.
.
Daily Activity
Disclaimer : Naruto milik Masashi Kishimoto
Rated : T
Genre : Romance, Humor
Special for SasuSaku Lovers
Side Story from Rain
All Sasuke's POV
.
.
Sick (Sasuke version)
.
.
Pusing.
Kepalaku pusing.
Bisa kurasakan pandanganku juga buram, badanku saat ini pasti sangat. Padahal ini adalah hari di mana aku bisa ke sekolah, bertemu dengan Sakura, mengajaknya pergi kencan, dan melihatnya mengucapkan 'terima kasih' dengan tampangnya yang polos itu padaku.
Terima kasih, sakit.
Kau mengacaukan segalanya.
Setidaknya itulah pikiranku tadi, namun pada kenyataannya, aku melihat sosok wanita yang sangat kusayang kini sedang duduk di meja belajarku, wajahnya terlihat sangat serius menatapi buku pelajarannya, aku paksakan diriku untuk bangun.
"Ah, Sasuke, kok bangun?"
"Kamu… kenapa ada di sini?"
"Aku bolos sekolah, kata kak Itachi di sini tidak ada orang, makanya aku memutuskan untuk menunggumu bangun dan merawatmu, kau terganggu yah?"
"Tidak, sama sekali tidak," mana mungkin aku terganggu, kecuali yang datang adalah si Dobe atau kak Itachi, barulah aku terganggu, "Aku merasa tenang ada kamu di sini."
Aku lihat Sakura tersenyum lembut sambil menempelkan keningnya padaku, untuk aku tidak flu, jadi tidak akan menularkannya.
"Badanmu panas sekali, mau kubuatkan bubur? Aku ambilkan obat yah," ucapnya dengan nada favoritku.
"Hn."
Aku melihat Sakura berdiri dan keluar, kuperhatikan sekeliling kamarku… hebat, sejak kapan dokumenku tersusun sangat rapi? Sejak kapan kemeja-ku tergantung rapi? Bisa kurasakan bibirku tersenyum lembut.
"Dasar."
Beberapa menit kemudian, Sakura datang kembali membawa bubur yang dia janjikan padaku dan obat penurun panas. Dia menyuapiku, ini ritual biasa, untuk pertama kalinya aku sangat malu ketika dia meminta untuk menyuapiku, tapi lama-lama aku merindukan masa-masa ini.
"Kenapa bisa sampai sakit sih? Makanya kamu jangan terlalu lelah, Sasuke."
Aku hanya terdiam mendengar Sakura ceramah, karena kalau aku membantah, dia tidak akan berhenti ceramah sampai aku mengalah, kali ini kubiarkan kau menceramahiku, calon Uchiha.
"Makan sudah, minum obat sudah, sekarang mau apa lagi?" tawarnya sambil mengelusku dengan manja, aahh… aku akan memanfaatkan ini.
Kupeluk tubuhnya dan menenggelamkannya di dadaku, sekarang kami terbaring di atas kasur.
"Sasuke, kamu sedang sakit, tidak akan kukasih."
"Tidak, aku hanya ingin memelukmu," ujarku sambil membelai dan mencium pucuk kepala Sakura.
"Hihihi, dasar manja, yasudah cepat tidur lagi, aku akan menemanimu sampai kamu sembuh."
"Kalau sudah sembuh?"
"Kalau sudah sembuh ya bagus, itu artinya kamu bisa sekolah besok."
"Tidak ada hadiah untukku?"
Tubuh Sakura bangkit dan menatapku yang kini berada di bawahnya, aku melihatnya tersenyum, entah kenapa aku sangat menyukai senyum lembutnya ini, "Kalau nanti malam kamu sudah sembuh, aku akan memuaskanmu,' bisiknya di telingaku.
"Kalau begitu siapkan bajumu, karena akan kubuat kamu tidak bisa keluar selama seminggu."
Dan kini aku merasa dia menyesal telah menawarkan hal itu padaku.
Hahaha, aku memang paling hebat memancingnya.
Terima kasih, sakit.
Kau membuat hariku bahagia.
A/N : nyehehehee, cerita pendek yang ga jelas -_- tapi harap di nikmatin yah :D
hoalaaah, ada yg request lemon? hehehee... oke nanti yaaaah :D
