Can I See That Smile ?

Disclaimer :Bleach punya Tite Kubo, aku Cuma punya fictnya aja..

Kapan ya Bleach punyaku ???

Pairing :Ichigo x Rukia

Genre :Romance 40% Friendship 40%Humor 20%

Rate :T

Author :Riztichimaru

Noto : Kata-kata yang di bold adalah kata-kata dalam hati/batin atau penekanan kata tertentu.

Setelah menerima beberapa review di chapter sebelum-sebelumnyanya,di chapter 3 ini author udah banyak mengedit Fict-nya semoga bisa lebih baik lagi. Arigaotu yang sudah mereview Fict-nya Author Rizt. Tapi gomen, kalau ceritanya rada-rada membosankan. Ini Fict pertama Author jadi masih berantakan ditambah lagi ceritanya yang super lebay dan aenh. Kan author sudah mengklaim berkah 'aneh' author. Jadi malu he..he..

Gomenasai ne ! Yang tidak suka baca, harap tidak usah di baca. Gak apa-apa... Author paham kok…

Tolong di review ya !

Review apapun author terima dengan kepala Pening. He he he

Domo arigatou :)

Chapter 3

"KENAPA MARAH "

Kali ini wajah Rukia benar-benar merah.

'Ada apa dengan kepala jeruk ini? Mau apa dia? Awas kalo mau macem-macem, mati kau bodoh!'inner Rukia.

Beberapa menit kejadian itu berlangsung. Tiba-tiba, bletakkk…

"Ini ambil semuanya, awas kalo gak abis mati loe!" bentak Rukia sambil menyerahkan bungkusan gorengan ke Ichigo dan langsung nyelonong pergi meninggalkan teman-temannya yang kebingungan.

Ichigo senyum-senyum tidak jelas lalu ngakak. Teman-temannya yang melihat kejadian tadi langsung bingung dan bertanya-tanya (Background tanda tanya besar).

Tatsuki, Momo dan Isanne bingung lalu segera menyususl Rukia yang sudah kabur ke kelas. Ichigo lalu melangkah pergi bersama empat cowok lainnya

Ichigo's POV

Aku melihatnya berjalan bersama teman-temannya sambil makan gorengan di koridor kelas. Lalu muncul ide gilaku. Aku memanggilnya, mendekatinya dan berhenti tepat di depannya. Dia langsung kaget karena aku tiba-tiba berdiri di depannya.

Lalu aku memperhatikan wajahnya dengan serius. Ehhmm... Manis juga, kalau dia sudah dekat begini denanku. Mengapa aku bilang begitu ya? Lalu kudekatkan wajahku ke wajahnya, makin dekat, makin dekat, dekat, dekat.

Terlihat semburat rona merah di pipinya. Aku semakin mendekatkan wajahku, wajahnya kini merah padam. Lalu kubisikkan sesuatu ke telinganya. Tiba-tiba dia berteriak dan membentakku lalu langsung kabur menjauhiku.

Maaf ya rukia, aku tidak bermaksud menyulitkanmu.

End Of Ichigo's POV

Normal POV

"Ichigo tunggu! cepet banget jalannya," panggil Ikakku sambil mengejar Ichigo.

"Tadi Rukia kenapa tiba-tiba marahin kamu? emang kamu ngelakuin apa sama dia? Jangan-jangan kamu mau nyium dia ya? " Ishida tiba-tiba nyaplok ngomong. Ichigo justru cekikikan sambil makan gorengan.

"Aduh kalian ini! Kenapa sie bodoh banget gak jelas semua!"seru Renji disusul anggukan chad.

" Kalian mau tau apa yang aku lakuin sama Rukia tadi ya?" Ichigo mulai buka suara.

"Yo cepat katakan! Jangan senyam senyum gak jelas gitu, udah kayak si Gin aja ntar mulutmu kram."seru Ikkaku.

" Oke..oke.. Biasa aja dong,"jawab Ichigo.

"Gini ceritanya, aku tiba-tiba punya ide gila aja buat ngerjain si midget itu, "lanjut Ichigo.

" Ide apa, jangan-jangan kamu punya ide jorok ya?"sela Renji.

"Nyablek aja loe!"sahut Ichigo.

"Gini aku terusin, aku deketin aja mukaku kemuka dia kayak orang mau nyium gitu semakin dekat end makin dekat lalu aku bisikin sesuatu." Ichigo memotong ceritanya.

" APAAA??? Kamu bilang apa Ichigo, kamu bilang suka sama dia ya?" Ishida Kaget. Ichigo senyum lagi -senyum lagi- mungkin kalau ada Gin sudah mati dia dipukulin Gin karena plagiat senyumnya Gin.

"Aku bilang aja… Rukia manissss aku boleh minta semua gorengannya,"lanjut Ichigo polos. Ikkaku, Ishida, Renji dan Chad sweatdrop.

----Dipihak lain----

Rukia duduk dikelas dengan wajah kesal. 'Tu anak bener-bener gak punya otak apa!'inner Rukia.

"Eh Rukia.. tadi Ichigo ngapain kamu?" tanya Momo.

"Mungkin Ichigo nembak Rukia kale,"sahut Tatsuki asal.

"Iya apa Rukia?? Ichigo nembak kamu," sambung Issane.

"Kalian ini !!!" bentak Rukia kesal. " Kalian pada ngomongin apaan? Dari mulai aku datang sampe sekarang kalian semua aneh pada bilang aku jadian sama Ichigolah, pacaran sama Ichigo, dan tadi juga Ichigo tiba-tiba bertingkah aneh nyebelin lagi." Rukia marah-marah.

"Emang dia ngelakuin apa?" Tanya Momo polos.

"Nie anak nanya lagi, dia tu deketin mukanya kemuka aku deket banget lama lagi, abis tu bisikin sesuatu lagi," jawab Rukia masih dengan nada marahnya.

"Bisikkin apaan nie?" ledek Tatsuki sambil menyipitkan matanya.

"Kamu lagi terus aja ngeledek, dia tu cuma bilang minta semua gorengan aku tau!" lanjut Rukia. Tatsuki, Momo, dan Issane sweatdrop.

"Aku pikir dia nembak kamu, eh taunya cuma bisikin buat minta gorengan aja!"seru Tatsuki yang langsung saja ngakak-ngakak.

"Eto..Tapi kenapa kamu marah Rukia, jangan-jangan kamu ngarep dia nembak kamu ya?" tanya Issane setengah meledek Rukia.

"Apa??? Enak aja, enggak lah buat apa lagi? Gak peduli aku sama dia mau mati mau idup bukan urusanku," jawab Rukia makin kesal karena terus diledek temen-temennya.

'Iya juga ya, kenapa aku harus marah sama Ichigo? Bodoh ah…' inner rukia.

Jam istirahat pun selesai anak-anak mulai masuk kelas, Rukia sedang melanjutkan membaca bukunya sedangkan Momo sama Issane bergossip di bangku belakang Rukia. Sementara Tatsuki sudah keluyuran diantara cowok-cowok di belakang, mungkin juga bergossip bareng cowok-cowok.

Lalu masuklah kelima cowok tadi, yang mereka temui di koridor sekolah sambil cekakak-cekikikan. Terakhir muncul Ichigo yang masih senyam-senyum tidak jelas maksudnya. Tiba-tiba mata violet Rukia bertemu mata cokelat milik Ichigo yang lagi senyam senyum sendiri.

Tiba-tiba Ichigo tersenyum manis sekali pada Rukia. Rukia blushing, tapi langsung saja Rukia memalingkan wajahnya ke buku dibacanya.

'Ni anak kenapa lagi senyum ke aku padahal aku sebel banget sama tu manusia.. Tapi kalo ngeliat dia senyum kayak gitu kenapa aku senang ya?' Inner Rukia. " Ada apa denganku? Gak mungkin aku suka sama si kepala jeruk bodoh itu," inner Rukia lagi.

"Bodoh ah!"seru Rukia yang langsung dilirik Momo dan Isanne yang bingung dengan kelakuan Rukia yang tiba-tiba ngomong sendiri.

Semua kembali seperti biasa seperti tidak terjadi apa-apa, tapi tidak bagi Ichigo dan Rukia. Ada perasaan yang UNIK yang mereka rasakan, perasaan yang tidak biasa. Perasaan UNIK ???

…To be continued…