Short Scene: At Night Talk

Pairing: Dino x Hibari

Rate: T

Genre: Romance

Hibari bolak-balik mengubah posisi tidurnya.

Dia merasa gelisah dan tidak nyaman.

Saat ini dia sedang berada disebuah kamar hotel yang sudah disiapkan oleh Dino selama mereka latihan bertarung. Dia dan Dino ditempatkan dalam satu kamar, yaitu kamar ini.

Ini adalah malam kelima sejak mereka tinggal dan mulai berlatih. Biasanya, Dino akan berisik bertanya pada Hibari tentang berbagai hal mengenai dirinya atau menceritakan tentang dirinya sendiri. Tapi tidak kali ini karena Dino sedang pergi entah kemana.

Hibari kembali kembali memejamkan matanya.

Namun tetap saja dia tidak bisa tidur.

Akhirnya dia putuskan untuk membaca buku-buku yang ada di atas meja Dino. Hibari mengambil satu buku yang bertuliskan Socializing pada sampulnya.

Hibari mulai membaca buku tersebut.

Satu setengah jam kemudian Hibari sudah selesai membacanya. Dia mengembalikan buku tersebut ke meja Dino dan memutuskan untuk mencoba tidur kembali. Tapi, sesaat kemudian pintu kamar terbuka dan muncullah Dino.

"Oh, Kyouya? Kau belum tidur? Ini sudah hampir tengah malam," kata Dino. Dino memakai setelan jas warna hitam dan rambutnya disisir rapi, sepertinya habis menghadiri pertemuan penting.

"... Apa yang tadi kau lakukan?"

"Hanya mendiskusikan sedikit masalah. Kyouya, kau tak bisa tidur?" Dino mengalihkan pembicaraannya.

Hibari tidak menjawab.

Dino mengacak-acak rambutnya kembali seperti biasa, lalu mulai melepas dasi, jaket, kemeja, dan celana panjangnya satu-persatu. Kemudian memakai t-shirt dan celana baggy-nya seperti yang biasa dia pakai di hari-hari lain. Dino tersenyum padanya, "Kyouya?"

"Entahlah," jawabnya pada akhirnya.

Dino berjalan menuju tempat tidur Hibari dan duduk disampingnya.

"!" Hibari agak kaget karena Dino tiba-tiba membelai kepalanya.

"Bagaimana?" tanya Dino padanya, "Sewaktu kecil dulu aku merasa nyaman ketika seseorang membelai-belai kepalaku seperti ini, juga ketika seseorang mendekapku dalam pelukannya."

"Hn... sampai sekarang?" tanya Hibari dengan nada sedikit mencemooh, namun membiarkan Dino untuk tetap membelai kepalanya dan memainkan rambutnya.

"Yaah... pada umumnya, jika kita menyukai suatu hal saat masih kanak-kanak maka besar kemungkinan kita masih akan menyukai hal itu saat kita beranjak dewasa. Dan ya, aku masih menyukainya," kata Dino menjelaskan, kemudian buru-buru menambahkan, "Oh! Maksudku, bukan berarti setiap malam aku menyuruh seseorang untuk membelai atau mendekapku, ya."

"Dan jika ada yang melakukan hal tersebut padamu kau bisa tertidur lelap?" tanya Hibari lagi.

Tanpa ragu Dino menjawab, "Ya, tentu," sambil tersenyum

Hibari menghembuskan nafas dan bergumam, "Fuh, kau benar. Rasanya nyaman."

"Hah? Ap—

—UWAA!!" Dino terjatuh disamping Hibari yang menariknya ke tempat tidur, "Kyouya, kenapa tiba-tiba..."

Dan Hibari berkata, "Lakukan keduanya dan buatlah aku tertidur lelap."

Dino tercengang, setelah beberapa saat akhirnya dia tertawa, kemudian mendekap Hibari ke dadanya dan kembali membelainya, "Kau ini benar-benar..."

Tak lama kemudian Hibari sudah berada di alam mimpi.