WonKyu A to Z
Pair:
WonKyu, HaeHyuk.
Cast:
Choi Siwon (17)
Cho Kyuhyun (15)
Lee Donghae (16)
Lee Hyukjae (15)
New Cast (15)
And others
Rate:
T
Genre:
Romance, Friendship, sedikit Humor (mungkin)
Warning:
YAOI (boy x boy), typo(s), OOC, minim isitilah Korea, just an amateur.
"Hyuk, murid baru? Ko aku tidak mendengarnya? Biasanya akan ada berita bukan jika kedatangan murid baru?" Kyuhyun mulai rumpi dengan Eunhyuk.
"Hmm, ne, aku juga tidak tahu, kira-kira seperti apa ya?" Eunhyuk mengintip sebentar , ia melihat seorang namja sedang berderi memebalakangi kelasnya. Dari gayanya ia bisa menduga bahwa anak itu... bagaimana ya menjelaskannya, begitulah kalian akan tahu sendiri.
"Dia namja, semoga tidak lebih tampa dari ku" Dengan pedenya Kyuhyun berucap.
"Aish kau ini"
"Yaa! Harap tenang, baiklah silahkan masuk"
Tanpa menunggu lama masuklah seorang namja yang langsung membuat yeoja-yeoja berteriak histeris karena ketampannannya. Bahkan seosangnim pun terlihat sedikit kesemsem melihatnya. Kyuhyun yang sedari tadi bertanya-tanya siapakah murid baru itu langsung membatu. Matanya membulat dengan mulut sedikti menganga.
"Di..Dia kan..."
Chapter 5(B) : E for Ex? OMG!
'Mampus! Mampus! Mampus! Mati kau Cho Kyuhyun!' Kyuhyun sedari tadi memukul-mukul kepalanya frustasi. Ia sekarang sedang di atap sekolah. Mencari ketenangan.
"Pabbo! Untuk apa dia kesini!?"
Flashback
"Di..Dia kan..."
'Mwo? OMG! Apa mataku tidak salah lihat?! Itu kan...? Tapi..tapi.. kenapa dia jadi sangat berbeda sekarang? Seingatku saat SMP dia sangat biasa-biasa saja, bahkan err..menengah ke bawah, tapi sekarang, tinggi, atletis, dan.. tampan~ EH! APA YANG KAU PIKIRKAN CHO KYUHUN! Ingat SIWON itu yang paling cetarrrr tampan membahana badai! Huh take a deep breathe' Kyuhyun sedari tadi bermonolog dalam pikirannya.
Kyuhyun sedari tadi tidak mempercayai dengan apa yang sedang ia lihat di depannya. Namja itu, namja yang pernah mengisi hatinya. Namja yang tidak akan pernah ia lupakan, cinta pertamanya.
Setelah namja itu memperkenalkan diri dan teriakan histeris yeoja alay berhenti, ia duduk di tepat di depan Kyuhyun. Kursi kosong sialan!
Sepanjang ia berjalan menuju bangkunya, yeoja-yeoja tak berhenti menatapnya. Mungkin di mata mereka ada cahaya dan burung merpati yang bertebangan dari belakang namja itu ketika berjalan bak dalam drama. Ia menyunggingkan sedikit senyuman, dan alhasil satu orang siswi mimisan. Tapi percaya atau tidak itulah kenyataannya.
Sebelum ia duduk ia menatap sejenak Kyuhyun, Kyuhyun sendiri hanya balas menatap dengan tatapan 'please, jangan bikin gue galau'.
Akhirnya sang 'artis kelas dadakan' pun duduk dengan nyaman.
Kyuhyun menengok kondisi Eunhyuk, mungkin ia bisa diandalkan saat ini. Tapi ternaya Kyuhyun hanya ber-sweatdrop ria melihat Eunhyuk yang tak kalah klepek-klepek dengan para yeoja. Matanya berbinar-binar dan berkedip-kedip, kedua tangan menelungkup pipinya, mulutnya sedikit melongo, sebentar lagi akan ada yang menetes.
PLAK
Tiba-tiba sebuah buku tak bertuan menghancurkan lamunan Eunhyuk yang kita tau pasti berasal dari Kyuhyun. "Aww! Appo kyu!" Eunhyuk meringis kesakitan.
"Ya! Apa yang kau pikirkan pabbo!? Kau sudah lupa dengan Donghae si manusia Ikanmu itu?"
"Aish! Dia bukan manusia ikan!" Eunhyuk pun melempar balik buku jahanam itu, sayang lolos.
"Terserah! Lagian apa yang kau lakukan?"
"Ehmm..ee.. hehehe, itu.." Eunhyk hanya cengengesan atas kekhilafannya.
"Mau ku laporkan ke Donghae hyung, eoh?" Kyuhyun mengancam Eunhyuk. Kyuhyun kenapa jadi evil sih? Eh?
"Ani! Ne, ne, mian, habis dia tampan Kyu, hehe" Cengengesan lagi si Eunhyuk.
"Tampan apanya? Sudah lah, bersihkan dulu eces mu itu" Kyuhyun munafik, padahal...dia juga mengakui perubahan dari namja itu.
"Ne, ne, kenapa jadi kau yang marah-marah sih?" Eunhyuk pun mengelap hasil halusinasinya, ternayata benar dia ngeces.
Krik, krik, krik...
PLAK!
Pukulan penggaris ke papan tulis oleh seosangnim menggelegar!
"Kyuhyun!"
"Ne!"
"Eunhyuk!"
"N-ne"
"Keluar dan bersihkan toilet! SEKARANG!"
Tanpa mereka sadari, kelas sudah hening selama mereka bertengkar, semua mata tertuju pada Kyuhyun dan Eunhyuk tak seosangnim dan terkecuali namja baru itu. Namja itu hanya tersenyum melihat mereka berdua, terutama karena dia mendengar seluruh pertengkaran tadi.
'Kyuhyun, tidak pernah berubah~ kkk'
Flasback End
Tepat ketika suara dencitan pintu terdengar, Kyuhyun kembali ke alam sadarnya.
"Hai Kyu, ternyata kau ada disini" Suara langkah kaki mendekat ke arah Kyuhyun.
Kyuhyun sedikit kaget, namun ia berusaha menetralkan adrenalinnya dan kembali memasang wajah normalnya.
"Ini, minumlah, kau pasti haus" Namja itu memberikan sebotol air mineral ke Kyuhyun. Kyuhyun menerimanyan dengan pasrah.
"Ne, gomawo"
"Gomawo? Ah rupanya kau masih menganggapku" Ia tersenyum. Mendengar 'gomawo' mengindikasikan bahwa Kyuhyun menganggapnya orang yang dekat tanpa perlu menggunakan kata fomal, sungguh membuatnya senang.
"Terserah" Kyuhyun hanya menjawab singkat. Lalu meminum air pemberian tadi.
Keheningan melanda.
"Apa yang kau lakukan disini?" Kyuhyun akhirnya memecah keheningan. Ia menghadap ke bawah, dengan tangan bertumpu pada tembok, melihat hiruk-pikuk sekolah ketika jam istirahat.
"Aku? Tentu saja bersekolah Cho Kyuhyun"
"Maksudku, bukankah kau bersekolah di luar negeri? Mmm.. Inggris bukan?" Kyuhyun tersenyum miris.
"Ne, itu dulu, tapi sekarang aku disini, memulai kehidupan baru, bertemu teman-teman baru, dan bonusnya...bertemu kau" Namja itu mengikuti arah pandangan Kyuhyun. Ia jadi ikut menatap siswa yang berlalu-lalang di bawah.
"Tsk~ sudahlah, kau sedang tidak berusaha menggodaku kan?"
"Menggodamu? Mungkin"
"Mwo? Jadi, kau ingin aku kembali padamu?"
"Hm? Tentu tidak, aku tidak mengatakan itu-" Kyuhyun sedikit terkejut, sadar bahwa sedari tadi ia sendiri lah yang berprasangka bahwa namja itu berharap mememintanya kembali.
"Atau mungkin.. kau yang ingin memintaku kembali kepadamu?" namja itu berbicara dengan sedikit nada menggoda plus colek-kan nakal ke dagu Kyuhyun.
"A-Ani!" Kyuhyun berblushing.
"Hahaha, Cho Kyuhyun, kau sangat menggemaskan. Tenang saja, aku tidak memintamu kembali, hubungan kita kan sudah cukup lama berakhir menjadi sepasang kekasih, sekarang kita hanya sahabat karib, benar?-" Ia mengambil jeda sesaat, Kyuhyun masih mendengarkan, meskipun ia sedang berusaha tidak berkontak mata dengan namja di hadapannya.
"Yaah, meskipun tak biasa aku pungkiri, jika kau mau kembali, aku pun mau menerima, tapi aku dengar kau sudah mempunyai namjachingu ? Siapa namanya? Mmm.. Choi Siwon?"
"Ne" Akhirnya Kyuhyun memandang namja itu. Mungkin ia sedikit lega mendengar penuturan tadi, sehingga ia berani untuk menatap lawan bicaranya.
Jawaban singkat Kyuhyun membuat suasana semakin canggung.
"Ayolah Kyu, tak usah secanggung ini, sudah ku katakan kita sekarang hanya berteman, kau hanya dongsaeng ku sekarang, tidak kah kau merindukanku? Setidaknya sebagai sahabat lama? huh" Namja itu pun mempoutkan bibirnya, berpura-pura kesal terhadapa Kyuhyun.
Hihihi, Kyuhyun yang melihat mimik itu akhirnya tersenyum, sungguh lucu baginya, bagaimanapun seorang mantan kekasih, tak akan pernah hilang dari ingatan. Ia sangat ingat dengan ekspresi itu.
"Hihihihi, baiklah, sudah hentikan itu Sim Changmin, wajahmu sangat aneh, hihihi"
Merekapun akhirnya berpelukkan, yah.. sekedar melepas rasa rindu serta formalitas.
Kyuhyun yang sedang asyik bermain PSP tiba-tiba merasa terganggu dengan kehadiran Eunhyuk yang sambil mewek.
"Hueeee!" Eunhyuk langsung duduk di sebelah Kyuhyun dan memeluk Kyuhyun.
"Ya! Monkey! Apa yang kau lakukan? Minggir!" Kyuhyun yang merasa terganggu meronta-ronta.
"Hueeee! Kyuuuu!" Bukannya melepaskan, Eunhyuk malah semakin memeluk Kyuhyun
Pletak!
"Awww! Appo~" Eunyuk mengelus kepala mulusnya setelah mendapatkan jitakkan dari Kyuhyun dengan mata berkaca-kaca. Kyuhyun sendiri hanya datar saja dan kembali ke permainan.
"Kyu~ Kau tau tidak?"
"Hmm"
"D-Donghae hyung~ hiks.. dia.. dia menghukum ku! Hueeee! Bundadari tolong aku~" Yah Eunhyuk main peluk Kyuhyun lagi aja.
"Ish menyingkir! Memang aku bundadari!" Dengan sekuat tenaga ia berusaha melepaskan pelukan maut itu dan berhasil.
"Dan kau tahu Kyu? Itu karena..hiks..ia tau kalau mengatakan murid baru itu tampan" Eunhyuk bercerita sambil tersedu-sedu, tidak peduli dengan Kyuhyun yang tidak peduli dengan curhatannya.
"Oh, tentu saja, aku yang memberi tahunya" Dan kata itu terlontar begitu saja tanpa dosa dari sang evil Cho Kyuhyun.
"MWOO?! Kau yang memberi tahunya?!"
"Ne"
"CIUS?!"
"Cius"
"AAAARRGGHH!" Bag big bug! bag big bug! Pertengkaran antara Eunhyuk dan Kyuhyun pun tak terelakan, Eunhyuk dengan ganasnya menjambak-jambak rambut Kyuhyun lalu menyekek-nyekek Kyuhyun.
Yaaah, sudahlah biarkan saja mereka, toh yang pasti Eunhyuk masih sadar untuk tidak mebunuh Kyuhyun. Paling hanya beberambut yang rontok. Besok juga mereka akan berbaikkan.
Sttt, adakah yang kepo apa hukuman Donghae buat Hyukkie ya? Yap! Morning kiss setiap hari selama 3 bulan, tidak ada pengecualian. Tapi tau sedniri deh gimana kiss ala Donghae. Beuh, dasar aja Donghae kesempatan dalam kesempitan, tau sendiri Eunhyuk engga mungkin berpaling dari Donghae. Pervert!
CIIITT
Suara dencitan motor yang direm terdengar di depan sebuah rumah.
"Turunlah"
"Mwo?" Kyuhyun agak kaget dengan nada dingin Siwon.
"Turun" Ya, namja yang bernama Choi Siwon ini sedang benar-benar dingin.
"N-Ne" Kyuhyun bingung, ada apa dengan namjachingunya? Ada apa pula Siwon mengajaknya ke rumahnya?
Kyuhyun pun menuruti kata namjachingunya, mereka memasuki rumah Siwon, yang entah kenapa selalu sepi. Kyuhyun sedari tadi mempoutkan bibirnya dengan pipi ala ikan buntal. Seperti biasa mereka menuju kamar Siwon.
Kyuhyun terlebih dulu mendudukkan dirinya di kasur empuk Siwon, tetap dengan poutnya. Siwon menarik kursi meja belajarnya dan duduk tepat di hadapan Kyuhyun. Ayolah ada apa sebenarnya?
"Hmm.. Hyung, ada apa mengajakku ke sini?"
Bukannya menjawab Siwon malah membuka HP nya dan menunjukkan sebauh foto kepada Kyuhyun. Kyuhyun yang terkejut secara reflek menutup mulutnya dengan tangan kanannya.
"Ini apa Kyu?" Nada bicara Siwon sungguh membuat Kyuhyun merinding. Kyuhyun kikuk sendiri, bagaimana ia mulai menjelaskan ia yang berpelukkan dengan Changmin! Siapa pula manusia biadab yang memfotonya? Belum mengenal Cho Kyuhyun rupanya!
"Mmm.. Itu.. Aku dan teman..he" Kyuhyun menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Kyu.."
"Teman.."
"Kyuhyun..."
"S-Sahabat?"
"Cho Kyuhyun.."
"Ne ne! Mmm dia.. Sim Changmin.."
Wajah Siwon jelas menampakkan kesedihan dan kekecewaan mendengar itu. Sebagai seorang kekasih ia tahu pasti siapa Changmin itu meskipun ia sendiri tidak tau Changmin itu yang mana. Kyuhyun sendiri jadi merasa bersalah, meskipun ego dalam dirinya mengatakan bahwa ia tidak beralah. Ya benar, Kyuhyun memamng tidak bersalah, karena Kyuhyun tidak selingkuh alias main serong. Tapi semua ini tetap harus di luruskan akar tidak bertambah rumit.
"Mm mian Hyung.. t-tapi sungguh aku ada hubungan apa-apa lagi dengannya" Kyuhyun meminta maf dengan senyum canggung dan simbol piece.
Siwon sendiri tidak mejawab apa-apa. Ia setia mendengar penjelasan Kyuhyun.
"Mianhae hyung, tapi aku sungguh tidak bermaksud apa-apa, kami berdua hanya sebatas teman sekarang"
"L-Lagi pula dia yang mendekati ku dulu, dan dia juga untuk apa masuk ke kelas ku, dia juga yang mengatakan dia masih menyukaiku" Oke, Kyuhyun sepertinya akan menangis, tangannya menggenggam erat seprai kasur Siwon.
Siwon tetap diam. Kini ia tertunduk.
"Hyung~" Kyuhyun mengguncang pelan bahu Siwon.
"Hyung mian~" Kyuhyun kini memelukSiwon dengan tangan melingkar di leher Siwon.
Setelah beberapa saat, Siwon mengangkat kepalanya dan berkata "Baiklah, aku maafkan dan aku mempercayaimu, tapi aku harus bicara dengan Changmin" Siwon pun berdiri hendak meningalkan kamar, namun sebelum keluar "Lebih baik kau menginap saja disini, aku akan menelpon umma mu dan mengambil barang-barang mu" dan sebelum Siwon mendapat jawaban dari Kyuhyun, ia sudah menutup pintu kamar.
Jelas sekali Kyuhyuh dapat melihat wajah kecewa Siwon. Kenapa ini jadi seperti ini? Kyuhyun yang mulai frustasi pun memeluk bantal berbentuk kepala Pikachu milik Siwon. "Hyung~"
Malamnya
Kyuhyun baru saja keluar dari kamar mandi untuk mandi dan mengganti seragam dengan baju piyama pikachu nya. Ia melihat Siwon sedang mengerjakan sesuatu di notebooknya, dilihat dari ekspresi seriusnya sih sepertinya ia sedang mengerjakan tugas. Kyuhyun agak bimbang untuk mengajak bicara Siwon, selain ia takut mengganggu Siwon ia juga takut Siwon masih cemburu kepadanya.
Hah~ dengan satu tarikkan nafas ia mengumpulkan keberanian. Ia pun mendekatu Siwon, dan dengan radikalnya memeluk leher Siwon dari belakang. Siwon sendiri tampaknya tidak keberatan, buktinya ia tetap fokus kepada layar notebooknya.
Memori bahagia bersama Siwon berkelebat cepat dalam pikirannya. Tapi sungguh pikiran akan kehilangan Siwon lah yang membuat ia semakin mengeratkan pelukkannya.
"Hyung~"
"Hmm.."
"Mian~"
"..."
"Hyung~"
"Mianhae~"
"..."
Hah~ hembusan nafas Kyuhyun tepat menyapu leher Siwon. SSShhhh~
"Hyung~ bbuing bbuing~" Kyuhyun meluncurkan jurus terakhirnya. KYAAAA! Siwon menengok sejenak, lalu kembali fokus. Padahal dalam hati Siwon 'Ya Tuhan, apa yang dia lakukan tadi? Bbuing-bbuing? KAWAIIII! Hosh sabar Siwon, jage image mu'.
"Wae Kyu? Aku memaaf kan mu baby" Siwon berkata dengan matanya yang tetap fokus pada pekerjaannya.
"Benarka?"
"Tentu saja"
"Tapi, kenapa hyung ingin menemui Changmin?"
"Tidak perlu kau tahu, ini urusan namja"
Seketika Kyuhyun mempoutkan bibirnya. Siwon agak gemas melihatnya, ia dapat melihat dari sudut matanya. "Aish, aku juga namja"
Klik
Siwon mematikan notebooknya.
Cup. Cup.
Siwon mencium kilat pipi dan bibir Kyuhyun yang sedang asik ber-pout.
"Tidak untuk namja imut dan menggemaskanku ini"
BLUSH
Kyuhyun menutupi wajahnya yang memerah dengan semakin erat memeluk Siwon.
"Sudah lah, lebih baik kau cepat tidur baby, dan berhenti memasang wajah menggemaskan itu, atau aku akan menciummu lagi"
Seketika pout Kyuhyun menghilang dan Kyuhyun pun melepaskan pelukkannya, ia melihat jam yang ada di kamar Siwon. Yah meskipun tidak terlalu malam, tapi sepertinya cocok untuk tidur.
Meskipun ia merasa senang jika Siwon telah memaafkannya, Kyuhyun masih bertanya-tanya apa yang akan dilakukan namjachingunya kepada Changmin. Ah, sudahlah lebih itu dipikirkan besok lagi, berharap saja semuanya baik-baik saja.
Kyuhyun pun beranjak naik ke kasur Siwon, agak kurang ajar memang meniduri kasir tuan rumah. Ia memeluk bantal pikachu itu lagi dan mulai mejamkan matanya. Sesaat kemudian matanya kembali terbuka ketika mengetahui seseorang tengah memelukknya. Ya, dia Choi Siwon. Tangan dan badan hangatnya sungguh membuat Kyuhyun nyaman, apalagi setelah insiden tadi, ini membutnya yakin bahwa Siwon memang benar-benar sudah memaafkannya.
Kyuhyun yang manja sepertinya sedang dalam mode on. Ia memutar badannya menghadap Siwon dengan tetap memeluk Pikachu. Matanya menyusuri setiap detail wajah Siwon yang dengan ajaibnya sudah dalam keadaan damai—tidur. Tanganya mulai bergerak mengusap lembut pipi Siwon. Sudah cukup sampai disitu tangan Kyuhyun berhenti dan memeluk Siwon. Ia menyingkirkan Pikachu itu beranggapan bahwa memeluk Siwon lebih dari sekedar memberinya kehangatan secara ragawi, namun juga menghangatkan hatinya dengan apa yang disebut cinta.
Pagi sekali mereka sudah bangun, semantara Kyuhyun mandi, Siwon sedang sibuk membuat sarapan bubur untuk sarapan. Setelah selesai semuanya, mereka pun berangkat ke sekolah bersama menggunakan motor Siwon.
Sesampainya di sekolah, mereka terus bergandengan tangan sepanjang koridor-koridor sekolah yang masih cukup sepi ini. Siwon yang memang dasarnya biasa mesum atau entah apa merasa terpanggil mendengar suara desahan yang..mmm..bisa ia identifikasi suara macam apa itu. Ia berhenti sejenak membuat Kyuhyun bingung.
"Wae Hyung?"
Siwon belum menjawab, ia masih mencoba mendengarkan suara yang membuatnya 'turn on' itu.
"Mm tidak apa-apa, kajja"
Mereka terus berjalan sampai akhirnya mereka berhenti secara tiba-tiba dengan pandangan sama-sama terkejut. Yang sedang mereka lihat saat ini adalah pasangan berisik HaeHyuk yang sedang berciuman di bawah tangga. Siwon menelan ludahnya, semantar Kyuhyun memerah. Dengan cepat Siwon menutup mata Kyuhyun dengan kedua tangannya "Anak kecil jangan dilihat!"
Mendengar teriakan Siwon, sontak membuat pasangan tidak tahu tempat itu menghentikan aktivitas mereka. Eunhyuk yang malu setengah mati karena kepergok hanya bisa bersembunyi di balik Donghae yang cengengesan tidak waras.
"Hehehe, eh Siwon hyung, tumben datang pagi sekali" Kata Donghae dengan cengiran lebarnya.
"YA! Apa yang kalian lakukan! Kau menodai mata tak berdosa my baby Kyu!" Siwon memarahi HaeHyuk dengan tetap menutup mata Kyuhyun yang sedang berontak.
"Ya! Kau juga sama! Dasar tidak tau diri, memangnya kita lupa kejadian pulang sekolah itu, weeeee" Donghae balas dengan menjulurkan lidahnya meledek.
Siwon yang mendengar itu hanya terpaku, memang benar apa yang di katakan Donghae. Aduh jadi malu, kkk~
"Aish! Sudahlah! Kalau mau jangan disini. Toilet sana! Menodai mata suci my Kyu saja!"
"Aish! Suci apanya? Evil begitu. Lagian kau lah yang menodainya dengan ciumanmu, kuda!" Donghae yang emang adik kelas tengil merasa tidak mau kalah. Ia pun pergi begitu saja meninggalkan Siwon yang masih emosi dengan menarik Eunhyuk.
"Ya! Mau kemana kalian!?"
"Ke toilet! Melanjutkan yang tadi, hahaha"
Toeng
Siwon yang mendengarnya hanya sweatdrop. Padahal ia mengatakan untuk melakukannya di toilet itu tidak serius.
Setelah beberapa saat Siwon sadar sedari tadi ia menutup mata Kyuhyu, ia pun buru-buru melepaskan tangnannya dan mengecek keadaan Kyuhyun yang justru sekarang sedang... tidur.
Toeng
Siwon sweatdrop lagi. Bagaimana bisa, baru sebentar saja sudah tidur. Hah, Siwon menghela nafasnya, lalu dengan sekali angkat menggendong Kyuhyun menuju kelasnya.
SKIP TIME
Matahari sedang bersinar cukup terik saat ini, tapi panasnya tidak cukup untuk mengusir dua orang namja yang sedang berbicara serius.
"Oh kau yang memanggilku, kau pasti Choi Siwon?"
"Ne, duduklah"
"Kau pasti ingin membicarakan Kyuhyun, ne?"
"Mm, bisa dibilang begitu. Kau tahu kan apa maksudku memanggilku kesini?"
"Tidak juga"
"Tsk. Ayolah, jangan bercanda"
"Aku serius"
"Hah~ baiklah langsung saja, sebelumnya pastikan kau rahasiakan ini, terutama dari Kyuhyu, rahasia namja, ne?"
"Aku tak menyangka kau menganggapkan Kyuhyun yeoja"
"Aish, kau punya selera humor juga"
"Mungkin, jadi?"
"Jadi, aku tau siapa kau, aku tahu kau pernah ada hubungan apa dengan Kyuhyun, aku hanya ingin memastikan, apa maksudmu tiba-tiba datang ke sekolah ini dan tepat sekelas dengan Kyuhyun?"
"Oh begitu, ternyata kau bijak juga, kebanyakan orang akan langsung pukul saja mengetahui namjachingunya sekarang sekelas dengan mantannya, tapi kau berbeda. Aku tidak ada maksud apa-apa, sungguh. Aku kembali ke Korea dan menimba ilmu, itu saja. Sedangkan mengapa aku bisa sekelas dengan Kyuhyun, itu hanya kebetulan, aku benar-benar tidak merencanakannya"
"Itu saja?"
"Tidak, mungkin aku harus jujur aku sedikit berharap bisa sekelas dengan Kyuhyun, ya setidaknya tidak jauh dari kelasnya saat aku tahu bahwa Kyuhyun bersekolah disini"
"Jadi kau masih menyukainya?" Siwon mengernyitkan dahinya.
"Mungkin, tapi, tolong catat, aku bukan namja bajingan yang tega merebut kekasih orang, dude-" Changmin memberi jeda sebentar.
"Saat aku berpisah dengan Kyuhyun, yang mana dengan cara baik-baik karena aku ingin bersekolah di luar negeri saja aku merasa sangat sakit, seperti ada sesuatu yang hilang dari diriku. Kyuhyun yang biasa tersenyum untukku, Kyuhyun yang selalu bermanja-manja padaku, Kyuhyun yang suka ngambek kepadku. Semuanya hilang begitu saja. Hal itu yang membuatku berfikir akan seberapa sakit jika namjachingu kita direbut orang" Raut wajah Changmin jelas menampakkan kesedihan, ya dia sedang mengingat masa lalu indahnya bersama Kyuhyun, dan ironisnya ia sedang bercerita kepada seseorang yaaa boleh di katakan menggantikan posisinya.
Hening
"Jadi tidak usah khawatir, aku hanya menganggapnya sebagai dongsaeng" Changmin memecah keheingan.
"..." Siwon hanya terdiam menyimak penjelasan Changmin.
"Cukup? Bisakah aku kembali ke kelas?"
Perkataan Changmin satu ini membuat Siwon kembali ke alam sadarnya. "Oh, tentu, silahkan, terimakasih untuk penjelasanmu, aku tahu kau tidak akan sejahat itu"
"Tapi, jangan salahkan aku jika aku tetap menggoda Kyuhyun, rasanya itu sulit dihentikan"
"Haha, kau bukanlah satu-satunya"
"Baiklah, aku pergi dulu Tuan Choi, aku harap kau bisa menjaga Kyuhyun untukku"
"Terimakasih, aku harap kau juga bisa menjaga Kyuhyun selama di kelas" Siwon menepuk pundak Changmin sambil tersenyum mengeluarkan dimple nya. Changmin akui ia kalah bersaing untuk urusan wajah dengan Siwon.
Dan langkah kaki santai pun terdengar menjauh dan menghilang bersamaan dengan bunyi pintu. Cklek.
Siwon yang masih disana menjadi sedikit terharu juga mendengar cerita Changmin. Ternyata biar begitu Changmin adalah orang yang bijak. Ia jadi membayangkan apa yang akan terjadi padanya jika ia berpisah dengan Kyuhyun, akankah setegar Changmin? Ia sendiri ragu.
Bel masuk pun berdering sebagai tanda jam istirahat berahir. Siwon dengan perasaan lega menuruni tangga dan kembali ke kelas.
Di kelas suasana sangt ricuh, terutama akibat obrolan para yeoja. Kyuhyun yang merasa bosan karena tidak ada Eunhyuk yang kebetulan menghilang entah kemana memutuskan untuk bermain PSP. Saat bermain tiba-tiba terlintas di otaknya sesuatu, ia baru sadar sedari tadi tidak melihat Changmin. Pucuk dicinta ulam tiba, Changmin masuk ke kelas. Hal itu membuat kelas semakin gaduh, kalian tau lah siapa penyebabnya—yeoja-yeoja.
"Changmin-ah apakah kau sudah punya yeoja chingu?"
"Changmin-ah makan bekal punya ku, ne?"
"Changmin-ah jadi namjachiguku!"
"Changmin ah nikah yuk!" (?)
"Changmin ah, you call we" "You sms we~" Loh?
Changmin ah.. Changmin ah.. Changmin ah! Ah berisik!
Kyuhyun memutar bola matanya melihat kejadian itu. Memang siswi-siswi disini lumayan frontal dan anarkis(?) ya, jangan kaget jika ada yang mengajakmu menikah.
Changmi dengan perasaan lega keluar dari kerumunan fans-nya. Ia memutar kursi lalu duduk di hadapan Kyuhyun.
"Sudah tenar, eoh?" Kyuhyun sinis dengan tetap fokus ke PSP.
"Hm? Memangnya kenapa?" Changmin pun tak kalah sinis, antara menantang dengan menggoda.
"Tidak apa-apa, darimana kau?"
"Ewwww, kau peduli sekali" Changmin ge-er.
"Ih! Jangan berharap!"
"Benarkah?"
"Tentu, jadi?"
"Jadi apanya?"
"Kau dari mana pabbo?!"
"Mm.. bertemu Siwon" Tring! Kyuhyun langsung memandangi Changmin dari atas sampai bawah. Mata normal, pipi mulus, tangan tidak ada yang berdarah, kaki masih lurus. Changmin yang merasa diperhatikan jadi tidak enak sendiri.
"Err, Kyu ada apa?"
"Eh? Mm tidak" Hah, dalam hati Kyuhyun bersyukur Changmin tidak ada apa-apa, takut-takut kalau Siwon menghajar habis Changmin, untung tidak.
"Kau takut aku kenapa-kenapa? Tenang saja dia sangat baik kepadaku"
Bak seorang paranormal, perkataan Changmin sangat tepat sasaran.
"Aish! Ani! Aku tidak peduli mau kau bagaimana juga" mengelak sambil menggeleng-gelengkan kepala.
"Hmm tidak mau mengaku, yaudah deh"
Empat siku muncul di jidat Kyuhyun. 'Ini orang, pedenya setengah mati' geram Kyuhyun dalam hati. Kyuhyun yang merasakan tanda-tanda seosangnim akan masuk pun memasukkan PSP nya sebelum di rampas. Dan betapa terkejutnya Kyuhyun ketika melihat Eunhyuk yang tiba-tiba sudah berada di bangkunya dan...ngeces (lagi). 'Ini monyet satu kenapa lagi' Kyuhyun sweatdrop.
"Ya! Eunhyuk ngeces lagi!"
"Eh?" Eunhyuk gelagapan ketauan ngeces, apalagi yang sedari tadi ia pandangi—Changmin ikutan nengok ketika Kyuhyun berteriak. Eunhyuk dengan asal mengelap eces dengan lengan bajunya.
"Ish kau ini, tidak bikin malu, mau aku laporkan lagi?"
"Ani! Kyu kumohon jangaaaan" Eunhyuk yang reflek langsung memohon-mohon sambil memeluk Kyuhyun.
"Sstt.. sudah-sudah" Changmin berusaha melerai.
Dan kejadian serupa pun terulang lagi.
Ah rasanya akhir-akhir ini banyak kejadian aneh bin ajaib bagi Kyuhyun terutama sejak kedatangan Changmin. Sekarang Kyuhyun sedang dalam bus untuk pulang, Siwon sepertinya sedang ada keperluan sehingga tidak bisa mengantar Kyuhyun. Tiba-tiiba hp Kyuhyun bergetar.
From : MonkeyHyuk
Kyu! :o
To: MonkeyHyuk
Ne?
MonkeyHyuk: Kau sedang dimana?
Me: Bus, wae?
MonkeyHyuk: Oh, kau mau menginap di rumahku tidak?
Me: untuk?
MonkeyHyuk: hanya main, aku dan Hae akan berpesta
Me: maksudmu?
MonkeyHyuk: Haduh banyak tanya. kita akan berpesta pisang, makan pisang sampai mabok
Me: WTF! Jangan bercanda cepat mau apa?
MonkeyHyuk: habisnya -_- kan sudah ku bilang hanya bermain, kan sudah lama kita tidak berkumpul bersama, perkumpulan namja paling kece sedunia
Me: Lama? Menurutmu saat kita makan malam di restoran Indonesia kau kira lama?
MonkeyHyuk: Aish! Sudah cepat mau tidak, ajak saja Siwon!
Me: Mm, ayo, jam?
MonkeyHyuk: 8 tepat.
Me: Oke. Deal.
MonkeyHyuk: Deal. Oh ya, Changmin sepertinya akan bergabung. Kkkk~
Me: MWO?! Apamaksudmu mengundang C.H.A.N.G.M.I.N?!
Dan Eunhyuk pun tidak membalas lagi. Eunhyuk sedang cekikikan disana, sementara Kyuhyun naik pitam. Sepertinya pikiran Kyuhyun overload. 'Pesta? Di rumah Eunhyuk? Ada Changmin?' satu kata 'KACAU'! Haduh semua ini bikin frustasi sampai Kyuhyun menjambak rambutnya sendiri, hal itu membuat penumpang lain cengo.
"hehe, mian, hehe" Kyuhyun dengan malu setengah mati minta maaf atas gangguan pemandangan akibat ulahnya.
'Semua gara-gara Eunhyuk'
TBC
HAHAHAHAHA! Siap-siap di bantai nih author, updatenya super duper lama, berapa bulan? 1? 2? Atau 3 bulan kah? Hahaha, aduh mian mian mian ya, soalnya ini juga author baru selesai ngurusin sekolah nih hehe, abis kelas XI sekarang saingan author banyak nih di kelas jadi harus belajar ekstra. Di maafin kan? Kalo engga, ga di update-update nih? Eh? #DI BAKAR READERS! *obor mana obor?*
Selain itu, kalo boleh jujur author kan masih pemula, jadi bikin ff jelek begini aja harus mikir pusing 7 keliling, aduh negeles aja nih author.
Di chap ini author coba-coba masukkin friendship antara Eunhyuk dan Kyuhyun yang agak sableng hehehe.
Jangan bosen bosen untuk baca sama review ya, oh ya balesan review author juga dibaca dong :D . Annnyeong :D
Review Replies ^^
Termiakasih semuanya yg udah baca dan review
Rika-chan: siapa ya? Iya emang modus tuh padhal, eh?
Cho na ra: nih udah apdet kkk~ ini udah (mana thor? | Itu eunhyuk ma changmin? |Maksa deh :p)
TieSparKyuhyun: hahaha, hus yadong! Kkk~ goyang itik juga harusnya ya :D yap Changmin!
Elfma Ayu Sparkyu : benarkah? Terharu :')
Astri: hehehe, mian ya hehe, maklum sibuk syuting sama pemotretan (ngimpi!) hahaha =)) kan kyuhyun punya dua kepribadian gitu antara evil dan childish haha
Elf1013: aduh susaaaah! Saya bingung gmana harus bikinya -_- ya deh mian -_-v untung masih di update :p
15choeunhye12 : salah wee! :P
Shin min hyo: makasih, ini nih wonkyu shipper sejati :D
5kyukyu712: itu adalah...
Lee minji elf : wah termiakasih :)
Mrs. ChoiKyu : tuh tau... aduh ketauan amatirnya, cerita aja ketebak (yaiyalah lo pake kasih spoiler segala) #plak... mmm gmana ya? Pikir2 dulu deh hehe
Anin arlunerz: oke deh :D
Gaemwon407: annyeong :) gatau kemana, bingung aja sih sebenarnya appanya kyu mau dibikin cerita apa hahaha ketauan
Indy : makasih :D
Simbaa : ah masa? Adem sari dong seger? Eh? Yap betul!
Wookiesomnia: siapa ya? Tuh udah tau kan? Hahaha :D
Saprkyucassie: jangan ah kasian :3
MyKyubee: dan ternyata adalah... author? #digebugin
: aduh namamu panjang banget -_- heh! Ga boleh protes ah! :p nih changmin baik kan? ;3
Diya1013: Kyuhyun emang begitu kok :3
Irmawks : siapakah dia? Changmin!
Anami Hime : oke oke, ini udah kilat kan? #dibantai
Anaitachu14 : kan biar pada kepo gitu hahaha :D
Meymeywonkyu : penasran? Penasran? Hahaha :D
Guest : ikutan lumutan ._.
Sansan : hhehe nih udah update
Blackkyuline : udah ga kepo kan?
Dealovia choi: gurunya galak sih hehehe, salah weeeee :p
Shin jira: aduh kaya orang kebelet pipis aja hehehe :D
Just call me guest : kan biar dramatis de, wonkyu song? Ya ampun lupa! Haduh haduh -_- gmna chap ini? Kayanya menurun ya -_- mampus kan tambah lama updatenya hahaha :D
Adyndraith: emang, ini curhatan author sok cantik tau dia ga lulus UH haha, engga ko dia ga mau ngerebut hahaha
Jennychan: iya dong author gtu B)
Aisah92: yah ketauan-_-
Fishy couple: haha yg lain juga penasran :D
