Disclaimer :

Seventeen milik Tuhan, diri mereka sendiri, keluarga mereka, agensi dan Carat.

Sedangkan cerita ini milik saya. Feel free untuk menguploadnya dimanapun atau menjadikannya hak milik anda. Karena saya gak peduli. Lol.

Warning :

Author males mikir, jadi maklumin.

Boyxboy

Jeonghancentric, Jeongharem, Jeongwhorehan

。。。

cobatebak present

SEVENTEEN NEW MEMBER

"Pernah dengar ungkapan tak kenal maka tak sayang? Kenalan dulu yuk, sama aku, biar sayang." - member baru Seventeen, 2k17

。。。

Chapter 1 Kamu?

Pagi ini, sebongies sedang bersiap. Bersiap menemui member baru seventeen. Semuanya tampak begitu tampan, rapi, wangi, tampan, rapi, wangi, tam—

"Yaiyalah ganteng, berani bilang pangeran Jun ini jelek? Siap-siap aku ketekin sampai mampus," celetuk Jun sambil ngaca. Iya, Jun yang itu, si member paling mancung. Walaupun kemancungannya nggak guna.

"Hyung, plis," Minghao menghela nafas. 'Ganteng sih ganteng. Tapi jarang mandi. Ya wajar keteknya bikin mampus.'

Ralat. Tampan, rapi, dan bau.

Wonwoo yang melihat keabsurdan Jun cuma bisa facepalm. Sudah muak. Tapi dia lebih muak dengan tingkah sok-sokannya Hoshi. Padahal mereka kan sohib. Duh. Tsundere.

Seperti biasa, manager Kang masuk dengan menggebrak pintu. Gak heboh, gak asik, cuy. Mottonya. "Adeul-a, member baru sudah datang. Cepat beri salam!"

Lalu timbul suara gedubrak gedubrak dari berbagai tempat. Semuanya berhambur ke ruang tengah, ruangan paling luas. Seokmin yang asik nonton drama Korea di kasurnya bersama Jeonghan jadi ikutan terburu-buru, terpeleset bajunya yang berserakan, dan jatuh tengkurap.

"Seokmin-ah, gwaenchanayo?" Ah, angel.

"G-gwaenchana, hyung," Seokmin bangkit. Menatap sang angel, menunjukkan muka bodoh dan darah di hidungnya.

"Aigoo, nae pabo-ya. Tunggu sebentar. Hyung ambilkan tisyu dulu. Tetap seperti ini," ucap Jeonghan sambil menengadahkan kepala Seokmin. Lalu berhambur mencari tisyu.

。。。

"Annyeonghaseyo," sapa si member baru sambil memamerkan giginya yang putih mengkilap. Para sebong pun cuma bisa menganga dan berteriak dalam pikiran masing-masing, 'tidak mungkin!'.

"N-noona? J-jadi kau mem-"

"Ssshhh~ Jangan panggil noona. Aku akan memalsukan tanggal lahirku. Jadi jangan sekali-kali menyebutku noona, arraseo?" Seungkwan mengangguk cepat seiring jemari lentik yang meninggalkan mulut seksinya.

"Nona Helena-"

"Harin, please."

"Ehem, nona Harin, kamar Anda di-"

"Ya ya ya. Sudah tau. Aku akan beradaptasi, jadi pergilah manajer Kang. Atur jadwal kami dengan tepat. Jangan terlalu sibuk dan jangan terlalu banyak istirahat. Kalau sampai jadwalnya tidak teratur, kau akan..." lalu si member baru yang meminta dipanggil Harin tersebut menirukan gaya pisau yang menyayat leher.

"Ba-baik, nona. A-adeul, aku pergi dulu," lalu menghilanglah sang manajer.

"Jadi, tidak ada pesta penyambutan untukku?"

。。。

"Nah, mimisanmu sudah berhenti. Ayo kita menyusul yang lain," ajak Jeonghan sambil membantu Seokmin berdiri. Lalu keduanya berjalan menuju ruang tengah.

"Terima kasih, hyung. Kalau tadi tidak hyung tolong, aku pasti sudah mati kehabisan darah," Jeonghan terkekeh mendengarnya.

"Jangan berlebihan. Makanya kau harus ha- IGE MWOYAAA?!" Jeonghan yang hendak mengomeli Seokmin malah terkejut dengan pamandangan di hadapannya. Kini, para sebong sedang menjadi pesuruh sang member baru. Jeonghan lebih terkejut lagi setelah menyadari siapa member baru tersebut.

Melihat Jeonghan, Harin langsung berdiri. Menyingkirkan tangan-tangan yang sedang memijat bahu, kaki dan tangannya.

"Helle, kau?"

"Hai, oppa. Yup, aku member baru Seventeen," seolah ada petir menyambar, pernyataan dan fakta tersebut menjadi berita bencana bagi para sebongie.

。。。

NEW MEMBER'S PROFILE

Birth Name

Helena Marie Ahn

Korean Name

Ahn Harin

D.o.B

October, 21th 1996 no, its 1998 pls

Hometown

Singap- Canada!

。。。

Sekian dulu. Sampai jumpa. Silakan hujat eyke.

Btw first fanfic nih. Lolol.

Terima kasih guys untuk komennya. Love you.