleks—atau mungkin mereka akan menghabiskan waktu di lotte world atau kedai bubble tea favorite mereka. ughh—memikirkan nya saja sudah membuat Oh Sehun senyum-senyum senang sendiri.

Baru saja dosen dari kelas Luhan keluar, Sehun baru ingin memasuki kelas Luhan sebelum dari jauh dia melihat seseorang tengah mendekat kearah Luhan. itu.. Kai 'kan?

Sehun bersembunyi di depan kelas Luhan. dia belum masuk, dia mengintip.

Suara mereka tidak terdengar dengan jelas. intinya yang dapat Sehun tangkap adalah 'makan', 'bermain', 'ke rumah ku' dan 'ku antar kau pulang'.

Apa Kai sedang mengajak Luhan-KU berkencan?—runtuk hati Sehun.

Sehun melihat Luhan menggeleng pelan. Apa Luhan menolak nya? haha rasakan itu kkanjong Kai.

Lalu, beberapa menit kemudian, Kai melambai di depan Luhan dan meninggalkan Luhan yang juga sedang membalas lambaian nya. Setelah Sehun memastikan semua nya, dia bersandar di depan pintu sembari menunggu Luhan keluar.

Detik selanjutnya, Luhan keluar tanpa menoleh. Sehun memanggil nya dengan keras, terlihat kalau Luhan kaget dengan teriakan Sehun. Luhan sampai hampir meloncat kekeke

"Astaga! Kau membuat jantungku turun ke perut Sehunie!", omel Luhan sambil berpout Lucu

Sehun tersenyum usil, "Tidak apa, aku akan menggantikan jantung mu dengan jantung ku kalau begitu"

Luhan berdecak, "Sejak kapan kau bsia bergombal? Ckck"

Mereka berjalan bersebelahan, dengan jarak yang tidak dekat juga, masih ingat kan kalau Luhan belum sepenuh nya suka di sentuh.

"Kenapa kau tidak bilang?", ucap Sehun yang membuat Luhan menoleh dengan wajah bingung, Sehun yang mengerti langsung berucap lagi, "Tentang Kai, dia mantan pacar mu, 'kan?"

Oh itu.. Luhan mengalihkan pandangan nya dari mata tajam Sehun dan mengangguk pelan, "Maaf. Aku hanya tidak ingin kau merasa tidak nyaman"

Sehun tersenyum, "Tidak apa, Ayo kita habiskan hari ini berdua", senyuman Sehun semakin lebar dan mereka pun berjalan dengan senyuman berdua. Tanpa disadari kalau sedari tadi ada yang mengupingi pembicaraan mereka,

"Ternyata sudah punya yang baru", ucapnya sambil menatap Luhan dan Sehun yang tengah berjalan beriringan

"Tidak baik mengupingi orang", ada balasan dari belakang. Orang yang sedari tadi sedang mengupingi Luhan dan Sehun pun menoleh ke belakang nya, ada seorang pria mungil bermata besar yang menatap nya dengan tatapan polos yang sayang nya sangat imut.

"Siapa kau?"

"Sahabat Sehun. jangan pernah coba-coba merebut Luhan dari Sehun! arra?!", balas si pria mata bulat sambil memasang wajah marah yang terlihat sangat imut nya.

Si-tukang-mengupingi hanya memutar bola mata malas, "Suka-suka ku", dan pergi setelah mengucapkan beberapa kata barusan. Si-mata-bulat hanya mendengus heran.

"Tenang Sehun, aku akan mengurusi anak satu ini. ah sial, seperti nya aku menyukai mantan Luhan sunbae yang satu itu", gumam Kyungsoo—si-mata-bulat—sambil menatap punggung Kai—si-tukang-mengupingi—yang semakin lama semakin menjauhi pandangan nya. lalu dia tersenyum dan beranjak pergi dari situ juga.

Mungkin akan ada cerita baru setelah ini.

Kita tunggu saja.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Tbc

.

.

.

Thanks to : junia . angel . 58, vidyafa11, Su Hoo, aas . jhgirl, Mybabydeer, Urushibara Puterrizme, Oh Zhiyulu Fujoshi, Beechanbaek, chacalock, ladywufan, imeyyteukmin, lulurara, ferina . refina, syakilashine, kaihunhan, husn.

Terimakasih banyak kepada kalian, mohon maaf kalo ada salah pengetikan kata. apabila ada nama yang belum disebutkan diatas mohon protes saja. saya juga tidak mau menjadi author yang nggatau pembaca nya hehe makasih buat silent readers yang makin lama makin banyak. Yeaayy karyaku ada yang baca wkwk tapi sih lebih enak kalo kalian review jg ya hehe

Q: itu luhan kok mau di sentuh sehun? apa gara-gara luhan yang mau?

A: iya, kalo di chap kemaren kan luhan minta di sentuh kekeke

Q: kenapa hunhan keliatan kaku banget?

A: kan dariawal cerita emg luhan udah ngga suka di sentuh, yah bayangin aja kalo dia ngga suka disentuh trus tiba-tiba ada yang menyentuh(?), kaku nya kerasa, karena ini terinspirasi dr temenku, trus temen ku sama pacar nya jg sering begitu. deket, tapi keliatan canggung walopun udah lama brg2 ^^ tapi semakin lama hunhan makin lengket kok hehe

Q: kai punya hubungan apa sama luhan?

A: coba liat keatas, udah ketebak belom? ^^

Q: kenapa org ke 3 nya kai? kris aja.

A: aku lebih suka kai jd org ke 3 masa wkwk kalo kris aku buat nya krg gimana gitu, kalo krishan aku lebih suka brothership nya. kalo kris dipasangin sm luhan agak gimana gitu, pengen pake xiumin tapi xiu dr awal udah jd sahabat luhan. chanyeol, aku krg feel jg, chen apalagi, suho juga krg. Makanya aku ambil kai dan aku lngsng bikin karakter kyungsoo disini^^

Review pleaseeeee ^^