Title : PAST

Main Cast :

- Lee Sungmin

- Cho Kyuhyun

and another support cast

Main Pair : Crack!Kyumin

Genre : BL / Romance / Hurt / Comfort / Angst

Rating : T

Length : Chaptered – prekuel Waiting, Still Waiting

Author : Matsuo Kumiko


"Kyu!"

Kualihkan pandanganku dari langit malam. Tampak seorang namja imut berlari ke arahku. Di tangannya terdapat dua jagung bakar.

"Untukmu!" ujar namja imut itu sembari memberikan salah satu jagung bakar itu kepadaku.

Kuambil jagung bakar itu dan mulai memakannya. Namja itu duduk di sebelahku.

"Bagaimana rasanya?" tanya namja itu.

"Enak, kok. Siapa yang membakarnya?" tanyaku.

Sebuah senyum merekah di wajahnya.

"Tentu! Aku yang membakar jagung itu khusus untukmu"

"Mwo? Benarkah?"

Kutatap namja itu dengan wajah tidak percaya. Namja itu balas menatapku. Ia menganggukkan kepalanya, senyuman masih merekah di wajahnya. Kukecup pipinya lembut.

"Gomawo, Minnie"

"Ne"

"Minnie, besok kita kembali ya?" tanyaku.

"Ne. Waeyo?"

"Ani"

Kami kembali terdiam, menikmati langit malam yang begitu indah.

"Minnie" panggilku.

"Waeyo?"

"Apakah kau mau datang ke sini lagi?"

"Kapan?" tanya Sungmin hyung.

"Suatu hari nanti"

"Ne, aku mau" ujar Sungmin hyung sembari tersenyum manis ke arahku.

"Tapi hanya berdua"

"B-berdua?"

"Ne. Hanya aku dan kau" ujarku.

"Hm… Baiklah. Tapi kau harus berjanji untuk datang lagi ke sini bersamaku" ujar Sungmin hyung.

"Ne, aku berjanji. Suatu saat kita akan ke pantai ini lagi berdua" janjiku.

Sungmin hyung meletakkan jagung bakarnya yang sudah habis. Ia memelukku erat.

"Kau harus menepati janjimu, Kyu. Jika tidak aku akan merasa sangat kecewa" ujar Sungmin hyung.

Kupeluk tubuh mungil Sungmin hyung. Kuelus kepalanya lembut.

"Aku akan menepati janjiku, Minnie. Aku tidak akan membuatmu kecewa" ujarku pelan.

Sungmin hyung membenamkan wajahnya di dadaku. Ia memelukku semakin erat.

"Kyu, kau wangi"

"Tentu saja"

Aku terkekeh pelan.

"Kyu, aku ngantuk"

"Arasseo. Lebih baik kita kembali ke hotel sekarang"

Kulepas pelukanku dari tubuh Sungmin hyung. Kukecup pipinya. Lalu kugendong tubuhnya.

"Kyu~"

Sungmin hyung melingkarkan lengannya di sekeliling leherku.

"Tidurlah. Aku akan menggendongmu"


Kurebahkan tubuh mungil namja yang tengah terlelap. Kukecup keningnya.

"Jal jayo, Minnie"

Kurebahkan tubuhku di samping tubuh Sungmin hyung. Kupeluk tubuh Sungmin hyung yang terlelap.

"Selamat tidur"

Kupejamkan mataku, mencoba untuk tidur. Tiba-tiba kurasakan sesuatu bergerak dalam pelukanku. Kubuka mataku. Sungmin hyung merapatkan tubuhnya ke tubuhku.

"Kyu~"

"Kyu, saranghaeyo" igau Sungmin hyung pelan.

Kulepaskan pelukanku. Kulihat wajah Sungmin hyung. Sebuah senyuman merekah di wajahnya. Kukecup bibirnya.

"Ahn…"

Terdengar desahan Sungmin hyung saat aku melepaskan ciumanku.

"Nado saranghaeyo, Minnie" bisikku tepat di telinga Sungmin hyung.

Aku kembali memeluk tubuh Sungmin hyung. Kupejamkan mataku. Tak beberapa lama, aku sudah masuk ke alam mimpi.


"Kyu~"

"Wae, Minnie?"

"Aku mau kerang. Ayo kita cari kerang!"

Sungmin hyung memandangku dengan wajah memelas. Membuatnya terlihat semakin imut dan menggemaskan.

"Kita kan sudah mau pulang" ujarku.

"Tapi aku mau kerang" rajuk Sungmin hyung.

"Memangnya untuk apa?"

"Kenang-kenangan. Mau ya, Kyu?"

Sungmin hyung menarik-narik lengan bajuku.

"Hyung! Sama aku saja"

Kubalikkan tubuhku. Begitu juga Sungmin hyung. Tampak Eunhyuk hyung yang tengah tersenyum lebar. Di belakangnya berdiri Donghae hyung yang sedang memeluk Eunhyuk hyung dari belakang.

"Ne, sama kami saja" ujar Donghae hyung.

Sungmin tersenyum.

"Kalian juga mau mencari kerang?"

"Ne" ujar Donghae hyung.

"Kami bahkan sudah memiliki beberapa" ujar Eunhyuk hyung sembari mengeluarkan sesuatu dari saku celananya.

Eunhyuk hyung mengeluarkan tangannya dari saku celana dan membuka telapak tangannya. Terdapat beberapa kerang di sana.

"Mwo? Kalian sudah mendapat sebanyak ini?" tanya Sungmin hyung takjud.

"Hanya ada 8, hyung. Lagipula Hae membantuku mencarinya semalam"

Eunhyuk hyung memutar kepalanya sedikit. Ia mencium pipi Donghae hyung sebentar. Membuat namjachingu-nya semakin tersenyum lebar.

"Kyu, aku juga mau"

Sungmin hyung kembali merajuk.

"Hyung! Aku juga mau ikut!"

Ryeowook hyung dan Yesung hyung berlari ke arah kami.

"H-hyu-hyung…" ujar Ryeowook terputus-putus.

Ia memegang lututnya menarik napas, mengisi kembali persediaan oksigennya.

"Wae, Wookie? Yesung hyung?"

Yesung hyung kini sudah berdiri di samping Ryeowook hyung. Ia mengelus punggung Ryeowook hyung lembut.

"My Wookie juga mau kerang. Jadi kami ikut mencari kerang" jelas Yesung hyung.

"Ne, hyung. Aku juga ikut mencari, ya?" tanya Ryeowook hyung dengan wajah memelas.

Sungmin hyung memeluk Ryeowook hyung.

"Kyaa! Wookie, kau sungguh imut" seru Sungmin hyung.

Aku segera memisahkan Sungmin hyung dan Ryeowook hyung. Begitu pula Yesung hyung. Kupeluk Sungmin hyung dalam pelukanku. Yesung hyung segera membawa Ryeowook hyung menjauhi Sungmin hyung.

"Kyu, waeyo?"

"Minnie, mulai sekarang kau tidak boleh memeluk Wookie hyung lagi, arasseo?" ujarku.

"Ne. Wookie, kau juga tidak boleh memeluk Minnie lagi" ujar Yesung hyung.

"Wae? Memangnya kenapa, Kyu?" tanya Sungmin hyung.

"Memangnya kenapa, hyung?" tanya Ryeowook hyung.

"Sudahlah, tidak usah dibahas. Ayo kita segera mencari kerang" ujarku sembari menggenggam tangan Sungmin hyung erat.

"Hyung, itu karena Kyuhyun cemburu" ujar Eunhyuk hyung.

"Ne. Yesung hyung cemburu, Wookie" ujar Donghae hyung.

Aku melihat ke arah kedua hyung-ku itu, namun mereka sudah berlari menjauh. Yesung hyung berlari mengejar Eunhyuk hyung dan Donghae hyung, tak lupa menggendong Ryeowook hyung agar Ryeowook hyung tidak lelah berlari.

"Ya! Tunggu kalian berdua!" seru Yesung hyung.

"Ayo, Kyu. Kita mencari kerang juga"

Sungmin hyung menarik tanganku. Kami berlari ke arah pantai dan segera mencari kerang.


Normal POV

Semua member Super Junior duduk terlelap di bangku masing-masing, namun ada 2 orang masih terbangun. Leeteuk. Kang-In. Kedua namja itu berdiri dari kursi mereka yang bersebelahan dan berjalan di lorong bisa sembari melihat 'anak-anak' mereka yang terlelap.

Hankyung dan Heechul yang duduk bersebelahan, tertidur dengan posisi kepala Heechul bersandar pada pundak Hankyung dan tangan Hankyung memeluk pinggang Heechul erat. Salah satu kaki Hankyung berada di antara kaki Heechul. Ia menjadikan kaki Hankyung sebagai pengganti guling.

Ryeowook terlelap di pangkuan Yesung. Kepala Ryeowook berada di paha Yesung, sedangkan kedua kakinya tertekuk di kursi. Yesung tertidur dengan bantal kura-kura dipelukannya.

Shindong tidur sendiri. Dipelukannya terdapat sebungkus keripik kentang. Di samping kursinya yang kosong terdapat berbagai macam makanan ringan dan beberapa botol minuman.

Eunhyuk dan Donghae tidur berdua. Mereka tertidur dengan posisi saling memeluk satu sama lain. Tangan Donghae berada di pinggang Eunhyuk, sedangkan tangan Eunhyuk melingkar di sekeliling leher Donghae. Kedua pipi namja itu bersentuhan satu sama lain.

Siwon dan Kibum. Kedua namja itu tidur dengan normal. Siwon menyandar pada kaca yang berada di sebelahnya. Kibum menyandarkan kepalanya pada pundak Siwon.

Kyuhyun tertidur menyadar di kaca. Sungmin menyandarkan kepalanya di bahu Kyuhyun. Tangan kedua-nya saling tergenggam. Di wajah mereka merekah sebuah senyum kebahagiaan.

"Mereka sudah besar"

"Mwo?" tanya Kang-In.

"Mereka semua sudah besar" ujar Leeteuk pelan.

"Mereka memang sudah besar, chagi"

"Aku tau. Tapi bukan itu yang kumaksud. Maksudku–"

"Ne, aku mengerti. Maksudmu, mereka sudah dewasa. Mereka sudah memiliki pasangan" jelas Kang-In.

Kang-In merangkul lengan Leeteuk. Mereka berjalan kembali ke arah kursi mereka dan duduk di sana.

"Hyung, tidurlah"

Kang-In mencium dahi Leeteuk lembut. Leeteuk bersandar pada pundak Kang-In. Ia memejamkan kedua matanya, berusaha untuk tidur. Kang-In mengusap kepala Leeteuk lembut.

"Chagi, jal jayo"

Kang-In memejamkan kedua matanya, menyusul teman-temannya di alam mimpi.


Beberapa hari kemudian

Seorang namja berpiyama pink bangun dari ranjangnya. Ia mengambil boneka bunny pink yang berada di sebelah bantal. Lalu berjalan keluar kamar. Ia berjalan menyusuri lorong dorm yang sudah gelap dan sepi. Saat memasuki sebuah ruangan, nampak seorang namja duduk di sana. Di tangannya terdapat stik PS. Namja itu sibuk bermain game hingga tidak menyadari seseorang datang menghampirinya.

"Kyu~"

Namja yang tengah bermain PS itu mengalihkan pandangannya. Saat melihat namja yang tengah memeluk bunny pink itu, ia segera berhenti bermain game dan menatap namja berpiyama pink.

"Wae, Minnie?"

"Tidak bisa tidur~" ujar Sungmin dengan wajah memelas.

Sungmin menggembungkan kedua pipinya dan mengerucutkan bibirnya.

"Kau ingin aku menemanimu?" tanya Kyuhyun lembut.

Sungmin tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Kyuhyun ikut tersenyum. Ia segera mematikan PS yang tengah dimainkannya dan membereskannya kembali. Sungmin menunggu Kyuhyun dengan memainkan bunny pink yang berada di pelukannya.

"Nah, sudah beres. Minnie, sekarang ayo kita tidur!" ujar Kyuhyun.

"Hoam~ Ayo, Kyu"

Kyuhyun berjalan ke arah Sungmin. Ia menggendong tubuh Sungmin ala bridal style.

"K-kyu…"

"Lingkarkan lenganmu di leherku. Aku tidak ingin kau jatuh," ujar Kyuhyun.

Sungmin segera melingkarkan tangan kiri-nya di leher Kyuhyun, sedangkan tangan kanan-nya memegang bunny pink yang dibawanya.

Kyuhyun berjalan menyusuri lorong. Setiba di depan kamar, Kyuhyun menendang pintu hingga terbuka dan menutupnya menggunakan kakinya. Ia merebahkan tubuh Sungmin di ranjang pink dan memakaikan selimutnya.

"Kyu…"

Kyuhyun menatap namja mungil yang tengah berbaring.

"Wae?"

Sungmin menggeser tubuhnya sedikit, sehingga masih terdapat space di ranjang itu.

"Tidur denganku" ujar Sungmin.

Wajah Sungmin memerah, membuat Kyuhyun terkekeh pelan.

"Kau yakin?"

"Ne"

"Jika aku tidur denganmu, mungkin aku akan memelukmu semalaman dan tidak akan kubiarkan kau lepas dari pelukanku" ujar Kyuhyun.

"Gwenchana"

Kyuhyun segera berbaring di sebelah Sungmin dan memeluk tubuh namja mungil itu.

"Kyu, kau hangat" ujar Sungmin.

"Kau juga, Minnie. Tidurlah. Besok kita harus segera bangun karena ada show"

Sungmin mengangguk lemah dan memejamkan matanya. Ia memeluk Kyuhyun semakin erat dan bersandar di dada Kyuhyun.

"Saranghaeyo" bisik Kyuhyun.

Kyuhyu memejamkan matanya.

"Nado saranghaeyo"

Sebuah senyuman merekah di wajah Kyuhyun.

"Jal jayo"


TBC


Annyeong :D

FF ini akan aku lanjutin ampe chap terakhir, kok ;)

Yah, terima kasih krn udah mau review

Dan terima kasih kpd siders yg udah mau baca FF ini

Kalo boleh jujur, aku kecewa

Tp itu pilihan kalian, aku sih ikutin aja :D

Tp kalo mau cepet di-update, aku mohon reviewnya

Aku ga maksud nyogok lowh ;)


Balesan review :

- Ladyming : ne, aku jg berharap mereka cepet balik. tp itu pilihan mereka :) khekeke... gomawo

- JoYoungminnie : ne, ini emank FF lama, udah sejak tahun lalu xD Aku emank ga suka mereka, yah dgn bbrp faktor pendukung. ga mungkin donk aku ga suka tanpa alasan? Aku sih lumayan suka boyfriend, tp susah cari FF Boyfriend di sini (TT^TT) jadi jarang baca... gomawo

- Hyeri : khekekeke... kan Minnie itu berprofesi sbg cenayang jg#plak Gomawo atas reviewnya :D

- Han-RJ : ne, ini masih masa manisnya cinta Kyumin. Alasannya ada di chap mendatang, tp aku lupa chap brp#plak Gomawo :D

- Lee DeMin : wah, ga bisa tuh chingu kalo semuanya hidup. kan kyumin udah berbahagia di alam sana. wkwkwkk... boleh jg tuh kalo yg meninggal itu coman mimpi, tp ga seru donk chingu =.= masa aku mesti bikin sekuelnya Still Waiting? Jdi harus buat sekuelnya sekuel Still Waiting *bahasanya ribet* Khekeke... Udah lanjut chingu

- Males Login : khekekeke... gomawo atas reviewnya chingu

- Leeyasmn : yah, bkn firasat sih... itu coman mimpi :D Khekeke... Kyu selingkuhnya di chap ke... mianhae, aku lupa =.= #plak Gomawo

- cho sarie : wah, reader baru yah di FFn? Annyeong ^^ Gomawo, chingu. Semoga betah di sini...

- SparKyuAlan : Ini chap 3'nya chingu :D Kalo chingu mau tau, chingu bisa baca FF Waiting abis itu FF Still Waiting #promosi Gomawo atas reviewnya chingu


Gomawo buat semua yg udah mau review :)

Bersediakah ntk memberi review lg?