WonKyu A to Z

Pair:

WonKyu, HaeHyuk.

Cast:

Choi Siwon (17)

Cho Kyuhyun (15)

Lee Hyukjae (15)

Lee Donghae (16)

And others

Rate:

T

Genre:

Romance, Friendship, sedikit Humor (mungkin)

Warning:

YAOI (boy x boy), typo(s), OOC, minim isitilah Korea, just an amateur.

Chapter 3: C for Cheers! (for Choi Siwon) / CHOI SIWOOOON!

Pandangannya semakin gelap, menembus asap hitam, tapi tidak berbau, seperti ilusi. Kyuhyun terus berjalan tak tentu arah, dia tak tahu sedang dimana. Semakin ia berjalan asap hitam yang mengelilinginya semakin tebal. Ia menengok ke belakang, ia melihat setitik cahaya layaknya sebuah jalan keluar, bukan jalan keluar tapi jalan masuk, jalan masuk yang tadi Kyuhyun lewati. Tetapi raganya terus berjalan, tidak ada niatan untuk berbalik.

Berjalan dan terus berjalan, ia melihat setitik cahaya kebiruan—jalan keluar. Kaki Kyuhyun memutuskan untuk mempercepan langkahnya. Dan.. WUUUZZZ! Angin kencang menerpanya disertai cahaya biru keperakkan yang menyilaukan. Angin berhenti begitu pula dengan cahaya menyilaukan tadi menghilang. Namun, ketika ia membuka matanya, ia terkejut. Pernah melihat gambar atau video hitam-putih? Maka seperti itulah kondisinya,namun bukan hitam-putih tapi biru keperakkan-putih. Ia melihat tangannya, tangannya juga berwarna seperti itu. Apa yang sebenarnya terjadi?! Aku seperti Avatar versi berpendar keperakkan!

Kyuhyun POV

Di sana terdapat rumah-rumah dengan bentuk umum yang biasa ia lihat. Hiruk pikuk masyarkat yang biasa. Semuanya biasa. Namun aku tidak bisa mengingat tempat apa ini? Aku mengikuti jalan setapak yang ada. Aku mencoba berkomunikasi, tetapi tidak ada yang meladeni. Semua orang hanya lalu-lalang. Aneh. Tapi badanku ini seperti robot yang sudah diprogram—melangkah sendiri.

Aku berhenti di depan sebuah rumah. Tidak asing, tapi rumah siapa ini? Aku melihat plat nomor rumah itu, tapi aku tak mengerti, padahal sudah jelas ada angka dan huruf yang tertera, aku tak bisa membacanya. Kakiku dengan lancangnya memasuki halaman rumah itu. Tanganku juga ikut 'error', tanganku mengetuk pintu rumah itu. Tak menunggu lama muncullah sosok namja dengan tinggi diatas diriku, dengan wajah tampanya, senyumnya yang menampakkan lesung pipi, tidak asing! Ya Tuhan apa sebenarnya yang terjadi!

Aku mencoba mengingat siapa dia sebelum dia menarikku masuk dengan paksa, mendudukkanku di sofa yang juga berpendar namun tetap terasa empuk. Ia duduk berhadapan denganku. Ia membuka mulutnya, mengucapkan sesuatau, tapi aku tak bisa mendengarnya! Ia tersenyum, layaknya mendapatkan jawaban dariku. Aku semakin tidak mengerti.

Namja itu berdiri dan berjalan memasuki ruangan lain. Ia kembali dengan membawa dua gelas dan memberikan salah satunya sambil tersenyum, entah itu minuman apa, aku tak sempat memikirkannya, untuk apa pula aku memakirkan itu apa sedangkan aku sendiri tidak tau ada dimana. Ada yang berbeda dengan namja itu, ia mengalungi sesuatu, apa itu? Argh! Semakin difikirkan semakin kabur! Ayolah otak cerdas!

Dia kembali berucap sesuatu yang aku tidak bisa dengar tentunya. Dia tersenyum lagi, entah kenapa senyum itu menghangatkanku. WUUUZZZZ! Angin kencang itu kembali, bagaimana mungkin sedangkan ini di dalam rumah? Namun itulah yang terjadi. Cahay biru keperakkan itu juga muncul dari arah belakang namja itu, aku tak kuat melihatnya—silau. Ketika dirasa semua kembali normal aku membuka mataku. Namja itu memasang wajah bingung sepertin bertanya 'Ada apa Kyu?'. Tiba-tiba semua memudar, rumah, sofa, meja, dan namja itu. Terurai bagai tetesan cat yang masuk kedalam air jernih. Dan..

Kyuhyun POV end

Every single day I try

Jeongmal geoui da wass-eo

We get closer to a good time

Silyeondeul-e Say goodbye

Sexy, Free & Single

Ijen junbineun wanryo

Sexy, Free & Single

I'm ready too, Bingo

Lagu yang sekaligus menjadi nada alarm menggema di sebuah kamar yang terlihat sedikit berantakan, mengganggu sang pemilik kamar dari tidurnya. Kyuhyun menggeliat tak nyaman, ia bangun sebentar, "Ah hanya mimpi"ucap Kyuhyun. Tangannya menjamah atau meraba-raba meja belajar di samping kasurnya, mencari handphone yang sedari tadi membunyi kan alarm. Ah dapat! Klik! Seketika lagu Sexy, Free & Single milik salah satu boyband asal Korea berhenti berputar, Kyuhyun pun kembali memasukan tangannya dan tubuhnya ke bawah selimut—kembali tidur. Hmm, anak pemalas! Untuk apa ada alarm dengan volume penuh kalau begitu? -_-

Umma Kyuhyun baru datang dari pasar mebawa sedikit barang belanjaan—tugas seorang umma. Ia merasa aneh, merasa tidak ada tanda kehidupan. Ia melangkah memasuki dapur yang sekaligus ruang makan, kecurigaanya memuncak ketika melihat tidak ada orang yang biasanya menyantap sarapan yang sudah ia sediakan. Ia meletakkan belanjaanya lalu berjalan menaiki tangga menuju kamar Kyuhyun. Dia membuka pintu yang tidak di kunci itu, dan terang saja dugaannya terbukti, anak semata wayangnya itu masih tidur!

"KYUHYUN! CEPAT BANGUN ATAU PSP-MU UMMA BUANG!?". Mendengar teriakkan super umma-nya seketika Kyuhyun langsung bangun apalagi menyangkut PSP tercintanya. "Ne.." Kyuhyun menjawab dengan nada malas khas orang baru bangun. "Apa kau ingin bolos?! Lihat sekarang jam berapa Cho Kyuhyun!". 'Ha? Jam?' pikir Kyuhyun. Matanya langsung menengok ke arah sebuah jam dinding, dan..

"OMO!"

Kyuhyun langsung berlari mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi yang berada di kamarnya. Ummany hanya menggeleng melihat kebiasaan anaknya ini. Lihatlah, sekarang jam 06.40, sedangkan sekolah masuk pukul 07.00, meskipun sekolah masih mentolerir pada pukul 07.05 tapi tetap saja waktunya sangat sempit sekarang. Ummanya turun kembali menuju dapur untuk membereskan belanjaannya dan memasukkan sarapan yang sudah ia buatkan ke dalam kotak makan agar Kyuyun bisa memakannya ketika jam istirahat nanti. Dari pada sarapan di rumah akan membuat Kyuhyun terlambat, lebih baik di bawa saja agar tidak terbuang sia-sia.

Drap, drap, drap. Langkah kaki terburu terdengar, Kyuhyun muncul sudah 'lumayan' rapih dengan seragam dan tasnya. Ia segera mengambil kotak sarapan yang sekaligus akan menjadi kotak makan siangnya itu dan berpamitan dengan umma. Segera memakai sepatu dan berlari menuju sekolah. Berlari? Ya tentu saja. Semua kendaraan umum sudah penuh jam segini, dan Siwon? Baca saja pesan yang Kyuhyun terima pagi ini, kalian pasti mengerti.

From: Siwon Kuda :*

Baby, aku duluan ya. Selamat olahraga, kkk ;) :*

Mengerti bukan? Jadi Kyuhyun biasa berangkat bersama Siwon, namun jika Kyuhyun belum keluar rumah ketika pukul 06.35, sesuai perjanjian mereka maka Siwon boleh berangkat duluan. Siwon sudah sangat mengerti dengan kebiasaan telat Kyuhyun, dari 3 bulan mereka berpacaran saja masih bisa dihitung jari berapa kali mereka berangkat bersama. Siwon juga tahu jika Kyhyun terlambat maka ia akan berlari. Kasihan sebenarnya, tapi mau bagaimana lagi? Hitung-hitung olahraga bagi Kyuhyun yang memang malas berolahraga.

Sekolah berjarak sekitar 400-500 meter dari rumah Kyuhyun. Cukup jauh bukan untuk berlari? Huh-hah. Kyuhyun masih setia berlari, berharap-harap cemas jika gerbang sekolah sudah ditutup atau belum. Ah, akhirnya sampai. Syukur belum terlambat, ia melihat jam yang tesedia di pos satpam—06.58. Nyaris saja. Kyuhyun mengatur nafasnya sebentar lau berjalan menuju kelasnya. Energinya sudah terkuras habis, apalagi ia belum sarapan. Ia membuka pintu kelas, kelas yang tadinya ramai hening sejenak lalu ramai kembali saat pandangan sudah tak tertuju pada Kyuhyun. Kyuhyun duduk dengan perasaan lega. Diam sejenak menenangkan diri. Setelah merasa tenang ia mengambil handphone-nya dari saku celana dan membuka pesan dari Siwon. Kyuhyun hanya tersenyum miris lalu membalas pesan tersebut.

To: Siwon Kuda :*

Ne hyung -_-

Aku selamat, hehe. Ohiya hyung, jam berapa pertandingannya?

Tanpa menunggu lama, balasan pun datang.

From: Siwon Kuda :*

Ah, padahal aku berharap kau di hukum lagi, Kyu kekeke ;)

Jam 09.15. Mian ya kyu kau harus membolos :*

Me: Kau tega -_-. Oke oke, kebetulan jam segitu aku dekat dengan guru yang mengajarnya, hehe :)

Siwon Kuda :*: Hanya bercanda baby :* ha? Kau berselingkuh dengan guru itu Kyu? :'(

Me: Aish! Bukan! Bukan begitu hyung. Ia guru matematika, mudah saja, hanya perlu mengumpulkan tugas dan nilai ulangan memuaskan, membolos sekali pasti tidak apa-apa. ;)

Siwon Kuda :*: Oh begitu, ku kira kau selingkuh , hehe :*

Me: Kau terlalu berlebihan -_-

Siwon Kuda :*: Hehehe. Ah sepertinya Park seonsangnim sudah datang. Bye, saranghae :*

Me: Nado :*

Klik, Kyuhyun menutup aplikasi pesan dan mengunci handphone-nya lalu kembali memasukkannya kedalam saku celana. Ia menengok kedepan sejenak—belum ada guru yang masuk. Lalu ia menengok ke sebelah kiri, ia sedikit terkejut mendapat tatapan mencurigakan dari namja yang duduk di sebelah kirinya itu. Wajah itu, ekspresi itu, tatapn itu—mencuirgakan.

"Kenapa wajahmu seperti itu monyet?"

"Tidak ada apa-apa. Ah, kau pasti baru saja sms-an dengan Siwon-hyung ya?" Goda namja yang bernama lengkap Lee Hyukjae itu merespon. Ya, Hyukjae atau Eunhyuk memang sekelas dengan Kyuhyun, duduk bersebelahan pula.

"Lalu?"

"Ish, pelit. Aku kan hanya bertanya"

"Maaf aku tidak mengerti bahasa monyet"

Eunhyuk seketika menatap tajam Kyuhyun, memangnya dia monyet sungguhan samapi Kyuhyun tak mengerti apa yang ia ucapkan?!. "Dasar setan!" Eunhyuk membalas sambil menjulurkan lidahnya.

Kyuhyun diam saja tidak merespon. Eunhyuk yang merasa penasaran sekaligus kesal menarik kursinya mendekati Kyuhyun.

"Mau apa kau?" Kyuhyun ketus ketika tiba-tiba Eunhyuk mendekat.

"Kau masih ingat video itu kan?" Bukannya menjawab Eunhyuk malah berbalik bertanya sambil menunjukkan handphone-nya.

"Hm, video? AH! Kau! Kemarikan!" Sepertinya Kyuhyun baru ngeh dengan apa yang Eunhyuk maksud, ia berusaha merebut handphone itu namun gagal.

"Ckckck, tidak bisa, tidak bisa, itu merupkan salah satu hartaku yang sangat berharga dan paling berguna."

"Untuk apa kau menyimpannya? Kemarikan biar ku hapus!"

"Eits! Jangan coba-coba atau aku berteriak dan seluruh kelas menontonnya!"

Wah, bakal repot kalau semua menonotn videonya, belum lagi jika ada yang melaporkannya ke guru, atau mempostingya di web sekolah, dan menyebarkannya di dunia maya?! Mampus! Mati saja kau Cho Kyuhyun.

"Aish! Awas kau! Oke, Apa maumu?"

"Susu strawberry setiap hari selama sebulan cukup" Eunhyuk menjawab penuh kemenangan.

"Kau ingin memerasku!?"

"Yasudah, aku beberkan saja. HEI TEMA..hmp!" Kyuhyun segera membekap mulut Eunhyuk ketika ia ingin berteriak kepada teman sekelasnya, ia menghiraukan tatapan ada-apa-woy-teriak-teriak dari teman-teman yang sempat mendengar teriakan Eunhyuk.

"Baiklah! Hapus video itu dulu!"

"Tidak mau, aku tahu kau tidak akan menepati janjimu jika kuhapus." Kyuhyun sudah jengah menghadapi Eunhyuk—menyerah.

"Oke, sebulan!" Kyuhyun kembali ke tempat duduknya semula sedangkan Eunhyuk hanya tersenyum kemenangan. 'Awas saja kau monyet!' batin Kyuhyun. Ini semua gara-gara video itu!

Tak lama kemudian, Kim seonsangnim datang melaksanakan tugasnya sebagia guru untuk mengajar. Kelas yang tadinya ramai langsung berubah hening. Pelajaran pun berlangsung.

07.15..

07.20..

07.25..

Kyuhyun sesekali memerhatikan jam dinding kelasnya, mengapa waktu terasa begitu lama? Kembali fokus ke pelajaran .

KRIIING!

Bel tanda ganti pelajaran berbunyi, Kim seonsaengnim keluar meninggalkan kelas. Sekarang pukul 08.30. Kyuhyun segera keluar dari kelas sebelum guru lain datang mengajar. Ia berlari menuju stadion olahraga yang berada di belakang sekolah. Bukan milik sekolah, tapi memang berada di belakang sekolah. Biarpun sekolah ini cukup mewah, memiliki stadion...mmm..berlebihan!

Setelah kabur, mengumpat, berbohong dan menghindar sana-sini, ia sampai dan segara duduk di salah satu kursi di tribun. Ia duduk di kursi yang dirasa strategis untuk melihat seluruh stadion. Sudah ada beberapa orang disana, baik warga sekolahnya maupun orang lain yang diduga sebagai peserta dan pelatih dari sekolah lain yang tengah bersiap siap. Semakin lama semakin ramai orang berdatangan, namun ia belum melihat sosok yang sedari tadi ia tunggu—Choi Siwon. Ia memutus kan untuk mengirim pesan kepada Siwon untuk menannya kan keberadaannya. Tidak ada balasan.

Kyuhyun berjalan naik menuju barisan paling belakang , menatap keluar. Ia memangku kepalanya dengan kedua tangannya di tembok yang memiliki tinggi sekitar dadanya. Menikmati pemandangan. Merasa bosan Kyuhyun memainkan PSP nya. Ah ternyata PSP juga terasa membosankan jika sudah begini. Matanya menatap langit biru itu, ya biru, biru.. Oh! Mimpi itu! Mimpi anehnya dalam dunia biru. Ingatanya kembali kepada mimpinya semalam. Menurutnya itu bukanlah mimipi yang mengerikan, menyedihkan atau bagaimana, dan entah kenapa ia malah tersenyum memikirkannya mungkin karena namja berlesung pipi itu. Lamunannya terhenti ketika sepasang tangan kekar melingkar di pinggangnya.

"Apa yang kau lakukan, baby?" Ternyata namja yang sedari tadi Kyuhyun tunggu sudah datang.

"Ish, kau mengaggetkanku hyung." Kyuhyun menjawab tanpa berbalik dan menatap Siwon yang hanya menggunakan kaos tanpa lengan yang mengekspos tangan kekarnya dan celana pendek plus sepato olahraga. Siwon menyenderkan kepalanya di ceruk leher Kyuhyun yang membuat Kyuhyun bergidik geli "Hehe, memang apa yang sedang kau lakukan sampai kau tidak menyadari kehadiranku?"

Kyuhyun berputar menatap namjachingunya, Siwon masih setia memeluk pinggangya, posisinya sekarang benar-benar 'rawan'!

"Aku menunggumu hyung dari tadi sampai aku bosan!"

"Mian baby, aku bersiap-siap dulu, lagipula sekarangkan belum jam 09.15"

"Iya sih, hehe."

Keheningan melanda,selalu saja begini, mereka saling menatap, Siwon mendekatkan wajahnya mempertipis jarak antara keduanya, Kyuhyun yang mengerti gerak-gerik Siwon langsung mengelak. " Aish! Apa yang kau lakukan?! Ini tempat umum!" "Memang kenapa?" Siwon hanya memasang wajah datar dan kembali mendekatkan wajahnya. "Aish! Sudah kubilang ini kan tempat umum, bukan hanya warga sekolah ini yang hadir!" Kyuhyun memundurkan wajahnya menghindari Siwon. "Ne, ne~" Siwon mencubit pelan pipi Kyuhyun, melepaskan pelukannya. 'Huh, hampir saja' batin Kyuhyun lega.

"Baby sepertinya akan segera dimulai, doakan hyung ne?" "Ne!" Kyuhyun menjawab mantap. "Hey baby, lihat itu apa?!" Siwon tiba-tiba bertanya atau berteriak mungkin sambil menunjukkan arah ke kanan menggunakan wajahnya. Kyuhyun dengan reflek menengok untuk melihat apa yang dilihat Siwon, dan..

CUP~

1 poin lagi untuk Siwon yang berhasil mencium pipi Kyuhyun. Siwon terkikik dan berlari turun menuju lapangan meninggalkan Kyuhyun. "Aish! Choi Siwon!" Semburat merah muncul di kedua pipi Kyuhyun. Untung saja semua mata sedang tertuju ke lapangan dan hiruk-piku persiapan para peserta.

Kyuhyun kembali berjalan menuju tempat duduknya, ia melihat kursi-kursi yang awalnya kosong sekarang sudah banyak yang terisi. Benar saja dari situ ia bisa melihat Siwon dengan jelas. Senyuman di sungginggkan ketika merke berdua tidak sengaja saling bertatapan. Ehem!

Semua peserta sudah bersiap pada posisinya tak terkecuai Siwon, dan DOR! Pistol tanda pertandingan berbunyi. Riuh penonton membahana meneriakkan nama jagoan mereka masing-masing. Siwon memimpin pertandingan. Julukan kuda memang pantas untuknya.

Namun sampai di tengah ia tersusul seorang peserta lain, dari situlah 'kejar-kejaran' antara kedunya berlangsung sengit. Kyuhyun yang awalnya diam saja mulai bertindak melihat Siwon yang akan kalah. Tidak ada juara 2 apalagi 3, hanya ada 1 juara. Entah setan jenis apa yang memasuki dirinya, Kyuhyun tiba-tiba berdiri dan berteriak sangat kencang sampai-sampai beberapa penonton di sana menatap dirinya "CHOI SIWON! CHOI SIWON! CHOI SIWON!".

Suara Kyuhyun yang sangat menonjol terengar di telinga Siwon. Siwon mendelik sebentar ke arah Kyuhyun, ia menemukan Kyuhyun yang sedang berdiri di atas kursi sambil meneriakkan namanya. Semangatnya meningkat pesat. Bagai sedang dikejar anjing tetangga kecepatan larinya meningkat begitu saja. Teriakkan Kyuhyun juga membuat pendukung Siwon tanpa sadar tersugesti mengikuti teriakannya. Alhasil teriakan nama Siwon pun menggelegar dengan kompak di stadion itu. "CHOI SIWON! CHOI SIWON!". Siwon yang merasa menjadi harapan para penonton, sekolah sekaligus namjachingunya semakin bersemangat. Ia berlari sekuat tenaga dan berhasil menyusul namja yang tadi memimpin pertandingan.

"YEEEEE! CHOI SIWON!" teriakan semakin kencang ketika Siwon berhasil melewati garis finish dan keluar sebagai juara. Ekspresi penonton bermacam macam, ada yang senang sambil melompat-lompat, kecewa karena jagoannya dikalahkan bahkan berpelukan antara haru dan duka.

Melihat kemenangan Siwon, Kyuhyun langsung merasa lega dan bahagia, ia duduk kembali, namun tiba-tiba "Ini cepat berikan!" Eunhyuk entah sejak kapan sudah duduk disebelahnya dan sekarang sedang menyodorkan sebotol minuman dan handuk kecil berwarna putih kepada Kyuhyun. "K-Kau? Bagaiamana?" Kyuhyun memandang bingung ."Sudah cepat!" Eunhyuk memaksa Kyuhyun. "Oke!" Kyuhyun mengerti dan segera berlari menuju Siwon yang sekarang tengah di kerubuti beberapa orang yang memberikan selamat dan pujian. Siwon yang melihat Kyuhyun sedang berlari kearahnya pun langsung permisi meninggalkan kerumunan untuk menemui Kyuhyun.

"Kyu!" Siwon segera memeluk Kyuhyun erat. Kyuhyun yang merasa kaget dengan serangan tiba-tiba itu hanya diam. Siwon melepaskan pelukannya dan menatap Kyuhyun. "Terimakasih Kyu. Aku tahu kau akan selalu mendukungku" "N-ne hyung, hehe. Mmm.. ini" "Hm?" Siwon melepaskan pelukannya melihat apa yang Kyuhyun maksud dengan 'ini'. Kyuhyun meberikan botol minuman dan handuk tadi kepada Siwon. Siwon menerimanya dengan senang hati dan kembali memeluk Kyuhyun erat. "Gomawo, Kyu. Saranghae" "Nado saranghae".

Di lain tempat Eunhyuk tersenyum melihat Kyuhyun yang terlihat bahagia bersama Siwon. Ternyata Kyuhyun yang ia kenal sangat evil dan ketus pun dapat berubah drastis sampai seperti itu pikirnya.

SKIP TIME

Setelah penyerahan medali dan tetek bengek lainnya, Siwon dan Kyuhyun berniat kembali ke kelas, sebenarnya Kyuhyun saja sih, Siwon tentu mendapatkan dispensasi untuk tidak mengikuti pelajaran seharian ini, apalagi dengan medali emas yang sekarang berada di lehernya sudah pasti semua orang tau apa yang sudah terjadi pada Siwon. Sekarang masih jam pelajaran, 10 menit lagi baru jam istirahat, akhirnya mereka memutuskan untuk ke kantin, tidak mungkin memaksakan masuk ke kelas, malah bisa bisa kena amarah dan pertanyaan-pertanyaan yang menyudutkan dari seonsangnim.

Kantin masih sepi tentunya, hanya ada beberapa orang, mungkin peserta lomba tadi yang sedang berkunjung dan beristirahat. "Kita duduk dimana?" tanya Siwon. "Disitu saja." Tunjuk Kyuhyun dengan dagunya. Mereka duduk saling berhadapan di meja kantin yang paling kecil, hanya untuk 4 orang. Kalau ada mungkin mereka menginginkan yang hanya untuk berdua, hehehe.

"Kau ingin minum apa, Kyu?" Siwon memulai pembicaraan.

"Mmm.. Terserah Hyung saja" Jawaban yang sangat klasik.

"Yasudah tunggu sebentar, ne?" "Ne."

Siwon bangkit dan berjalan menuju ke salah satu kios. Ia kembali dengan memegang 2 gelas ice coffee di kedua tangannya. Menyerahkan salah satunya kepada Kyuhyun. Kyuhyun mendongak saat Siwon menyodorkan minuman kepadanya, diam sejenak, minuman...medali..senyum...minuman...medali..senyum.. AH! Mirip, ya mirp seperti mimpinya, versi berwarna tapi. How can? Kyuhyun cepat tersadar dan menerima ice coffee itu.

"Mm.. Hyung aku ingin menceritakan sesuatu" Kyuhyun memulai.

"Hm? Cerita? Boleh." Aneh sekali, tidak biasanya Kyuhyun bercerita pikir Siwon. Tapi tetap ia menjawabnya dengan senyuman.

Kyuhyun menceritakan semua yang bisa ia ingat tentang mimpinya, tak semua bisa diingat bukan? Siwon mendengarkan cukup serius.

"Ya begitulah seingatku Hyung, aneh sekali bukan?"

"Tidak juga"

"Loh? Memang kenapa?

"Mungkin Tuhan sengaja mengirimkanmu mimpi itu, mimpi bisa merupakan ringkasan apa yang sudah kau lalui, tapi bisa juga pertanda dari Tuhan atas apa yang akan terjadi. Aku pun pernah mengalami mimpi pertanda seperti itu." Jelas Siwon seperti tukang tafsir mimpi.

"Iya juga sih. Sudahlah. Kau juga pernah, Hyung? Mimpi apa? Kapan?" Kyuhyun mendadak kepo.

Siwon meneguk ice coffenya, lalu menjawab. " Beberapa bulan yang lalu-"

Kyuhyun memasang tampang serius. Apalagi dengan jawaban Siwon yang terpotong itu sangat membuatnya penasaran.

Siwon mengerti tatapan Kyuhyun yang mengharap lanjutan jawabannya. "Aku bertemu seseorang atau entahlah dia terlalu sempurna untuk di katakan sebagai orang"

Aish, kenapa berhenti lagi!

Ah, akhirnya Siwon melanjutkan juga, "Dia namja, putih, tinggi, menggemaskan, manis" Siwon tersenyum mencurigakan saat mengatakan itu. "Matanya, pipinya,bibirnyanya yang kissable, dan aku melihatnya...naked, begitu menggoda, aku sangat ingin 'memakannya' " Senyum atau seringai mungkin semakin melebar di wajah Siwon.

'Naked?' Kyuhyun berucap dalam hati. "Dan ternyata esoknya aku bertemu namja itu." Lanjut Siwon.

"Ha? Siapa dia hyung?" Pikiran Kyuhyun semakin tidak mengerti bagaimana bisa mimpi bisa menjadi kenyataan dengan begitu tepatnya.

Siwon mendekatkan tubuhnya mendekati Kyuhyun, wajahnya melewati wajah Kyuhyun, berhenti di depan telinga Kyuhyun dan membisikkan sesuatu. "Kau"

Kyuhyun seketika serasa lumpuh, mematung, mulutnya menganga dengan wajah yang memerah, jadi dari tadi Siwon membicarakan dirinya. Kissable...menggoda...dan.. NAKED!! Kyuhyun tersadar.

"CHOI SIWOOOO! Dasar mesum!" Kyuhyun berdiri menggebrak meja dengan deathglare-nya. Sungguh memalukan bagi seorang Cho Kyuhyun, apalagi kembali duduk sambil memasang wajah kesal sambil mem-pout-kan bibirnya. Aha! Benarkan kissable dan menggoda, iya tidak? "Ku kira kau sungguhan Hyung"

Siwon tertawa melihat bagaimana ekspresi dan reaksi Kyuhyun, benar-benar mudah ditipu, kemana otak cerdasmu, Kyu? Hahaha.

Kyuhyun yang merasa kesal di tertawakan melempar gelas ice coffeenya—sudah habis—tepat ke kepala Siwon. Pluk! "Aw, kenapa kau melemparku, Kyu?" Siwon berhenti tertawa—tidak sepenuhnya sih. "Kau menyebalkan hyung!" Kyuhyun menyilangkan kedua tangan di depan dadanya. Siwon masih senyum-senyum, sisa tawanya mungkin, sambil menjawab "Kau sangat lucu, baby, aku tidak pernah melihatmu seperti itu." Senyum belum berhenti cengengesan. "Aku membencimu hyung!" Kyuhyun memutar badannya menghindarai Siwon.

"Oke, oke, maafkan hyung ne?" Akhirnya Siwon berhenti total menertawakan Kyuhyun.

"..."

"Kyu~"

"..."

"Ayolah, Kyu.." Rajuk Siwon. Rasakan! Makanya jangan berlebihan menertawakan orang, apalagi itu namjachingumu.

"..." Kyuhyun tetap 'not responding'.

"Ah, oke sebagai gantinya kau boleh meminta 1 hal" Siwon menyerah, perkataannya seperti jin di iklan rokok. Ternyata memang sulit membujuk seorang 'evil', butuh 'modal.'

Kyuhyun berbalik, "Benar?" Kyuhyun tetap memasang wajah jengkelnya.

Siwon hanya membalas dengan tersenyum dan mengangkan 2 jarinya membentuk V.

"Baiklah. Hm, Hyung harus membayarku."

"Hm? Untuk?" Permintaan Kyuhyun sangat tidak jelas mengacu kemana. Ko jadi membayar?

"Untuk membolos dan meriakimu." Oh, sepele ah. Apa tidak ada alasan lain? Ckckck.

Siwon hanya tersenyum mendengar penjelasan Kyuhyun. Rupanya ia ingin bermain-main.

"Berapa banyak uang yang kau mau memang?"

"Bukan dengan uang."

"Lalu? Memangnya apa yang kau inginkan?"

"Mmm apa ya? Aku juga tidak tahu sih" Kyuhyun menjawab sambil mengangkat bahu. Kyu, kau sangat tidak jelas.

Siwon berfikir sejenak. Sebenarnya sebelum Kyuhyun meminta pun ia sudah memikirkan 'hadiah kecil' untuk Kyuhyun apabila ia memenangkan pertandingan. Tapi ini rahasia loh.

"Baiklah, hyung sendiri yang akan memberikan mu hadiah sebagai bayaran membolos dan meneriaki ku"

"Hm? Memang apa?"

"Tentu saja ini rahasia."

"Ish, ayolah beritahu aku hyung~" manjanya pun keluar. Kemarahannya dan wajah jengkelnya tadi menguap begitu saja. Sungguh Siwon tidak tahan melihatnya, rrrr...sangat...menggemaskan. Tapi tentu ia tidak bisa membocorkan apa hadiahnya. Tidak bisa.

"Besok juga kau akan tahu."

Mendengar jawaban yang mengecewakan dari Siwon Kyuhyun hanya mem-pout-kan bibirnya lagi. Sebenarnya, apakah yang Siwon rencanakan? Apa hadiahnya? Penasaran? Tunggu di chap selanjutnya!

To Be Continued

YANG NGUPDATE TRAILER KEMARIN BUKAN AUTHORRRR! Tapi temen author,

kalau kalian baca balasan review chap 1 pasti tau siapa -_- katanya biar pada penasaran gitu, trus nambah review -_-

Jangan pikirkan kata-kata dia yang ngemis review ! *tendang! Author palsu**ngumpulin massa* .

Author (yang asli) emang udah mau update ko, oke follow my twitter ajieajie_f

Oke, ah lumayan kali ini lebih panjang dikit ya, walaupun tetap biasa-biasa aja hehe. Ohiya sampe lupa kan sama HaeHyuk. Mungkin HaeHyuk bakal nongol di chap depan. Mungkin ya :) Bagaimana? Better or worst?

Sekarang kita masuk di segmen... B n R! Balasan Review! *alah maksa*

Chap 1:

Shin min hyo : thanks, sure :)

Chap 2 :

WonKyuBi : Tentu, iya dia kan sering nonton OVJ jadi gombal mulu deh :D

GyuRiGyu : Lho ko kamu yang blushing? Hehe :D

EvilCute : Thanks. This for ya!

Rikha-chan : ah gapapa,:D Saya juga pengennya gitu, tapi tergantung ide aja nyampe mana, doakan aja ya :)

Irma407203 : Gomawo, ne ini sudah :)

Diya : As sweet as the author *eh #dirubungsemut. Oke!

Ve fit : hehehe, dari pada malu-maluin ya :) oke!

imLici97 : Anynyeong! Wow you're back! Elf? Engga juga, biasa aja ko. Boleh ko boleh, mau oppa ke yang penting sopan aja dan nyantai. Nih jawaban dari mereka langsung Kyuhyun : "Kan acting, mau ya di bikin blushing sama Siwon hyung? :p". Siwon : "Sejak mmm? Sejak pertama, aku bertanya, facebook mu apa nomer mu berapa" *loh? Kok? Berubah jadi CoJu? ;D

Anak pertama, ga direstuin ya bisa mewek sambil makan PSP ntar -_-

Banyak maunya nih, ada aja ya? Dikit ko, suer deh dikit ga complicated. Nih udah.

Blackyuline : oke deh, 7000?! O.O ah banya bangeet itu -_- belum mampu author, maaf ya :)

Astri : wah pada suka Kyuhyun yang begitu ya :)

Chap 3 Trailer :

Ifa Cho-i : annyeong, oke oke, kan yang tadi cuman trailer. :)

Wookiesomnia: hey hey yo! Ga serem ko, engga kan? :)

MhiaKyu : mian, kan baru trailer -_-

Kmaknae : hehehe :D oke oke

Anin lovewonkyu : baru trailer ko :) bagaimana dengan yg ini?

imLici97 : iya iya kamu mah *kasih 2 jempol* nah udah ga penasaran kan? :)

Diya1013: *nyodorin chap ini* :)

alcici349: engga ko ga bareng, hehe :) tenang ga ada perlombaan review ko ;)

EvilCute : iyaaaa, nih udah :)

GyuRiGyu : emang :P

lee minji elf : bukan kurang panjang lagi ini mah emang pendek, namanya juga trailer. Oke deh :)

shin min hyo : udah nih. ne :)

Dongdonghae : emang saya juga bingung sama siwon, masih bingung?

Astri : hahaha emang begitulah anak muda, oke oke :)

Anami Hime : maaf kan masih trailer ._.v

Ukekyushipper: udah nih! :D

Gaemwon407: oke oke uadh kan?

Rika-chan: kan tariler -_- ini udah dipanjangin :)

Meymeywonkyu : ahahaha :D iya ya semangat!

Irma407203 : kan trailer :) gimana sekarang banyak kan?

Simbaa : hahaha iya dong, niat apa yaaa? =))

kyukyu712 : iya betul :)

mrs. ChoKyu : bukan salah saya -_-

aiyu: ini udah dipanjangin ;)

Terimakasih banyak untuk yang sudah mereview, review kalian merupakan 'suntikan' semangat bagi saya :)

Balasan review ada di chap berikutnya dari dari yang kalian review, eh engga juga sih kalo masih ada yang nongol2 di chap awal *plinplan nih!* hahaha :)

Akhir kalimat silahkan kepada hyungdeul dan noonadeul serta readerdeul yang ingin me-review dan No BASH or FLAME! Karena saya hanya pemula saya takut itu justru membuat saya down. (Butuh penyemangat dulu, ) Byeeeee!