Summary :Namikaze Naruto terpaksa datang dari London dan menyamar sebagai seorang siswa SMU khusus laki – laki Konoha Gakuen untuk mencari kakak laki – lakinya yang ngak ada kabar 5 tahun.

Disclaimer © Masashi Kishimoto

Story : PANGERAN CANTIK

Rated: T – Indonesia – Humor/Romance/Drama

Pairing : Sasu X Fem Naru,

Warning : penuh gaje dan agak mesum

Author : Yue Lawliet


#Behind the scenes PANGERAN CANTIK

Setelah adegan chapter Naruto yang jatuh akibat kulit pisang.

#Ruang ganti kostum

Gaara: aku heran.. perasaan di skrip ngak ada adegan Naru_chan jatoh deh..? apa skripku yang salah ya? (sambil buka-buka skrip adegan)

Naru: iya ngak ada kok.. berarti aku "NG" (Not Good) scenes ya? Gmana nie… (panic mode on)

Shika: Hooaamm… tapi kyanya ada yang janggal deh… perasaan dikelas ngk ada yang makan pisang kan…? (masih setengah ngantuk)

Naru: kamu yg makan ya? (nunjuk Choji)

Choji: ngk tuh… emang aku monyet apa.. gw tuh bukan monyet tapi Kingkong… puas loe..

Kiba: eh… ngomong author ama Sasuke mane ye….?

Sementara itu di ruang sebelahnya. Dua orang anak manusia saling menyeringai nista.

Author: gimane asik kan insiden kulit pisangnya..(author sambil makan pisang)

Sasu_Teme: khukhukhu…. Lain kali yg lebih hot lagi donk… misalnya kurung aku bersama dobe di gudang ampe tengah malem..

Author: Wan ni piroo….

Sasu_Teme: dasar author matre… (Sasuke ngorek-ngorek dompetnya).

Author: khukhukhukhu…..

.

.

.


"HUAAA.." Naruto dengan gerakan slow motionnya hendak terjatuh kedepan.

"Dobe/Awas" serentak dua teriakan dari belakang Naruto

GREPP…. (suara tubuh yang tertangkap)

Namun berhasil terselamatkan oleh dua orang pemuda dibelakangnya, dengan posisi…

JENG..JENG…JENG..

Pemuda Raven a.k.a Uchiha Sasuke di depan Naruto dan Pemuda Tampan berkulit putih berambut orange agak kemerahan, dan bermata Ruby ada dibelakang mereka. Namun karena Pemuda dibelakangnya kurang menyeimbangi maka mereka terjatuh dengan Tubuh Pemuda Ruby menimpa Naruto, dan Naruto di atas Sasuke hingga bibir mereka saling menyatu.

CUPPP….

1 detik…

10 detik…

20 detik…

"KYYAAAA…. YAOI….."


# WELCOME TO UKS….. KHUKHUKHU….

Teng… Teng.. (suara jam istirahat)

Jam istirahat, jam yang paling ditunggu-tunggu oleh para siswa Konoha Gakuen yang kece-kece. Sebagian siswa ada yang makan dikantin, berebut roti di kantin, lempar-lemparan makanan, ada juga siswa yang menghabiskan waktunya ditaman dan lapangan basket. Hah… masa-masa SMA yang menyenangkan. Namun berbeda dengan tokoh utama kita, gadis yang tengah menjadi seorang pemuda manis berambut pirang, mata safir dan berkulit tan yang saat ini sedang bengong di meja kelas dengan tampang idiot plus mulut mangap-mangap.

"HAMINA…HAMINA… HAMINA….." (kaya di film sponge bob#Author sweetdrop)

#Naruto POV

"HAMINA…HAMINA… HAMINA….."

Ungh… knapa dihari pertama aku sekolah malah ternistai begini,,, siapa sih yang naro kulit pisang sembarangan…. (naruto ngelirik author#apa…apa….?author pura-pura ngak tau).

AARRGGGHHHH….. SIAL…. KENAPA AKU HARUS CIUMAN DENGAN TEME LAGI SIH….. HUAAA….

Tiba-tiba lamunanku terpotong oleh tepukan lembut err…. Lembutnya ala cowok.

PLOKKK…

"ADAWW…. APAAN SIH…"

Kuputar tubuhku untuk melihat siapa manusia nista yang berani-beraninya memukulku. Ternyata manusia nista itu tak lain dan tak bukan adalah..

"hei dobe ngapain kamu mangap-mangap kaya ikan mas koki gtu..?" dengan tampang stoic plus menyebalkanya.

"SUKA-SUKA AKU TEME… APA URUSANMU.."

Cih.. dasar laki-laki melambai…

"apa kau bilang aku laki-laki melambai.." wajahnya mendekati wajahku dan menatap mataku tajam… kyaa… terlalu dekat… ehh..? kok dia bisa baca pikiranku sih?

"kapan aku ngomong begitu teme..? unghh… tahan Naru.. tahan jangan mau jadi kalah sama manusia mesum ini.

"tadi aku lihat dimatamu. Dobe.." dia menatapku dengan tajam

"dasar teme jelek…"

"kuning.."

"hitam.."

"durian…"

"suram.."

"silau…"

"banci…"

"kau itu yang banci.. baka.."

#NARUTO POV END (terpaksa diambil alih karena mereka masih saling mengejek.. hadehh… hadehh…)

Selama 30 menit, kedua pemuda tampan dengan sifat berlainan itu saling melempar ejekan sampai-sampai semua orang dikelas menonton dengan hikmat dengan cemilan masing-masing.

"ada apa sih… ada apa sih…?" Kiba yang baru saja kembali dari kantin bersama Shikamaru, Choji, Neji dan Gaara kebingungan melihat gerombolan manusia yang asik menonton didepan pintu kelas mereka.

Setelah melewati lautan manusia (lebaynya si Author kambuh) akhirnya ke 5 pemuda itu berhasil masuk kekelas mereka. Dan spontan (uhuuyyy (?)) sweetdrop melihat kelakuan dua teman mereka yang saling mengejek satu sama lain. (udah 35 menit lebih 45 detik loh#author ngeliat stopwatchnya)

"ughh,,, dasar temmeee…"

"AHA.. kau habis bahan ejekan kan dobe, memang otakmu itu benar-benar dobe"

"UNGH…. KAU…" sang pemuda pirang itu mulai darah tinggi dan menarik gakuran Sasuke kearahnya. Mereka pun melancarkan serangan deathglare masing-masing sehingga seakan-akan tercipta percikan petir diantaranya.

"sudah…sudahh… kalian ini bisa ngak sih ngak berantem terus" Gaara mencoba menengahi.

"URUSAIII….." dengan kompak mereka membetak Gaara, hingga Gaara membeku seketika. Namun perbuatan mereka berdua telah membangkitkan aura iblis dari pemuda surai merah (hiii….#author mengindik)

"KA-LI-AN…." Suara penekanan yang membawa hawa dingin pada kelas 2 B membuat cuaca sekirar sekolah yang tadinya cerah menjadi mendung dan berpetir

CTTAAARRRR…..

Dan membuat semua siswa yang tadinya tengah menyaksikan pertaruangan antara Sasuke dan Naruto langsung kabur bak nyamuk ketemu raket nyamuk (?). sedangkan kedua pemuda yang tadinya mau berantem mendadak sweetdrop seakan-akan melihat monster shukaku di belakang Gaara..

"Te..Teme… Gaara nakutin Teme…" Naruto mengindik sambil meluk Sasuke

"H..Hn.." masih dengan tampang stoic Sasuke juga mengindik sambil membalas pelukan Naruto. (loh kok jadi peluk-pelukan..?)

PLETAK… PLETAK….

Dengan suksesnya dua benjolan terpatri dikepala raven dan kepala pirang mereka. Membuat semua yang nonton sweetdrop dan membatin 'akhirnya sang iblis bangkit juga'. Dan kita bisa perhatikan, kedua pemuda itu sekarang tengah berlutut didepan sang ketua asrama yang masih mengeluarkan aura hitam dibelakangnnya (walah…. Gaara_chan serem deh…#author mengindik)

"sebagai ketua kelas sekaligus ketua asrama kalian, aku paling tidak suka adanya keributan seperti ini mengerti.."

"mengerti.." saut keduanya

"apalagi sikap kekanak-kanakan kalian itu.. ingat ya kalian sudah dewasa mengerti.." sambil nunjuk hidung Sasuke dan Naruto

"me-mengerti.. Kaicho.." saut mereka makin kompak

"kita ini adalah keluarga, ingat itu baik-baik…" Gaara menasehati (kok jadi makin kaya ibu yang nasehatin anak-anaknya#AUUPAAA… gw tenggelamin dipasir nie..#KYYAAA…)

"mengerti… Gaara Kaicho…" Sasuke dan Naruto makin pasrah dinasehatin ketua asramanya.

"sudah…sudah… Gaara_chan, mending kita cepat-cepat ganti baju olah raga. Sebentar lagi kan pelajaran Gay_sensei" Neji menengahi, namun diberi deathglare dari Gaara

"JANGAN PANGGIL AKU GAARA_CHAN..!"

"ha..ha'i.. Gaara Kaicho.."

"kalian.. cepat ganti baju olah raga… awas ya bertengkar lagi.. lama-lama aku nikahkan kalian berdua.." ancam Gaara

"TIDAK !"saut Naruto dan Sasuke berbarengan. Sambil menatap satu sama lain.

'ihh… aku tidak mau menikah sama laki-laki jadi-jadian seperti dia.. no way…' Naruto membatin

'em.. nikah sama Naru_chan.. em.. boleh juga.. tapi kenapa tadi bibir ini tadi mengatakan tidak ya… hah… jadi ingat syair lagu..

Meski bibirku terus berkata tidak… mataku terus pancarkan sinarnya….

Shitt… kok aku jadi OOC gini sih.. seperti bukan Uchiha saja.. cih.." Sasuke membatin ngak jelas…


Setelah semua teman-temannya bubar, Akhirnya kedua pemuda tampan idaman wanita ini keluar kelas dengan membawa sesetel baju olah raga berwarna biru dengan garis putih di lengannya. Terlihat sang pemuda pirang bertampang wanita tengah ragu melihat baju olahraganya dan memancarkan tatapan cemas

#Naruto POV

Hah.. olah raga ya.. pelajaran yang paling aku sukai sih… tapi..

"Ne.. Teme.." aku menarik gakuran Sasuke yang berjalan didepanku dan sukses menghentikan langkah kakinya dan melihat kearahku dengan tampang stoicnya

"Hn"

"ngomong-ngomong ga..ganti ba…bajunya dimana"

"hn.. diloker olahraga dobe.." di kembali berjalan mendahuluiku.

"ne.. teme.." aku kembali menarik gakurannya

"hn.." dia menatapku masih dengan tampang stoicnya.. ughh…wajahnya menyebalkan….

"lo..lo…loker co…"

"iya loker…" tiba-tiba dia menghentikan ucapannya dan memandangku horror, sepertinya dia lupa kalau aku ini perempuan… dasar Teme Baka…. Mana janjimu yang mau melindungiku…..

"unghh… teme.. kau kan sudah janji padaku… teme" dengan nada bicara penuh penekanan aku menarik gakurannya dan mendekatkan telinganya padaku.

"em.." dia menatapku lagi

"ayo ikut aku…" dan menarikku ke sebuah tempat yang tidak tau dimana.

#Naruto POV END

#Sasuke POV

Damn… aku lupa kalau makhluk manis disebelahku ini perempuan bisa kacau kalau dia ganti baju diloker cowok. Apa lagi aku sudah janji dengannya, sampai dia kembali ke London aku harus melindunginya. Yah sebenarnya aku juga ngak ingin orang lain tau dia ini perempuan, agar aku bisa terus sekamar dengannya dalam waktu yang lama… khukhukhu….

Aku menarik tangannya sampai kesebuah ruangannya paling pojok dilantai dasar gedung kelas 2. Bisa dilihat dengan seksama dari papan nama ruangan tersebut "RUANG UKS", yang aku tahu ruangan ini pasti sedang sepi karena dari pengumuman kepala sekolah nista melalui pengeras suara dia mengumpulkan semua guru dan staff di ruangannya.

"ayo.. masuk." Aku menarik pemuda.. err.. maksudku gadis… ah.. terserahlah.. maksudku Naruto ke ruangan serba putih yang amat tabu tersebut. Kenapa tabu, ya.. karena menurut dorama-dorama bahkan komik-komik serial cantik kesukaan anak cewek jaman sekarang, UKS itu tempat paling pas buat melakukan hal-hal berbau mesum.. (kau suka komik serial cantik juga ya anak ayam.. #URUSAI…)

"ma-mau ngapain kita kesini teme..?!" dia menarik tangannya untuk melepaskan gengaman tanganku. Tuh kan aku bilang apa, pasti ini anak mikir hal-hal mesum kaya di komik serial cantik.. khukhukhu.. aku jahilin ah…

"kenapa Naru_chan.. kau takut.." aku maju kearahnya dan merapatkannya kesudut dekat tempat tidur UKS hingga dia terduduk di kasur tersebut.

"ma..mau apa kau teme..?!" khukhukhu… dia ketakutan juga.. baiklah Naru_chan semalam kau buat aku seperti seorang gadis yang dilecehkan. Sekarang aku akan membalasnya… aku mencondongkan tubuhku kearahnya hingga membuat tubuhnya miring kebelakang. Aku membelai ujung rambutnya dan menatap matanya yang menunjukan kewaspadaan tingkat 1

"kau bilang ingin ganti baju olah raga kan.. makanya aku ajak kau kesini Naru_chan.."

"i..iya.. a.. aku mau ganti baju.. makanya.. kau keluar sana…" dia mendorong dada bidangku menjauh namun pastinya tidak berhasil, tentu saja aku jauh lebih kuat darinya.. (woii.. anak ayam mau berbuat mesum ya…#author mau nimpuk Sasuke pake skrip tapi ditahan ama crew)

"aku kan mau melindungimu… jadi.." aku membuka satu persatu kancing gakurannya,

"ka..kau mau apa teme… LEPASKAN AKU…" Naruto memberontak, menahan tanganku ketika membuka kancing terakhir gakurannya. Tapi sia-sia.. dan huala..(ala chef) kancingnya terbuka semua.

#Sasuke POV END

Sasuke terus memojokan tokoh utama kita hari ini, (ungh,, dasar ayam mesum..#author gigit scenario), dengan lincahnya tangan laknat si pemuda mesum berbintang Cancer ini 'no baca kanker' membuka paksa kemeja dalam gadis manis didepannya.

"Naru_chan jangan teriak nanti kalau ada yang datang bagaimana hemm.." dengan seringai mesum, si Bungsu Uchiha ini terus menggerayangi tubuh atas pemuda cantik didepannya. Hingga pada titik teratas. Dada si Gadis.. (GLEK…" all crew nelen ludah)

"Teme.. lepaskan aku…. " tidak terima dengan kelakuan mesum Sasuke, sang gadis yang tengah menyamar ini, memberontak dengan keras hingga akhirnya

DUAAAKKKKKK...

Dengan kerasnya lutut si gadis menendang 'benda kramat' si pemuda pantat ayam didepannya. (YEESSS….#Author lompat girang kaya lagi nonton bola)

"unghh….. ka..kau…" Sasuke menggeliat kesakitan di lantai UKS (kasian.. deh kamu….#BERENGSEK AUTHOR NISTA… AKU CHIDORI KAMU).

"weekkk…. Emang enak… " Naruto berdiri didepan pemuda malang yang tengah meringkal di lantai UKS sambil memegangi 'benda kramatnya' (benda kramat apaan sih?#author sok sok polos sambil ketawa nista)

"Ku..Kuso… kau mau buat aku impotent hah..!" dengan tertatih Sasuke berdiri dari posisinya namun masih memegangi 'benda kramatnya'

"akan aku buat kau tidak bisa punya keturunan kalau masih macam-macam denganku teme.. " Naruto melipat kedua tangannya didada, dengan pose kemenangan

"gini-gini aku itu sabuk hitam aikido, makanya kau.. (Nunjuk Hidung Sasuke) jangan macam-macam ya.."

"unghh…. Sebelum kau lakukan ITU akan aku buat kau HAMIL duluan lihat saja nanti" dengan nada penuh penekanan plus deathglare aura hitam, membuat lawan didepannya memucat dan merinding.

"A..a…Apa..?! TEME…!"

Tap..tap…tap….

Suara langkah kaki yang tiba-tiba mendekat, bukan hanya satu tapi dua pasang suara langkah kaki mendekat. Membuat dua manusia yang tengah bertengkar ngomongin masa depan jadi terdiam dan menajamkan telinga.

Tap..Tap…Tap…

Suara langkah sepasang kaki itu semakin mendekat membuat SasuNaru mengindik dan dengan gerakan slowmotion memandang satu sama lain dengan tatapan Horror.

"Teme…" Naruto Sweetdrop menatap horror plus gelisah pada Sasuke

"Hn.. aku tau dobe.." Sasuke dengan wajah stoic stay cool nya namun hatinya Sweetdrop

GRRAAKKK… (suara pintu geser ruang UKS)

Dengan cepat Naruto menarik tangan Sasuke untuk sembunyi dibawah salah satu ranjang UKS yang ditutupi tirai paling pojok.

"dobe baka… ngapain kita sembunyi…" dengan suara hampir tak terdengar

"hehe… reflex teme…" Naruto nyengir sambil garuk-garuk kepalanya yang tidak gatal.

"ssttt…. Diam dobe…" Sasuke membekap mulut Naruto.

.

.

Sementara itu dilapangan basket, para siswa kelas 2B sedang asik sparing permainan Basket, karena Gay sensei tidak datang maka dengan sigap Gaara sebagai ketua kelas plus ketua asrama 2 mengajak kawan sekelasnya bermain Basket. 5 lawan 5 Tim 1 diketuai oleh Kiba, terdiri dari Choji, Shino, Kyo dan Nakatsu (chara bikinan sendiri) dan di Tim 2 tersiri dari Shikamaru (tumben ikutan olah raga), Neji, Gaara dan Matsuri diketuai oleh seorang Pemuda Tampan bersurai Jingga kemerahan, bermata Ruby dengan kulit putih menawan teman-teman mereka memanggilnya..

"Hei… Kyuu.. hari ini aku tidak akan segan-segan ya.." Kiba menyeringai iblis

"khukhukhu… seharusnya itu kalimatku maniak anjing… " Kyuubi atau lebih dikenal Akatsuna Kyuubi memandang remeh Kiba.

"hah.. kau lihat saja rubah gunung.." Kiba mendeathglare Kyuubi lalu dibalas dengan Deathglare mematikan dari Kyuubi. Hingga kilatan petir terlihat dari kesua mata mereka

CTAARRR…..

Hingga membuat kawan-kawan mereka sweetdrop jama'ah..

'wah…wah…. Ini sih bukan sparing lagi malah jadi pertarungan antara Inu vs Kitsune' mereka membatin massal.

.

.

Oke… kita tinggalkan pertarungan mereka. Kembali keruangan serba putih bin nista bernama UKS itu. Terlihat dua insan yang tengah masuk keruangan dan duduk di atas ranjang paling pojok dari meja dokter UKS. Yap… ranjang yang terdapat dua pemuda yang tengah bersembunyi dikolongnya… kedua pemuda itu sweetdrop ketika mendengar suara men-dejit (bener ngak ye bahasanya..) dari cirri-ciri bagian bawahnya ranjang yang tengah diduduki oleh seorang terlihat ber celana putih dengan ujung coat putih panjang lalu disampingnya seorang bercelana seragam gakuran hitam dengan sepatu pantopel hitam ukuran 40

'dari ciri-cirinya, kyanya itu guru UKS sama seorang siswa deh.. mau ngapain mereka' Sasuke membatin ala detektif.

'waduh.. apa-apaan nie.. ungh… mau kabur tapi ngak bisa' Naruto membatin.

"ja..jangan disini danna.." suara serak nan seksi terdengar dari atas ranjang, dengan grakan patah-patah bak penyanyi dangdut dari Indonesia, Sasuke dan Naruto memandang satu sama lain.

'wah… gawat ini dobe/teme' seakan telepati mereka tersampaikan mereka membatin bersamaan.

"ngak masalah Ai-koi.. ngak akan ada yang datang…." Suara baritone namun manis terdengar dari atas ranjang.

"ta..tapi kalau ada yang datang i..itu bisa jadi masalah Sasori…."suara serak nan seksi guru UKS itu terdengar kembali.

'ow… itu Sasori senpai dari asrama 3, wah…wah… jadi benar dong gossip dari Itachi kalau Sasori itu ada main dengan Guru UKS,' Sasuke mengidik ngeri

'waduh bisa denger adegan YAOI LIVE nie… ungh… oh my Jashin… aku paling ngak tahan denger yang beginian' Naruto mengidik ngeri juga (masa sih Naru_chan… bukannya kamu Fujoshi juga ya.. khukhukhu#enak aja.. yg fujoshi itu Sakura tau..)

"Ai-Koi…."

"ummmhh…ummhh…." Terdengar kecupan-kecupan panas dari atas ranjang sedangkan kedua kaki insane dimabuk asmara itu masih mengantung di pinggir ranjang.

Naruto memejamkan matanya dan menutup telinganya sambil membatin

'ngak denger…ngak denger…'

Sedangkan Sasuke membantu menutup telinga Naruto tapi tetap mendengarkan desahan-desahan dengan tampang stoic namun hatinya mesum.. (dasar ayam mesum)

"hah…ha…akkhhh…. Saso…. " kedua kaki yang mengantung itu menghilang dan kembali terdengar suara men-dejit ranjang yang sekarang tengah ditiduri kedua orang bergender sama tersebut. (ummhhh… tissue#author nahan mimisan)

'GLEK…. 'Sasuke menelan ludah dan melihat Naruto yang ada disampingnya dengan wajah memerah karena baru kali ini mendengar suara desahan orang

"hehe.. sepertinya bagian tubuhmu yang ini sudah tidak sabar ya koi.." suara seringai mesum terdengar

"ungh… ja…jangan…akhhh,…." Entah apa yang disentuh pemuda yang diketahui bernama Sasori itu hingga membuat pemuda yang diketahui sebagai guru UKS mendesah nikmat plus mesum sehingga membuat pemuda yang tengah sembunyi dibawah membatu dan jawsdrop. Sasuke dan Naruto saling berpandangan dan membatin kembali

"kita harus keluar dari Dobe/Teme" kembali mereka bertelepati

'kita keluar dengan gaya tiarap saja teme' Naruto mengerakan bibir seksinya dan dibalas anggukan oleh Sasuke

'aku duluan dobe' Sasuke berbisik ditelinga Naruto dan membuat Naruto geli plus berona karena napas Sasuke yang terlalu dekat ditelinganya

BLETAK… jitakan pelan dari Naruto ke Sasuke

'i..itai..dobe..' Sasuke mendeathglare Naruto.

'unghh… teme kau terlalu dekat….' Dengan kode gerakan mulut, wajah Naruto memerah karena Sasuke. Melihat ekspresi sang pemuda.. oh.. maksudku gadis didepannya membuat Sasuke menyeringai mesum.

'em…kenapa kau terangsang ya… mau melakukannya juga?" Sasuke mendekatkan wajahnya didepan Naruto

'ba..baka… ummhh…. Ummmhhh…." Sasuke melumatkan bibir Naruto kembali dengan lebih bernafsu. (do.. double lemon atas bawah ranjang…#author dan seluruh crew mimisan serentak). Dengan diiringi suara desahan dari atas ranjang membuat Sasuke tambah bernafsu melumatkan bibir Naruto, dan memaksa masuk lidahnya kedalam mulut seksi sang gadis, lidah Sasuke menjilat rongga-rongga mulut Naruto dan menari diatas lidahnya hingga Saliva-saliva bertetesan dari mulut sang gadis.

'unghh… ummhh…' Naruto mendesah pelan.

'ummhh…' Sasuke ikutan mendesah hingga aksinya terhenti oleh cubitan maut dari sang gadis pirang ke pinggang pemuda raven didepannya.

'oouuwww… sakit dobe..' Sasuke melepaskan mulutnya dari mulut Naruto hingga tercipta benang-benang Saliva di mulutnya. (ini masih pake gerakan mulut doank loh #Author menjelaskan)

'hah..hah… kau yang memulai dasar teme mesum… ero….' Naruto terengah-engah kehabisan oksigen karena Sasuke

'pokoknya kita harus keluar dari sini.. ayo teme kita tiarap' Naruto mendorong-dorong punggung Sasuke

'hn.. Urusai..' Dengan pelan seperti tentara yang mengendap-endap, mereka berdua hendak keluar dengan gaya tiarap, Sasuke di depan lalu di ikuti Naruto. Namun baru dua jengkal Sasuke bergerak tiba-tiba…

DRRIIITTT…. DRRIIIITTT….. DRRIIIITTT…..

Suara menderit ranjang pojok UKS yang terus berulang-ulang disertai dengan suara desahan kedua pemuda diatasnnya membuat wajah Sasuke dan Naruto panas dan merah bersamaan.

"hah…akkhhh… ummhh….. ii..itai.." suara desahan nikmat kembali terdengar kembali namun kini disertai oleh suara berdenyit ranjang UKS yang sedikt bergoyang naik turun. Hingga membuat SasuNaru dibawah ranjang melotot plus jawsdrop, hingga menghentikan aksi mereka yang tadinya ingin merayap keluar

"unghhh…. Kau se..sempit sekali Ai_chan…" suara Sasori terdengar lagi

"akkhhh…ohh… le..lebih…ce..pat.. Sa..so..ri…akkhhhh…."

"as.. you.. wish.. my love… ungghhh…."

"akkkhhhhh... nnnhhhh... Sasori... a...aku..."

DRRIIITTT…. DRRIIIITTT….. DRRIIIITTT….. suara ranjang menderit

'GLEK… ku..kuso… bagian bawahku ikutan tegang.. si…sial… aku harus cepat-cepat mengeluarkannya..' Sasuke membatin sendiri dan melirik teman sebelahnya

'a..apa.. teme liat-liat..'Naruto melotot dan mengerakan bibirnya.

'ckk… dobe..'Sasuke membalas

'ayo…cepat keluar.. teme.. a..aku.. ja..jadi…' Naruto mendorong-dorong punggung Sasuke sambil membatin sendiri.

'jangan dorong-dorong baka..'

'ayo cepat…teme..'

Selama mereka makin sibuk dengan aksi saling dorong dari bawah ranjang. Mereka tidak menyadari kalau suara deritan ranjang dan duara desahan sudah tidak ada lagi.

"KALIAN….!"

GLEEKKK…..

Sasuke dan Naruto saling membatu bersamaan.

'DAMNN….'mereka membatin bersamaan

"KELUAR DARI BAWAH RANJANG….!"

'ki…kita ketahuan teme..' Naruto melihat Sasuke

'hn.. lebih baik kita keluar saja dobe'

"ayo cepat keluar…"

Akhirnya dengan tergesa-gesa Sasuke dan Naruto keluar dari tempat persembunyian mereka. Sasuke memasang tampang stoicnya sedangkan Naruto dengan cengiran polosnya menampakan diri mereka dari bawah ranjang.

"ehehe… gomen senpai.. kami tidak se…." mendadak Naruto membatu dengan mulut terbuka melihat dua orang pemuda diatas ranjang, salah seorangnya persurai merah dengan wajah tampan baby face yang kini hanya memakai boxer berwarna merah dan seorang lagi seorang pemuda berparas cantik dengan surai pirang panjang menutupi sebagian wajahnya, dengan pandangan mata sayu dan nafas terengah-engah dan hanya ditutupi selimut saja mendadak membulatkan matanya ketika melihat sosok pemuda pirang bermata safir didepannya.

"A…ANIKI….!"

"Na..Naru_chan…?!

.

.

.

To Be Countiunue…..!?


# SALAM AUTHOR…

Hehehe…. Thanks ya para readers… yang telah membaca chap-ku yang ke-7 ini… khukhukhu… yang sedikit aku bubuhi jus lemon ala SasoDei… gimane… gimane…. Kyanya kurang hot ya…. Hah… aku memang belom bakat di "M" uhuhuhuhu...

Jadi kawan-kawan di mohon reviewsnya ya….. saran dan kritik kalian benar-benar aku nantikan loh….. hehehe….

Cameramen: yak…. Cut… ok… Yue_chan…

Author: udeh ye…. Kalau gitu… aku permisi dulu…..

WUUUUZZZZZ… (author kabur ke toilet sambil megangin hidung)

All Crew: hadeh... hadeh... (geleng-geleng ajeb-ajeb)