Lanjutan, ok . .


5 Hari Mencari Obat

( -masih- Second day, the changed plan, and the back up team sent !!)

Disclaimer : B L E A C H is belong to Tite Kubo

And N A R U T O is of course Masashi Kishimoto

Warning : Pokoknya gaje lah, garing, OOC, OC, dan, yah apalah terserah -dilempar duit-

Enjoy , ,

_____________________________________________________________________________________________________________

"Hah? elo kan?, Hyourinmaru, mana laptopnya? mana laptopnya?" Hitsugaya malah teriak - teriak gaje sambil muter - muter.

"Laptop apaan? yang mana? punya siapa? berapaan? dimana? buat sapa?" Hyourinmaru malah nggak nyambung.

"Yang itu loh, itu, masa lupa sih sama yang itu,"

"Oh, yang itu tuh?, mana mungkin akau lupa sama yang itu, emang kenapa sih kok milih yang itu?"

Dan duo H malah ngobrol gaje dengan mambuang - buang kata "itu" di setiap dialognya. Dan tanpa kita sadari, ternyata, orang yang memperhatikan mereka berdua, sudah sweatdrop dari tadi.

"Siapa kalian?" akhirnya orang itu membuka pembicaraan, dan telah resmi mengakhiri acara sweatdropnya.

"Eh? ohya, akau Hitsugaya Toushirou, dan dia Hyourinmaru, kami dari Soul Society, dan, siapa kau?" kata Hitsugaya.

"Uchiha Sasuke, lalu, mau apa kalian disini?" tanya orang itu yang ternyata adalah Sasuke.

"Oh iya, tadi kita kan ada di kantor Kazekage, eh, kita malah dikipasin sama seorang cewek, pake kipas yang gedenya naudzubilah, alhasil kita terbang sampe kesini deh, lalu, tempat apa ini?" kata Hitsugaya.

"Pasti rumah angker ya? atau rumah korban sengketa? atau rumahfttfht" Hyourinmaru asal nyaut aja, sehingga itulah yang membuat mulutnya harus rela di sumpal sandal oleh Hitsugaya.

"Kau bisa baca," kata Sasuke sambil menunjuk sebuah papan yang terletak di pintu masuk rumah itu, yang bertuliskan,

DISINI BUKAN MARKAS RAHASIA TIM TAKA, ATAUPUN SEKUTU DARI AKATSUKI, JADI BUAT PARA SHINOBI YANG DENDAM SAMA MEREKA, MENDINGAN JANGAN MASUK DEH, KARENA INI BUKAN TEMPAT PERSEMBUNYIANNYA,

OKE?

Ttd,

SASUKE dkk

"Oh, jadi ini bukan markas rahasia tim taka ya? hn hn" kata Hitsugaya sambil manggut -manggut.

"Jadi diman-" omongannya terpotong karena melihat Sasuke yang berlari ke arahnya sambil menghunuskan pedang. Tapi, saat 0,5 cm sebelum kusanagi dan Hyourimaru beradu, terdengarlah lagu yang sangat familiar di telinga Sasuke,

"Ayam ayamku, ayam ayaaamkuu, kau buatku melayang, kau buatku dimabuuuk kepayang . . ."

Dan usut punya usut, itulah bunyi ringtone hape Sasuke, yang menandakan bahwa ada telepon yang masuk. Dan Sasukepun memutuskan untuk mengangkatnya, bukannya meneruskan adu pedangnya.

"Klik , , halo?"

"Eh? halo jeng Sasa, pa kabar nih? baik kan? oh ya, ngomong - ngomong, arisan bulan depan dimajuin aja ya, habisnya ada hal penting yang mau eike omongin nih? oke?" kata orang di seberang telepon itu, yang ternyata seorang bences alias bencong.

"Hn , , klik" itulah jawaban Sasuke sebelum akhirnya mematikan teleponnya denga wajah merah padam. Kenapa? psst psst, kabarnya, dia malu kalo rahasianya yang sering ikut arisan bareng bences - bences interlokal itu, harus terbongkar di hadapan orang asing yang baru ditemuinya 30 menit lalu.

"Siapa tuh jeng?" celetuk Hyourinmaru.

"Aih, enggak, itu si jeng Melani, minta arisan-" Sasuke tersadar setelah terpancing sifat ke-bencesannya, karena pertanyaan Hyourinmaru.

"Hyourinmaru," panggil Hitsugaya.

"Ada apa?"

"Gue nggak nyangka, ternyata, ternyata, elo..

.

.

.

.

bences jugaa, aihh, kita sama dong book" Hitsugaya ternyata juga terpancing oleh Hyourinmaru, dan akhirnya merekapun ngobrol tentang dunia mereka (baca : the bences world).

XDXDXDXDXDXDXD

Sementara itu, Unohana, Matsumoto dan Haineko yang sudah sadar, memulai misi mereka, yang awalnya mencari pasir emas, tapi sekarang diganti mencari Hitsugaya dan Hyourinmaru.

"Aduhhh, taichou dimana sihh?? mana panas, capek lagi, huhh" Matsumoto terus ngomel - ngomel sepanjang jalan nyariin taichounya yang kecil - kecil tapi ngrepotin.

"Aduh, aku haus nih, kita mampir minum dulu yuk" ajak Unohana yang disetujui semuanya. Dan mereka bertiga mampir di sebuah warung untuk melepas dahaga.

Saat sedang asik - asiknya minum, tiba - tiba, Matsumoto teriak gaje,

"Aku tau !!!" teriaknya, sambil mengeluarkan sesuatu dari sakunya, yang mungkin akan menjadi solusi sari masalah itu, yaitu,

'Hape'

GUBRAKK

Unohana dan Haineko bergubrak ria.

"Lha, cuma hape aja, teriak teriak gitu" pekik Haineko.

Dan tanpa mengindahkan kata - kata Haineko, Matsumoto langsung memencet - mencet keypad di hapenya, dan menghubungi seseorang.

XDXDXDXDXDXDXD

Sementara di tempat trio bences, mereka sekarang masih asik ngobrol sambil minum teh yang nggak tau dapet dari mana.

"Eh iya, ngomong - ngomong jeng, si jeng Sari itu, katanya sempet mau bunuh diri ya? trus gimana tuh?" tanya Hitsugaya.

"Oh iya tuh, jadi sih, tapi nggak mati deh kayaknya" jawab Sasuke.

"Emang kenapa nggak jadi mati? apa dia punya ilmu ya?" Hyourinmaru nimbrung.

"Engga juga sih, sebenernya dia tu udah gantung diri sih, di bawah pohon mangga, tapi," Sasuke menggantung kalimatnya yang mengundang berjuta tanya dari duo H.

"Tapi apa?" tanya duo H sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Sasuke.

"Tapi, di bawah pohon mangga yang udah di tebang, dan bahkan udah di buang ke TPA" jelas Sasuke yang membuat duo H sweatdrop.

"Berarti sama aja gantung diri di tempat sampah ya? nanti kalo mati gak elit dong" komentar Hitsugaya. Tapi beberapa detik kemudian, terdengarlah sebuah lagu lagi, tapi kali ini familiar di telinga duo H,

"Sepuluh tahun sudah, kita berumah tangga,"

"Teeeeett," Sasuke malah ekting mencet tombol, dikira acara hepi song.

"Apaan?" tanya Hitsugaya.

"Mandul, Rhoma Irama Feat Elvi Sukaesih kan?"

"Eh, yaaa, seratuss, kok bisa tau sih? hebat" komentar Hitsugaya.

"Yaa, tau lah, orang eike seneng banget dengerin lagu itu, wahahahaha" kata Sasuke dan langsung nyanyi - nyanyi gaje, eh, Hitsugaya malah dengan gajenya ikut - ikutan nyanyi.

"Eh cin, kayaknya itu telepon masuk deh, angkat dulu, siapa tau penting" omongan Hyourinmaru merusak kesenangan Hitsugaya dan Sasuke yang lagi asik duet gaje.

"Ah, iya ya, klek, , halo?"

"Ah, TAICHOU ADA DIMANA!!!, KITA CARIIN TAU !! CEPET BALIK KESIN, eh? iya iya" kata - kata Matsumoto terpotong karena teleponnya diminta Unohana.

"Ah? ada apa Matsum-"

"Hitsugaya-taichou, ini aku, Unohana, aku sekarang bersama Matsumoto dan Haineko, lalu, sebaiknya anda segera kesini" kata Unohana sambil menciptakan kesan awas-lo-kalo-nggak-cepet-cepet-kesini,-liat-nanti.

"Klek, ," Hitsugaya menutup telponnya dengan wajah pucat

"Hyourinmaru, kita harus cepet - cepet balik, sekarang!" kata Hitsugaya.

"Eh, okelah, ayo, oh ya Sas, kita - kita balik dulu ye, kapan - kapan kita kesini lagi deh, oke?" kata Hyourinmaru.

"Hn, ati - ati ya" respon Sasuke sambil dadah dadah. Dan duo H itu langsung memasuki gerbang senkaimon, dan menghilang.

Sementara itu, dilain tempat, di lain desa, tepatnya di desa tetangga Suna, yaitu Konoha, di depan pintu gerbangnya, tampaklah, gerbang yang lain, dan setelah gerbang itu membuka, tampak seorang gadis berkimono hitam yang belakangan diketahui bernama Rukia. Dan seperti biasanya, setiap orang yang datang kesitu pasti langsung mendapat introgasi dari duo penjaga gerbang legendaris.

"Hei, tunggu nona, siapa anda? dari mana? dan mau apa?" tanya Kotetsu.

"Aku Rukia Kuchiki, mau menemui Nii-sama ku, Byakuya Kuchiki" jawab Rukia.

"Oh? Nona Kuchiki, silahkan masuk," kata Izumo mempersilahkan.

"Biar ku antar ke tempat Nii-sama anda ya"

"Terima kasih"

Dan singkat cerita, Rukia telah menemui Byakuya, dan berhasil membawanya pulang ke Soul Society.

Unohana, Matsumoto dan Haineko yang sudah menyelesaikan acara minum - meminumnya, kembali mencari duo H yang ngilang entah kemana itu. Tapi, semenit kemudian, terbersit ide di otak Unohana yang udah cerdas dari sananya, yaitu,

'Kenapa nggak nyari pasirnya aja langsung ya? malah nyariin yang gak penting'

Dan berdasarkan pemikiran itu lah, akhirnya dia bersama Matsumoto dan Haineko langsung mencari kantor Kazekage.

-20 menit kemudian-

"Ahh, ini dia tempatnya!" seru Matsumoto girang, karena telah berhasil menemukan tempat dengan tulisan "KAZEKAGE'S OFFICE". Lalu mereka langsung memasukinya, dan mencari sang Kazekage Gaara.

"Hn, ini kali yah tempatnya" kata Unohana yang telah berhasil menemukan sebuah pintu dengan tulisan "Gaara's room', dan mereka masuk juga kesana.

"Tok tok tok,"

"Ya, masuk, nggak dikunci kok" balas Gaara dari dalam. Dan mereka bertiga segera masuk.

"Ada apa ya? siapa kalian?"

"Maaf, kami dari Soul Society, mencari Tuan Kazekage Gaara, apakah kami bisa menemuinya?" kata Unohana sopan, nggak kaya Hitsugaya yang main dobrak aja pintu orang.

"Oh, aku Gaara, ada perlu apa?"

"Oh, kebetulan, begini, kami kesini cuma mau minta pas-,"

"KANKUROOOOO ! ! LU UDAH GILA YA??!" sebuah teriakan mahadahsyat berhasil mempending kata - kata Unohana.

'hmmmhh, ada apa lagi?"

"Gaara, Gaara, coba liat, kelakuan Aniki mu!"Temari yang tadi teriak - teriak, sekarang lari - lari ke ruangan Gaara, dan setelah sampai disana langsung menjatuhkan Kankurou.

"Ah, Kankurou, apa yang kamu lakukan dengan busana seperti itu?"

"Huh, apaan sih, orang aku cuma lagi latian dance sama anakl - anak kok" terang Kankurou sambil merapihkan kostum cheerleader yang ia pakai sekarang.

"Kau ini, aneh - aneh aja, emang buat apaan?"

"Buat acara pembukaan pemakaman sapi-chan punya warga RT 03 R sebelah itu lho, inget kan?"

"Hah? lu emang udah nggak waras ya. Nee-chan, masukin aja dia ke RSJ"

"Oke, siap, ayo pergi!" kata Temari sambil menyeret Kankurou keluar. Tapi Unohana segera menahannya.

"Tunggu nona," kata Unohana sambil mengambil taplak meja Gaara, dan memakainya sebagai kerudung,lalu dia menyeret Kankurou ke arah pintu masuk ruangan itu. Matsumoto yang seakan sudah tau maksud dari Unohana, ikut - ikutan mengambil syal Gaara, dan di pake juga bagai kerudung.

"Assalamu'alaikum, bu Rangiku"

"Eh, bu Unohana, Wa'alaikum salam, ngagetin aja, baru mau ambil wudhu"

"Iya nih, ada keperluan penting,"

"Eh, emang keperluan apa, kayaknya buru - buru banget nih,"

"Iya nih, mau buang bangke simpanse"

"Wahahahahaha" Gaara dan Temari yang tadinya marah - marah, sekarang ketawa - ketawa liat permainan "Assalamu'alaikumnya Unohana dan Matsumoto.

"Hahahaha, lucu ,, tapi kenapa kalian nggak pernah ngelakuin di Soul Society?" tanya Haineko sambil cekikikan.

"Ah, iya juga ya? wah, Unohana-taichou mau nggak?" tanya Matsumoto yang diiringi anggukan antusias dari Unohana. Dan akhirnya mereka berdua malah ngobrolin tentang pertunjukan komedi di Soul Society. Tapi, ternyata, obrolan mereka tidak direstui, buktinya, yaitu dengan keluarnya deheman dari sang Kazekage, yang otomatis langsung mengundang semua perhatian ke arahnya.

"Ehm, ,"

Set set set set set

Semua mata tertuju pada Gaara, yang otomatis membuatnya serasa berada di panggung Miss Indonesia 2012.

"E-eh? kok pada ngliatin gue sih? naksir ya?" kata Gaara ke geeran.

"Yee, enak aja, ngapain lu dehem - dehem tadi?" kata Kankurou.

"Ah, iya, mendingan lu berdua pergi aja deh dari sini, lagi ada tamu nih" kata Gaara sambil nunjuk Temari dan Kankurou.

"Huuu, yaudahlah, yok Kan, gue anterin lu ke RSJ terdekat" kata Temari sambil nyeret Kankurou.

"Ayok dah" Kankurou malah setuju - setuju aja tuh. Dan pergilah mereka berdua dari kantor Gaara.

"Hn, oh ya, apa tujuan kalian datang kemari?" tanya Gaara kembali ke topik utama.

"Eh? anu, oh iya, kami boleh nggak mau minta pasir dengan kualitas terbaik, yang berwarna emas, boleh nggak?" kata Unohana.

"Emang mau buat apa tuh pasir?" tanya Gaara.

"Itu, temen kita ada yang sakit parah, dan salah satu obatnya adalah pasir itu, boleh ya, kumohon," jawab Unohana sambil kini ngesot - ngesot di kaki Gaara.

"E-eh, i-iya deh, tapi jangan kayak gini dong, pergi sanah, hus hus" Gaara malah dengan kejamnya mengibas - ngibaskan kakinya, yang dengan jelas membuat Unohana terjungkal ke belakang. Matsumoto yang melihat peluang drama, langsung ambil alih, dia mendekati Unohana yang sedang mencoba berdiri, sambil menatap tajam Gaara.

"Dasar kau, anak durhaka! beraninya berbuat seperti itu pada ibumu sendiri, ingatlah, ini ibu kandungmu Maling!!"

"Ah, eh? enak saja, apa kau bilang? ibu kandungku? jangan bercanda kau! ibuku mana mungkin dekil seperti itu" Gaara yang terbawa arus drama mulai teriak - teriak OOC.

"Apa? jadi kau benar - benar sudah melupakan aku? ibu kandungmu? sungguh bener - bener anak durhaka kamu! aku kutuk kau jadi, emm, jadii, ah! aku kutuk kau jadi punya alis!" Unohana nunjuk - nunjuk Gaara sambil teriak - teriak, dan ajaibnya, diluar langsung terdengar suara gemuruh petir.

"Eh? ajaib, ada efek - efek petirnya, wow, kapan - kapan lagi yuk" kata Gaara takjub.

"Oh iya yuk, eh tapi pasirnya jadi nggak nih?" tanya Unohana.

"Oh iya, ayuk ah, aku anter ke tempan penyimpanannya.

Dan mereka bertiga ( - Haineko yang udah masuk ke pedang ) segera mengambil pasir yang berwarna emas, yang banyaknya satu karung. Awalnya sih, memang nggak ada satupun dari mereka yang kuat ngegotong tuh pasir, tapi berkat jiwa OOC yang telah di bebaskan Unohana, akhirnya mereka bisa juga masukin ke gerbang senkaimon, dan mereka berdua segera pulang ke Soul Society.

XDXDXDXDXDXDXDXDXD

Sementara itu, kita lihat kondisi si cebol yang sedang dalam keadaan kurang menguntungkan, yang bisa anda sekalian baca dengan ' tersesat '. Berkali - kali dia buka tutup, keluar masuk gerbang senkaimon, yang muncul entah dimana. Malahan sampe di pemandian air panas wanita, dan kamar Temari. Alhasil dia harus mau menerima berbagai siksaan, baik itu berupa tamparan, cubitan, siraman, tonjokan, bahkan bacokan.

Ckckck, sungguh malang nasibnya.

T B C


Hahaha, akhirnya, selese juga ni chapter, oh ya, buat balasan review, Hitsugaya dan Byakuya yang bacain ya.

Hitsu: - pundung di tengah kuburan jeruk nipis, sambil ngorek - ngorek makam orang -

Byakuya: Eh, Hitsugaya-taichou, makam orang jangan di korek - korek gitu, nggak boleh tau! Mendingan kita bales aja reviewnya, yang pertama dari shiNomori naOmi, iya ya, saya juga nggak tau, mungkin ini sudah takdir jeng, dan apa arti ASAP itu ya?

Hitsu: yang kedua dari Hinaruto Youichi, oh iya ya? maaf banget deh, dia emang bego sih, sekali lagi maaf ya. . .

"Byakuya: - deathglare ke Hitsu - gue nggak bego tau! selanjutnya, 'Aka' no 'Shika', Hah? anda telat? berapa bulan? wah bahaya tuh -disiram air panas-, hn gak papa kok, yah, itulah tuntutan peran.

Hitsu: dan yang terakhir, Tenshi- Kamimaru, lha? aku ora isa ngomong jawa malah, koe iki ngomong apa to? -di geplak sendok-, hn kalo si Renji mah, bukannya lagi kumat, tapi emang dia kan mesum modenya selalu on.

Yosh, segini dulu ya untuk hari ini, kita lanjutkan besok,

don't forget to

R

E

V

I

E

W

This chapter, ok?