.

Estafet

Yu Gi Oh © Takahashi Kazuki

.

Chapter 6: Trifle

Pairing: Kaiba Noah x ? ? ?

Warning: …saking stress gatau mau ngewarning apa #amnesia

By: Saint ChimairaKuo (id: 1658345)


.

.

.

Dua tubuh tanpa busana itu mendominasi satu-satunya perabot di ruangan. Sebuah tempat tidur berukuran king size dengan nuansa kebiruan yang saat ini sudah tidak rapih lagi.

Dia—sang pemilik kamar belum berhenti memainkan sebuah tongkat di dalam genggaman tangannya. Mungkin besarnya kira-kira seukuran pemukul kasti. Ia terobos berkali-kali bagian ujungnya ke dalam liang ketat boneka hidup yang sedang berjuang menahan suaranya lolos dari tenggorokan.

Sebuah boneka yang sempurna, paling tidak untuk seorang bocah berusia sepuluh tahun yang memang lebih sering merasa bosan.

Karena di dalam dunia virtual, Kaiba Noah akan tetap berada dalam sosoknya kini; terjebak dalam fisik tanggung yang bahkan belum sempat memasuki masa adolensi sehingga tidak akan pernah bisa merasakan 'kepuasan seksual' dalam hal yang sesungguhnya, untuk selamanya.

Tapi semua itu bukan masalah besar.

Karena anak kecil cukup merasa puas jika diberi mainan, kan? Dan Noah sedang melakukan itu sekarang dengan mainannya—bermain.

"Oh, ayolah cepat menjerit. Buatlah aku senang," ujung bibir tipis Noah melepas tawa saat yang diajak bicara melelehkan air mata, "Paling tidak kau lebih berguna untukku daripada terpuruk di dunia nyata. Ingat perlakuan orang-orang di sekitarmu saat tahu kau telah membunuh kedua orangtuamu? Kurasa ini lebih menyenangkan…"

Kalimat ofensif itu bernuansa arogansi. Membuat cairan yang sudah terlanjur jatuh mengalir lebih deras, sementara pemiliknya masih menolak bersuara. Hanya rintihan kecil terdengar namun tidak berarti apa-apa.

Mungkin menurut sang korban rasa sakit di hatinya belum bisa mengalahakan rasa sakit manapun, termasuk ketika ia menindik wajahnya dengan berbagai jenis anting-anting dalam jumlah banyak.

"Nhh….o..ah…"

Hei, mulai terdengar suara.

Sehingga Noah tahu kalau sebentar lagi ia akan mendengar jeritan yang sedari tadi ditunggunya. Sementara tangan lain sibuk menstimulus daerah-daerah sensitif sehingga ujung glans kemerahan itu kian menegang. Tusukan dari tongkatnya semakin intens, semakin kencang—ekuivalen dengan deru napas keduanya yang semakin memburu. Rasa sakit itu telah berubah menjadi sesuatu yang memabukkan. Ekstasi. Terbukti saat tubuh yang di bawah menggelinjang nikmat dan mengikuti irama yang telah susah payah diciptakan.

Sedikit lagi, tinggal sedikit lagi anak kecil bersurai hijau pastel itu akan melihat hasil dari tujuan awal permainannya. Sebuah pemandangan cantik saat cairan pekat semi transparan menyembur ke luar dalam jumlah banyak, membasahi bagian-bagian kulit sekitar.

Sedikit lagi—

PIIIIIIIIP.

Tsk—Noah mendecih pendek mendengar 'panggilan' untuk dirinya. Adalah hal terakhir yang paling dibenci olehnya jika waktu bermainnya diganggu walau itu oleh ayahnya sekalipun.

PIIIIIIIIP.

ARGHHHH! Noah emosi jiwa seketika saat bunyi itu bersikeras mengganggu gendang telinganya. Dengan penuh umpatan, sang bocah terpaksa menjauh dari mainannya yang bersimbah peluh.

Ujung tongkat itu dibiarkan tetap di dalam. Mengisi penuh lubang anal yang belum berhenti berdenyut kencang. Semakin lama dibiarkan sepertinya denyut itu terasa semakin cepat saja.

"Jangan berani melepasnya, aku tidak akan lama."

Setelah menepuk pelan pipi mainannya dengan punggung tangan, Noah berpakaian seadanya dan beranjak dari ruangan. Dari sebuah tempat tidur berukuran king size dengan nuansa kebiruan yang faktanya memang tidak pernah rapih jika mereka berdua berada di sana.

=== Ende ===


.

.

.

Next On…

Strings x ? ? ?

A/N:

((bentar, bentar, guwe cuci tangan pake sabun antiseptik dulu…tadi guwe nulis apaan?))

Uhk,

BUWAHAHAHAHAHAHA DEMI APA INI PAIRINGNYA NGAWUR ABISSS?! :)))))) #ngakak brutal

Hayo pada masih inget nggak Strings yang mana? Entah kenapa bisa kepikiran masangin Noah yang unyu imut manis sama karakter yang berbanding terbalik pangkat sejuta. Efek stress deadline kayaknya.

Nah, Reifo… Apa dirimu puas? Apa daku lulus ujian? #pose

OKAYYY, untuk selanjutnya aku mau tag: are. key. take. tour!
Semangat ya say, dan selamat berjuang! #larilaricantiq


Remaining author(s) and authoress(es):

Widzilla / VDE / Aki Kadaoga / Ryudou Ai