Curhatan Anak SMP
© ChocoWhiteMuffin
Vocaloid Yamaha, Crypton Future Media, dsb.
Warning! Typo's, Klise, EYD aneh, Humor Garing
11. Upacara
"Untuk amanat dan pembukaan tahun ajaran baru serta pembukaan MOS, pasukan diistirahatkan." Teriak Meito sang pemimpin upacara.
"Selamat pagi-
1,5 jam kemudian
-dengan demikian tahun ajaran baru serta kegiatan MOS saya buka secara resmi"
PROK PROK PROK SUIT SUIT PROK PROK PROK
"Yeayy selesai horeeee!" suara sorak sorai mulai berkumandang di lapangan upacara.
"IO-kun, nanti kamu ke kantor guru." Hiyama Kiyoteru, guru matematika tiba tiba muncul di samping Hayama Kirio atau yang akrab dipanggil IO.
"Eh sensei...tadi saya bercanda kok. Yang lain juga teriak, masa saya doang."
"Tapi saya lihatnya cuman kamu yang teriak, pokoknya pulang sekolah nanti kamu ke kantor guru. Mengerti ?"
IO menoleh ke arah teman temannya. 'Kamfretoo' pekik IO dalam hati. Terlihat teman temannya pura pura alim.
"Iya sensei..." IO mengalah sajalah.
'Aisyah gak bisa dibeginiin' batin IO
IO atau Hayama Kirio, kelas 8-4. Tumbal kawan-kawannya.
12. Mentor Kelas
Rin berjalan dengan mantap ke kelas 7-1 yang akan dibimbingnya selama MOS berlangsung. Disusul Luka sebagai asistennya. Rin mengintip ke kelas 7-1. Tiba-tiba Rin berbalik ke arah Luka.
"Luka-chan, suruh Kaito aja yang jadi mentornya." Tutur Rin tiba-tiba.
"Loh kenapa ? bukannya lo pengen jadi mentor kelas 7-1 pas rapat bulan lalu ?"
"Ga jadi Luk, anak-anaknya lebih tinggi dari gue, serem. Yang ada gue yang dibully"
"….."
13. Tanda tangan
Nakajima Gumiya menghampiri salah satu kakak OSIS yang bernama Furukawa Miki. Ia berinisiatif meminta tanda tangan ke Furukawa Miki. Gumiya pun menghampiri Miki.
"Furukawa-senpai, boleh minta tanda tangan gak ?"
"Boleh, tapi kamu musti gombalin ketua OSIS kita yang rambutnya warna ungu diiket tinggi itu" ujar Miki sambil menunjuk Kamui Gakupo, sang ketua OSIS.
Gumiya dengan sigap menghampiri kakak berambut ungu yang di tunjuk Miki. Ia pun melancarkan serangan gombalnya.
"Kak, kakak tau gak bedanya kakak ama terong ?" Kamui Gakupo yang merupakan ketua OSIS yang baik pun menjawabnya.
"Gak tau, emang bedanya apa ?" Aduhh Gakupo deg-degan nih…
"Emm sebenernya bedanya gak banyak sih, kalo kan terong biasanya dijual di pasar atau supermarket, kalo kakak kan terong-terongan yang sering aku liat di taman lawang."
Miki tertawa ngakak, sambil memberi tanda tangan ke Gumiya. Sedangkan Gakupo pundung di pojokan.
'Hayati lelah…' batin Gakupo.
13. PBB
Rin menjadi komando baris berbaris untuk menggantikan Kaito yang menjadi mentor dadakan. Rin pun mengambil nafas untuk berteriak.
"ABA-ABA SAYA AMBIL ALIH" Wes, keren dah Rin.
Sementara para junior yang sudah membentuk barisan celingak celinguk. Meiko yang merupakan pengawas, berbaik hati mengecek seluruh keadaan barisan. Ia pun melintasi barisan yang dipimpin Rin.
"Kenapa kalian masih celingak celinguk hah !? Gak denger perintah tadi !?" Meiko memarahi mereka.
"Kita denger kok kak, tapi orangnya dimana sih kak ?" ucap seorang anak yang diketahui bernama Hibiki Leon yang diketahui sepupu Hibiki Liu dan dia cowok blasteran Inggris-Jepang, namun payah dalam bahasa Inggris entah mengapa. Ia mengatakan itu dengan gagah berani didepan Meiko.
"Turunin viewnya dikit dong dek…."
Kagami Rin, 14 tahun lebih 1 bulan, kelas 8-2, anak OSIS seksi olahraga, dinyatakan mengidap kekurangan kalsium.
15. Pernyataan
Yukio Yuuma, anak kelas 1-1, berdiri dengan gagah di hadapan Megurine Luka, sekretaris OSIS, kelas 2-1. "Jadi, ngapain lo manggil gue ke tengah lapangan futsal cuman buat panas-panas gini." ucap Luka dengan nada sinis padahal sebenernya kan dia pura-pura.
"Lo ngertikan gue sibuk banget, jadi cepetan deh!" Luka mulai meninggikan nadanya. Masih pura-pura.
"Emm, sebenernya aku pengen ngelaksanain tantangan dari Kaito-senpai, jadi Luka-senpai se-sebenrnya aku… se-sebenernya GUE SUKA AMA LO LUKA!" teriak Yuuma di tengah lapangan. Banyak orang mulai menotis keberadaan mereka dan mulai kepo.
"Itu beneran apa boongan ?"
"Eh, y-ya beneran lah." Yuuma blushing akut.
"Sebenernya gue juga suka lo dari pertama ngeliat lo di upacara pembukaan MOS." Ungkap Luka yang warna wajahnya sudah sama seperti tomat segar.
"Eh eh ja-jadi… kita pacaran nih ?"
"Umm…"
CIEEE CIEEE YUUMA LUKAA CIEE CIEE
Sontak sorak-sorai mulai membahana. Pasangan baru ini hanya bisa terdiam. Yuuma pun menggandeng tangan Luka dan membawanya ke pinggir untuk lari. Di pinggir lapangan, seseorang sedang meremat pagar pembatas yang berbentuk jaring-jaring, terbuat dari besi.
"KENAPA DITERIMA LUKA-CHANNN" teriakan membahana dari Kamui Gakupo, sang ketua OSIS teladan.
Kamu yang sabar ya Gakupo...
Pojok Author :
Hai ada yang kangen ama Choco gakk~ ga ada ? oke #plakk Choco mau bales review dulu yaa
Ni-san :
Wah makasih banget ni-san-kun. Choco seneng ada yang suka sama cerita Choco. Terima kasih ni-san-kun atas reviewnya, baca terus ya fic ini :)
Rito :
Waduh sebenernya Choco gak suka dangdut sih, cuman itu sarapan Choco ama temen-temen Choco di sekolah wakakaka ;) Choco gak percaya Rito-san gak punya pengalaman lucu /digampar. Kok pengalamannya sama kayak Choco sih :-D cuman komik Choco gak disita, temen-temen Choco hanya heboh dan ikutan baca. Maklum kelas hentai wkwkwkwk :-D pernah sekali di ambil guru tapi pas istirahat Choco colong lagi komiknya wahahaha :-D /digampar. Makasih udah bilang keren nanti idenya coba Choco pikirkan dan disulap menjadi cerita. Tetep baca fic ini ya sekalian review juga boleh ;). Terimakasih Rito-kun.
Choco naik kelass BANZAI! Choco juga ngerasain jadi mentor kelas BANZAI!. Sudah segitu aja. Kolom review selalu terbuka untuk kalian semua. Terimakasih telah mampir. Dan terimakasih yang telah mem-fave, mom-follow dan me-review fic ini, Choco cinta kaliannn!
Sign,
ChocoWhiteMuffin
