Chap 2 /?
.
.
.
.
.
.
.
.
Nafas namja itu terengah engah,
tubuhnya basah akibat keringat yang sedari tadi keluar dari pori pori kulit miliknya .
Bibir merah berisi miliknya sedikit terbuka, meraup kasar oksigen yang tidak bisa di tampung lagi oleh hidung .
BRUK !
Tubuhnya nya mendarat keras di bangku kayu tersebut. Lututnya nya lemas . tangan nya bergetar, sesaat bergerak menuju bagian bawah bibirnya meraba permukaan halus itu yang sudah sedikit mengering.
Puk ! Puk ! Puk !
Kedua Tangan nya mengepal. memukul sedikit kuat di bagian sisi kiri kanan kepalanya . Mencoba untuk membuang ingatan kejadian yang terjadi menghampiriya.
'BODOH ! KAI! KAU ITU BODOH.' Hatinya mengeruntuki tingkahnya yang membuatnya kesal setengah hidup sesaat telintas teringat kembali kejadian yang ia alaminya tadi .
Tubuhnya sekarang bergetar .kepalanya terasa pusing . entahlah tiba tiba sekelebat potongan potongan gambar kejadian yang menimpa dirinya tadi membuat hatinya gundah . Resah , takut , marah perasaan aneh lainnya yang kini bercampur menjadi satu .
Berkali kali dia membuang jauh perasaan itu perasaan aneh yang menyinggap di hatinya. namun semakin lama perasaan aneh itu semakin membesar dan berbekas di fikiran nya bagaikan lumut yang ada di karang batu.
'TAKUT.!' Entahlah hanya kalimat itu yang sedari tadi terucap di dalam hatinya .
Kai namja manis itu kembali memejamkan matanya erat , merasakan sakit kepala nya yang sekarang berdenyut kencang .
"AKHHH!." Jerit nya pelan .terkejut setelah merasakan getaran dari saku celana sekolah miliknya . Dihembusakan nafasnya berulang kali mentralkan degup jantung nya yang berdetak tidak karuan . Membersihkan tengorokannya yang terasa kering .
Tangannya bergetar mengambil benda pipih yang bebentuk segi hadphone. dari dalam saku celana sekolah miliknya.
'Baeki call'
Srett
"Ya baekhyun ." Ucap kai setenang mungkin mencoba menetralkan nada suaranya .
" Ya Tuhan KAI! Kau dimana ? Aku mencari mu .. Maafkan ucapan ku tadi . aku benar benar tidak ingin membuat mu marah." Suara baekhyun diseberang sana terdengar melirih .
"Aniya baekhyun . Aku tidak marah padamu aku-aku hanya belum terbiasa oleh pandangan nya tadi ke arah mat ku , aku bingung makannya aku membuat tindakan bodoh yah, dengan cara berlari .. Kekekeke .. Bodohkan?." ucapkan kai tertawa hambar ingin menepis kecemasan baekhyun temannya yang sekarang menghubunginya dari sseberang sana . berbeda dengan baekhyun , namja itu terdiam mengigit
bibir bawah nya . Perasaan bersalahnya semakin membesar setelah mendengar pengakuan kebohongan dari diri kai .
"Ak - , ahh sudah katakan kau ada dimana sekarang ? ." Baekhyun menjeda dan menganti kalimat yang sedari ingin dia ucapkan kepada kai .
" Aku ada di belakang taman sekolah ." Ucap kai lemas .
" Hey! , kau tidak apa - apa kan ? , kau ingin minuman apa biar aku belikan ." Ucap baekhyun khawatir , terkadang kai bisa melakukan hal bodoh dan baekhyun tidak mau itu sampai terjadi kepada teman dekatnya , kai.
"Aku baik baik saja . Aku mau air mineral , cepatlah aku tunggu kau disini ." Setelah mendengar ucapan 'Ne' dari seberang sana baekhyun , kai memutuskan sambungan telephonnya . Menatap kosong rerumputan yang berada di depan matanya , sekelebat bayangan itu muncul kembali di fikirannya . Dengan refleks matanya terpenjam erat berharap ketakutan yang sedari tadi bergemuruh di hatinya hilang .
...
"SEHUN."
Dap .. Dap .. Dap
'Hah .. Hah .. Hah .'
'SEHUN TUNGGU!.'
"Sehun!." Grep .
"Sehun ,aku dari tadi mencari mu." Sehun , namja dengan kulit menawan itu hanya terdiam setelah merasakan telapak tangan orang lain memegang lengan miliknya dan menghentikan langkah kakinya . Wajah tampan nya hanya Memandang datar kearah seorang yeoja yang berdiri di depan matanyanya dengan sedikit nafas terengah .
Tap .. Tap .. Tap
'Aisss .. Tunggu ' yeoja itu mengerutu setelah melihat sehun bergerak maju melanjutkan langkahnya yang tadi terhenti sejenak .
Yeoja itu menyamakan langkah kaki nya dengan sehun . Sehun namja itu hanya terdiam tidak mau berkomentar apapun saat Yeoja disamping kirinya tubuhnya itu sedikit mengesekan punggung tangan nya kepunggu tangan putih milik sehun.
"Ak- "
"kau pulanglah sendiri." Ucap sehun to the poin . Tanpa menoleh ataupun melihat ekspresi yang ditunjukan yeoja tersebut. Yeoja itu sedikit terpangah mendengar ucapan yang keluar lancar dari bibir merah milik sehun .
"Tap- tapi kenapa , kau mau pergi kemana? Apa aku boleh ikut . aku juga bosan dirumah .. Tidak ada yang ingin aku lakukan dirumah , jadi aku boleh ikut yah ?."
BRAKK!
Yeoja itu mudurkan kebelakang . Terkejut Mendengar suara dentuman keras yang di timbulkan dari mobil milik sehun. Sehun namja tampan itu hanya diam mengambil kunci mobil dari dalam saku celananya .
Yeoja itu yang sedari tadi berbicara tanpa di hiraukan sehun pun terdiam . menyengritkan dahinya dalam sembari menatap sehun yang kini sudah duduk nyaman di kursi mengemudinya .
"Sehun .. Aku- aku .. "
BREUUMM!
"Pulanglah." Ucap sehun datar sebelum mengijak pendal gas mobilnya dengan pelan . Dan berlalu pergi meninggalkan yeoja yang berdiri mematung menatap kosong mobil BMW warna hitam milik sehun .
'Akhh .. Sial ! Lagi lagi dia mendiamkan ku' runtuk yeoja itu memandang sinis kepergian sehun
' Cup '
Sreett .
"Hay babe, Jadi malam ini hemm ? " Seorang namja tiba tiba mengecup dan kini tengah merengkuh tubuh bagian belakang milik yeoja tersebut.
"Jadi ." Ucap yeoja itu datar memandang kosong arah jalan yang di tuju sehun tadi .
"KAJJA!." Namja itu menarik lembut tangan milik yeoja tersebut . Membawa nya ke area parkiran mobil sekolahnya .
'Sehun .. Kau membuat ku gila!.' Kedua Kakinya memang mengikuti langkah namja itu . Namun yeoja itu diam - bermonolog di dalam hatinya mengerutuki tingkah sehun yang membuatnya kesal .
Berfikir bagaimana cara untuk membuat sehun namja tampan dengan kulit menawan dan berpostur tubuh tingigi tegap itu jatuh dan berlutut di hadapan nya .
.
.
Di lain tempat Sehun, namja tampan dengan kulit menawan itu memandang sinis. sesaat mata tajamnya mengarah kearah kaca spion bagian kiri mobilnya .
.
.
.
.
.
|| FOR ||
.
.
.
.
.
Sreett ..
Brukk!
"Tumben datang terlambat kai ?." Suara sedikit berat berkesan lembut milik baekhyun menyapu indra pendengaran kai .
"Ada massalah sedikit tadi di jalan." Ucap kai sembari membuka tas sekolah miliknya .mengeluarkan buku tebal 'BAHASA INGGRIS' yang terpapang jelas di sampul buku terebut .
Bukan sok rajin atau apa tapi kai cukup di kenal pintar di kelasanya . Kai berada di Kelas XII B . Sekolah kai bukanlah sekolah dari kalangan bawah . Sekolah nya termasuk daftar beberapa sekolah yang paling di ingikan siswa siswi yang ingin menempuh ke sekolah menegah atas .
SM High School , adalah nama sekolah kebanggaan kai . Sekolah yang dapat menentukan bakat dan cita citanya . Menari dan menjadi penari profesional . Hanya itu impian kai tidak lebih , dia tidak mau mendapatkan perkerjaan yang tidak sama dengan keinginannya .entahlah mungkin kalimat 'tidak nyaman saja' adalah kalimat yang tepat untuk jawaban yang di berikan kai namja manis tersebut. Kepada Beberapa orang mengajukan pertanyaan tentang perkerjaan apa yang berbeda dengan keahlian kai.
Baekhyun hanya memandang bosan kearah kai yang baru datang. Kai Duduk nyaman di bangku miliknya . mengeluarkan buku pelajaran . Membaca nya dengan tenang tanpa memperdulikan baekhyun yang ada di samping kanannya .
"Kaii~." Suara rengekan baekhyun keluar begitu saja tanpa bisa dia cegah .
" Mmmm.. ." Kai hanya mengguma membalas ucapan baekhyun .
"Ck , ya ! Aku sudah cukup tahu kau teman ku yang pintar dan rajin belajar. Tapi ayolah.. ini masih jam setengah tujuh, dan kau sudah mengeluarkan buku terkutuk itu!." Ucap baekhyun menyumpah serampah ke arah buku tebal yang di pegang kai .
Kai hanya memandang datar baekhyun . Dan melanjutkan acara membaca nya .
Baekhyun kembali berdecih dan membuang wajah nya kearah lain asalkan jangan ke kai . Mood nya berubah kesal melihat kai yeng kini tengah berkencan mesra dengan buku tebal tersebut. yang menurutnya buku tersebut lebih pantas di jadikan untuk senjta antipasi untuk memukul perampok melihat dari tebalnya lembaran buku tersebut.
Kai hanya tersenyum geli melihat tingkah baekhyun sesaat ekor matanya melirik baekhyun. Dan kembali melanjutkan aktivitas membacanya .
.
.
.
.
.
.
.
"Ada beberapa bunga di dunia ini yang mempunyai keistimewan dan menurut para ilmiah bunga bunga tersebut harus di lindungi dari kepunahan akibat habitanya yang semakin terancam oleh ulah tangan manusia.."
Suasana ruangan itu tenang semua pasang mata hanya menatap kearah depan tepat seorang yeoja berbicara menjelaskan mata pelajaran sain dalam kategori biologi .
Srekk
Srekk
Tepat di di ujung sebelah kiri sisi dinding ruangan tersebut terlihat namja yang sedikit mencolok karna warna kulitnya. Namja berwajah datar dengan mata yang tajam itu hanya memandang bosan objek di depan sana .
Srett
"Dan bunga yang termaksud bunga yang harus dilindungi berada di asia tenggara letaknya di negara tropis indonesia di kepulau kalimatan dan - ya sehun ada apa ?."
Yeoja itu. Seongsangnim Gyo. menghentikan ucapan nya sejenak setelah melihat tangan yang terangkat keatas dari salah satu anak muridnya.
"Saya permisi ke toilet" . Ucap sehun datar .
"Ohh .. Silahkan."
Sehun bangkit . Memasukan kedua tangan ke dalam saku celana sekolah miliknya . Berjalan tenang dan hanya menatap kearah pintu keluar yang berwrna coklat tersebut. Menghiraukan pandangan yeoja yeoja yeng terpukau dengan gaya nya dan ketampanan nya .
...
Sret.
Ces ces
Kai namja manis itu sedikit memperbaiki tatanan surai hitam nya di depan kaca toilet . Berjalan keluar dari toilet umum sekolahnya.
"Buku pengetahuan sosian bab II." Gumanya sesaat tubuh nya masuk kedalam ruangan 'GUDANG PENYIMPANAN BUKU'.
kakinya beranjak dari satu sisi lemari kesisi lemari lain . Matanya fokus dengan mulut yang berguma . Jari telunjuk dan jari jempol tangannya sedikit bergesek melepaskan debu yang menenpel di bagian dua sisi jari tersebut.
KAI POV
Uhh .. Kenapa susah mencarinya di sudah lemari yang ke empat . Ayolah aku tidak suka di tempat berrdebu .
Mata ku masih fokus mencari buku yang disuruh oleh Kim seongsangnnim .
Crek .
Kuping ku mendengar bunyi sesuatu tapi entah lah aku tidak mau ambil pusing .
Masih mencari dan - AH! Aku menemukannya ..
Entah lah perasaan ku hanya sedikit aneh dengan ruangan ini seperti ada orang lain selain aku yang berada diruangan ini .
'AKKHHHH!'
Teriak ku sepontan sesaat membalik badan dan menemukan sosok namja yang kini berdiri tenang 5 meter dariku .
Bibir ku kelu . Tumbuh bergetar hebat . Perasan takut kembali mengeruak dari dalam hati ku sesaat mata itu memandang ku dingin . Dan menyeringa.
Aku menelah susah saliva ku mencoba memberanikan diri untuk berbicara padanya .
"Ap-ap-ap , y-ya-yang kauh .. Laku-kan di-sini .." Keringat dingin meluncur dari dahi ku.
Tap.. Tap .. Tap .
Mata ku benar benar ingin keluar rasanya setelah aku mengebalakan nya . Namja itu mendekat kepada ku . Yatuhan aku takut!.
Aku ingin menangis sekarang . Melihatnya berjalan kearah ku . Mulut ku benar benar keluh bumi aku berpijak sekarang seperti magnet yang menyatukan kedua kaki dengan lantai yang ku injak .
Kaki susah bergerak . Namun langkah namja yang aku tidak tahu namanya tetap berjalan kearah ku . Entah kekuatan dari mana atau mungkin ketakutan yang menyelimutiku aku bisa berjalan mundur.
Bruukk!
AKHHH ! Aku benar benar ingin menjerit meminta tolong saat tubuhku merasakan dinginnya didinding ruangan ini . Hatiku berkomat kamit mengucapkan doa .
Yatuhan aku benar benar takut melihat seringai di wajah dinginnya ke arah ku .
Srett
Aku menutup erat mataku . Setelah kurasakan tubuh tingginya merapatkan ke tubuh ku .
ak-aku benar benar merasa kaku merasakan hembusan nafas nya mengenai kening dan rambut ku .
"Tegak kan kepala mu sekarang."
Ucapnya deng suara dingin benar benar membuat ku merinding. Aku masih tidak mau ! Aku takut .
Sret.
"AKH!." Jerit ku tertahan .aku meringis sakit. memegang lengan nya . Rambut ku benar benar seperti terkelupas dari kulitku kepalaku. Yatuhan dia menjabak ku seperti binatang . Air mataku akhirnya keluar. meluncur dengan deras .
"Hiks .. Erghh , sa-ssakit!." Ucap ku sekuat tenaga.
BRUGH!
"AKHH!." Badan ku sakit sekali . Pipiku terasa dingin. saat ku buka mata ternyata aku sudah ada di lantai
'Ceh' namja itu menyeringa padaku . Wajah benar benar dingin .
"Hiks .. Hiks , ap-ap-apa yang kauhh inghin khhan." Sebisa mungkin aku menahan isakan tapi ini benar benar sakit!.
Srekk
Sret ..
'Cup'!
Mata ku membulat sempurna . Merasakan benda kenyal itu lagi. Bibir itu . Sosok itu . Namja berwajah dingin itu . mencium ku untuk kedua kalinya .
'Mmmm' aku memberontak melepaskan ciuman ini.
Dia kasar mencium ku . Kasar sekali . Bibir ku rasanya terkoya . Rasa getir terasa di bibir ku . Hikss bibir ku berdarah ..
Aku lemas akibat ciuman sepihak karna prilaku namja ini. Tangannya bergerak kasar ditubuhku . Kaki ku tidak terasa lagi berpijak dilantai. Tubuh ku di peluknya erat .sehingga terangkat keatas . Urghh .. Aku sesak!
'Hah .. Hah .. Hah'
Bruk .
Ak-aku benar benar lemas tenaga terkuras habis.
Srett
Kroakk !
Aku terkejut bukan main setelah tangan nya menyoyak baju seragam ku . Ap-apa dia berniat mau memperkosa ku .
'Eghhh ..' Aku bukan lah orang yang pernah merasakan apa artinya sentuhan . Maka jangan salah kan bibir ku mengeluarkan suara aneh itu .
'Eghh .. Mpp ' aku mencoba keras mungkin menahan desahan ku . Pergelangan tangan ku benar benar sakit sekarang saat tangannya mencengkram kuat.
Air mata keluar deras melihat pemandangan yang ada di bawah ku . Dia - dia mencium tubuhkan! .
Aku memejamkan mata ku membuang kearah kanan . Dapat kurasakan kulit ku di hisap kuat oleh bibirnya . Tonjolan dada ku juga tidak luput di emut nya kuat olehnya . Aku hanya mengelengkan kepala ku ke kiri dan kekanan. Aku cukup terangsang atas tindakannya .
"He-hentikan hiks .. Mm .. Hentikan!." Ucap ku kuat .
Kenapa aku lemah menghadapi nya . Aku bukan benar benar rela mambiarkan tindakan nya ini melecehkan ku tapi , tubuh dan kekuataan ku kalah tanding oleh nya .
dia menyeringa .
Aku memejamkan refleks mata ku lagi sesaat tangan kanannya kembali mencengkram kedua pergelangan tangan ku .
"Akh .. .. Ahhhh .. Mmm .. Ah hiks-mmm." Aku hanya merakan hawa panas dan nyaman di 'milik' ku , seperti ada benda yang berliur dan lentur yang bergerak liar di daerah milik ku . Aku tidak membuka mataku takut apa yang akan terjadi kepada 'milik' ku .
'Slurpp'
"Mmmm." Akhirnya aku membuka paksa kedua mata ku memandang kebawah dengan wajah yang benar benar terkejut . Mata dingin itu. memandang penuh nafus ke arah mata ku . Lidah ku keluh , mulut ku terbuka . Deru nafas ku semakin cepat . Mulut namja itu tengah menikmati 'milik' ku ! .
Aku merasa aneh . Tapi aku benar-benar tergoda dengan pandang itu, penuh dengan nafsu dan ... seksian. Yatuhan ...
"Mmmhhh .. Ahh." 'Milik'ku mengembung dan berdiri tegak dengan sempurna karena tidak kanya. Ak-aku merakan gejolak yang aneh tapi menyenangkan dari bawah perutku .
Crot! ..
Aku lemas . Tapi milik ku masih berdiri tegak . Masih di dalam mulut namja itu .
Srett
'Mmmmpp' dia menciumku kasar . Menyeruakan lidah nya ketenggorokan ku. menyalurkan air atau cairan aneh kedalam mulut ku . SPERMA KU!. Aku menepuk kasar dadanya. Aku tidak mau!. .
'Hah .. Hah .. Hah'
Sreett
'Akhh! Sakit! ."
Brugh
Tubuh ku membeku sesaat hembusan nafas nya menerpa telinga ku . Suaranya lirih seksi membuatku merinding. Mulut ku terbuka . . TIDAK! Yatuhan kenapa ini harus terjadi aku hiks ! , aku tidak mau ..
"Kita akan bertemu lagi baby . Vital mu begitu lembut dan imut . Dan manis .Aku menyukai nya .. Jongin."
Bertemu dengan nya LAGI!.
Sreett
Puk puk !
'Ceh'
Tap.. Tap
'BRAK'
Crit!..Setelah dia pergi aku merasakan sedikit cairan sperma keluar dari 'Milik' ku .
Dengan nafas terengah . Mulut terbuka . Mata lembab . Tubuh ku yang memerah dan membiru keungguan . Dan baju seragam yang sudah robek. dia meninggalkan ku sendiri .
"HIKSSS! Arggghh! .. Hiks! AKH!."
Aku menangis sekencang mungkin mengosok sekujur tubuh ku dengan kasar.
.tapi dia tahu namaku ?! .dari mana dia tahu namaku! Ak - takut !
'KAI POV END'
.
.
.
.
.
Tap .. Tap .. Tap
Ckelek .
"KAI! Kau baik baik saja ? , aku-aku dengar kau pingsan tadi . Ke-ke- kenapa apa kau lupa makan tadi pagi dan tadi siang , kenapa kau tidak bilang padaku ! Mau kubelikan makanan."
"Aku baik baik saja baeki." Kai namja manis itu mendudukan tubuhnya yang terasa sakit ke tepi ranjang .kearah baekhyun . Baekhyun namja imut dan cantik itu yang dasarnya cerewet hanya memandang cemas ke arah kai . Dia masih belum percaya dengan ucapan kai .
"Tap-"
"Sudah lah baekhyun , aku benar benar baik baik saja . Aku hanya ingin pulang." Ucap kai memandang lemas ke arah baekhyun .
Baekhyun menghela nafanya .mencoba menopang tubuh kai . Tangan kiri kai ia taruh di kedua pundaknya berjalan pelan keluar dari UKS sekolah . Baekhyun hanya terdiam memandang kesamping kearah kai .
Baekhyun hanya menyengritkan dahinya dalam melihat tatapan mata kai . Kosong seperti menyiratkan aura ketakutan disana . Dirinya tahu jelas siapa kai . Tapi baekhyun enggan bertanya jauh . Merasa bukan waktu yang tepat saat melihat kondisi kai sekarang.
Kai hanya terdiam memandang kosong lantai sekolah . Fikirannya masih melayang layang mengigat kejadian yang membuatnya takut.
Bosan memandang lantai . Kedua matanya menuju kearah depan . Tepat di depan matanya . Sosok itu sosok yang ..
"Mmm .. Hai aku wu yi fan . Tapi aku lebih sering di panggil kris . Aku dari kelas XII A .. Kau Kai ,maksudku Kim Jongin."
" Iya .."
Yang iya kagumi dan cintai .
Kris namja tampan itu hanya tersenyum kecil sembari menjulurkan tangan ke arah Kai. Kai namja manis itu hanya terdiam . Terkejut merasakan dan memandang objek yang iya lihat sekarang .
"Hai aku Kris." Ucap nya lagi dengan senyum menawan .
Kai hanya diam memandang dengan pandangan yang sulit di artikan dari pandangan kris. Kris menyengritkan dahinya samar .
Baekhyun namja imut itu mengetahui mimik wajah kris langsung menyenggol tubuh kai kecil . kai tersadar . Mengigit bibir bawahnya malu memikirkan tingkahnya tadi yang begitu terlihat bodoh .
"Ka-kai." Ucap kai terbata . Sesaat merasaka sentuhan dari tangannya dan tangan kris .
"Jadi ada perlu apa dengan kai , kris-ssi?." Ucap baekhyun dengan embel embel -ssi' kepada kris .setelah jabatan tangan kai dan kris terpisah .
"Ka-kai." Ucap kai terbata . Sesaat merasaka sentuhan dari tangannya dan tangan kris .
"Jadi ada perlu apa dengan kai , kris-ssi?." Ucap baekhyun dengan embel embel -ssi' kepada kris .setelah jabatan tangan kai dan kris terpisah .
"Ahh .. Itu . Kai .. Kau mau tidak mengajari ku tentang menari yah maksud ku dance?." Kai menatap kris dengan pandangan bingung .Mulut sedikit terbuka memandang ke arah kris yang kini tengah mengaruk belakang rambutnya .
'Aku baru tahu kris suka menari.' Ucap kai di dalam hati nya .
Kai hanya mengagukan kepala nya menyetujui ucapan kris . Kris namja itu tersenyum lembut . Kai merinding merasakan aliran darah yang mengalir deras di dalam tubuhnya . Iya yakin pasti pipinya sekarang sudah memerah .
"Ahh .. Gamsahamnida kai ! Aku dengar dari banyak murid kau pantai dance atau menari . Aku cukup senang kau mau melatih ku ." Ucap kris sembari tersnyum lembar memperlihatkan gigi putih rata miliknya .
kai hanya tersenyum sungkan . Bibir nya keluh berkata. detak jantung berdebar senang .
"mmm baiklah aku akan menemui mu seusai aku latihan basket besok di kanbtin." Kris namja itu tersenyum sembari menatap dalam kai . Kai hanya tersipu dan menudukan kepalanya .
"Terima kasih juga-."
"Baekhyun." ucap baekhyun ketika kris memandang ke arahnya . Kris hanya mengagukan kepalanya mengerti .
"Kalau begitu aku pamit pulang dulu ,Dah kai baekhyun." Hanya itu ucapan terkhir kris . Berbalik dan Melangkah kakinya panjangnya kedepan dengan tenang .
Kai menatap punggung lebar itu . Senyum menghiasi wajahnya yang sudah memerah .
"Ekhmm .. Sasaran akhirnya dapat." Ucap baekhyun tersenyum mengejek ke arah kai .Kai hanya tersenyum malu dan menyenggol perut baekhyun . Mereka berdua tertawa merasakan atmofir yang di keluarkan oleh kai .Sesaat dia melupakan kejadian yang tadi menimpanya.
.
.
.
.
.
.
|| MY ||
.
.
.
.
.
Drt .. Drt .. Drt
Tut
"Hahhh.. Ada apa ?!"
/"Mmm sehun kau pulang nanti dengan siapa?."/
"Kenapa , apa perlu mu."
/"Iss sehun , tidak aku hanya ingin pulang dengan mu saja."/
"Aku tidak bisa naiklah taksi atau bus."
/"Tap , tapi- ."/
Tut .. Tut .. Tut
Sehun menutup sambungan telepon itu dengan sepihak .
menyenderkan punggunya ke dinding .
Menatap datar lantai bawah berkeramik putih itu . Seringgai keluar dari wajah tampan nya . Memikirka kejadian yang tadi dialaminya membuatnya ketangihan .
Entahlah iya suka wajah itu . Wajah ketakutan itu . Mata sayu itu . Pipi sedikit tembab yang memerah itu dan bibir itu .. Emmm .. Seperti ada rasa manis gula yang selalu keluar saat bibirnya melumat bibir tersebut .
Lidah basahnya menyapu bagian bawah bibir merah miliknya . Merasakan sesaat rasa manis yang masik tertinggal di bawah bibirnya.
Srett
Seringai tidak pernah pudar dari wajah tampannya . Langkah kaki nya melangkah lebar .
Terhenti sesaat . Saat mata itu menatap mata tajam miliknya . Sehun menyeringa lebar .Bibir merah nya berucap pelan kepada sosok itu tapi sosok itu tahu apa yang di ucapkan sehun . Sehun menyeringan terkekeh pelan sesaat sosok itu pergi sedikit terburu buru menghindari tatapan sehun
...
Kai hanya terdiam memikirkan kejadian perkenalan nya dengan kris . Namja yang menawan hatinya . Matanya menujukan raut kebahagian .
Sekarang kai berdiri di depan gerbang sekolah menunggu baekhyun yang katanya ingin buang air kecil.
Senyum itu masih berteger di wajahnya . Seburat merah itu masih menerpa pipinya . Sebelum mata
hitam jernih miliknya memandang tidak sengaja ke arah lorong sebelah kanan yang terlihat sedikit jelas dari depan sekolannya.
DEG!
Sosok itu . Sosok yang membuatnya membeku . Jantung berdetak cepat . Matanya melotot dan lututnya lemas .
'Halo .' Kai memandang jelas gerak bibir itu memandang jelas lambai tangan itu . Tubuhnya hanya terdiam membeku . Aliran darah nya mengalir cepat . Keringat dingin sedikit meluncur dari pori pori kepalanya ke dahi .
Srett
Kai mengalihkan pandangan nya . Beranjak pergi dengan tergesa gesa . Memutuskan menunggu baekhyun di perhentian bus mereka . Tangan nya mengepal erat membuat bayangan itu . Seringai mengerikan milik namja berwajah dingin tersebut teriang terus di kepalanya.
...
TBC or End
.
.
.
.
.
.
Annyeonghaseyo!
Mianhae buat para readers yang sedikit kecewa dengn part pertama dari FF 'Sun For My Love' ini ..
Saya berusaha semaksimal mungkin memperbaikin kata kata dari ff saya yang banyak typo dan amburadul ..
Mianhae saya author baru jadi perlu banyak belajar tentang kata kata yang lebih enak di baca saat membaca fanfaction ..
Duh ! Saya udah bikin ke BL jadi susah lagi kayak nya kalo ke GS ^^v (mianhae .. )
Fanfaction ini selalu saya post malam hari *entah saya suka aja ^^..*
Thanks RIVIEW kalian saya mendapat banyak pemikiran dan kehati hatian dari kalian readers. ..
Riview ne saya butuh masukan nih untuk FF selanjutnya .
Semoga gk bosen yah sama Fanfaction pertama saya ^^..
HunKai Love ^^
.
.
.
.
.
|| Okky ||
"Ahh .. Itu . Kai .. Kau mau tidak mengajari ku tentang menari yah maksud ku dance?." Kai menatap kris dengan pandangan bingung . Mulut sedikit terbuka memandang ke arah kris yang kini tengah mengaruk belakang rambutnya .
