isclaimer : Masashi Kishimoto

Title : Jomblowati

Rated : T

Genre : Romance & Friendship

Warning : AU,OCC,OC,ABAL,GAJE,MISS-TYPOH,Kebanyakan A/N, ALUR KECEPATAN, Serta kekurangan lainnya.

Jomblowati,By. De-chan,2011

Don't like, Don't read
tidak menerima flame dalam wujud(?) apapun..

Chapter 3 : Persaingan dimulai

Malam hari di Konoha sangatlah ramai, apa lagi ini malam minggu. Malam di mana semua org yg memiliki pasangan keluar hanya sekedar jalan - jalan dgn sang kekasih.

Diruangan yg mendominasikan biru tua, terlht seorang gadis terlelap diatas kasur yg berwarna biru laut, disampingnya ada seorang wanita paruh baya yg sedang menggompresnya.

'cklek'

"Bagaimana,bi ?." Ucap seorang laki - laki berambut biru donker -Sasuke-

"dia tidak apa, Sasuke-sama..dia hanya demam." Ucap wanita tua itu.

"Hn." gumam Sasuke tak jelas.

o.0.o

Sejak tadi Sakura terus mondar-mandir di depan teras rumahnya. Ia tampak kebinggungan dan gelisah. Karna, baru beberapa menit yg lalu ia di kabari oleh orang tua Ino, kalau Ino sampai sekarang belum , mendengar itu Sakura langsung menelpon Hinata agar dapat membantunya mencari Ino.

'tin tin'

Sebuai mobil BMW terpakir di depan teras rumah Sakura, Sakura tahu itu orang yg ia tunggu, maka ia cepat - cepat masuk.

"Hinata." ucap Sakura.

"Sa-sakura-chan.. Jadi, kita mau kemana dulu..?." Tanya Hinata.

"Ke Yamanaka's Flowers Shop!." jawab Sakura panik, dan mobil pun berjalan ke arah yg dituju.

o.0.o

Sasuke duduk di depan laptopnya, ia masih tetap fokus meski sudah beberapa kali kasurnya bergoyang.

"ngg.. Aku.. Dimana.. Aku?." Tanya Ino binggung sambil melirik ke sana ke mari.

"Kau ada dirumahku." Jawab Sasuke yg msh fokus ke laptopnya.

"Sa..Sasuke-kun?." ucap Ino meyakinkan bahwa dirinya benar - benar di rumah Pujaan hatinya.

"Hn, kau pingsan sebelum mobilku menabrakmu tadi siang, kau ingat?." Tanya Sasuke yg sekarang berbalik menghadap Ino.

"hm.." gumam Ino sambil menganggukan kepalanya.

o.0.o

Sebuah Mobil BMW terparkir dgn rapi di depan Yamanaka's Flowers Shop, dua orang gadis turun secara terburu - buru dari mobil dan masuk ke toko bunga itu.

'klining'

dari dalam toko keluarlah seorang laki - laki tua. Gak tua - tua amat sih.-plak-

"Sakura, Hinata?" Ucap Laki - laki tua yg bernama Inoichi Yamanaka ayah dari Ino, terlihat heran melihat dua gadis itu malam - malam ada di rumahnya, perlu di perjelas sekarang sudah pukul 21.00.

"Paman, bagaimana dgn Ino? Apa dia sudah pulang?." tanya Sakura.

"Oh, Ino..Tenanglah, Ino tadi menelpon Paman katanya dia ada di rumah Sasuke Uchiha-" belum sempat Inoichi melanjutkan ceritanya, Sakura sudah memotongnya.

"di rumah Sasuke-kun? Kenapa Ino bisa ada di sana paman?." Tanya Sakura heran.

'pasti.. Ada yg tidak beres.' batin Hinata yg cemas.

"dia bilang, pulang sekolah tadi dia hampir tertabrak Uchiha itu.. sudahlah kalian tenang saja, dia pasti baik - baik saja, paman kenal baik Uchiha itu." Jelas Inoichi menenangkan Sakura dan Hinata. Tapi, itu percuma karna Sakura & Hinata bukan khawatir akan keselamatan Ino di rumah Sasuke. Tapi, mereka malah khawatir akan Sasuke, karna mereka tahu bagaimana Ino, dia bisa saja kan nekat mencium Sasuke? Sakura & Hinata jelas tak ingin itu terjadi.

'aku harus ke sana..' batin mereka.

"Hinata." panggil Sakura sambil menoleh ke arah kanannya, dan Hinata mengganguk pertanda 'iya'.

"baiklah, paman.. Kami pamit dulu." Pamit Sakura sambil tersenyum.

"oh, baiklah.. Hati - hati di jalan." Ucap Inoichi.

'klining'

"Hinata, ayo kita kerumah Sasuke-kun.. aku takut terjadi apa - apa." Ajak Sakura yg dibalas anggukan oleh Hinata.

o.0.o

Ruangan serba biru tua itu terasa hening, tak keluar suara apapun dari dua orang di dalamnya. Sampai akhirnya suara bariton terdengar(?).

"Ino." panggil pemilik suara itu.-Sasuke-

"ya, Sasuke-kun?." jawab Ino sambil mendekati Sasuke yg sedang fokus ke laptopnya.

"Hn, menurutmu yg mana yg lebih cocok?." tanya Sasuke menunjukkan gambar logo Clan Uchiha di laptopnya.

"uhm.." telihat Ino berpikir. "yg ini bagus." Ucapnya sambil menunjuk Logo kipas dan sharingan yg dipadu warna biru dan merah di sisi pinggirnya.

"Hn." gumam Sasuke lalu meng-klik gambar tersebut.

Ino merasakan jantungnya berdetak lebih cepat, rona merah pun menjalar ke pipinya yg mulus bak porselen, karna baru menyadari jarak ia dan Sasuke cukup dekat. Sasuke duduk di kursi,lalu Ino berdiri di dekat kursi Sasuke. Sangat dekat.

'apa..aku bilang saja sekarang? Di sini hanya ada aku dan sasuke-kun saja.. Bagaimana ini..?' batin Ino binggung.
'sudah, kau bilang saja! Apa kau mau Sakura & Hinata yg menang,eh?.' ucap Devil Ino tiba - tiba datang.
'jangan.. Apa kau mau kehilangan sahabatmu karna kau menyatakan cinta mu?' tanya Angel Ino.
'jangan,dengarkan angel! Ayo bilang sekarang!.' Ucap Devil Ino yg sedang mengikat dan menutup mulut angel.

Ino tak suka perdebatan ini, di satu sisi dia menginginkan Sasuke dan di sisi lain ia tak ingin menyakiti Sahabat - Sahabatnya.

-Tbc-