Can I See That Smile ?

Disclaimer :Bleach punya Tite Kubo, aku Cuma punya fictnya aja..

Pairing :Ichigo x Rukia

Genre :Romance 40% Friendship 40%Humor 20%

Rate :T

Author :Riztichimaru

Noto : Kata-kata yang di bold adalah kata-kata dalam hati/batin atau penekanan kata tertentu.

Di chapter 2 ini author sudah banyak mengedit Fictnya semoga bisa lebih baik . Tapi maafkan Author, Kalau ceritanya rada-rada tidak jelas padahal memang tidak jelas. Ini Fict pertama Author jadi masih berantakan ditambah lagi ceritanya yang super lebay, soalnya Author memang rada-rada aneh. Itu diakui oleh teman-teman author dan diklaim oleh author sebagai 'berkah'. Jadi malu he..he..

Gomenasai ne! Yang kurang suka apa lagi yang tidak suka, diharapkan tidak usah membacanya .

Tidak apa-apa. Author paham kok…He he

Tolong di review ya !

Review apapun author terima, dengan senang jantung. :D

Domo arigatou :)

Chapter 2

" GEUBRAKKKK1, ADA APA INI? ANEH "

GEUBRAKKK…

"Eh loe Midget! Punya mata gak sie kalo lagi jalan!"Ichigo membentak cewek bermata violet yang bertabrakan dengannya di tengah jalan dekat Karakura Mall.

"Kamu tu ya! Aku punya mata kamu aja yang melongo kalo lagi jalan jadinya nambrak orang sembarangan" Rukia marah-marah sama Ichigo. Ichigo cuma melongo saja, ingin rasanya marah sama Rukia tapi dihalangi oleh Ishida, Chad, Ikkaku dan yang lainnya.

" Ano... Rukia kamu ngapain di sini?" Tanya Ikkaku.

"Oh aku mau ke toko buku ada buku yang mau aku beli, kalo kalian mau ke mana?"tanya Rukia sambil nenunjuk toko buku di seberang Mall.

"Oh rajin banget kamu! Ayo mau nyari buku apaan?" ledek Ishida.

"Kami mau ke toko alat-alat musik si Chad mau liat-liat drum si ichigo mau nyari gitar."jawab Ikkaku dengan semangat sambil senyum-senyum tidak jelas kearah Ichigo, Ichigo hanya diam dengan sok coolnya.

"Ya udah, aku duluan ya… Ja ne! "lanjut Rukia sambil melambaikan tangan kearah teman-temannya.

"Ja mata ashita, hati-hati loh!"seru mereka semua kecuali Ichigo yang masih diam saja dan langsung nyelonong pergi.

'Apa-apaan cewek aneh itu rajin banget dia ke toko buku sendirian, ah.. tapi kalo ngeliat tampangnya jadi bikin aku eneg.'inner Ichigo. Ichigo dan teman-temannya lalu menuju toko alat-alat musik yang dimaksud.

---Besoknya di sekolah---

"Eh Rukia, kamu udah jadian sama Ichigo ya?" tanya Momo teman Rukia. Rukia terkejut dan membelalakkan matanya.

" APAAAAA…!!!!!!!" teriaknya kencang sampai-sampai mata Violetnya membulat.

" Ya gak lah… Aku aja gak kenal sama tu kepala jeruk busuk, dari mana kamu dapat gossip aneh itu," tanya Rukia yang mulai mengecilkan volume suaranya, Momo hanya tertawa kecil.

"Eh..Tau dari siapa ? dapat dari mana ayo?" tanya Rukia memelas, Momo masih senyam-senyum.

"Rahasia!" jawab Momo yang langsung kabur sambil cekikikan. Rukia yang hanya bisa melongo melihat temannya yang sudah kabur bersama Nemu dan yang lainnya keluar kelas.

Tiga jam pelajaran telah berlalu tapi Rukia tidak terlalu memperhatikan pelajaran, dikepalanya masih saja teringat kata-kata Momo tadi sebelum jam pelajaran dimulai. Sementara Tatsuki yang duduk sebangku dengannya hanya senyam-senyum tidak jelas dari pertama dia datang ke kelas.

"Tatsuki kamu lagi seneng ya? Kok senyam-senyum mulu dari tadi pagi?" tanya Rukia heran.

"Enggak.. gak papa kok biasa aja, lagi pengen senyum aja."jawabnya polos dan terus melanjutkan menyalin PR Kimia milik Rukia tanpa memperhatikan sedikitpun Unohana-Sensei yang sedang serius menerangkan pelajaran Biologi.

Tet-tet-tet bel istirahat berbunyi.

"Anak-anak sampai disini dulu pelajaranya, jangan lupa PRnya dikumpul 2 hari lagi !" Unohana- sensei menyudahi pelajarannya, lalu pergi keluar kelas. Anak-anak sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Tapi Rukia masih saja bingung memikirkan kata-kata Momo dan sikap aneh Tatsuki.

"Rukia! "panggil anak-anak cewek yang duduk di sudut kelas sambil cengar-cengir.

"Ehn..Ada apa?" tanya Rukia.

"Eh kapan traktirannya? Mumpung kami lagi kere nie?" sahut anak berambut pink-Yachiru-.

"Traktir apaan? Emang ada acara apa? Pake acara traktir-traktiran segala, kalian ini sungguh sangat aneh,"jawab Rukia dengan gaya coolnya, dia berusaha menutupi kekesalannya -beberapa kejadian hari ini yang menurutnya sangat-sangat aneh- yang membuatnya kesal setengah hidup.

"Apa-apaan mereka ini! Dasar manusia-manusia aneh!' inner Rukia (Tidak tahu kalau sebenarnya dia juga termasuk golongan orang-orang 'aneh'). Bagaimana tidak aneh, setiap hari dia selalu merasa kesal dengan orang-orang. Sedikit saja orang membuatnya kesal, orang itu langsung dikasih death glare apalagi kalau dia sudah tidak bisa menahan emosinya -orang tersebut bisa kena makiannya yang super duper 'mengerikan' sampai-sampai orang tersebut nangis Bombay- .

Tetapi sayangnya, dia tidak pernah sadar kalau melakukan hal itu. Hal itu dikarenakan dia tidak pernah peduli perasaan orang dan tidak mau tahu urusan orang lain yang menurutnya tidak ada hubungannya dengan dirinya. (Individu vs egois vs gak punya perasaan). * Author di death glare sama Tite Kubo-sama *

Oh ya, satu lagi kebiasaan aneh Rukia. Dia sering tidur di kelas waktu jam pelajaran berlangsung, tidur di perpustakaan dan Lab. Fisika. Tidak diketahui sebabnya mungkin Rukia insomnia jadi hanya bisa bisa tidur lebih banyak di siang hari.

"Gak usah pura-pura gitu kalee," sahut cowok lebay di samping Yachiru. "kamu kan udah jadian sama si Ichigo, sekarang kamu udah pacaran sama dia kan?" lanjut si cowok lebay alias banci itu, siapa lagi kalau bukan si Yumichika dengan gaya lebaynya. Anak-anak sweatdrop melihat kelebayannya.

"Ya.. Kamu gak usah malu-malu anjing gitu dong, ngaku aja kenapa!" sahut anak yang lain.

" Ya kalo kamu gak ngaku, kami bakal buat kamu ngaku!" ancam yang lainnya lagi.

"Wah-wah.. Kalian jangan gangguin dia! ntar si Ichigo marahin kamu." timpal anak yang berambut putih –Toushiro- di sudut ,yang sedari tadi hanya diam dengan gaya coolnya. Lalu anak-anak itu pergi dengan santainya sementara Rukia masih memasang tampang bodohnya yang tidak mengerti apa yang dibicarakan teman-temanya.

"Ya udah, ayoo Rukia kita beli gorengan di kantin bu Youroichi ntar keburu ngantri. "ajak Tatsuki sambil menarik tangan Rukia, tarikan Tangan Tatsuki sukses membuat Rukia kaget dari longokannya.

"Ayo!" ajak Momo dan Isanne, Rukia langsung menuruti apa kata teman-temannya.

Setelah pulang dari kantin, mereka langsung kekelas. Mereka tidak jadi makan dikantin, hanya beli gorengan lalu dibungkus. Kantinnya membludak jadi mereka tidak dapat tempat duduk. Mereka lalu menyusuri koridor kelas-kelas sambil makan gorengan dan ngobrol macam-macam.

Tiba-tiba mereka berpapasan dengan lima cowok yang tidak asing lagi dimata mereka, siapa lagi kalau bukan Ikkaku, Chad, ishida, Renji, dan Ichigo.

' Wuah..Si kepala jeruk itu! mau apa dia lewat sini juga?' inner Rukia.

Tiba-tiba Ichigo memanggil Rukia dan mendekatinya. Rukia diam saja pura-pura tidak mendengar. Lalu Ichigo memperhatikan wajah rukia dalam-dalam. Rukia yang merasa diperhatikan ngeblush, tapi berusaha tetap ditutupinya.

"Rukia," panggil Ichigo.

"Ya kepala jeruk," jawab Rukia pelan. "Ada apa, mau apa?" lanjut Rukia. Ichigo lalu mendekatkan wajahnya ke wajah Rukia. Makin dekat, makin dekat, makin dekat. Wajah Rukia benar-benar merah, semerah tomat busuk. Lalu Ichigo membisikkan sesuatu ke telinga Rukia. Wajah Rukia jadi semakin merah dan memanas..

Kata-kata apa ya, yang dibisikikan Ichigo pada Rukia ???

...To be continued …