Title : PAST
Main Cast :
- Lee Sungmin
- Cho Kyuhyun
and another support cast
Main Pair : Crack!Kyumin
Genre : BL / Romance / Hurt / Comfort / Angst
Rating : T
Length : Chaptered – prekuel Waiting, Still Waiting
Author : Matsuo Kumiko
Sudah sebulan semenjak Sungmin hyung benar-benar menjadi milikku. Setelah apa yang kulakukan pada Sungmin hyung, benar saja ia tidak berjalan dengan benar selama 1 minggu. Itu membuat hyungduel marah padaku dan menghukumku. Alasannya, karena hal itu Sungmin hyung tidak bisa dance di atas panggung dan hanya bisa duduk saat bernyanyi.
"Kyu~"
"Hah?"
Aku tersentak dari lamunanku. Sungmin hyung beringsut mendekatiku. Ia menyandarkan kepala-nya di bahuku. Tangannya mulai memainkan jari-jari tanganku.
"Kyu, kau ingat besok hari apa?"
"Besok? Hm… Hari anniversary?" tebakku.
"Ne, hari anniversary kita yang pertama"
Tanpa sadar aku tersenyum. Ya, besok adalah hari peringatan jadian kami setelah 1 tahun aku dan Sungmin hyung berpacaran. Tidak terasa waktu bergulir begitu cepat. 1 tahun terasa begitu cepat dan singkat.
"Kyu, besok kau ingin kuberi apa?"
"Entahlah, Minnie. Kau ada di sisi-ku saja sudah cukup bagiku. Kau tidak perlu memberikanku apa-apa"
"Tapi aku ingin memberikanmu sesuatu" ujar Sungmin hyung.
Kuelus rambut Sungmin hyung lembut.
"Aku tidak membutuhkan apa-apa, Minnie. Aku sudah memiliki semuanya. Kebahagiaan, kekayaan, keluarga, ketampanan, dan yang terutama aku sudah memilikimu di sisi-ku" ujarku.
Sungmin hyung melingkarkan tangannya di lenganku erat.
"Benarkah, Kyu? Tidak adakah sesuatu yang bisa aku berikan untukmu?"
"Ada. Ada 2 hal yang bisa kau berikan untukku, Minnie"
"Apa? Apa yang bisa kuberikan? Katakan, Kyu" ujar Sungmin hyung sembari menarik lengan bajuku.
Kutatap Sungmin hyung yang menatapku dengan wajah memelas. Aish~ Wajahnya imut sekali.
"Seperti yang tadi kukatakan. Ada 2 hal, Minnie. Yang pertama, cintailah aku. Jangan mencintai orang lain selain diriku. Apa pun yang terjadi, kau hanya boleh mencintaiku. Dan yang kedua, selalu berada di sisiku. Jangan pernah pergi dariku. Jangan tinggalkan aku sendiri. Jangan berpaling dariku. Meski kau menyukai orang lain selain diriku, tetaplah di sisiku" jelasku panjang lebar.
Sungmin hyung memajukan tubuhnya dan mengecup bibirku sekilas. Hanya sekilas.
"Aku berjanji, Cho Kyuhyun. Aku akan selalu mencintaimu dan berada di sisimu. Jika suatu saat nanti kau tak lagi mencintaiku, aku akan menunggu. Aku akan selalu menunggumu"
"Jangan bicara seperti itu. Aku tidak akan meninggalkanmu, Minnie. Aku tidak akan membiarkanmu menungguku, karena aku tidak akan membuatmu menunggu"
"Ya, aku tau" ujar Sungmin hyung.
"Kyu"
"Wae, Minnie?"
"Tapi kau juga harus berjanji" ujar Sungmin hyung.
"Janji?"
"Ne. Kau akan selalu mencintaiku dan berada di sisiku. Kau harus berjanji Cho Kyuhyun"
Kuangkat tubuh mungil namja-chingu-ku yang manis. Kududukkan tubuhnya dipangkuanku, menghadap ke arahku.
"Aku, Cho Kyuhyun berjanji akan selalu mencintai Lee Sungmin dan aku akan selalu berada di sisimu"
Sungmin hyung mendekatkan bibir merahnya ke telingaku. Bisa kurasakan nafasnya di tengkuk-ku, membuatku terbuai.
"Kau harus memegang janji-mu, Cho Kyuhyun. Atau aku akan sangat kecewa padamu"
Hari ini tepat hari anniversary-ku dengan Sungmin hyung yang pertama. Kami tidak berniat untuk membuat pesta. Yang pasti, hari ini aku ingin bermanja dan dimanja olehnya. Aku ingin Sungmin hyung berada di sisiku seharian dan tak akan kubiarkan hyungduel memisahkanku dengan Sungmin hyung. Sungmin hyung milikku! Hanya milikku! Tidak akan kubiarkan hyungduel atau pun orang lain menyentuhnya apalagi menyakitinya.
"Minnie~" ujarku manja.
Sungmin hyung menatapku, begitu juga para hyungdeul yang berkumpul di ruang tengah. Kami sedang berkumpul di ruang tengah, kecuali Siwon hyung, Kibum hyung, Eunhyuk hyung, Leeteuk hyung, Kang-In hyung, dan Donghae hyung. Siwon hyung dan Kibum hyung sedang sibuk syuting drama terbaru mereka. Ya, mereka bermain di film yang sama. Leeteuk hyung dan Eunhyuk hyung sedang siaran radio Sukira. Sedangkan Donghae hyung dan Kang-In hyung ikut namja-chingu mereka. Menurut yang kudengar, Kang-In hyung dan Donghae hyung cemburu karena Leeteuk hyung dan Eunhyuk hyung sangat dekat. Jadi mereka ikut siaran radio agar bisa memantau namja-chingu mereka.
"Wae, Kyu?"
"Bolehkah aku tidur dipangkuanmu?" tanyaku dengan wajah memelas.
Kulihat hyungduel hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkahku yang kelewat manja.
"Tentu, Kyu"
Sungmin hyung merapatkan kedua kakinya. Ia menepuk paha-nya lembut.
"Tidurlah di sini"
Kudorong Yesung hyung dan Ryeowook hyung yang duduk di sofa agar memberi space untuk kaki-ku yang panjang. Yesung hyung dan Ryeowook hyung yang terusir dari sofa segera duduk di lantai bersama Shindong hyung, Heechul hyung, dan Hankyung hyung. Kurebahkan tubuhku di sofa dan meletakkan kepalaku di atas pangkuan Sungmin hyung. Sungmin hyung mengelus kepalaku lembut.
"Ya, Magnae! Hari ini kau menjijikan sekali" ujar Heechul hyung.
"Menjijikan? Enak saja. Aku hanya bersikap manja pada Minnie. Memangnya itu salah?"
"Tapi sikap manja-mu itu membuatku jijik"
"Bilang saja hyung iri karena Hankyung hyung tidak pernah bermanja-manja pada hyung" ujarku.
"Maaf saja, tapi aku tidak membutuhkan namja-chingu yang manja sepertimu. Hannie selalu memanjakanku. Ia bisa memasak, tidak sepertimu yang memasak ramen saja tidak bisa"
Saat aku ingin membalas ucapan Heechul hyung, tiba-tiba sebuah tangan mendekap mulutku. Lalu kurasakan nafas seseorang tepat di telingaku.
"Kyu, diamlah. Jangan mencari masalah, arasseo?" bisik Sungmin hyung lembut.
Kuanggukkan kepalaku pelan. Sungmin hyung segera menjauh dari telingaku dan melepas dekapan mulutku. Ia kembali mengelus kepalaku lembut.
"Anak pintar"
"Kyuhyunnie, kenapa hari ini kau manja sekali pada Minnie hyung?" tanya Ryeowook hyung.
"Aku hanya ingin bermanja-manja pada Minnie-ku. Apakah tidak boleh?"
"Ani. Hanya saja cara-mu bermanja-manja pada Minnie hyung terlalu…"
"Biar saja, memangnya aku peduli?"
"Kyu…" ujar Sungmin hyung.
"Ne ne"
Kugulingkan tubuhku, memunggungi TV. Kulingkarkan lenganku di pinggang Sungmin hyung dan kubenamkan wajahku di sana.
"Gwenchanayo, Kyu?" tanya Sungmin hyung.
"Gwenchana, Minnie. Aku sedang malas menonton TV"
"Kalau begitu kita di kamar saja"
Aku segera bangun dari posisi-ku. Kudorong hyungduel agar memberi jalan untukku dan Sungmin hyung. Kugenggam tangan Sungmin hyung erat.
"Ayo, Minnie"
Kami berjalan meninggalkan hyungdeul yang bergumam kesal ke arah kami, tepatnya ke arahku.
"Dasar magnae tidak sopan!"
"Magnae kurang ajar!"
"Semuanya kumpul di ruang tengah sekarang!"
Aku dan Sungmin hyung segera beranjak keluar kamar. Sesampai di ruang tengah, aku segera duduk di sofa. Sungmin hyung duduk di sampingku. Tak beberapa lama, semua sudah berkumpul di ruang tengah. Leeteuk hyung, Eunhyuk hyung, Donghae hyung, Kang-In hyung, Siwon hyung, dan Kibum hyung juga sudah berkumpul di ruang tengah.
"Aku akan mengumumkan sesuatu. Mulai hari ini, akan dibuat sub-group baru. Yaitu Super Junior Mandarin. Anggotanya adalah Hankyung-sshi, Donghae-sshi, Siwon-sshi, Ryeowook-sshi, dan Kyuhyun-sshi. Kalian akan berkerjasama dengan 2 orang namja yang telah terpilih" jelas Lee Soo Man-sshi, pemilik SMEntertaiment.
"Zhou Mi, Henry, kalian bisa masuk"
Semua mata yang tadi-nya menatap Lee Soo Man-sshi, segera dialihkan ke arah pintu dorm yang terbuka. Tampak 2 orang namja. Yang pertama berkulit putih, berambut coklat, dan pipi-nya chubby. Sedangkan yang satu lagi berambut merah terang dan tubuhnya tinggi. Hanya itu yang bisa aku deskripsikan. Ah! Kedua namja itu tentu saja tampan, tapi aku lebih tampan dari mereka. Minnie-ku juga lebih manis dari namja berpipi chubby itu.
"Mereka juga akan bergabung dalam Super Junior Mandarin. Ini Henry" ujar Lee Soo Man-sshi sembari menunjuk namja berambut coklat dan berpipi chubby.
"Sedangkan ini Zhou Mi" ujar Lee Soo Man-sshi sembari menunjuk namja berambut merah terang.
Sungmin hyung yang duduk di sebelahku berdiri dan berjalan ke arah Henry. Begitu juga dengan Ryeowook hyung. Mereka lalu memeluk Henry.
"Mochi! Sudah lama tidak bertemu" ujar Ryeowook hyung.
"Mochi, ke mana saja kau selama ini? Mengapa tidak memberi kabar pada kami?" tanya Sungmin hyung.
Aku beranjak dari dudukku dan berjalan menghampiri Sungmin hyung yang masih memeluk Henry. Kulepas pelukan itu dan kupeluk Sungmin hyung.
"Kyu?"
Namja bernama Zhou Mi dan Henry, serta Lee Soo Man-sshi menatapku bingung. Sedangkan hyungduel hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala melihat tingkahku.
"Henry~ah. Dia adalah Cho Kyuhyun. Anggota Super Junior ke 13. Kyuhyun, dia adalah Henry Lau. Biasa dipanggil Mochi. Sebelum kau masuk Super Junior, Henry pernah direkrut untuk menjadi anggota ke-13. Ia sangat pandai bermain biola" jelas Leeteuk hyung.
"Mwo?"
"Henry imnida" ujar namja itu sembari mengulurkan tangannya padaku.
"Cho Kyuhyun imnida" ujarku sembari membalas uluran tangannya.
"Zhou Mi, perkenalkan. Itu adalah Jung Soo-sshi, biasa di panggil Leeteuk. Ia adalah leader Super Junior. Lalu itu adalah Heechul. Itu Young woon biasa dipanggil Kang-In, Shindong, Jong woon biasa dipanggil Yesung, dan Siwon. Yang di sana Hyukjae atau Eunhyuk, Donghae, Kibum, dan Hankyung. Ini Sungmin, Ryeowook, dan Kyuhyun" ujar Lee Soo Man-sshi.
"Ne. Da jia hao. Wo shi Zhou Mi"
"Wo shi Hangeng" ujar Hankyung hyung.
Kami yang tidak mengerti ucapan mereka hanya bisa memandang bingung.
"Hankyung" panggil Lee Soo Man-sshi.
"Kau yang akan menjadi leader di Super Junior Mandarin. Tolong kau bimbing Zhou Mi agar bisa beradaptasi dan bekerja sama dengan baik" ujarnya.
"Ah, ne"
Satu persatu kami mendatangi namja berambut merah bernama Zhou Mi itu. Kamu menjabat tangannya dan memperkenalkan diri. Tentu saja tak kubiarkan ia menyalami tangan Sungmin hyung, hanya aku yang boleh memegang tangan halus nan lembut milik Sungmin hyung.
"Baiklah kalau begitu, aku pergi dulu. Zhou Mi dan Henry akan menginap di sini" ujar Lee Soo Man-sshi.
"Mwo? Menginap di sini? Mereka akan tidur di mana, Soo Man-sshi?" tanya Leeteuk hyung.
Well, kamar yang ada di dorm ini sudah penuh. Satu kamar untuk Kang-In hyung dan Leeteuk hyung. Satu kamar untuk Hankyung hyung dan Heechul hyung. Satu kamar untuk Yesung hyung dan Ryeowook hyung. Satu kamar untuk Shindong hyung. Satu kamar untuk Eunhyuk hyung dan Donghae hyung. Satu kamar untuk Siwon hyung dan Kibum hyung. Dan kamar terakhir adalah kamarku dan Sungmin hyung. Totalnya 7 kamar dan semua-nya sudah penuh. Tidak ada kamar tambahan di dorm ini. Jika mereka menginap, mereka setidaknya harus rela untuk tidur di ruang tengah.
"Terserah. Semuanya kuserahkan padamu, Jung soo" ujar Lee Soo Man-sshi.
"Mwo? Kenapa aku, Soo Man-sshi?"
"Karena kau leader Super Junior. Baiklah, aku pergi dulu. Selamat tinggal dan sampai jumpa"
Lee Soo Man-sshi berjalan keluar dorm dan meninggalkan kami di sini yang masih bingung dengan bertambahnya anggota baru dan penghuni baru di dorm kami yang sudah penuh ini.
"Aku ingin tidur dengan Sungmin hyung" ujar Henry.
Kutatap namja itu tajam. Apa dia bilang? Tidur dengan Sungmin hyung? Enak saja. Sungmin hyung tidak akan kubiarkan dengan namja itu.
"Kyu?"
Sungmin hyung menengadahkan kepalanya, menatapku. Kugelengkan kepala-ku dengan segera. Aku semakin memeluk tubuh Sungmin hyung erat. Sungmin hyung mengelus tanganku lembut dan kembali menatap Henry.
"Mian, Mochi. Kau tidak bisa tidur denganku. Kyu tidak mengijinkan" ujar Sungmin hyung.
"Mwo? Memangnya dia siapa hingga bisa melarang hyung untuk tidur denganku?"
Huh, dasar tidak sopan. Aku ini kan namja-chingu Sungmin hyung.
"Kyu itu–"
"Aku namja-chingu-nya Minnie. Kenapa? Tidak senang?" tanyaku.
Kukecup pipi Sungmin hyung sekilas. Bukti bahwa Sungmin hyung adalah milikku. Hanya milikku.
"A-a-apa?"
"Aku ini namja-chingu-nya Minnie-ku. Apa perlu kuulangi sekali lagi?" tanyaku.
"T-ta-tapi…"
"Kyu…"
Kubungkukkan tubuhku sedikit, mensejajarkan wajahku dengan wajah Sungmin hyung.
"Wae, Minnie?"
"Jangan bersikap seperti itu" tegur Sungmin hyung.
Kukecup pipi Sungmin hyung sekilas. Meski hanya sekilas, wajah Sungmin hyung tetap memerah.
"Apa pun untuk Minnie-ku"
"Aish~ Sudah selesai bertengkarnya? Sekarang bantu aku memikirkan cara agar semua bisa tidar dengan nyaman" ujar Leeteuk hyung.
"Di kamarku hanya ada satu ranjang, hyung. Jadi Mochi atau pun Zhou Mi tidak bisa tidur di kamarku" ujar Donghae hyung.
"Ne, aku tau Donghae~ah"
"Aku tidak mau berbagi ranjang. Mereka juga tidak boleh tidur dengan Hannie-ku" ujar Heechul hyung.
"Ranjangku dan ranjang Wookie tidak mungkin bisa ditiduri 2 orang" ujar Yesung hyung.
"Ranjangku hanya satu. Mereka tidak mungkin tidur denganku" ujar Shindong hyung.
"Aku tidak mau sekamar dengan mereka. Nanti mereka menyentuh harta-ku" ujarku.
"Kyu…"
"Bagaimana jika rusak? Bagaimana jika tanpa sengaja mereka menginjak kaset game-ku? Bagaimana jika tanpa sengaja mereka menjatuhkan PSP-ku? Bagaimana jika tanpa sengaja mereka menendang PS-ku? Bagaimana jika tanpa sengaja mereka menumpahkan air di laptop-ku?"
"Aish~ Kau sungguh berlebihan, magnae" ujar Eunhyuk hyung.
"Terserah. Aku hanya ingin melindungi harta-harta berharga-ku"
"Berarti yang tersisa hanya kamarku. Bagaimana Kang-in~ah?"
"Terserah kau saja, chagi"
"Mereka bisa memakai kamar kami, hyung"
Semua menatap ke asal suara yang ternyata suara Kibum hyung. Hyungduel menatap Kibum hyung dan Siwon hyung seakan mereka adalah dewa dari khayangan yang membawa keselamatan.
"Siwon… Kibum…"
Tiba-tiba Eunhyuk hyung dan Donghae hyung berlari ke arah Siwon hyung dan Kibum hyung. Mereka memeluk Siwon hyung dan Kibum hyung dengan erat.
"Kalian penyelamat!" ujar Eunhyuk hyung histeris.
Kugelengkan kepalaku dengan mata tertutup, membuat rambutku tanpa sengaja menggelitik leher Sungmin hyung.
"Kyu, geli" ujar Sungmin hyung sembari terkekeh pelan.
" Mian, aku tidak bermaksud membuatmu geli"
Aku kembali melihat ke arah Siwon hyung dan Kibum hyung. Ah~ Sekarang tidak hanya Eunhyuk hyung dan Donghae hyung yang memeluk Siwon hyung dan Kibum hyung. Yesung hyung, Kang-In hyung, dan Heechul hyung juga ikut memeluk Siwon hyung dan Kibum hyung. Ckckck. Sangat kekanak-kanakkan.
"Kalian penyelamat"
"Aish~ Kalian ini sungguh kekanak-kanakkan" ujar Leeteuk hyung.
"Biar saja" ujar Yesung hyung.
"Baiklah… Baiklah… Sekarang lepaskan pelukan kalian dari Siwon dan Kibum. Lihat wajah mereka yang memerah. Kalian membuat mereka sesak napas"
Dengan segera Eunhyuk hyung, Donghae hyung, Yesung hyung, Heechul hyung, dan Kang-In hyung melepaskan pelukan mereka.
"Hehehe… Mianhae Siwon~ah, Kibum~ah" ujar Heechul hyung.
"Gwenchana, hyung"
"Siwon~ah, memangnya hari ini kalian tidak tidur di dorm?"
"Hari ini Siwon hyung mengajakku menginap di rumahnya" jelas Kibum hyung yang wajahnya memerah.
Bisa kulihat Eunhyuk hyung dan Donghae hyung berbisik-bisik. Sebuah senyuman terukir di wajah mereka.
"Siwonnie…"
"Ne, hyung?"
"Mau memperkenalkan Kibum pada calon mertua, ya?"
Aish~ Mereka mulai menggoda Siwon hyung dan Kibum hyung. Menarik. Mungkin aku bisa ikut berpartisipasi.
"Loh? Bukannya sudah sah sebagai mertua?" tanyaku.
"Aish~ Sudah… Sudah… Jangan menggoda mereka lagi. Sekarang masuk ke kamar masing-masing. Zhou Mi, Henry, kalian akan tidur di kamar Siwon dan Kibum" lerai Leeteuk hyung.
Seketika itu juga, aku segera membawa Sungmin hyung ke kamar kami. Begitu pula para hyungdeul yang membawa namja-chingu mereka ke kamar masing-masing.
"Minnie, kenapa kau diam saja?"
Tidak ada tanggapan. Aku segera mem-pause game yang sedang kumainkan. Kulirik namja-chingu-ku yang sedang berbaring di ranjangnya, berbaring memunggungiku. Sejak tadi saat Lee Soo Man-sshi pergi dari dorm, Sungmin hyung terus menatap Zhou Mi. Entah apa yang dilihat Sungmin hyung dari namja itu. Sudah jelas aku lebih tampan, lebih cerdas, lebih baik, lebih segala-gala-nya dari namja itu.
Aku berjalan ke arah ranjang Sungmin hyung. Aku duduk di tepi ranjang dan mengelus kepala Sungmin hyung lembut.
"Minnie, aku tau kau belum tidur"
Sungmin hyung membalikkan tubuhnya ke arahku. Aku bisa melihat mata-nya penuh dengan tanda tanya.
"Kyu…" bisik Sungmin hyung pelan.
"Minnie, gwenchanayo? Kau sakit?"
"Gwenchana, Kyu"
"Lalu kau kenapa? Apa aku membuatmu kesal lagi?" tanyaku.
"Ani. Aku hanya sedang bingung"
"Waeyo? Kau bisa menceritakannya padaku, Minnie"
Sungmin hyung menggeser tubuhnya, lalu menepuk ranjangnya pelan. Aku segera berbaring di samping Sungmin hyung dan melihat ke arahnya.
"Kyu, namja bernama Zhou Mi itu…"
"Minnie, jangan bilang kau menyukainya. Jangan bilang kau jatuh cinta padanya. Jangan bilang dia adalah mantan pacarmu. Jangan bilang dia cinta pertamamu. Jangan bilang dia kau pernah suka atau pun cinta padanya. Jangan bilang, Minnie. Jeongmal saranghamnida. I love you. Wo ai ni. Aishiteru"
Aku segera mencium bibir Sungmin hyung. Kupeluk pinggangnya dengan sebelah tanganku, menganalisir jarak yang ada. Dan sebelah tangan kuletakkan di tengkuk Sungmin hyung, memperdalam ciumanku. Kumasukkan lidahku ke dalam bibir Sungmin hyung yang sedikit terbuka. Kujelajahi rongga mulut itu. Bibir Sungmin hyung milikku. Tubuh Sungmin hyung milikku. Sungmin hyung adalah milikku. Siapa pun namja China bernama Zhou Mi itu, aku tidak peduli. Sungmin hyung adalah milikku, hanya milikku. Tak akan kubiarkan ia menyentuh milikku, tidak akan pernah.
"K… Kyu… Ah… He… Hen… Ah… Tikan…"
Kulepas bibir yang sedang kulumat. Nafas kami terengah-engah. Kupeluk Sungmin hyung erat, seolah-olah Sungmin hyung akan pergi meninggalkanku jika aku tidak memeluknya erat bahkan melepaskan pelukanku.
"Minnie…"
Sungmin hyung masih terengah-engah.
"Minnie, jangan tinggalkan aku. Jangan pernah berpikir untuk meninggalkanku. Aku tidak akan melepaskanmu, tidak akan pernah. Jika kau pergi dariku, aku akan membuatmu kembali padaku. Apa pun caranya" ujarku.
Sungmin hyung terkekeh pelan.
"Aku tidak akan menginggalkanmu, Kyu. Nado saranghamnida. I love you too. Wo ye ai ni. Aishiteru"
"Lalu, kenapa kau membicarakan namja China itu?"
"Aniyo. Aku hanya merasa pernah melihat bahkan bertemu Zhou Mi" jelas Sungmin hyung.
"Sudahlah, Minnie. Jangan memikirkan namja China itu lagi, sekarang mari kita bersenang-senang"
TBC
Lalalala~
Makin lama makin dikit yg review xD
Ntar lama" ga ada yg kasih review #stress
Aneh yah, knp di FF Intimate byk yg kasih review
Sedangkan FF ini? Syukur" masih ada yg mau kasih review 1 :D
Balesan review :
- MegaKyu : wah, aku ga tau knp ga ada... mungkin udah tertimbun sama FF yg lain ;) Aku ga bisa buat adegan NC, chingu =.= Jadi aku skip...
- mr. X : Aku baru sadar... Chingu namja yah? kok pake mr? nanti ada kok konflik'nya, full... ne, bener... masih untung ada yg mau kasih review. sekarang aku udah ga peduli lg, mau review ga review. terserah reader aja :)
- Han-RJ : Gwenchana... Iy, donk... Masa Min udah ga perjaka? Zhou Mi'nya baru dipinjemin sama Henry tuh... Makanya baru dateng di chap ini :D
Gomawo atas reviewnya
Kalo ada yg mau kasih review, makasih
Kalo ga mau, terserah...
Aku udah capek, bodoh deh mau dikasih review apa ga~
Lalalala~
