Chapter 2
Naruto © milik masashi kishimoto
Rated: M
Genre:Romance & friendship
Pair:Naruhina
Warning:Typo's, alur kecepetan, dan warning-warning yang lain
.
.
.
.
.
"Hinata-chan…?!"
Seorang siswi yang merasa namanya dipanggil menolehkan kepalanya ke belakang. Ia melihat seorang berambut pink yang berlari kearahnya sambil melambaikan tangannya.
"Kenapa sakura-chan lari-lari seperti itu?" Tanya hinata heran
"Hosh..hosh…, kenapa…hosh kau tidak menunguiku saat berangkat sekolah tadi, hinata-chan..?" Tanya sakura sambil terengah-engah karena sehabis berlari
"Maaf sakura-chan, tadi aku berangkat bersama neji-nii" kata hinata
"hah… sudahlah, lain kali kalau kau berangkat sekolah sama nii-san mu bilang dong.. aku tadikan menunguimu terlalu lama jadi aku lari deh kesekolah.." kata sakura pura-pura sedih.
"iya.. iya.., maaf, eh ngomong-ngomong mobilmu kemana?" Tanya hinata, setau hinata sakura kan punya mobil kenapa harus berlari seperti tadi.
"soal mobilku, kemarin saat dipakai ayahku, bannya bocor dan sampai sekarang belum di perbaiki" jawab sakura.
"oh.." hinata hanya ber"oh" ria menanggapi jawaban sakura.
"sudahlah, ayo kita kekelas" ajak sakura sambil menarik tangan hinata
Mereka berdua berjalan melewati koridor sekolah yang suasananya memang sudah tidak terlalu ramai , selama dalam perjalanan diantara mereka tidak ada yang memulai suatu pembicaraan.
SKIP TIME
"Ohayou minna…! Sapa sakura dan hinata ketika sudah sampai di kelas.
"ohayou"
"ohayou sakura-chan, hinata-chan"
Jawab beberapa teman sekelas sakura dan hinata.
Mereka berdua kini berjalan menuju bangku masing-masing. Tempat duduk hinata berada di bangku paling kiri dekat dengan jendela, hinata memang suka duduk dekat jendela. Sementara tempat duduk sakura berada dibelakangnya.
KRIIIINGG! Suara bel tanda pelajaran berbunyi, semua murid dikelas itu langsung menuju tempat duduknya masing-masing. Selang beberapa menit guru pada jam pelajaran pertama pun datang.
"Ohayou minna" sapa seorang guru yang selalu memakai masker,
"Ohayou kakashi-sensei" jawab serempak dari murid dikelas itu
Setelah meletakkan tas dan buku yang ia bawa, ia mengambil presensi di mejanya.
"oh ya, apa ada yang tidak hadir hari ini..? Tanya kakashi
"sepertinya naruto dan sasuke tidak hadir sensei" jawab gara selaku ketua kelas.
"Hah….." menghelah nafas pelan sambil mengacak-acak rambutnya, ia pusing memikirkan kelakuan dua muridnya karena mereka memang terkenal sulit di atur di sekolah. Hari ini merupakan ketiga kalinya mereka bolos dalam minggu ini.
Sementara itu, hinata baru menyadari kalau naruto tidak masuk hari ini, menolehkan pandanganya ke bangku naruto yang tidak jauh dari bangkunya. "kemana anak itu berisik ? Tanya hinata dalam batinya, ada sedikit rasa khawatir dalam hatinya. "Biarkan saja, lagi pula ia selalu mengganguku" batin hinata menepis rasa khawatirnya.
"sudahlah, biarkan saja mereka," guman kakashi
" baik anak-anak pelajaran dimulai, buka buku kalian halaman 24" perintah kakashi.
"Baik sensei" jawab murid dikelas itu.
Naruto pov
"Hei, sasuke.." panggil seorang berambut kuning atau naruto
"hn, ada apa dobe?" jawab sasuke
"kenapa kau ikut bolos denganku..?" Tanya naruto.
"aku sedang malas sekolah" jawab sasuke sambil mengambil sebungkus rokok dari dalam sakunya.
"rokok?" Tawar sasuke kepada naruto
"kebetulan aku sedang tidak bawa rokokku"jawab naruto sambil mengambil sebatang rokok yang di tawarkan sasuke kemudian mematik ujungnya.
Saat ini mereka berdua sedang berada di taman. Mereka hanya berdua saja ditaman ini karena memang taman ini sudah tidak atau jarang dikunjungi, kenapa? Karena di taman ini dulu pernah terjadi pembunuhan, jadi orang-orang tidak mengunjungi tempat ini lagi lantaran masih takut akan kejadian lalu. Tapi hal itu tidak berlaku bagi naruto dan sasuke, saat ini mereka malah tengah berbaring dibawah pohon sambil menghisap rokoknya.
"wah…wah.., ternyata kalian berada disini rupanya.. naruto, sasuke" kata seseorang kepada naruto dan sasuke.
Merasa ada yang memanggilnya naruto dan sasuke menolehkan kepalanya melihat segerombolan orang sedang berada tak terlalu jauh dari pakaian yang mereka kenakan sepertinya mereka berasal dari sekolah Ame.
Naruto menyeringai tipis melihat mereka "ohh…, para pengecut ternyata berani datang kepadaku setelah bosnya kuhajar" kata naruto dengan masih menyeringai.
"Diam kau bajingan..! setelah apa yang kau lakukan pada pain, kami tidak akan tingal diam" kata salah satu dari siswa ame.
"Oh.. ternyata kalian mau menuntut balas ya, dengan jumlah sebanyak itu kau pikir aku takut..? jangan bercanda jumlah bukan masalah besar untukku" kata naruto sombong mencoba menyulut emosi mereka.
"BRENGSEK!, HEY KALIAN HAJAR BAJINGAN ITU" teriak pemimpin mereka kepada anak buahnya.
HYYYAAAA
Naruto yang melihat mereka semua berlari ke arahnya semakin melebarkan seringainya.
"bersiaplah sasuke!" kata naruto.
Sasuke tetap diam sambil menghisap rokoknya.
"Buagh" naruto menendang kepala samping orang yang hendak menerjang dirinya, sehingga pria itu jatuh tersungkur ketanah.
"akhkk" rintih pria yang barusaja ditendang naruto.
Tak terima temanya dihajar naruto, mereka maju dan mengepungnya.
"sialan kau, beraninya menghajar teman kami" teriak siswa ame yang bernama katsuya.
Merasa terkepung naruto memasang kuda-kuda bertarung nya.
"majulah" kata naruto.
"SIALANN KAUU" teriak katsuya, dan teman-temanyapun maju bersamaan menyerang naruto.
Buakk
Buakk
Akhhkk
Uhukk
Buakk
Terlihat naruto yang sedang memukul asal-asalan musuhnya, wajahnya terlihat banyak luka akibat pukulan musuh.
Sementara itu sasuke masih menyaksikan pertarungan tersebut, tiba-tiba dari belakangnya muncul segerombolan orang dari sekolah ame. Jumlahnya sekitar sepuluh orang.
"Hei kau, jangan sok keren kau brengsek" kata seorang dari ame kepada sasuke.
Sasuke menolehkan kepalanya kebelakang "diamlah, jika tidak ingin mati" kata sasuke sambil menatap tajam gerombolan tersebut.
"SIALAN.., KALAN HAJAR DIA!" perintahnya pada temanya.
HYAAAA
Mereka berlari untuk menghajar sasuke, sasuke tidak tinggal diam, ia juga berlari ke arah gerombolan siswa tersebut.
"Buakkk" sasuke menendang kepala musuhnya kemudian melancarkan serangan berikutnya.
Buaakk
Buakkk
"Buakkk" sasuke memukul kepala musuhnya, kemudian ia tending perutnya sehinggan pria itu jatuh tersungkur sehingga mengeluarkan darah dari mulutnya.
"Akhhkk" sasuke berteriak kesakitan setelah musuhnya menendang wajahnya keras keras.
Terlihat masih ada dua orang yang masih berdiri di depan sasuke, kedua orang itu menendang tubuh sasuke secara bersamaan.
"akkhhkk" rintih sasuke. Sasuke berusaha berdiri setelah musuhnya berhenti memukulinya.
"sialan kau" kata sasuke marah, ia memandang kedua musuhnya tajam. Tanpa basa-basi lagi ia mengambil kursi taman di sampingnya, dan melemparkanya kearah musuhnya.
Brakkk. Karena sedikit terkejut kedua siswa ame terkena lemparan kursi dari sasuke, sehingga membuat mereka berdua pingsan.
Seringai tipis tercipta pada bibir sasuke yang berlumuran darah, ketika melihat musuhnya pingsan. Ia pun berjalan pergi kearah naruto berkelahi.
"Braakkk" naruto membanting tubuh katsuya ketanah.
Setelah membanting katsuya ketanah naruto berjongkok dan menjambak rambut katsuya.
"si..si-alan kau naruto, ka-mi pasti akan membalasmu" kata katsuya.
"berhentilah mengoceh, dan jika kau ingin membalas dendam, setidaknya bawalah orang yang kuat"kata naruto lalu beranjak pergi dari taman itu.
Naruto melihat sasuke tengah berjalan kearahnya, terlihat wajah sasuke juga mengalami banyak luka lebam.
"hn, kau sudah selesai dobe?" Tanya sasuke.
"begitulah" jawab naruto.
"sebaiknya kita segera pergi dari sini, sebelum polisi datang" ujar sasuke sambil berjalan mendahului naruto.
"hey, tunggu aku teme!" teriak naruto pada sasuke .
TO BE CONTINUED
Akhirnyaaa… chapter dua selesai. Maaf kalau dichapter ini belum ada adegan NARUHINA mungkin chapter depan. Oh iya, untuk yang baca fic ini jangan lupa tinggalkan jejak ya…., karena review kalian adalah semangatku
Sampai jumpa chapter depan
