Disinilah Baekhyun dan Sehun, Lotte World,South Korea, setelah perdebatan panjang antara Taeyong dan Baekhyun

"Hyung sebaiknya kau ajak dia ke taman kota, night club atau hotel"-Taeyeong

"Tidak Tae,aku akan mengajaknya bermain sepuasnya di Lotte"-Baekhyun

"Hyung, kau tau Sehun hyung menahannya setelah sekian lama"-Taeyong

"Tetap tidak mau Tae"-Baekhyun

"Hun-ah ayo bermain hihi" Baekhyun menampilkan wajah lucunya, "Hm kita akan main, bagaimana dengan Shooter hmn?" Sehun mengenggam tangan kanan Baekhyun dengan tangan kirinya, "Kau masih tidak mempercayai kemampuan menembakku eoh, baiklah ayo kita bertaruh" Baekhyun menarik Sehun

"Ahjussi 2 tempat dan 3 ronde ya," Baekhyun memberikan sejumlah uang dan menerima 2 senjata laras panjang jarak pendek dan perlu diingatkan bahwa itu mainan

"Baiklah apa taruhanmu Oh Sehun yang terhormat?" Baekhyun bertanya dengan angkuhnya meletakan senjatanya di bahu kanannya, "Bagaimana jika aku menang kita akan seharian di mansion bermesraan dan jika kau yang menang aku akan menuruti segala permintaanmu, otte?" Sehun mengecup sekilas bibir Baekhyun

"Deal"

Ronde Pertama mereka berdua mendapat nilai yang sama

Ronde Kedua Baekhyun mendapat 2 poin lebih tinggi daripada Sehun

.

.

.

Dan disinilah mereka di Mansion, Sehun melebihi 12 poin di ronde ketiga

"Kau selalu tidak mau mengalah" Baekhyun mengerucutkan bibirnya, "Kau ingin aku mengalah lagi eoh?" Sehun masih setia memakan kue kecil yang ia pegang, dan dibalas anggukan antusias dari Baekhyun, "Baiklah berikan aku kecupan di bibirku"

Ting tong

"siapa?" Baekhyun menahan tawanya setelah melihat wajah Sehun yang sangat bebal pada tamunya,

"Oh, Ten ada apa?" Baekhyun mempersilahkan Ten masuk, "Hyung maaf mengganggu waktumu,karena ada seseorang yang ingin berbicara denganmu didalam van itu"Ten menunjuk van silver di depan kediaman Baekhyun, "Lalu?" Baekhyun mengisyaratkan Sehun untuk masuk ke kamar

"Yeolchan hyung ingin meminta maaf" Ten menunduk dan memainkan jari-jarinya, "Sudah kumaafkan tenang saja" Baekhyun mengibaskan satu tangannya di depan dada

"Tapi dia ingin bertemu dan meminta maaf dengan mu secara langsung" Ten menyeret Baekhyun ke pintu van mereka

Disaat yang bersamaan, Joy mengendap-endap masuk dan memasang micro-cctv di beberapa sudut, vas bunga, pigora, bawahmeja makan dan di gantungan pintu kamar

CKLEK

"Siapa kau?" Sehun bertanya dengan dingin setelah melihat Joy terdiam di depan pintu kamarnya, "Maaf lancang Sehun, tapi aku hanya melihat-lihat maafkan aku jika aku mengganggumu" Joy membungkukkan tubuhnya dan segera keluar

Dari dalam Sehun mengamati pergerakan van silver diluar seraya meminum segelas air mineral, setelah itu segera saja ia masuk ke ruangan Taeyong

"Tae aku ada pekerjaan untukmu, selidiki tentang tim Baseball Pheonix"

OtherSide Baekhyun dan Chanyeol

Setelah Baekhyun masuk Van, keadaan canggung mendominasi sekitar Baekhyun dan Chanyeol

"Ehem"

"Baekhyun aku-" Chanyeol menahan nafasnya saat Baekhyun tidak melihat dirinya malah melihat keluar jendela,

"Aku memaafkanmu Yeol, bisakah aku keluar sekarang hal ini mencekikku" Baekhyun bertahan dengan suaranya yang dingin, "Baek dengarkan aku sekali ini saja"

Baekhyun hanya memandang malas Chanyeol, "Aku minta maaf dan biarkan aku memelukmu sekali ini saja" Chanyeol merentangkan kedua tangannya dan disambut oleh pelukan kaku Baekhyun,

..

.

"Kenapa sangat lama?" Sehun mondar mandir di ruang tamu dan diperhatikan oleh Taeyong,"Apa mereka sedang berciuman panas di dalam sana?" Seketika Taeyong tertawa sendiri , "Tae jika kau berkata sedemikan rupa lagi, selamat bertemu dengan sapu"Sehun masih mondar mandir di ruang tamu dan masih diperhatikan Taeyong

Tuk

Brak

"AKH"

Baekhyun Jatuh

"Baek kau kenapa?Apa sakit?" Sehun dengan sigap membantu Baekhyun berdiri "Aku sudah tidak apa-apa" Baekhyun membersihkan lututnya , "Hyung kau sedang mabuk" Taeyong masih memperhatikan dari ruang tamu

"Tidak, aku tersandung karena sepatu sialan ini" Baekhyun dengan keras menyindir Taeyong yang meletakkan sepatunya sembarangan

Setelah Baekhyun duduk di ruang tamu, minum dan sekarang bersandar pada dada bidang Sehun, "Kenapa kau sangat lama?" Sehun memulai percakapan terlebih dahulu, "Hanya percakapan biasa" Baekhyun menjawab dengan tenang dan seketika Taeyong berceletuk dari hadapan mereka "Tidak hyung, Baekhyun hyung tadi sudah melakukan ciuman panas bersama teman menjulangnya" dan Taeyong kembali dalam mode automatic semi Macbook –apaini?-

DUK

Baekhyun menendang meja yang berada dihadapan mereka dan itu mengenai Taeyong, "Hyung jangan berusaha membunuhku disini!" Taeyong mengusap perutnya yang terkena benturan, "Jaga ucapanmu Tae!"

"Baekhyun apa teman perempuanmu tadi juga ikut mengobrol denganmu didalam van?" Sehun sempat ingat dengan perempuan yang setinggi dirinya dan rambut hitam pendek legam , Baekhyun mengingat-ingat

"Ani, aku hanya bersama Chanyeol dan Ten yang tadi menjemputku didepan pintu" Baekhyun memejamkan matanya

Dan setelah itu Sehun mengisyaratkan sesuatu kepada Tae, "Kau harus menyelidiki Pheonix lebih lanjut" dan dibalas anggukan dari Taeyong

"Kau mengantuk hm?"Sehun mengelus puncak kepala Baekhyun dan dibalas gumaman kecil oleh Baekhyun, "Baiklah kita akan tidur dikamar"

Sehun menggendong Baekhyun seperti Koala dan berbicara isyarat lagi pada Taeyong "Kau tunggu disini" dan dibalas anggukan lagi oleh Taeyong.

MASK

"Tae apa yang kau dapatkan?" Sehun duduk berhadapan dengan Taeyong,

"tidak ada karena seseorang sedang memblokirku dengan wewenang cyber yang kuat" Taeyong mencoba lagi ,"Siapa mereka? dan apa yang dilakukan mereka untuk mendekati kita?"

TRING

Satu email masuk kedalam fax mereka ,yang bertuliskan 'Jika kau masih menyelidiki kami tidak akan segan-segan membeberkan perkerjaan gelap kalian kepada pihak berwajib'

"Seseorang telah mengetahui pekerjaan yang kita lakukan, Tae cari pengirim fax ini dan selidiki dia" Sehun menyobek kertas tersebut dan membakarnya

…..

..

.

Other Side Phoenix

"Joy apa kau sudah memasang beberapa pengintai?" Chanyeol duduk di sofa single ruang tamu, "Sudah, aku memasang di 4 titik tersembunyi, tidak tau jika mereka akan segera mengetahuinya" Joy melanjutkan memakan anggurnya,

"Hyung aku sudah mengirim email tadi dan beberapa menit lagi mereka akan mengetahui siapa pengirimnya" Jaehyun duduk disebelah Ten, "Hm dan kau Ten bersiapah beroperasi dan cermatilah pengintai tersebut, baca semua situasi pergerakan mereka dan laporkan kepadaku" Chanyeol meninggalkan ruang tamu,

"Bzzzt,, hey kalian apakah tadi Chanyeol hyung benar benar minta maaf kepada Baekhyun hyung?" Jaehyun mulai bergosip, "Aku tidak tau setelah aku memasang, aku meninggalkan tempat" Joy membalas seraya membersihkan tangannya, "Aku hanya dengar dengar dari luar van, bahwa Chanyeol hyung meminta Baekhyun memberikannya pelukan" Ten menahan tawanya

"TEN,JAEHYUN,JOY KALIAN MASING-MASING MENDAPATKAN 3 POIN DARIKU" Teriak Chanyeol dari kamarnya

LINE~

Real_pcy : Baek, kau sudah tidur?"

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC

.

.

Banyak yang tanya gimana perawakan mereka,

Joy yang di iklan sepatu yang dia jadi dj nah disitu kan dia sexy sexy misterius gimana gitu yak

Kalo Ten, bayangin aja dia yang jadi Devil di Hit the Stage nah kan itu bener bener damn

Jaehyun bayangin dia yang ada di mv without you

Taeyong bayangin dia yang kaya Jack Frost

Sehun bayangin dia waktu monster nah disitu kan dia kaya gagah gimana gitu, aduk leleh ue

Baekhyun bayangin dia pake caramel brown hair

Chanyeol bayangin dia pas Lotto era

GAIIIZZZ JAN LUPA REVIEW FOLLOW FAVORITES DAN LUPAKA TYPO KARENA TYPO SEBAGIAN DARI IMAN(?)