Tentang Memori dan Harapan
Disclaimer: karya ini milikku, tapi tokoh 'aku' dan situasinya bukan milikku
Warning: uum.. sudah lama ga ngetik, jadi.. ini hanya dipakai author untuk membiasakan diri lagi.
karena pas niat nglanjutin fic yg lin rasanya kaku sekali..
dan sudut pandang 'aku' di sini adalah Kaito.
Dahulu..
Ada kebersamaan dalam keluarga kami,
Gelak tawa dalam keceriaan di bawah sinar matahari,
Kasih sayang dan pelukan hangat di bawah sinar rembulan,
Memori itu tertinggal dalam kenangan yang abadi..
Berhiaskan keajaiban yang berkilau..
Yang megah.. Yang indah..
Hancur karena Pandora.
Hancur karena mereka yang mengincar Pandora.
Akan aku temukan Pandora,
Dan akan aku hancurkan Pandora.
Akan aku temukan mereka,
Dan akan aku hancurkan mereka.
Sebagai balasan
Untuk hancurnya kebersamaan keluargaku
Untuk berakhirnya kehidupan ayahku
Membuat memori itu hanya tinggal kenangan
Kegelapan malam tidak mampu menyembunyikan dendamku
Dinginnya angin tidak mampu memadamkan amarahku
Menerjang maju dengan mempertaruhkan nyawa
Tanpa harapan atas masa depan
Hanya berbekal dendam dari masa lalu
Mungkin aku sudah rusak
Tapi aku tidak sedih
Dan dalam perjalanan yang suram ini,
Kehadiranmu mengguncangkan duniaku..
Menggoyahkan keyakinanku..
Membuatku menjadi merasa sedih
Karena terangmu membuatku sadar betapa kelamnya diriku
Hei, Shinichi..
Mungkinkah..
Kebahagiaan di masa lalu itu akan aku rasakan lagi?
Senyuman yang cerah dan pelukan hangat itu juga
Kasih sayang dan cinta yang tanpa batas itu..
Bolehkah aku yang rusak ini, kembali memiliki harapan?
