Summary: Leeteuk. Sebuah nama yang di ketahui hampir di pernjuru dunia yang di kenal sebagai leader boyband terkenal bernama Super Junior. Bagi elf, Leeteuk adalah leader yang sangat patut di ancungi jempol karena mampu mengurus 13 dongsaengnya. Mampu mengatur jadwal Super Junior yang sangat padat. Dan bagi Super Junior, Leeteuk adalah sosok umma kedua mereka yang sangat amat mereka sayangi. Tapi taukah kalian, Leeteuk yang kita tau sebagai orang yang paling tegar itu sampai saat ini merasa kesepian? Apalagi semenjak Kangin (orang yang dia cintai) pergi selama 2 tahun untuk melakukan wajib militer…
.
.
.
.
.
"Leeteuk-hyung…"
"Ne?"
"Aku beruntung memiliki mu…."
"Ne Kangin-ah… aku juga beruntung bisa memiliki mu…"
"Hyung…."
"Ne?"
"Tunggulah aku hyung … hanya beberapa bulan lagi…"
"Ne Kangin-ah… aku akan menunggu mu… bersama anak-anak kita…^^ "
.
.
.
.
Leeteuk's Life
Story by: Grth
Disc: mereka adalah milik tuhan, orang tua mereka, dan ELF
Genre: Drama, Romance
Pair: Kangteuk and other SJ Couple
Rate: T (atau mungkin bisa berubah-ubah)
Warning: aneh, dan saya ingatkan ini hanya fanfic…
Aku terinspirasi membuat fic ini saat menonton SS4Osaka waktu perform Our Love… sumpah sedih banget .. aku sampek nangis nontonnya … terharu banget waktu melihat mereka duduk berurutan dan menonton suka-duka mereka sendiri di layar VCR… haduh kan… aku pengen nangis lagi T^T .. ya sudahlah… selamat membaca ya~ ^^
.
.
.
.
Chapter 2
.
.
.
.
Sesampainya di tempat Lee Soo Man…
"Ajushi… waeyo?" tanya Leeteukl serius. Kenapa? Karena Leeteuk melihat raut wajah Lee Soo Man yang gelisah. Berarti ini bukan lelucon atau candaan.
"Pertama … aku minta maaf Leeteuk-ah… aku sebenarnya ragu untuk mengatakan nya pada mu…tapi CEO SM ingin beberapa dongsaeng mu untuk ikut WGM…"
"Mwo? Apa maksudnya itu semua?"
"Aku juga tidak begitu mengerti jalan pikiran orang itu. Tapi aku rasa orang itu berusaha mencari keuntungan. Aku yakin dia takut keuntungannya akan berkurang saat kau pergi wamil nanti." Jelas Soo Man.
"Lalu siapa beberapa orang dari para namdongsaengku?"
"Aku harap kau bisa bicara dengan mereka. Aku tau mereka akan marah setelah mendengarnya dari mu. Mereka adalah KyuMin dan HaeHyuk couple. Maafkan aku Leeteuk-ah aku tidak bisa mencengah orang itu. Sekali lagi maafkan aku…" kata Lee Soo Man dengan wajah prihatin. Sungguh kalau Soo Man memiliki kekuasaan lebih, pasti dia akan membatalkan rencana itu.
"Mwoya? Kenapa harus mereka?Ajushi tau sendiri kan kalau mereka bukan sekedar couple Fanservice."
"Maafkan aku, aku juga tidak tau. Tapi aku rasa dia memdengar desas-desus kalau couple-couple SJ itu real. Padahal aku tidak memberitahu siapa pun."
"Ja-jadi apa orang itu mengetahuinya?" tanya Leeteuk jadi teringat kata-kata CEO sebelum couple-couple itu di bentuk.
"Aku akan memasangkan kalian satu sama lain untuk menambah minat para Fans terhadap kalian. Tapi ingat…"
"Apa?" tanya Leeteuk.
"Kalian tidak boleh saling jatuh cinta secara real. Kalau pun itu terjadi nanti, aku akan memisahkan kalian dengan cara ku sendiri dan tanpa kalian ketahui.."
Ia takut kalau dongsaengnya akan menderita karena di pisahkan dengan pasangan mereka. Walau pun ia juga harus menderita nantinya karena ia akan di pisahkan dengan Kangin.
"Mungkin. Tapi cobalah untuk bicara dengan mereka dulu. Aku akan berusaha untuk bicara dengan pihak artis wanita yang akan di pasangkan dengan mereka di WGM nanti. Aku akan membuat negosiasi agar mereka tidak terlalu mengincar 4 dongsaengmu itu. Dan aku akan berusaha akan bicara dengan PD WGM nya." Jelas Soo Man yang mendapat anggukan dari Leeteuk.
"A-aku mengerti. Aku permisi dulu ajushi. Annyeong.." kata Leeteuk sedikit membungkuk hormat ke Soo Man dan pergi dari sana. Leeteuk berdoa dalam hati, semoga namdongsaengnya bisa mempertahankan kebahagian dan cinta mereka.
.
.
.
.
.
.
Leeteuk berjalan dengan gontai menuju dormnya. Sebelum Leeteuk memasuki dorm, ia menatap sendu pintu masuk dorm.
"Aku pulang…" kata Leeteuk begitu memasuki dorm.
"Oh Hyung! Selamat datang! Dari mana saja hyung?" tanya Ryeowook sambil membantu Leeteuk membukakan jaket coklatnya.
"Hanya jalan-jalan sebentar." Jawab Leeteuk sambil tersenyum.
"Ya! Chagi harusnya kau melayani ku, bukannya Leeteuk-hyung!" terdengar protes dari bibir namja yang beras kepalanya di atas rata-rata *dilemparddangkoma*
"Aku kan hanya melayani Leeteuk-hyung karena dia hyung ku… bakal beda urusannya kalau aku melayani mu.." jawab Ryeowook.
"Arraseo!" balas Yesung sedikit kesal. Leeteuk tersenyum melihat moment itu.
"Yesung-ah… yang lain mana? Bisa kau panggilkan mereka ? ada yang aku ingin katakan pada kalian semua." Kata Leeteuk ke Yesung.
"Waeyo hyung? Apa ada masalah lagi?" tanya Yesung dengan wajah seriusnya. Kalau ini bukan hal serius, Leeteuk dan Ryeowook mungkin saja tertawa melihat ekspresi Yesung sekarang.
"Panggil saja mereka… nanti aku jelaskan…."
.
.
.
.
.
Setelah berkumpul barulah Leeteuk berbicara.
"Aku akan mengatakan sesuatu. Tapi berjanjilah kalian tidak boleh emosi." Kata Leeteuk memulai penjelasan tentang WGM tadi.
"Baiklah. Jadi ada apa?" tanya Heechul langsung. Ia tak suka bertele-tele seperti ini.
"CEO ingin berencana mengikut sertakan beberapa dari kalian, namdongsaengku, untuk ikut WGM…"
"MWOYA?!" teriak mereka serempak.
"Aku mohon… kalian jangan emosi dulu…" kata Leeteuk sedikit memohon.
"Apa-apaan ini maksudnya hyung?" tanya Kyuhyun yang sepertinya sudah terlanjur emosi.
"Tenang dulu Kyu…" kata Sungmin berusaha menenangkan namjachingunya.
"Tadi aku diberitahu tentang hal ini sama SooMan-ajushi. Katanya CEO mulai curiga kalau couple-couple ada di Super Junior real." Jelas Leeteuk , suaranya makin lama makin mengecil.
"Omo!" guman Ryeowook membungkam bibirnya dengan tangannya.
"Lalu…di antara kami… siapa?" tanya Yesung
"Kyuhyun, Sungmin, Donghae, Eunhyuk…" leeteuk berasa ingin menangis melihat luka di mata Sungmin dan Eunhyuk. Dan tatapan penuh benci dari Donghae dan Kyuhyun.
"Ke-kenapa … kami?" tanya Eunhyuk tergagap dan mulai terisak pelan.
"Ma-maafkan aku Hyukkie-ah…" kata Leeteuk mulai meneteskan air mata.
"A-aniya hyung… ini bukan salah mu.." kata Ryeowook memeluk Leeteuk, berusaha untuk menenangkan hyungnya.
"Itu bukan salah mu hyung. Orang tua itu yang salah Hyung! Bukan kau!" kata Kyuhyun emosi. Sungguh demi apa? Kyuhyun tidak pernah membayangkan hal ini terjadi padanya. Sungguh demi apa, baru kali ini Kyuhyun ingin membunuh orang. Dan orang itu adalah CEO SM.
"Tenang kyu… tenanglah…!" kata Yesung yang mulai menepuk pundak Kyuhyun.
"Bagaimana bisa aku tenang hyung? Aku membutuhkan waktu lama untuk di ijinkan pacaran dengan Sungmin-hyung oleh umma nya Sungmin-hyung!" jawab Kyuhyun emosi.
"Aku tau itu. Aku juga tidak bisa bayangkan kalau hal yang kalian alami akan menimpa ku juga. Atau bahkan aku terlalu takut untuk membayangkannya." Kata Yesung yang (tumben) bijak.
"Kalian jangan emosi dulu. Ini hanya baru rencana. Kalau kita bisa membicarakan hal ini baik-baik siapa tau orang itu bisa membatalkannya." Siwon akhirnya berbicara.
Drrrtttt…. Drrrttt..
Telpon Leeteuk bergetar. Semua mata pun tertuju pada HP Leeteuk yang ada di saku celananya. Ternyata yang menelpon adalah Lee SooMan
"Annyeong?"
"Leeteuk-ah? Apa kau … sudah mengatakannya kepada dongsaengmu? Orang itu ingin benar-benar menjalankan rencananya itu. Dia meminta mu untuk datang ke sini bersama 4 dongsaengmu. Maafkan aku Leeteuk-ah…" kata SooMan.
"Ne Ajushi. Kami akan ke sana sekarang…" kata Leeteuk sambil menggigit bibirnya takut.
"Ada apa lagi?" tanya Heechul yang sepertinya muak.
"Aku, Kyuhyun, Sungmin, Donghae, Eunhyuk di suruh ke kantor SM. Orang itu menyuruh kami ke sana untuk menandatangi kontrak sepertinya…" sungguh… Leeteuk sekarang galau. Ia tak tau harus berbuat apa sekarang.
"Kami ikut" kata Heechul tiba-tiba.
"Eh?"
"Iya kami akan ikut! Ayo!" ajak Heechul yang langsung berdiri dari acara duduk-duduknya tadi dan menyuruh yang lainnya bangun dan bersiap.
"Ta-tapi Heechul-ah…"
"Tidak ada tapi-tapian.. kita harus hadapi orang itu bersama…"
Leeteuk terdiam sebentar…..
"Baiklah…"
.
.
.
.
.
.
Sekarang ruang seorang CEO SMent (yang bernama Kim Young Min) menjadi sangat ramai karena ada 9 orang pemuda datang bersamaan.
"Hei orang tua!" panggil Kyuhyun dengan sangat tidak sopan ke Young Min.
"Jaga ucapan mu, kyu…" kata Sungmin memeluk lengan Kyuhyun yang sedang emosi tingkat tinggi.
"Aku tidak bisa menjaga ucapanku di depan orang tua bangka itu." Jawab Kyuhyun dingin.
"Tenanglah dulu Kyuhyun…" kata SooMan.
"Kalian sudah selesai bicara? Kalau sudah suruh yang lainnya keluar. Aku hanya butuh mereka berlima…" kata Young Min dingin. Mereka terdiam.
"Baiklah.." kata Yesung yang mewakili yang lainnya. Mereka ber 4 pun keluar dengan sedikit tidak rela.
"Baiklah mereka sudah keluar. Jadi bagaimana Leeteuk-shi? Kau harus menandatangi surat kontrak…" kata Young Min menyerahkan sebuah map yang berisikan surat kontrak.
"Kalau aku menolaknya?"
Young Min membuka laci meja kerja nya dan mengeluarkan sebuah foto dan memperlihat kannya kepada mereka ber 6 (termasuk Soo Man). Mereka kaget. Tapi yang paling kaget adalah Leeteuk.
"Jadi kau mengancam kami dengan menggunakan Kangin-hyung, hah?" tanya Kyuhyun emosi.
Berbeda dengan Kyuhyun yang emosi, Leeteuk kini shock. Dan dia pun tidak tau harus bicara apa.
"A-apa maksud mu ini dengan menggunakan Kangin-hyung?" tanya Donghae, berusaha menahan emosinya. Donghae berusaha menenangkan diri dengan menggenggam tangan Eunhyuk dengan erat.
"Mudah saja. Kalau kalian tidak menanda tangani surat kontrak, akan ku pastikan orang ini akan aku pecat dari grup kalian."
DEG!
"MWO?!" tanya mereka serempak.
"Jadi bagaimana Leeteuk-ssi? Kau mau menandatangi kontrak?" tanya YoungMin dengan senyum sinis nya.
"A-aku…"
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Huwaaaaa~~… aku deg-degan buat chap 2 nya nih
Kira kira apa ya jawaban sang Leader?
Ada yang penasaran? *all: GAK!* *ngorek2 tanah di pojokan* #plak!
Hum… mungkin aku akan melanjutkan fic ini ke chap selanjutnya akan lama -,-
Mind to review? ^^
