Judul: I Can't with you part 3 end

Pairing: kyuwook

Warning: GS typo bertebaran, romance gatot, dan hurtnya juga gatot..

Don't like don't read

Saya hanya meminjam nama mereka untuk ceritanya, mereka miliki orang tua dan diri sendiri serta tuhan. Jika tidak suka bisa langsung keluar dari sini.

.

.

.
happy reading

Part sebelumnya

"kenapa kau ada disini eoh!" ucap yesung

"hyung.. kau mengenal ryeowook?" tanya kyuhyun yang dibalas anggukan oleh yesung sedangkan ryeowook panic pasalnya dia harus berada dirumah karena tubuhnya sedang lemah dan tidak boleh keluar rumah dan itu semua adalah pesan dari dokternya siapa lagi kalau yang ada didepannya ini sekarang.

"ne.. dia pa.."ucap yesung terpotong

.

.

.

"aku adalah adik ipar yesung oppa, karena yesung oppa adalah eonni ku"sambung ryeowook cepat membuat yesung menautkan alisnya. Dan secepat kilat ryeowook menarik yesung menjauh dari kyuhyun.

"sebentar ya kyu…" ryeowook permisi kepada kyuhyun dan menarik yesung

Setelah jauh dari kyuhyun ryeowook membisikkan kepada yesung

"oppa jebal… jangan beritahu dia, tentang aku pasienmu"

"waeyo? Apa kau menyukainya"

"bukan gitu, jika bicara menyukainya tentu aku menyukainya dia adalah malaikat yang mengisi hari- hariku selama dua bulan ini, meskipun kebanyakan dia selalu menjadi iblis"

"kau tau ryeowook.. satu tahun yang lalu hidupnya hancur, dan dia lebih banyak berubah 2 bulan ini. ternyata dia berubah berkatmu, aku senang melihatnya tersenyum lepas. sepertinya dia juga menyukaimu"

"Benarkah? Aku senang, tapi aku jika dia mengatakan cintanya, aku akan menolaknya"

"wae?"

Ryeowook hanya tersenyum tanpa menjawab pertanyaan dari yesung dan meninggalkan yesung yang masih terdiam berdiri.
'karena aku takut tidak akan bisa menjadi membahagiakannya'
Ryeowook menghampiri kyuhyun. Mereka pun duduk sambil menikmati makanan yang disajikan dan alunan music, namun seorang namja datang dan mengajak ryeowook berdansa

"wookie.. mau kah kau berdansa dengan ku" tawar namja itu

"yak! Hae hyung, kau tidak boleh berdansa dengannya" pekik kyuhyun tak terima dan menatap dongahe dengan tatapan tajam

"waeyo? Ayolah wookie" ucap donghae lagi

"yak! Kau tidak boleh berdansa dengannya, dengan aku saja" ucap kyuhyun, si sryeowook hanya bisa melihat kedua namja itu dalam diam karena dia bingung harus berbuat apa.

Alunan music merdu dari biola, dipadu dengan piano membentuk music dansa semua orang yang mendengar pasti akan menggoyangkan badan sesuaiiramanya. Kyuhyun menarik ryeowook untuk berdansa dengannya dan meninggalkan donghae yang menggerutu.

"kyu… aku tidak bisa berdansa" bisik ryeowook saaat mereka berada diarea dansa

"cukup kau dengar musiknya, dan ikuti iramanya" jawab kyuhyun

"tapi kyu~" sanggah ryeowook namun hanya senyuman dibalas kyuhyun

Kedua tangan kyuhyun memenggang pinggang ryeowook, dan ryeowook meletakkan tangannya dibahu kyuhyun. mereka berdua menikmati alunan musik tersebut. Cukup lama mereka berada diposisi tersebut, meskipun terkadang ryeowook menginjak kaki kyuhyun karena arahnya berlawanan dengan kyuhyun. tapi kyuhyun hanya tersenyum, dan ryeowook malah merutuki kebodohannya.

"wookie~"panggil kyuhyun membuat mata ryeowook yang tadinya terpejam terbuka, dan langsung terkejut karena wajah kyuhyun dan dia sangat dekat, mau tidak mau wajah ryeowook memerah sempurna. Cukup lama mereka saling memandang, wajah kyuhyun semakin lama semakin dekat dan

.

.

.

Chuu~~

.

.

Kyuhyun mencium ryeowook tepat dibibirnya dan memangut nya dengan lembut, cukup lama. Semua orang yang menyaksikannya sangat takjub melihat pertunjukkan didepannya sungguh 'so sweet'. Kyuhyun melepaskan ciumannya dan terkejut melihat orang disekitarnya memerhatikan mereka dan hanya tersenyum kikuk, dan lihatlah ryeowook wajahnya semakin merona malu.

'kau tau wookie aku sangat mencintaimu… saranghae, apa kau juga mencintaiku' ucap kyuhyun dalam hati

'andai kau tau kyu aku sangat mencintaimu, but I Can't with you' ucap ryeowook dalam hati

.

.
.

Saat ini mereka berdua berada diluar gedung pesta kyuhyun mendudukkan dirinya dibangku luar gedung pesta, kyuhyun terkejut dengan wajah pucat ryeowook, serta raut wajah yang menahan rasa sakit.

"wookie gwaenchana" tanya kyuhyun panik

"gwa..gwaenchana kyu~"jawabnya sambil tersenyum , agar kyuhyun tidak panik

"wookie~" pangill kyuhyun dan sambil menggenggam tangan ryeowook membuat ryeowook menatap kyuhyun

"aku tau ini, terlalu cepat, kau seperti malaikat ku, jika kau tidak ada mungkin aku akan seperti orang bodoh, kau telah banyak merubah hidupku"ujar kyuhyun ryeowook hanya bisa diam jantungnya berdetak lebih cepat, namun rasa sakit penyakitnya jauh leih terasa saat ini. Ryeowook sungguh tidak kuat lagi untuk menahan rasa sakitnya, keringat dingin mulai bercucuran membasahi badannya

"aku .. aku.. saranghae, would you be my girl?" ucap kyuhyu lantang, dan tersenyum.

"ak… aku.. aku.. AKHHHTT" ucapan ryeowook terhenti dan memegang perutnya, karena hatinya mulai merasa nyeri, membuat kyuhyun panik

"ryeowook gwaenchana" ujar kyuhyun panik

"ne" ucap ryeowook mantap namun

.

.

Brughht

.

" wookie… ryeowook… kie.. ireona"

~0~

Diruang serba putih seorang yeoja yang tak lain shin ryeowook terbaring lemah tak sadarkan diri. sudah hampir 3 hari ryeowook tidak bangun dari koma, seorang namja yang duduk disebelah ryeowook senantiasa selalu berada disampingnya, dia terus menggenggam tangan ryeowook, namja itu tak lain cho kyuhyun. Kyuhyun selalu berdoa, agar yeoja yang terbaring ini sadar dari komanya. Bukankah jika kita salalu berusaha berdoa pasti tuhan akan mendengarkan doa dari setiap umatnya, begitu juga dengan kyuhyun doa yang dia lakukan akhirnya didengar dan dikabulkan, yeoja yang ada didepannya perlahan menggerakkan tangan yang digenggam oleh kyuhyun, matanya yang terpejam mulai terbuka.

Kyuhyun yang melihat ryeowook terbangun dari komanya, tersenyum senang 'terimakasih tuhan kau telah mengabulkan doa ku' batin kyuhyun

"kyu~"

"ya ini aku.. sebentar aku panggilkan dokter dulu"

Tak lama kemudian dokter yang dipanggil kyuhyun datang dan memeriksa keadaan ryeowook, setelah 15 menit diperiksa dokter tersebut keluar. Tinggalah kyuhyun dan ryeowook didalam ruangan itu. Tidak ada satu kata pun yang keluar dari mulut mereka, hening itulah yang terjadi

"kenapa kau tidak memberitahu, tentang penyakitmu" tanya kyuhyun serius namun ryeowook hanya diam

"…"

"waeyo?"

"pergilah…"ucap ryeowook dingin dan datar, membuat kyuhyun terkejut dan lebih memilih diam

"…"

"aku bilang pergi,"

"tidak.. aku tidak akan pergi, karena aku mencintaimu"

"tapi aku tidak mencintaimu"

"aku tidak peduli, aku akan terus menemanimu disini"

Meskipun sakit mendengar perkataan dari ryeowook kalau dia tidak mencintainya namun kyuhyun tidak peduli karena dia yakin kalau ryeowook juga mencintainya.

Kyuhyun terus menemani ryeowook dari menyuapinya makan, menemaninya jalan mengelilingi taman rumah sakit menggunakan kursi roda. Meskipun ryeowook selau bersikap cuek dan dingin terhadapnya, tapi kyuhyun menganggap itu hanya hal yang biasa.

Malam ini ryeowook tidak bisa tidur padahal tadi sebelumnya dia memejamkan mata saat kyuhyun mengajaknya bercerita padahal dia belum mengantuk dan ingin mendengar cerita lucu tapi dia menolaknya dan mengatakan kalau dia capek, dan ingin tertidur. Dan ketika ryeowook melihat melihat kesebelah kanannya, kyuhyun tidur dengan posisi duduk dan memangku tangannya sebagi bantal dikasur ryeowook. Ryeowook yang melihat itu sedih, dan menangis dalam diam tanpa sadar dia mengusap lembut kepala kyuhyun

"kenapa kau seperti ini, kenapa kau tidak tinggalkan aku saja…kyu~~ mianhae" ujar ryeowook lirih dan bangkit dari tidurnya sedikit menrundukkan kepalanya lalu

'aku sungguh mencintai mu, namun aku tidak bisa kyu' bantin ryeowook

.

.

Chuu~~

.

.

Ryeowook mencium kening kyuhyun dan dia pun mulai tidur, tanpa disadari kyuhyun rupanya tidak tertidur dia hanya memejamkan mata saja, sungguh dia terkejut dengan apa barusan yang terjadi, sedetik kemudian dia tersenyum, setelah memastikan ryeowook tertidur kyuhyun bangun dari posisi tidurnya dan mencium kening ryeowook lama

"sarangahae jeongmal sarangahe"

.

.

.

.

Pagi yang indah, matahari mulai menampakkan sinarnya, burung- burung mulai berkicauan, kyuhyun sedang mendorong ryeowook yang duduk dikursi roda, ryeowook hanya diam, begitu juga dengan kyuhyun mereka lebih memilih diam menikmati suasana ini, mereka pun berhenti disebuah bangku kecil kyuhyun duduk di bangku dan ryeowook duduk di kursi roda

"kenapa kau seperti ini" ucap ryeowook tiba- tiba

"karena aku mencintaimu" jawab kyuhyun

"sudah kubilang aku tidak mencintaimu"

"aku tidak peduli, besok datanglah ditempat seperti biasa kita ketemu. jika kau tidak datang aku anggap kau benar – benar tidak mencintaiku, maka aku akan menjauh dan pergi dari hidupmu" ujar kyuhyun

"aku tidak akan datang, karena aku tidak mencintaimu"

"kau tidak perlu menjawab sekarang"

"chaa… sekarang lebih baik kita masuk udara semakin dingin" ujar kyuhyun dan mendorong ryeowook masuk kembali kekamarnya

Setelah sampai dikamarnya ryeowook diperiksa kembali oleh dokter yang biasa menanganinya, kyuhyun pun disuruh menunggu diluar. Didalam dokter yang tak lain yesung sedang memeriksa dan berbicara dengan ryeowook pasiennya

"kenapa oppa, memberitahu ke kyuhyun tentang penyakitku"

"oppa tidak bilang apapun"

"tapi kenapa dia.."

"apa kau tidak tau, selama kau koma dia terus menunggumu sampai kau bangun, dan wajahnya terlihat sedih dan tidak bersemangat. Dia selalu mangajakmu bercerita meskipun kau tidak akan mendengarkannya" ujar yesung tanpa sadar ryeowook meneteskan air matanya

"dari sikapnya dia sangat mencintaimu, waktu kau pingsan dia mengantarkan mu kerumah sakit kemudian dia menemuiku dan memaksaku untuk memberitahu kau itu kena penyakit apa, setelah dia tau, pandangannya kosong air matanya mengalir. Dia keluar dari ruanganku, dan pergi" ucap yesung lagi, air mata ryeowook semakin deres keluar membasahi pipinya, dia Manahan isakkannya

"uljima"ujar yesung dan mengahpus air mata ryeowook yang mangalir dipipinya

"oppa jebal… jangan beri tahu kyuhyun , kalau besok aku akan dioperasi" ujar ryeowook

"wae?"

"aku tidak ingin dia mengkhawatirkan ku" ryeowook menjawab dengan nada lirih

"jebal oppa…." Mohon ryeowook lagi

"baiklah…" ucap yesung pasrah

Diluar ruangan seorang yeoja sedang bercerita dengan seorang namja, yang tak lain kyuhyun dan sungmin eonni dari ryeowook

"kyuhyun ssi" panggil seorang yeoja ialah eonni nya ryeowook

"ne.. sungmin nuna" sahut kyuhyun

"lebih baik kau pulang besok datanglah kembali, sudah 7 hari kau selalu berada disini, pasti orang tua mu sangat mengkhawtirkanmu" ujar sungmin denga lembut

"tapi…"

"disini ada aku yang akan menjaga si kepala batu itu, gomawo kyuhyun ssi kau telah menjaga adikku selama ini"

"ne.. baiklah, aku pamit dulu ne nuna.."

~0~

Keesokkan harinya, kyuhyun telah berada ditempat yang dia janjikan dengan ryeowook. Di duduk dibangku itu dengan memegang bunga lili ditangannya, sesekali dia melihat jam ditangannya.

Sudah 3 jam berlalu namun orang yang ditunggu tak kunjung datang.

'kenapa kau tidak datang… apa kau tidak mencintaiku' inner kyuhyun

'baiklah sesuai janji aku tidak akan mengganggu hidupmu lagi'ucap kyuhyun lagi dalam hati, dan pergi dari tempat itu dengan perasaan hancur.

~0~

.

.

.

3 hari kemudian

.

.

.

Disebuah ruangan seorang namja tampan berambut coklat ikal, sedang membolak balik kertas,dengan serius. Dia adalah seorang pewaris tunggal CGO Cho Group Operation , ialah cho kyuhyun.

Tokk tokk

Suara pintu menandakan seseorang akan masuk. Dan kyuhyun mempersilahkannya untuk masuk

"masuk.."ucap kyuhyun

"annyeong kyuhyun ssi" panggil yeoja itu sambil tersenyum

"sungmin nuna" sahut kyuhyun

"silahkan duduk nuna, ada keperluan apa nuna jauh- jauh datang kesini"ucap kyuhyun dan mempersilahkan sungmin masuk.

"maaf aku mengganggu, ada yang ingin aku bicarakan dengan mu" ujar sungmin

"aniyo, silahkan"

"tapi bisakah kita bicara dicafe saja" tawar sungmin yang dibalas anggukkan oleh kyuhyun

"baiklah"

.

.

At café

.

.

"mianhae kyuhyun ssi aku mengganggu waktu kerja mu" ucap sungmin

"aniyo, jangan seformal begitu, panggil saja kyu.." ujar kyuhyun sambil meminum pesannannya.

"ne.. baiklah"

"apa yang ingin kau bicarakan nuna"

"begini , ryeowook menitipkan ini untukmu" ujar sungmin memberikan sebuah amplop biru

"surat.. bagaimana keaadan ryeowook" tanya kyuhyun dan membuat raut wajah sungmin sedih

"ryeowook.. dia baik- baik saja disana" jawab sungmin sedih dan kepalanya mengadah keatas

"maksutnya?"

"3 hari yang lalu ryeowook melakukan operasi .." ucap sungmin lirih

"operasi" kyuhyun terkejut mendengar perkataan sungmin

"ne.. sebelum dia melakukan operasi dia mengajakku kesebuah tempat, dimana pertama kalinya kalian bertemu. Meskipun aku sudah melarangnya dia tetap bersikukuh untuk datang, katanya dia ingin melihat malaikatnya, karena dia bilang jika aku tidak datang malaikatnya akan pergi. Saat aku lihat orang yang dimaksut itu adalah kau, dia melihatmu dari kejauhan. Katanya ini lebih baik dari pada harus berada disana, kadang aku tidak abis pikir dengan sifat ryeowook" sungmin menceritakan panjang lebar, dia pun tak mapu menahan air matanya keluar, sedang kyuhyun hatinya sakit, dia salah mengira, ryeowook tidak datang.

" setelah, kau pergi dari sana aku disuruhnya mengambil bunga yang kau letakkan di bangku itu, dia tersnyum, namun tidak dipungkiri dia menangis. Dia terus mengucapkan kata maaf…" lanjut sungmin

"aku ingin sekali menghubungimu saat ryeowook dioperasi namun ryeowook bersikres melarangku.. namun aku tidak peduli dan mencoba untuk melepon, tapi nomormu tidak aktif…aku senang operasinya berjalan dengan lancar, namun saat dia dipindahkan di ruang ICU, dia menyuruhku untuk memberikan surat itu kepada mu. Padahal aku sudah bilang kau saja yang mengantarkannya namun dia bilang 'mungkin ini adalah waktunya, aku pergi. Eonni aku sangat menyayangi kalian, eomma, appa, kalian adalah penyemangat hidupku. Aku tidak ingin kepergianku ditangisi, eonni aku mohon berikan surat ini kepada malakatku' diapun mengucapkan kalimat terakhir itu dan pergi untuk selama- lamanya" ucap sungmin dan menangis dia mentupi mulutnya Manahan isakkan dari mulutnya. Kyuhyun tidak mampu menahan air matanya, dan mengalir membasahi pipinya. Dia membuka surat yang diberikan oleh sungmin

Dear kyuhyun my angel tapi terkadang seperti evil
bagaimana kabarmu, hha.. tentu kau baik- baik saja aku harap demikian
apa eonniku menemuimu…? Kalau tidak, tidak mungkin kau membaca surat ku ini..
aku senang telah bertemu dengan mu.. aku tidak akan pernah menyesal sedikitpun menyukaimu, ahh, ani tapi mencintaimu..
pertama kali aku bertemu denganmu kau mirip denganku, mencoba bunuh diri karena putus asa, aku tidak sanggup menghadapi penyakit yang ku kita sangat bodoh..ckk.
mianhae jeongmal mianhaeyo, bukan aku tidak mencintai. Tapi aku sangat mencintaimu, namun aku takut..
sebuah cinta tanpa komitmen dalam hubungan itu tidak akan berjalan kyu.. karena aku menyadari aku tidak akan bisa bersama mu, dan ketakutan yang selama ini aku takuti terjadi. Aku ingin sekali menerimamu saat itu, lalu menikah, mempunyai anak yang imut, dan hidup lebih lama lagi dengan mu, namun jika itu terjadi maka aku akan menyakitimu dengan sisa hidupku yang sebntar ini….aku tahu aku bodoh menyia- nyiakanmu, aku sangat mencintaimu, hati ini sepenuhnya milikmu, namun diriku tidak bisa bersama dengan mu..
aku harap kau tidak menangisi ku ne kyuhyun, dan mencoba bunuh diri.. ^_^

I LOVE YOU, I Can't With You
ryeowook

.

~0~

.

.

Disinilah kyuhyun dipusara pemakaman ryeowook, kyuhyun meletak Bungan lili yang dia beli, air matanya mengalir

"wookie~~, aku harap kau baik baik saja disana"ujar kyuhyun lirih

"kau sungguh pabo, meninggalkanku sendiri.."

"saranghae, jeongmal saranghae ryeowook.."ucap kyuhyun sayup- sayup kyuhyun melihat bayangan putih

"ryeowook…" panggil kyuhyun dan berlari memeluk ryeowook, ryeowook pun membalas pelukan kyuhyun

"saranghae, wookie jeongmal saranghae"

"nado, saranghae kyu" jawab ryeowook

Kyuhyun pun melepaskan pelukkannya semakin lama bayangan ryeowook menghilang, dengan senyum yang mengembang dibibirnya.

.

.

.

4 tahun kemudian

.

.

Kyuhyun pergi ketempat kenangannya bersama yeoja yang dicintainya dia berdiri ditempat dia ingin melakukan bunuh diri untuk kedua kalinya. Dia tersenyum mengingat kejadian itu, bagaiman bisa dia menyia- nyiakan hidupnya, karena masalah yeoja.

"ahjussi" pekik seorang anak perempuan kecil
"apa yang ahjussi lakukan disitu" pekiknya lagi membuat kyuhyun berbalik menatap heran anak perempuan itu
"ahjusi ingin bunuh diri ya.. andwaeeeeee" ucapnya sambil teriak dan gelng- kepala, membuat kyuhyun menautkan alisnya, dan mendekat kearah bocah itu dan dia mencoba menjonhkok kan dirinya untuk menyamakan posisinya
"aniyo.. kata siapa hmm..? jawab kyuhyun sambil mengacak rambut anak itu
"siapa namamu anak manis" tanya kyuhyun
"lee ryeowook" ucap nya, kyuhyun terkejut, anak kecil itu pun tersenyum melihat kyuhyun terkejut dia pun mencium pipi kyuhyun, dan berkata ' ahjusii tampan' dan berlari meninggalkan kyuhyun yang terdiam, namun sedetik kemudia tersenyum

'ryeowook, dia mirip sekali denganmu, neomu bogoshipeo, jeongmal saranghae' ucap kyuhyun dalam hati, kyuhyun mendengar ryeowook menjawab seperti angin yang berhembus 'nado bogoshipeo, nado saranghea kyu~"

.

.

.

.

.

The end

Annyeong apa aku updatenya lama… heheh maaf, sebenarnya aku mau update siap Ujian semester, dan ingin update dan cerita oneshoot saja karena kalau berchapter agak kesusahan, minimal 2 atau tidak 3 chapter saja lah..

Untuk cerita yang lain maaf belum lanjut karena kehabisan ide.., ntar kalau udah siap ujian, aku mau update yang oneshootku…

Gomawo untuk kalian reader ku yang udah mau nunggu dan baca ceritaku bahkan review, aku senag kalian meresponnya.. dan maaf tidak balas riviewnya.

Gimana ceritanya, bukan mau pisahin kyuwook cuman aku mau coba cerita yang hurt, angst dulu.. maaf jika aku tidak buat happy ending. Aku harap ini memuaskan.. apa ngebosanin...

Ok sekian sekali lagi gomawo yang udah riview

Mohon riviewnya untuk chapter ini…