Midsummer Night

CAST : Kim Taehyung

Jung Hoseok

Other Cast : All BTS member

"Taehyung yang selalu mencari sosok sempurna, hingga dia lupa tujuan utama hatinya, dan Jung hoseok yang selalu setia menunggu, seperti gerimis yang merindukan matahari"

ratting aman kok, maafin kemaren masih ada typo

ranjau Typo banget

ceritanya manis, semanis VHOPE yang mirip permen kapas, bikin diabetes Para Fujo

happy reading

2 Bulan lalu

Taehyung yakin hidupnya akan bertambah indah sejak dua hari lalu. Jeon Jungkook, Pria idamannya sejak satu tahun lalu resmi menjadi kekasihnya. Taehyung bahkan masih tidak percaya saat Jungkook tiba-tiba datang ke kelasnya dan bertanya

"Tae-Hyung, mau berkencan denganku?" dihadapan semua teman sekelasnya. untung saat itu dosen yang harusnya mengajar tidak masuk. kalau ada, Taehyung bisa mati mendadak karena kebetulan dosen yang mengajar hari itu dosen yang terkenal galak karena masih perawan. benar, dosen tersebut masih melajang di usia 40an.

Tentu saja Taehyung tidak berpikir panjang, dua detik setelah Jungkook memintanya, Tehyung langsung jawab iya dengan terburu-buru, takut jika dalam lima detik kemudian Jungkook akan melupakan ucapannya sendiri. Taehyung memang sudah gila, sampai-sampai dia tidak peduli dengan omongan Hoseok yang megoceh tentang betapa playboynya Jungkook saat Taehyung menceritakan kisah penembakan yang menurutnya sangat teramat romantis yang dilakukan Jungkook di depan kelas,

"Hyung, dia itu tidak hanya tampan, tapi juga tau bagaimana caranya memperlakukan seseorang, ku rasa kadar cintaku bertambah 200 % Hyung" ucap Taehyung sambil memakan burgernya. Sebenarnya ini sudah sangat telat untuk jam makan siang, salahkan mata kuliah Hoseok yang hobi sekali mepet-mepet ke waktu sore.

Hoseok, hanya mencibir, Taehyung sudah menceritakan kisah penembakan itu untuk yang ke 178 kalinya. Hoseok benar-benar menghitungnya.

"mana ada 200%, dasar alien" cibir Hoseok, Taehyung hanya nyengir kuda.

"kalau begitu, mana pacar mu yang luar biasa itu, kenapa malah makan siang dengan ku" Tanya Hoseok, dia sebenarnya sudah terlalu bosan dengan topik pacar sempurna yang di bicarakan Taehyung.

"dia mungkin ada kelas hyung" jawab Taehyung. Hoseok mencibir. lagi.

"mungkin? Pacar macam apa, yang tak pernah terlihat bersama, padahal ini sudah sebulan sejak kalian jadian" ucap Hoseok

Taehyung tersenyum, dia ingat, Hoseok memang benar, seteleh kejadian penembakan romantis itu Jungkook memang tak pernah sekalipun menemani Taehyung, bahkan nomor Handphone Jungkook pun, Taehyung tidak punya.

"eeey Hyung, dia itu pria sempurna, jadi dia sibuk" kilah Taehyung

"oh iya Hyung, ku dengar Jin Hyung dan Namjoon Hyung akan kembali lusa, dari acara berlibur mereka, aku boleh tidak ikut menjemput mereka ke bandara?" Taehyung mencari topik lain sebagai pengalih perhatian, sebenarnya dia malas sekali menjemput pasangan yang menurutnya so romantis itu di bandara, tapi demi harga diri tingginya, dia rela menekan rasa mual yang mengubek perutnya ketika menyebut nama Namjoon mantan rivalnya , apalagi dengan embel-embek 'Hyung', tapi Taehyung rela asal Hoseok bisa lupa membahas Jeon Jungkook lagi, tentang dia yang tak pernah mengajaknya sekadar makan siang bersama.

"eoh? Tumben, biasanya kau malas sekali kalau sudah berurusan dengan Jin hyung dan namjoon, kau sudah tidak cemburu pada mereka?" mampus, Taehyung salah mengambil langkah. Harusnya dia tahu kalau Hoseok pasti akan membahas kisah Cinta sepihak Taehyung kepada Kim Seok Jin yang berakhir dengan Namjoon yang tiba-tiba muncul dari dunia antah berantah dan menggagalkan semua impian indah Taehyung dengan Pria tampan dan sempurna versi Taehyung, berkencan bahagia dengan Kim Seok Jin pria serupa pangeran dari negri disney yang lebih tua darinya itu.

"asal kau tahu saja Hoseok – ssi, aku ini hanya main-main dulu pada Kim Seok jin itu, jadi mana mungkin aku cemburu, yang benar saja, cemburu pada Pria penyuka warna pink yang lebih memilih pria dengan wajah mirip Maori Clan, seleranya terlalu buruk ngomong-ngomong"

"katakan 'Hyung' tae-tae, dan berhenti mengatakan kalau tunangan ku itu mirip Maori klan, dia orang korea asli ngomong-ngomong" taehyung hampir menggali lubang di bawah mejanya, dia kaget melihat Seok jin yang tiba-tiba sudah duduk di depannya sambil tersenyum penuh bak nenek sihir. Hoseok di sampingnya malah nyengir tanpa dosa. Taehyung tambah kesal.

"maaf aku tadinya akan memberi tahu mu, kalau Seok Jin Hyung sudah kembali ke Korea kemarin, karena ada urusan mendadak di café-nya, dan yang baru pulang lusa itu – "

"Namjoonie ku" potong Seok Jin, memberi penekanan pada kata Namjoon tepat di muka Taehyung yang spontan langsung memasang muka bosan. Menggoda pria yang lebih muda memang selalu mengasikan. pikir Seok Jin. Taehyung tambah menderita.

"Hoseok-ah kenapa kau masih mau makan siang dengan bocah bodoh tidak peka dan tidak punya perasaan ini?" Tanya Seok Jin, melupakan wajah Taehyung yang masih dalam mode sebal

"dia yang selalu menyeret-nyeret ku Hyung" jawab Hoseok enteng

"ih jangan kepedean deh Hyung, aku hanya menemani pria jomblo tanpa pasangan untuk makan siang, kebetulan aku ini orangnya baik, meskipun sudah punya pacar yang luar biasa aku masih bersedia menemanimu makan" Taehyung dengan tampang layaknya pahlawan besar menimpali ucapan Hoseok

Jin hanya memsang wajah malas, sedangkan Hoseok malah memasang wajah 'yang benar saja, bahkan pacarmu tak pernah mengajak mu makan siang bersama'

Tiba-tiba ponsel Taehyung bordering, menandakan ada pesan masuk

'Hyung ini aku, Jungkook, aku ada di cafeteria dekat kelas dance, mau menemai ku makan siang?'

seketika wajah Taehyung berbinar, dia kaget bercampur haru, setelah sebulan pacaran akhirnya Jungkook mengiriminya pesan dan mengajaknya untuk menghabiskan waktu bersama. Penantiannya ternyata tidak sia-sia

"maaf yah pria jomblo" melirik ke arah Heosok

"dan kau, mantan fans ku" ke arah Seok Jin

"aku akan berkencan dengan pangeran kampus, Jeon Jungkook Pacar ku. pria tampan memang harus berkencan dan makan siang dengan pria tampan lagi, nikmati waktu kalian, jangan sedih karena orang tampan ini sekarang tidak bisa kalian tatap lagi" ujar Taehyung sambil melompat dari kursinya dan berlari meninggalkan hoseok dan Seok jin yang masih melongo tidak percaya

"yang benar saja, dia bilang apa tadi? aku. fansnya? jelas-jelas dulu dia yang ngamuk-ngamuk di acara kencan pertamaku, bahkan berteriak ingin memakan Namjoonie ku hidup-hidup, dasar alien primitif" ujar Seok Jin, mengibaskan tangan di muka. dia kesal sekali, ngomong-ngomong

"enatah kenapa Hoseok-ah, aku masih yakin kalau Taehyung itu sangat mencintaimu" tiba-tiba Seok Jin berbalik melihat Hoseok yang masih melamun memperhatikan Taehyung yang berjingkat-jingkat kegirangan dan semakin menjauh.

"Hyung ucapan mu ini lucu sekali, dia bahkan tampak bahagia setelah si bocah Jeon itu mengirimnya pesan" jawab Hoseok lirih

"dia itu hanya tidak sadar dan terlalu bodoh untuk menyadari perasaannya sendiri. Percayalah si Jeon jungi atau siapalah itu namanya, hanya selingannya saja, sama seperti saat Tae bilang dia tergila-gila padaku dan nyatanya, dia itu hanya obsesi memiliki pacar terkenal" Jawab Seok Jin

"haaah, entahlah Hyung, rasanya sekarang makin sulit. Dan omong-omong namanya Jungkok. Jeon Jungkook Hyung, bukan jungki" tutup Heosok. dia berniat untuk segera meninggalkan kantin, toh teman makan siangnya sudah pergi, dan dia juga malas duduk berlama-lama dengan Seok Jin yang pasti hanya akan membahas betapa romntisnya Namjoon atau tentang segala item berwarna pink yang Namjoon hadiahkan padanya saat berada di Jepang, Hoseok sudah terlalu paham dengan Sifat Seok Jin yang so jual mahal, tapi sebenarnya sangat tergila-gila pada Namjoon.

"kalau Tae tidak mencintai mu, dia tidak mungkin akan terus-terusan bercerita tentang pria-pria yang dia klaim sebagai penarik perhatiannya padamu" ucapan Seok Jin mengurungkan niat Hoseok untuk beranjak dari kursinya, dia berpaling menatap Seok Jin yang dengan penuh minta.

"begini yah Jung Hoseok, aku kenal kalian bukan baru setahun dua tahun, Tae itu sudah terlalu mudah aku baca sifatnya. dia hanya sedang menarik perhatian mu saja. percayalah padaku" ujar Seok Jin, mengedipkan matanya dengan yakin.

Hoseok bingung, kenapa juga Seok Jin harus berkedip-kedip seperti anak anjing

"eeey, kau ini, sama tidak pekanya dengan Taehyung alien bodoh itu, kau tae, Tae dan aku itu sudah kenal sejak kecil, tapi kenapa Tae baru berkoar-koar jatuh cinta pada ku setelah masuk Kuliah?"

"mungkin karena kau berubah jadi tampan Hyung setelah kuliah" jawab Hoseok, sebenarnya dia malas mengakui kalau Jin tampan, bukan iri hanya saja reaksi Jin itu suka berlebihan.

"aaah iyaa aku memang di takdirkan untuk tampan, hey tapi aku dari kecil sudah tampan Jung, aah kau menggangu konsentrasi ku menganalisis. begini Tae itu hanya sedang cari perhatian, dia sedang cari perhatian mu saja"

"aku tidak paham Hyung, lagi pula Taehyung sepertinya benar-benar jatuh cinta pada si bocah Jeon itu" lirih Hoseok, kali ini dia benar-benar bernat untuk segera pergi dari kantin, kemana pun asal menjauhi Seok Jin.

"yasudah kalau tidak percaya tanyakan saja pada Min Yoongi" ujar Jin

"yasudah Hyung, aku masih menunggu kok" lirih Hoseok, sambil berjalan ke luar kantin

TBC

AAAAH mksh yang udah ripiu dan ngefav. aku balesin semua pokoknya, maap yah kemarin ada banyak salah penulisan dan ranjau typonya juga bertebaran. kali ini udah aku koreksi sebelum publish, semoga tidak ada typo yang terlewat, makasih buat ahneugene yang baik banget ngasih tau kalau nama hosoek aku salah tulis. udah di benerin yaaaah hehehe

terakhir...

revieeeeeeeew lagi dong, gemes deh tiap lihat vhope mereka itu unyu sekaleeeeeeeee