Oke pas gw review chapter pertama banyak abis kesalahan Fatal
1. Yasogami station tuh gak ada harusnya Yasoinaba
2. Pikir jadi piker
3. (author lupa apa lagi kesalahan fatalnye)
oke mohon maafkan author idiot ini, nah silakan baca chapter 2 saya
oh iya SMT Series punya ATLUS, kalo punya gw bisa-bisa bukan SMT Tapi MCK
Chapter 2:Yellow Moon and Green Sky
"Pemberitahuan lima menit lagi kita akan sampai di Tokyo Station, harap para penumpang agar bersiap-siap dan jangan lupa dengan barang bawaannya" terdengar suara petugas informasi yeng memberi pemberitahuan .(Ya,iyalah)
"…..hah? sudah sampai ya? Huaaahh.." kata Souji sambil menguap.
Ia segera mengambil tasnya dan bersiap-siap untuk turun dari kereta. "Sampai juga akhirnya di Tokyo kota kelahiranku, takterasa sudah setahun tapi tidak ada perubahan yang mencolok "Ia berkata dalam hati sambil turun dari kereta.
"Souji-kun" terdengar suara seorang wanita yang sangat familiar bagi Souji.
Soujipun mencari sumber suara yang telah memanggilnya. Setelah ia menemukan sumber suara terlihat seorang wanita berumur 30an. Ia bernama Seta Sakiko yang ternyata ibu Souji.
"Selamat datang Souji-kun"kata Sakiko.
"Terima kasih telah menjemputku bu" balas Souji ramah(Kalo gak ramah entar dikutuk sama emaknya).
"Bagaimana di Inaba? Apa kau senang?".
"Senang sekali,Tentu" jawab Souji sambil masuk kedalam taksi".
"oh ya, bagaimana keadaan Ryotaro-kun dan Nanako-chan? Kudengar mereka masuk rumah sakit?"Tanya Sakiko.
"Yah,mereka sempat masuk rumah sakit. Tapi sekarang tidak apa-apa kok." Jawab Souji yang teringat dengan kejadian itu..
"Memangnya mereka kenapa bisa sampai masuk rumah sakit begitu?"
"….."
"Kok kamu diam Souji?"
"Ah,ya maaf aku melamun, tadi ibu nanya apa?" karena melamun Souji tak sadar kalau dia sedang ditanya.
"Ibu tanya,kenapa mereka bisa masuk rumah sakit. Kamu sedang memikirkan apa sih?"
" Ah,tidak kok aku tidak memikirkan apa-apa. Dojima-San kecelakaan akibat mengejar penculik yang menculik Nanako-chan, kalau Nanako-chan…." Souji kembali diam akibat memikirkan kejadian yang menimpa Dojima dan Nanako.
"Nanako-chan,kenapa?" tanya Sakiko yang mulai curiga.
"Ahh,ya, Nanako-chan pingsan karena mendapat tekanan dari penculiknya yang bernama Namatame Taro" jawab Souji setengah berbohong.
"Apakah yang kau ceritakan benar Souji-kun? Apa kau tidak bohong" Sakiko bertanya lagi yang tampaknya bertambah curiga
"Ti-Tidak kok, a-aku tidak bohong:"jawab souji sambil terbata-bata.
"Yah,baiklah ibu percaya" kata Sakiko dengan nada kurang puas terhadap jawaban Souji.
Seta Resident , 11 P.M
Souji sekarang sedang menggunakan skype di kamarnya.(bagi yang gak tau skype, skype tuh kayak telepon tapi dari computer dan bisa ngeliat wajah orang yang ditelpon secara langsung kalo punya webcam. istilahnya 3G)
"Sensei! Kata Yosuke, tahun ini Teddie akan masuk Yasogami high loh." Kata Teddie yang sepertinya senang sekali.
"Hey! jangan berisik kau Bad Bear!" teriak Yosuke
"KAU SENDIRI JUGA BERISIK!' balas Chie yang tidak kalah keras.
"APA KAU BILANG!".
"Hey,sudahlah kalian berdua" kata Souji berusaha menenangkan
"DIAAM KAU!"mereka berdua berteriak secara bersamaan, semua langsung sweetdrop terutama Souji.
"Kalian ini kenapa sih tidak pernah bisa akur?" Tanya Yukiko yang memberanikan diri menanyai dua lovebirds itu(author di all-out attack Chie sama Yosuke).
"HABIS DIA DULUAN YANG MULAI!"mereka berdua berkata bersamaan lagi.
"Menurutku kalian berdua cocok deh kalau pacaran" kata Rise dengan polosnya. Dibalas dengan Death glare dari Chie maupun Yosuke.
"Sudah-sudah kalian berdua, lebih baik kalian berdamai saja bukankah itu lebih baik?" kata Naoto yang berusaha menenangkan.
"OGAH!"kata mereka berdua.
"Yang dikatakan Naoto-kun benar, bukankah lebih baik kalau kalian berdamai?"kata Kanji yang entah kesambet apa bisa jadi bijak.(digebukin Kanji)
"Hei, Kanji kau kesambet apa bisa jadi bijak begitu" Kata Teddie yang heran melihat sikap Kanji.
"Entahlah, aku sendiri juga tidak tau"
"Jangan-jangan kau bukan Kanji tapi shadownya Kanji" Kata Yosuke meledek
"Eh, enggak lah, enak aja senpai bilang aku shadow. Mau kuhajar ya hah?"balas Kanji sambil membunyikan tangannya yang aslinya kagak kedengeran.
"Hehe,Bercanda-bercanda".
"Hey, Hanamura lebih baik kau minta maaf ke Kanji-kun, jangan cengengesan begitu".
"Aku sudah minta maaf kok".
"Mana ada minta maaf seperti itu, Hah!" Teriak Chie.
"iya-iya, maaf ya Kanji"akhirnya Yosuke bisa minta maaf juga(?)(author di garudyne sama Susano-O).
"Anak baik"Kata Chie.
"Emang gw anak lu apa?".
"Sudahlah kalian jangan rebut melulu!" kata Souji yang akhirnya terbawa emosi
"Huh" mereka berdua tetap saja tidak mau akur.
"hah..,sudahlah oh ya bagaimana keadaanmu disana Souji-kun?"tanya Yukiko.
"yah, baik-baik kok kamu gimana?"Jawab Souji sekaligus bertanya
"aku juga baik-baik saja kok"
"Senpai kapan kesini lagi? Rise kangen banget sama Senpai"kata Rise dengan gaya centilnya.
"aku tidak tau, kita lihat saja.".
"Souji-kun kamu belum tidur nak? Sudah hampir tengah malam loh" Kata Sakiko yang tiba-tiba membuka kamar Souji.
"ya bu,sebentar lagi"jawab Souji.
"Kalau ada apa-apa ibu ada di kamar"kata Sakiko sambil menutup pintu kamar Souji.
"ya, baiklah bu"balas Souji.
"itu ibumu ya Souji, baru pertama kali aku melihatnya"kata Yosuke.
"ya,begitulah".
"Sensei, apa sensei merasa ada sesuatu yang aneh?"kata Teddie tiba-tiba.
"iya, benar juga katamu Teddie. Apa kalian semua merasa sesuatu yang aneh?"balas Rise menyetujui perkataan Teddie.
"sesuatu yang aneh?"kata mereka semua bingung.
11:59:57
11:59:58
11:59:59
12:00:00
Tiba-tiba lampu dan listrik kaget karena listrik tiba-tiba mati, keadaan menjadi sunyi dan gelap."kenapa tiba-tiba listrik mati sih?" pikir Souji. Dengan cepat ia mengambil lampu senter yang ada di meja belajarnya, tapi anehnya senter itu tidak mau menyala.
"Aneh,perasaan sebelum aku pulang ke Tokyo, baterai senter ini sudah kuganti"pikirnya lagi.
"bu, ibuu. Apa ibu punya lampu senter cadangan?" teriak Souji dari lantai dua rumahnya,yang anehnya tak ada jawaban.
"bu,apa ibu tidak apa-apa?" tanya Souji yang akhirnya turun menuju kamar ibunya
Tiba-tiba iya menginjak sesuatu seperti cairan tepat didepan kamar ibunya. Ia pun langsung mengecekcairan apa itu, dan ternyata cairan itu adalah"DARAH!" teriak Souji saking Shooknya.
"BU! APA IBU BAIK-BAIK SAJA?"teriak Souji sambil mendobrak pintu kamar ibunya itu. Tapi setelah ia masuk kekamar ibunya iya tidak menemukan ibunya tapi iya menemukan sebuah peti,peti yang tingginya sama dengan ukuran tinggi ibunya.
"Peti? Apa-apaan peti ini?"pikir Souji, tiba-tiba ia melihat 3 ekor shadow level rendah yang masuk dengan memecahkan kaca kamar ibunya.
"Shadow? Di dunia nyata? Bagaimana mungkin?"
Salah satu dari ketiga shadow itu langsung menyerang Souji,dengan kesigapannya ia menghindari serangan itu dengan mudah lalu memukul shadow tersebut.
"KIIIIK"shadow itu bertereriak lalu menghilang
"kenapa bisa ada shadow disini?" kata Souji sembari memukul satu lagi shadow.
"hm…apakah mungkin bisa memanggilpersona disini?"pikir mencoba berkonsentrasi,alhasil sebuah kartu tarot melayang di depannya. Tanpa piker panjang Souji langsung mengambil dan menghancurkan kartu tarot tersebut.
"IZANAGI" teriak Souji dan munculah Persona berwarna putih membawa tombak yang di pegangannya memiliki cincin besar.
"Ziodyne"kata Souji, langsung saja Izanagi memutar tombaknya dan muncul petir besar yang menyerang 1 Shadow yang tersisa itu.
"bisa, benar-benar bisa dipanggil"
Sambil berpikir Souji pergi keluar rumahnya untuk melihat-lihat keadaan" Wow, sekarang bulan purnama ya..tapi kenapa bulan itu berwarna kuning dan kenapa langit berwarna hijau? Ini sungguh aneh."pikirnya.
Souji kembali kedalam rumahnya dan menuju kamarnya lagi untuk tidur. Saat ia sedang mengganti baju tiba-tiba listrik menyala lagi.
"Waw, kau sexy sekali Sensei"terdengar suara Teddie entah darimana.
"Woy, jangan liat-liat" baru nyadar kalo komputernya belom mati.
"hahaha,Tenang cuman aku dan Teddie doang mah gak usah malu kali"kata Yosuke yang membuat Souji berpikir"Nih orang HOMO ya?"
"eh yang lain pada kemana?".
"Seharusnya mereka sudah sampai rumah masing-masing tapi entah kenapa mereka belum sampai, oh iya apa kau juga mengalaminya?"tanya Yosuke
"ya,tentang kemunculan shadow di dunia nyata kan?"
"ternyata Sensei mengalaminya juga ya?"sahut Teddie
"oh,iya apa kalian juga bisa memangil Persona?"
"ya kami bisa"tiba-tiba Yukiko sudah muncul di layar monitor.
"aneh sekali menurutku, tiba-tiba ada shadow muncul di dunia nyata."kata Rise yang baru muncul di layar monitor.
"Dan keadaan di luar sungguh aneh, listrik mati, darah dimana-mana,langit menjadi hijau, bulan juga jadi kuning"sekarang giliran Naoto yang muncul .
"ah, tapi enak juga, bisa latihan gitu"kata chie seenak udel.
"huaaah..tiba-tiba aku ngantuk, sudah dulu ya semua"Kata Rise yang langsung offline
"iya-ya aku juga merasa lelah sekali,aku juga offline deh"diikuti Chie..
"apa ini efek dari keanehan barusan?"tanya Naoto.
"mungkin juga"jawab Souji.
"sudah lah hari ini cukup disini dulu" kata Yosuke dengan gaya Hakim, dan offline.
"ya aku juga merasa lelah" sahut Yukiko yang langsung offline.
Semua yang ada ikut offline, yang tersisah cuman…..
"hey guys,gw baru balik neh."kata kanji yang telat dateng
.
.
.
.
"DAMN,YOU ALL!"dia marah langsung offline
Sambil membaringkan tubuhnya kasur,(iye kasur bukan futon yang kayak dirumah dojima, kan orang kaya) Souji berpikir"bagaimana mungkin ada shadow disini?" tapi matanya terasa berat dan akhirnya tertidur pulas.
Begitu iya membuka matanya kembali ia terdampar di tempat yang serba putih, kemanapun ia melihat yang ada hanya putih dan tidak ada apa-apa. Souji akhirnya mulai berjalan,berjalan dan akhirnya menemukan titik hitam yang sangat aneh. Langsung saja souji berlari mendekati titik hitam itu yang ternyata seorang manusia yang menghadapkan punggungnya kepada souji.
"hey kau tau tempat ini dimana?" kata souji
"….."
"hey,kenapa kau diam saja?"
"…"
"Hey, tolong dijawab" kata souji sambil memegang pundak pria tersebut.
"/I'm gonna break your little heart/"
"/watch you take the fall/"
"/laughing all the way to the hospital/"
"/cause there's nothing surgery can do/" yang entah kenapa tiba-tiba terdengar lagu All Time Low-Break Your Little Heart yang ternyata adalah alarm HPnya Souji
"Alah sudah Pagi ternyata" pikir souji yang pikirannya masih ngawang-ngawang. Sembari bangkit dari tempat tidurnya dan menuju kamar mandi untuk cuci muka sama buang Tinja. Selesai menunaikan tugas suci(Baca: Kencing sama Boker) ia pergi ke ruang makan yang tentunya pengen makan(yaiyalah).
"Oh ternyata kamu sudah bangun ya Souji-kun, oh itu sarapanmu sudah aku taruh meja" kata Sakiko yang sedang cuci piring.
"ya, itadakimashu" langsung saja Souji makan dengan biadap(Author di hajar Souji).
"oh iya Souji-kun ada yang ingin aku beritahukan kepadamu".
"Hm? Beritahu apa bu?" .
"ibu harus pergi ke luar negri lagi sekitar 2 minggu lagi".
"Elah baru juga pulang sehari udah mau di usir lagi"pikir Souji.
"Jadi kamu akan ibu pindahkan lagi" jelas Sakiko
"Baiklah, ngomong-ngomong aku mau dipindahkan kemana?" tanya Souji
"Gekkoukan high school" jawab Sakiko santai
"Heh Gekkoukan? Yang ada di Port Island itu ya?"
"ya begitulah, sekolah yang dengan fasilitas yang cukup memadai dan terkenal"jelas Sakiko
"oh ya, aku disana tinggal dimana? Keluarga kita tidak punya kenalan disana?" tanya Souji lagi
"oh kamu tenang saja, kamu akan tinggal di Iwatodai Dorm, kamu berangkat tanggal 1 April ya".
"Baiklah" jawab Souji singkat
Oke segini dulu chapter 2 yang GAJE ini, mohon di Review
