"Kalian sudah mau pulang ya?apa mau diantar Taeyong ke Hotel kalian?" Baekhyun menawari tumpangan. "Tidak perlu repot-repot Hotel kami dekat kok hanya berjalan kaki sudah sampai" Joy berkata seraya memperagakan berjalan dengan dua jari . "Mungkin lain kali kami kesini lagi hyung,sampai jumpa" Ten,Jaehyun, dan Joy meninggalkan Baekhyun bersama Chanyeol "Apa besok kau ada acara?" Chanyeol berujar dengan nada yang tidak bisa ditebak

"Mungkin tidak ada, memangnya kenapa?"Baekhyun bertanya seraya mengamati wajah Chanyeol yang memiliki lekukan tampan "Aku ingin mengajakmu bermain bersama tim-ku, apa kau mau?"

"Tentu"

"Baiklah jangan matikan sns mu nanti malam,kau akan ku-invite ke chat-grup tim ku yaa, selamat malam" Diakhiri kecupan dari Chanyeol kepada dahi mulus Baekhyun , oh tidakk pipi Baekhyun merah

Di sisi lain

"Oppa aku tidak tega memasukkan Baekhyun ke dalam sel penjara" Joy berkata dengan buah-buahan yang terus dilahapnya , "Aku juga begitu, lagipula aku tertarik dengan adikknya" itu suara Jaehyun

"Hyung,kuharap Ketua Suho salah mencari mangsa ya, aku kasihan dengan Baekhyun" Ten berbicara dengan wajah tidak enak-nya yang ditujukkan ke Baekhyun ,"ya lagipula aku sudah jatuh hati ke Baekhyun, dan berarti pula aku harus merelakkan Baekhyun dalam detik itu juga" Chanyeol berkata seraya menyalakkan mesin mobilnya,

"Maafkan aku Baekhyun"

.

.

.

.

.

.

.

Mask

Main Cast: Byun Baekhyun,Park Chanyeol

Support Cast: Oh Sehun, Lee Taeyong

Genre: Action,Romance,Hurt/Comfort

Summary: Perdangangan senjata secara ilegal dan transfer obat-obatan terlarang dengan jangka besar di Korea yang sekarang menjadi incaran para Agent khusus disana,tapi siapa sangka jika yang melakukannya adalah seorang mahasiswa pendiam

ACTION STORY!YAOI

.

.

.

.

.

.

.

"Taeyong-ah" Baekhyun merebahkan dirinya diatas sofa, "hm?" Taeyong hanya membalas dengan bergumam, jangan lupakan tangannya yang masih setia dengan mac-apple putihnya , "Sehun dimana, bisakah kau mencarinya?" Baekhyun menutupi kedua matanya dengan lengan mungilnya dan hey apakah Baekhyun menangis?

"Maafkan aku hyung, aku sedang sibuk untuk mengerjakan tugas" BOHONG

"hiks, Astaga aku marah dengan diriku sendiri dan astagaaa ini tidak jelas" Baekhyun segera melangkahkan kedua kakinya ke kamar mereka-sehun-.

"Hyung,tidurlah yang lama, jika tidur bisa menghilangkan stress mu" Taeyong bergumam dan melanjutkan 'tugas-nya'

.

.

.

.

.

.

"Joy, bisakah kau menyamar dan berpura-pura menjadi pelayan disana untuk malam ini saja?" Chanyeol bertanya dan mengamati berkas-berkas yang berisikan peta di pulau jeju . "Tentu, tapi aku butuh dana untuk masuk" Joy menimang-nimang.

"Hey, Noona kau bisa menggunakan tubuhmu yang mulus itu" Ten berhigh-five ria dengan Jaehyun dan dibalas dengan tendangan-Joy- yang super menyakitkan di pantatnya. "Hey sudahlah lakukan tugas kalian, waktu kita tinggal 6 hari, dan kau Jaehyun hack situs mereka, cari pelanggan mereka" Chanyeol menutup berkasnya dan mulai menyerahkan laptop hitam kearah Jaehyun

"Siap hyung,"

"Oppa, Sehun dan Taeyong mengenali kita dan kau tau oppa, Taeyong sudah mulai meretas data-data militer Seoul" Joy membuka IPad cantiknya , pinky

"Jika sudah seperti itu, tidak ada waktu liburan untuk kalian, selesaikan misi ini dalam 3 hari, jika tidak aku akan melaporkan ke Ketua Suho"Chanyeol pergi dari ruang tamu

"Hyung,kenapa harus terburu-buru" Ten mengelak dan mulai meregangkan otot-otot tubuhnya , "1 poin" Chanyeol mengangkat jari telunjuk kanannya seraya meminum segekas air mineral dingin dengan tangan krinya

1 poin sama dengan hukuman 100 kali push-up

"Hyungggg~~" Ten mencoba lagi

"2 poin Ten"

"Aisshhhh hyung,aku membencimu"

"3 poin"

.

.

.

.

.

.

02.00 PM

Ting, suara pintu mansion terbuka, Sehun pulang

Saat Sehun masuk dia bisa melihat Baekhyun tertidur di sofa sedangkan Taeyong tertidur dengan kepala di meja , segera saja Sehun mengangkat tubuh Taeyong dan merebahkan di kasur kamarnya-taeyong-

Terakhir Baekhyun, Sehun mengangkatnya dengan hati-hati dan merebahkan tubuh Baekhyun di kasur springbed mereka , Baekhyun terbangun dan, "Sehun kau pulang" Baekhyun tersenyum dan langsung duduk,

"Ya aku pulang,tapi aku masih belum memaafkan kan mu Baek" Sehun melepas kemeja hitamnya yang dipakainya dari pagi, dengan sigap Baekhyun membantunya "Kau seharian kemana Sehunnah?" Baekhyun menggantung kemeja Sehun di gantungan lemari ,

"Bukan urusanmu" Sehun berkata dengan dingin,"Sehunnah-"

"Aku lelah Baek,selamat malam" Sehun memotong ucapan Baekhyun dan mulai tidur di sisi kiri tempat tidur

"Sehun lelah?baiklah selamat tidur" Baekhyun tersenyum dan keluar dari kamar

.

.

.

"Taeyong-ah kau belum tidur?" saat Baekhyun keluar , dengan cepat matanya menangkap pergerakan Taeyong yang grasak-grusuk dengan mac-putihnya , "Sebenarnya sudah, hanya saja tugasku harus dikirim sekarang agar dapat dikoreksi oleh temanku hyung"

"Ahh baiklah semangat kuharap kau masuk 10 besar di sekolahmu" Baekhyun tersenyum dan mulai membuat teh hangat yang berisikan Jahe putih dan melati putih , "dan kau hyung kenapa belum tidur?"

"Sama sepertimu aku mempunyai pekerjaan yang harus aku lakukan kk" Baekhyun menyelesaikan membuat secangkir teh dan kopi "Taeyong, jika kau tidak tidur aku akan menghukummu untuk membersihkan mansion ini" Baekhyun dengan santainya berbicara dan mulai masuk ke kamar Sehun-dan Baekhyun

.

.

Baekyun meletakkan Teh nya di nakas coklat sebelah Sehun , "Sehunnah, bangunlah aku membuatkanmu teh dan kau harus meminumnnya agar tidak terlalu lelah" Baekhyun menggoyakan bahu Sehun agar dia bangun, "Pergilah hyung aku lelah" Sehun menjawabnya dengan suara serak

"Tapi-"

"PERGILAH HYUNG JANGAN GANGGU AKU!?" Sehun mulai terpancing emosi , "n-ne Baekhyun akan keluar maafkan Baekhyun" Hey Sehun, Baekhyun ketakutan

Baekhyun mulai keluar dari kamar mereka dan masih menemukan Taeyong yang berada di ruang tamu hanya saja dia tidak mengerjakan sesuatu di mac-putihnya , "Hyung kau tak apa?" Taeyong mengeluarkan wajah khawatirnya

"ya aku tak apa, Taeyong tidurlah kumohon" Baekhyun memelas kepada Taeyong, "Ya hyung aku akan tidur tapi sebelumnya berikan aku sebuah pelukan" Taeyong merentangkan kedua tangannya untuk menyambut pelukan dari Baekhyun ,

.

LINE~

Baekhyun terbangun dari tidurnya hell ini masih jam 4 pagi, dan Baekhyun hanya tertidur 1 jam , Baekhyun membuka private chat dari Chanyeol, WHATT?! CHANYEOL

Real_pcy: Byun aku didepan rumahmu, keluarlah :D

Dengan sigapnya Baekhyun berdiri dan memungut Jaketnya yang berada di karpet,

.

.

Saat Baekhyun keluar , dengan cepat seseorang menyambut Baekhyun , itu Ten,

"Malam hyung, maaf menganggu," Jaehyun menyambutnya dengan pelukan hangat,"Ya itu tak apa" Baekhyun tersenyum dengan lugu

"Hey Baekhyun" Chanyeol menyapanya dengan canggung

"Ehm, ya hy" shy shy shy

"Aku tau ini tidak sopan tapi bisakah kau ikut kami untuk berpesta merayakan hari jadi tim Baseball kita maaf maksudku kami :D" Chanyeol tersenyum idiot , "Tentu, kenapa tidak?" Baekhyun menyambut uluran tangan Ten dan mulai memasuki van silver milik Phoenix , tapi sebelumnya Jaehyun menyempatkan diri memasang salah satu chip kamera tersembunyi di pot mansion Baekhyun

(EXO-MONSTER)

'You try to run but you cant hide from all the chaos inside,'

'im sorry you make me so crazy, you know you do~'

Baekhyun dan Joy menyanyikan salah satu versi English dari salah satu Boyband terkenal di Negara sana

"Baekhyunnah kau bekerja sebagai apa?" Joy bertanya seraya memakan salad buahnya, "Ehm aku bekerja sebagai blogger untuk menjual barang barang secara online shop" pertayaan pertama muluss

"Ahh, bisakah aku mengunjungi situsmu kalau begitu?" Joy mulai menyiapkan laptopnya dan membuka salah satu chrome disana

" , hey aku menjual kosmetik untuk perempuan dan itu langsung dari distributor London" pertanyaan kedua muluss

"Baek tapi kenapa yang muncul senjata senjata seperti ini?" Joy memperlihatkan salah satu web yang terbuka di chrome laptopnya ,

"Eh?" Baekhyun mengamati seksama , ini bukan web nya, jika web untuk menjual senjata illegal blog nya tidak akan seperti ini dan apa itu warna nya sangat berbeda dengan blog baekhyun

"Ah, kau salah Joy, yang benar Baekhee bukan Baekhie, blog ku bukan penyanyi terkenal"

Ten dan Jaehyun melakukan kontak mata dan berbicara menggunakan bahasa mata?perasaan?apa itu?kk

"Hoamm aku mengantuk, bisakah aku bergabung besok lagi,?" Jaehyun mengucapkan dengan mengusap mata kirinya

"Tentu" Joy Eye-smilling

"Chanyeol hyung, minumannya berada di kulkas aku akan pergi sebentar untuk menemui teman temanku. Selamat malam hyung, noona" Ten keluar dengan membawa sebotol Soju

"Joy tolong bawakan minumannya" Chanyeol akhirnya bersuara, "Hm" dan dibalas gumaman oleh Joy

"Chanyeol-ssi, apa kau seorang polisi?" Tanya Baekhyun pelan, disaat bersamaan Joy yang berada di counter minuman hampir saja memecahkan gelas yang ia pegang,

"Eh?tidak aku bukan polisi"tapi aku detektif Negara byun

"ahh begitu setauku hanya seorang pilihan Negara yang membawa pistol Walther PNN99" Baekhyun mengamati pistol yang berada di nakas kiri Chanyeol

"Darimana kau tau , jika hanya pilihan Negara yang mempunyai?" Chanyeol menerima minuman dari Joy begitu juga dengan Baekhyun dan setelah itu segera saja Joy meninggalkan mereka berdua

"Tidak aku suka membaca salah satu situs Negara yang biasanya menampilkan cerita cerita tentang agen agen mereka, dan di salah satu paragraph nya mengatakan bahwa hanya pilihan Negara yang mempunyainya" Baekhyun mengucapkan dengan satu tarikan nafas penuh

"benarkah?"Chanyeol mendekatakan wajahnya dihadapan Baekhyun hingga Baekhyun dapat merasakan deru nafas berat Chanyeol

"Hm" Baekhyun menikmati bau nafas Chanyeol, Anggur 1998 , Baekhyun memejamkan matanya ,

Chanyeol mulai berani mendaratkan bibirnya ke bibir mungil Baekhyun, manis

Lumat

Hisap

Gigit

Tidak terasa ciuman manis itu berubah menjadi ciuman French-kiss

"Engh Chanhh" Baekhyun mendesahkan nama Chanyeol saat Chanyeol berhasil mengecupi daerah sensitive nya, Bahu

"Say it more loud" Chanyeol berbicara dengan suara berat nan sexy nya, setelah -belum- selesai melumat bibir Baekhyun, Chanyeol mulai mendudukan Baekhyun dipangkuannya, dan melakukan gerakan pump dimana mereka belum memulai kegiatan inti tapi mereka sudah saling meyodokkan penis masing-masing , heol itu nikmat

"Baekhh biarkan aku memasukimu" Chanyeol berkata dengan mengecupi daerah dagu hingga leher Baekhyun

DEG

Dengan sigap Baekhyun mendorong tubuh Chanyeol dan mulai menyingkir dari hadapan Chanyeol, "Ehm maaf Chanyeol tapi ini tidak benar, maafkan aku, selamat malam" Baekhyun membungkukkan badannya dan mulai keluar dari Mansion Phoenix

.

.

.

.

.

.

H-3

Tidak terasa mereka sudah 3 hari berada di Pulau Jeju , dan begitu pula hubungan Sehun-Baekhyun tidak berjalan dengan baik, Sehun yang terus bersikap dingin dengan Baekhyun, dan Baekhyun yang hanya bisa diam walaupun telah mendapat gertakan dari Taeyong yang gemas sendiri melihat hubungan mereka berdua

Ckling~

Pesan dari laptop hitam Baekhyun

"Hey I want to take my order tomorrow can we meet up for that?" Zen Sword

"Yes, tomorrow Jeju Island, hope you like your order and don't be to late" Bi

Baekyun mencatat pesanan dari account yang bernama Zen Sword

"Barreta-92 apakah gudang masih menyimpan persediaan itu?" Baekhyun berpikir seraya menulis catatan yang akan diperlukan

"Taeyong-ahh" Baekhyun berteriak dengan suara lengking 4 oktafnya

"Ya?"

"Kita membutuhkan Barreta-92 , 4 buah, bisa kau ambilkan dari gudang militer mu?" Baekhyun menghadapkan dirinya kearah Taeyong yang sedang melakukan gerakan push-up, Taeyong memberhentikan kegiatannya dan menoleh kearah Baekhyun "Mungkin, tapi Sehun hyung tidak mengijinkanku untuk memberi jalan untuk mu Hyung" Taeyong mendudukan dirinya

"Ah kenapa dia menutup jalur ku?"Baekhyun mengecek catatan kecilnya , "Maafkan aku hyung,tapi aku mengehormati Sehun sebagai leader" Taeyong membungkuk memberi hormat "Aku duluan hyung" Taeyong memasuki kamarnya

Dan disaat yang bersamaan Sehun keluar dari kamar "Sehunnah" Baekhyun mencegat Sehun yang tengah memakai jaket hitamnya "Sehun ayo kita jalan-jalan" Baekhyun menarik tangan Sehun

"Hyung, aku sedang-"

"Aku tau Sehun, tapi bisakah menyempatkan dirimu untuk bersamaku hm?dimana Sehun ku yang perhatian dimana sehunku yang manja dimana- hiks"Baekhyun terisak dihadapan Sehun,

Saat menyadari bahwa dirinya-Baekhyun- menangis di hadapan Sehun segera saja Baekhyun mengangkat kepalanya dan mengusap kedua pipinya yang basah , "Maafkan aku Sehun, bisakah kita kembali ke awal seperti awalnya, bisakah?" Baekyun memeluk tubuh Sehun dan mendaratkan kepalaya ke dada Sehun

Sehun-

Sehun membalas pelukannya , "Hm,sekarang tidurlah kau lelah" Sehun mencium pucuk kepala Baekhyun dan meninggalkannya

Baekhyun tersenyum, "terima kasih Sehun" segera saja Baekhyun memasuki kamarnya dengan tersenyum , dan tidak tau kah kau Baek? Sehun sedang tersenyum geli melihat tingkah Baekhyun

Chanyeol hanya bisa terdiam dihadapan anggotanya , "Oppaa kenapa kau mencium Baekhyun seperti itu, tidak tauklah kau jika dia akan menjauhi kita" Joy merengek seraya mengehentak hentakkan kakinya , "Bukankah seharusnya seperti itu, kau tidak boleh lengah Joy" Chanyeol berdiri dan merapikan celannya .

"PARK CHANYEOL, AKU BENCI KAU" setelaj Joy berteriak seperti itu , dia mulai meninggalkan Mansion Phoenix seraya membawa kunci mobil . Hey hal itu sudah dicegat oleh Jaehyun dan Ten , "Hyung, kau bukan Chanyeol hyung yang kukenal" setelah Jaehyun mengatakannya dan mulai mengejar Joy,

"Hyung, meminta maaflah" Ten meninggalkan Chanyeol di ruang tamu

"UGHHH INI MEMBUATKU GILA" Chanyeol mengacak rambutnya frustasi , "Hey Baek apa yang harus kulakukan hm?" Chanyeol tersenyum putus asa dan mulai meminum Wine nya

.

.

.

.

.

.

.

TAMAT.

.

.

.

.

.

Bodoh dah masih tobecontinued yess

Gimana hm?gimana? kaga ada enceh dulu yaaa Gue lagi sibuk sama perasaan dan temen friends with benefit gue sabar ye sabar , gimana tinggalkan review? Typo adalah sebagian dari iman(?)