"ayo kita pergi dobe."ujar sasuke tiba tiba.
Naruto yang tengah memakan ramennya sambil melayang di udara menghentikan aktivitasnya"HAAAAH?"tanyanya sambil memuncratkan sedikit kuah ramen ke karpet indah sasuke.
Sasuke menatap karpet memandang naruto dengan tatapan 'bersihkan!'
Naruto memutar bola mata birunya lalu menghilangkan noda dengan satu jentikan tangan.
"kemana?"
"ikut saja."ujar sasuke malas."pakai baju resmi!"
Naruto menghela nafas,ia langsung mengganti pakaian jingga hitamnya dengan tuksedo putih .dan baju sasuke dengan tuksedo hitam.
Sasuke mengamati pantlan dirinya di cermin."tidak buruk"ujarnya santai.
"yah…aku kira selera pakaian kalian jelek,tapi ternyata cukup bagus juga."komen naruto yang senang mengamati bayangannya.
"kita kemana teme?"Tanya naruto yang kemudian mendapat deathglere dari memasang tampang bosan."kemana kita tu-an"ulangnya
"ke pesta pertunanganku."
"Apaaaaa?!"
Arizawa present,,,,
3 wishes
Desclaimer : mr masashi kishimoto.
Rate ;t..nggak berani M..kaze masih kecil!
warning:/kaze masih sangat amatir,,,jadi maklum banget kalo banyak typo,OOC atau kesukebean di sini…yah..masih mau belajar lagi..jadi mohon BANGET readers mau review buat menghilangkan ke bodohan kaze
Summary: baru kali ini naruto punya majikan yang sombong ,mesum,dan menyebalkan! Bagaimana ia bisa pulang kerumahnya yang nyaman kalau sasuke tidak juga memberinya perintah?!—"aku ingin kau,dobe"-"permintaanku hanyalah kau..naruto."
Langsung baca aja deh!
.
Naruto mengambil gelas ke limanya dari pelayan yang lewat .ia menegaknya sampai habis dalam satu detik.
Sudah lama ia tidak menghadiri pesta semacam ini,ia juga bukan tipe orang yang akan dengan suke rela datang ke acara seperti ini..hanya saja,ia tidak bisa pergi karna sasuke tidak mengijinkannya,ditambah lagi,si stoick sialan itu tidak juga ada di dekatnya setidaknya untuk mengusir kebosanan naruto yang berdiri selama dua jam tanpa lawan terus saja di kerumuni banyak orang,dan meski dalam situasi seperti itu pun,ia tetap tanpa ekspresi dan sangat heran,kemana ekspresi kesalnya selama ini?kenapa ia terlihat sangat…pokerface sekali?
Naruto meletakan gelasnya,berjalan menuju beranda untuk menghilangkan menatap bulan yang bersinar malam -ngingat kehidupannya yang menyenangkan di dunia jin…kenapa ia harus dapat panggilan di suapan ramen spesialnya yang terakhir?!...yah..kira-kira itulah yang sedang dipikirkan naruto.
"selamat malam.."
Naruto menoleh,tepat di belakangnya,seorang gadis dengan rambut panjang terurai mendekatinya.
"eh..ah..ya"jawab naruto kikuk.
"apakah pestanya tidak menarik?"Tanya sang gadis
"apa? Ah,…menarik kok!"ujar naruto ,ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal."baiklah…aku mengaku..pestanya memang sedikit membosankan."
Sang gadis tertawa."kau sangat jujur,jarang sekali aku menewajahn orang sepertimu."
"yeah..banyak yang bilang begitu."
Sang gadis menjulurkan tangan"aku haruno sakura"
Naruto menyambut tangan sakura."aku em…uzumaki."jawab naruto.
"uzumaki saja?"Tanya sakura.
"eh..itu…uzumaki..na..do..DOBE! ya! Namaku uzumaki dobe!"jerit naruto panic,sialan! Kenapa panggilan kurang ajar sasuke tiba-tiba muncul di kepalanya?!
"dobe?"sakura tertawa setan,kelewat besar sampai semua orang yang ada di ruangan menoleh pada mereka berdua."ups!"ujar sakura menutup mulutnya."ma..maafkan aku! Namamu lucu sekali,aku tidak menyangkan akan bertemu orang semenarik kau.."
"aku juga tidak."jawab naruto.
"kau sendirian?"Tanya sakura
"yah..sebenarnya tidak,tadi aku bersama seseorang,tapi dia hilang di kerumuni banyak orang."ujar naruto bosan,
"oh…pantas kau terlihat bosan."ujar sakura
"tidak juga,aku kan sekarang bersama gadis secantik kau, rasa aku beruntung."jawab naruto jujur.
BUK! -naruto merasakan bahunya sakit,
"bisa saja!"ujar sakura yang baru saja mendaratkan pukulannya ke bahu naruto.
"hehehe.."ujar naruto menahan sakit..ngeri juga sama tenaga kingkong sakura.
"ah..dobe?—aku harus pergi,sebentar lagi acara utama!"pamit sakura,ia langsung berlari masuk kedalam ruangat pesta .
Naruto menghela nafas,ia kembali sendirian.
"hei dobe!"
Kali ini sasuke yang menghampirinya.
"kau sudah selesai?"Tanya naruto sasuke yang tengah melonggarkan dasinya,
"belum,"jawab sasuke ngirit kata.
"kalau begitu kenapa kau disini?"
Sasuke mendengus,"karna kau terlihat bosan"ujarnya singkat.
Naruto meledakkan tawanya,tapi nggak sekeras sakura tadi…"memangnya tadi aku terlihat se bosan itu? Sakura juga tadi bilang begitu!"ujar naruto.
Sasuke mengangkat alisnya"sakura?"
"ya!dia sangat cantik ya…"ujar naruto semangat.
"benarkah?"gumam sasuke nyaris tidak terdengar,
"y…."kata naruto terputus.
Ia tiba-tiba di dorong oleh seseorang hingga jatuh dari beranda yang lumayan tinggi.
"dobe?"Tanya sasuke nyaris tidak menyadari hilangnya naruto karna kejadian itu berlangsung sangat cepat.
Naruto meluncur di udara,tidak sempat memakai sihirnya dan mendarat dengat tidak elit,punggungnya menghantam tanah, sedikit limbung, ia mencoba berdiri..tapi kemudian seseorang yang masih samar karna ia tidak bisa mengendalikan kesadarannya kembali membuat punggungnya menghantam tanah.
Naruto mencoba membuka matanya,seseorang tengah menduduki perutnya,memegangi bahunya agar ia tidak bergerak.
.
.
Naruto dapat melihat senyum datar dari wajah orang yang baru saja menjatuhkannya
, "selamat malam…pangeran." Ujarnya singkat.
Naruto merasakan perasaan aneh,seperti ia telah mengenal orang yang di atasnya ini setelah sekian lama
"siapa kau?"Tanya naruto menatap mata cowok putih dengan wajah tersenyum kosong tu.
Cowok itu menatap wajah naruto tidak merasakan perubahan drastic dari mata cowok di atasnya itu,
"kau tidak mengingatku?"
Naruto ingin menggeleng,tapi ia takut,cowok itu akan kembali memasang wajah seperti ini.
"eh..em…itu…"jawab naruto gelagapan.
"jadi benar?"Tanya cowok itu melepaskan bahu naruto.
Naruto nyaris bangkit berdiri,tapi ia merasakan kakinya nyeri,jadi dia putuskan untuk tetap duduk."kenapa kau bias tau aku..pangeran?"Tanya naruto.
Lagi-lagi cowok itu tersenyum kosong"apa kau benar-benar tidak mengingatku? "ulangnya.
"aku…"
"DOBEEE!"
Naruto mendengar suara sasuke,ia menatap cowok yang kini memasang senyum sedih,lalu CTAK! Dalam satu jentikan jari,cowok itu menghilang.
Cowok itu jin! Sama seperti dirinya! Tapi….
,naruto tidak bias berpikir,nyeri menguasai tubuhnya,
Ia kembali jatuh, pingsan di tempat.
Sasuke nyaris melompat dari beranda,menyusul naruto,kalau saja ia tidak waras,ia segera berlari menyusuri lorong-lorong pesta yang panjang untuk menemukan naruto,tapi semua orang menahannya.
"tuan sasuke,sebentar lagi acaranya akan di mulai!"cegat salah satu pelayan
"minggir!"geram sasuke kacau,ia tidak bisa berfikir jernih.
"tapi…"
BUK!
Sasuke meberi satu pukulan pada si pelayan sebelum akhirnya,semua orang tidak lagi menghentikan tindakan sembrono sasuke,..kan nggak mau makan bogem mentah gratis dari si sasuke!
Sasuke berlari melintasi lorong dan akhirnya meninggalkan ruang pesta begitu saja.
"bagaimana dengan acaranya?"
"ada apa dengan tuan sasuke?"
"apa yang terjadi?"
Semua hadirin mendengungkan pertanyaan-pertanyaan yang nyaris sama,membuat ruangan pesta berdengung seperti lebah.
Sakura menuruni tangga dengan anggun,lalu mendiamkan semua orang dengan kehadirannya.
"semuannya tolong tenang…"ujar sakura lembut.
"tapi nona.."jawab seseorang ragu.
"meskipun sasuke tidak ada di sini..tidak akan mengubah fakta bahwa kami telah bertunangan." Ujar sakura yakin.
"DOBE?!"
Sasuke menghampiri tubuh naruto yang kehilangan kesadaran,ia menarik naruto dari semak-semak.
"dobe? Kau tidak apa-apa?!"ulang sasuke sekali lagi.
Naruto membuka matanya,mengamati wajah sasuke yang begitu khawatir.
"kenapa kau disini teme? Bagaimana dengan pertunanganmu?"Tanya naruto.
"dobe! Itu tidak penting! Kau sendiri! Kenapa bisa babakbelur begini?!"bentak sasuke
"hehehe..jatuh?"kata naruto santai.
"DOBE!"bentak sasuke melepaskan bahu naruto,membuat kepala naruto terbentur untuk ketiga kalinya malam ini.
"hei teme! Sakit!"bentak naruto kesal.
sasuke berdiri memunggunginya,
"teme kau dengar?"Tanya naruto merasa di cuekin.
"hn."jawab sasuke dingin.
Naruto mencoba melihat wajah sasuke,tapi cowok dengan kulit putih itu kembali memunggunginya
"kau marah teme?"Tanya naruto bingung.
Sasuke berjaln meninggalkan naruto,masuk ke dalam hutan yang terbentang luas di samping mereka.
"tunggu teme..kau nggak mungkin marah kan?"susul naruto cepat,ia berhasil menangkap bahu sasuke sebelum cowok bermata biru gelap itu melesat lebih jauh ke dalam hutan,dan tepat saat itu juga,sasuke mendaratkan pukulannya pada naruto.
"apa-apaan kau?!"bentak naruto memegangi pipinya yang sedikit bengkak akibat ulah sasuke.
"kau yang apa-apaan !"bentak sasuke.
Naruto berdiri,membalas pukulan sasuke,membuat tubuh cowok stoic itu terjerembab dengan pantat menyerusuk ke tanah.
Sasuke berdiri,sorot matanya sangat gelap,ia berlari menerjang naruto, kembali mendarat kan pukulannyaIa menahan kerah naruto.
keduannya berpandangan geram.
"kau kenapa sih?!"bentak naruto kacau,bibirnya terasa sakit bekas pukulan sasuke.
"kau jatuh,lalu bengun dengan wajah babak belur tapi masih tetap tertawa?"Tanya sasuke kesal.
"apa urusanmu?! Memangnya kenapa?!"Tanya naruto bingung sekaligus kesal,..kan dia yang jatuh dan luka,kenapa sasuke harus repot.
"apa urusanku?"Tanya sasuke kesal,bingung.
Benar,sebenarnya,kenapa ia bias semarah ini?sekacau ini?
Tiba-tiba saja sasuke kembali mengingat ciuman naruto,tentang mata biru cowok itu,tentang kulit tannya,tentang cengiran rubahnya saat makan bagaimana ia memuji sakura dan bagaimana ia tetap tersenyum ketika ia jatuh dan babak belur,
Sasuke menunduk,mata gelapnya tertutup poninya yang lumayan berhenti menatap naruto.
"ada apa sih?"Tanya naruto tanpa membaca sikon.
Sasuke masih berdiri terpaku di tempatnya,mulai mengerti keadaan,
mengerti tentang perasaannya.
"kau kenapa teme?"Tanya naruto mendekati sasuke,tidak mengerti.
Sasuke mengangkat wajahnya,menatap naruto yang tidak sampai semester darinya.
"kita pulang."kata sasuke dingin.
"APPA?bagaimana dengan pertunanganmu? Kau ini kenapa sih!"protes naruto.
"aku akan meminta dobe!"ujar sasuke,dan langsung saja,kembali dalam hitungan detik keduanya telah sampai di rumah sasuke yang sepi karna seluruh penghuninya memang sedang menghadiri acara pertunangan sasuke.
sasuke menghempaskan badannya ke ranjang king sizenya.
Naruto mengangkat tangannya,siap memunculkan sihir yang bias mengabulkan semuakeinginan sasuke."jadi..apa permintaanmu?"tanyanya senang,karna selangkah mendekati mission complete nya
"duduk di sini."perintah sasuke singkat.
"apa?"Tanya naruto kecewa,lagi-lagi menurunkan tangannya ,membatalkan semua sihir yang nyaris di keluarkannya."kau mau membuang permintaanmu sia-sia lagi?"Tanya naruto kesal.
"jangan kesini dobe"bentak sasuke yang tengah sibuk mengobrak abrik kotak p3knya
Naruto mau tidak mau terpaksa yang langsung saja menangkap wajah naruto dengan kedua tangannyamembuat naruto gelagapan"ap—apa yang kau lakukan te—OUCH! ITTTAIII! " jerit naruto saat kapas anti seprtik mendarat di lukannya dengan tidak lembut sama sekali.
"diamlah!"protes sasuke dengan kuping selesai dengan luka di pipi naruto,lalu menempelkan plaster luka di sana.
"ini permintaanmu?"Tanya naruto cengo.
"kau bilang apa dobe? Aku mengobatimu"ujar sasuke cuek.
Naruto menghela nafas lega(?) entah kenapa,kali ini ia benar-benar tertarik mengabulkan keinginan sasuke
"jadi apa permintaanmu?"tanyanya tidak ini,ia belum pernah mendapat permintaan berbau sihir dari sasuke,dan itu membuatnya merasa tidak becus menjadi jin.
Sasuke menatap mata biru juga naruto,masih menanti dengan penasaran.
"dobe."ujar sasuke lembut.
"apa?"Tanya naruto masih belum ngeh.
"cium aku."
"APA?"Naruto membelalakan matanya
"aku bilang cium aku,"ujar sasuke dingin.
"teme..kau gila?"Tanya naruto.
"itu permintaanku"ujar sasuke yakin,tanpa merubah ekpresi.
"tapi kau..aku…kita…temeee!KAU PASTI SUDAH GILA!"ujar naruto panic.
Sasuke menunduk,rambut biru tuanya lagi-lagi menutupi kedua mata onixnya."ya..aku memang sudah gila."uajr sasuke
"tuh kan!"ujar naruto lega."kau mungkin hanya kekurangan oksigen,atau karna kecapekan."ujar naruto lagi
"hn."sasuke mengacak rambutnya merasa sangat kacau.
Bayangkan: ia baru saja meminta ciuman dari seorang laki-laki!WHAT?! dia kan bukan homo gila yang kurang kasih sayang sampe harus minta ciuman dari cowok! Lagi pula ia meminta itu pada naruto! Pada budaknya!Naruto benar,ia pasti sudah gila.
IA PASTI SUDAH GILA!
Ia pasti benar-benar sudah gila karna mengambil kedua pipi naruto.
Ia pasti tidak waras karna berusaha menempelkan bibirnya pada naruto.
Naruto mengelak panic,tapi tangan sasuke sangat kuat memegangi harus lari,ia harus meghindar
5 cm...
Ia harus…
2 cm..
1cm…
BOFF!
Sasuke mendaratkan bibirnya pada udara kosong,naruto menghilang.
"ck!"rutuk sasuke dalam hati,'aku benar-benar gila!'
AKU PASTI SUDAH GILA!
Di sudut konoha,di kamar dengan nuansa serba pink,
Sai melayang di udara kamar,pikirannya menerawang,mengingat masa lalu yang tidak pernah bias di lupakannya,tentang tujuan hidupnya dan masa lalu yang selalu menghadiri mimpinya.
"sai.."
Ujar sakura membuyarkan lamunannya.
Cewek berkepala pink itu memanggil sai tanpa menoleh sama sekali dari bola Kristal di depannya.
"ya nona?"Tanya sai lemah.
"jangan panggil aku nona!"bentak sakura
Sai menghela nafas berat "ya sakura.."ulangnya
Sakura mengangguk"bagiamana dengan rencana kita..kenapa kau tadi menghilang?"tanyanya kesal.
"saya tadi mengurus sedikit urusan"ujar sai mengingat kembali kejadiannya meneemui naruto tanpaizin sakura.
"kau tadi menemui pangeran mu itu?"tebak sakura,nyaris membuat sai jatuh dari posisinya.
"apa yang anda bicarakan?"Tanya sai pura-pura tidak mengerti.
" tau kau tau."ujar sakura malas,
Sai menghela nafas."bagaimana sakura tau tentang pangeran naruto?."ujarnya
"aku mendengarmu mengigau."ujar sakura santai,"untuk pertamakalinya saat aku melihatmu tidur."
"itu.."ujar sai terputus.
sakura mendekati sai yang kini duduk di merentangkan tangannya
Membuat cowok dengan kulit putih pucat itu menyandarkan kepalanya yang berat ke bahu sakura,meresapi aroma cherryblossom dari tubuh cewek itu,membuatnya sedikit amerasa tenang.
Sakura mengelus rambut hitam sai.
"mau menceritakannya padaku?"Tanyasakura lembut.
Sai mengambil kepalanya dari leher sakura.
"tidak sekarang."ujarnya "bagaimana kelanjutan rencana kita? Apa lagi yang harus saya lakukan?"Tanya sai
Sakura ingin membuat sai lebih baik,jadi ia membiarkan sai mengubah topic pembicaraan."baik,tidak! Bagus .."ujar sakura senang.
Sai tersenyum mengamati sakura yang menatap bola kristalnya secara intens "sasuke kun..mulai bergerak!"ujar sakura antusias.
Sai menatap pantulan wajah sasuke dari bola kristalnya,"dia sangat kacau"ujar sai.
Sakura mengangguk senang."bagus kan? Jadi kita bias ketahap selanjutnya!"
Sai mengamati wajah sakura,mengusap rambut lembut sakura,menyingkirkan sisa poni yang menutupi rambutnya
"sai?"ujar sakura.
"hm…?"
Sakura menatap sai intens,keduanya bertatapan agak lama,sementara tangan sai sibuk bergerak menyusuri tambut sakura yang lain,lembut.
"kau merusak rambutku!"ujar sakura.
Sai menghentikan aktivitasnya,"maaf sakura"ujar sai menyesal.
Sakura mengambil tangan sai ,menaruhnya di kepalanya.
"tapi aku suka,lanjutkan saja,"ujarnya merebahkankepalanya ke pangkuan sai.
Dan keduanya terdiam cukup lama,sakura memejamkan matanya.
"kau mash tidak ingin bercerita?"tanay sakura sekali lagi.
Sai masih setia menyusuri rambut sakura,"mungkin nanti."
Sementara itu,naruto tengah mengacak acak rambut pirangnya .
Ia melayang di atas konoha city,menikmati semilir angin dan kerlip lampu di bawahnya-baiklah,ia tidak benar-benar menikmatinya.
Pikirannya kacau..
Bagaimana ia harus menatap sasuke nanti?!
###############
Sai meletakan sakura di ranjangnya,menyelimuti tubuh cewek yang terlelap di pangkuannya tadi,sakura tiba-tiba membuka matanya,menatap sai.
"sai…"uajr sakura singkat.
"ya?"Tanya sai lembut
"kau harus benar-benar serius membunuh sasuke ya.."ujar sakura setengah tidur,lalu benar-benar terlelap.
Sai menghela nafas pada permintaan majikannya itu.
Membunuh sasuke ya?
***TO BE CONTINUE**
holla minna-san!
pertama-tamakaze ingin minta maaf (lagi-lagi) karna mood neglanjutin mirai no hibi yang chapternya ngegantung banget..BELUM JUGA MUNCUL!
trus karna pada chap 1 wishes ini banyak banget typonya...thanks banget buat temen-temen yang review dan ngasih tau kaze soal ini,
see?..i need comment and review!
let's review guys!
-oh heya...soal cerita chapter kali ini,..kaze janji bakal update secepetnya.
ITU kalo...ada yang mau review...plis review!#nangis di bawas shower
well,kaze nggak bisa prediksi kapan tamatnya ni cerita karna masih banyak banget rahasia yang belum terungkap,kayak jati diri naruto dan sai,wishesnya sakura,pertunangan sasusaku,
bahkan kaze sendiri tidak tau bakal kayak apa ending ni cerita...sasusaku? sasunaru? narusasu?sainaru atau narusai?atu jangan-jangan naru saku?!#keze author gila yang nggak bisa nebak ceritanya sendiri..maaf...
well,di chapter depan,kaze jelasin soal rulesnya dunia sai ama naru ya?biar makin seru gitchuuu..trus biar naruto makin susah #NYEHEHEHEH..
ups! nggak boleh kaze bocorin dulu!-#lagian sasuke udah men-deathglare kaze karna bikin dia flipped..hahaha..mampus lo!-
sasuke mendekat,membuat author mundur total"apa yang kau rencanakan kaze dobe?" tanya sasuke dengan muka begitu dekat.
"eh,..itu..."ujar kaze gelagapan karna nggak biasa di panggil dobe-lagian itu kan untuk naruto?! "apaan sih lo?".
"what?"tanya sasuke sok nginggris.
"kan kaze udah bilang kaze nggak tau apa rencana kaze ke depan!"bentak kaze kesel"naruto!sai! bekep ni orang!ngselin banget!"
BOFF! naruto n sai muncul di antara kaze ama sasuke.
keduanya mendekat ke arah kaze,kaze deg-degan..# apaan sehh?!"yang kaze bilang bekep tuh sasuke,kok kalian ke arah kaze sih?!"bentak kaze panik.
naruto mengadu tinjunya,segang sai melemaskan ototnya,
keduanya mendekat serem kearah kaze...
dan jerit memilukan pun terdengar pagi itu-oleh seorang author yang di bekep para tokohnya kishimoto!
ini semua salah mr. masahi!# nyalah-nyalahin orang.
pokoknya REVIEW!#di geplak readers karna maksa banget
owari..TT_TT
