Can I See That Smile ?

Disclaimer :Bleach : Tite Kubo selamanya, Fict ini : punya Riztichimaru…

Pairing : K. Ichigo x K. Rukia

Genre : Romance 40% Friendship 40% Humor 20%

Noto : Kata-kata yang di bold adalah kata-kata dalam hati/batin atau penekanan kata tertentu.

Gomen, kalau bahasanya masih ancur vs aneh dan tidak ketinggalan tambah 'membosankan'

Arigatou yang sudah mereview Fict-nya Author Rizt.

Gomenasai ne ! Yang tidak suka baca, harap tidak usah di baca . Gak apa-apa ..Author paham kok…

Tolong di review ya !

Review apapun author terima, apalagi yang ngasih Ice Cream coklat vanila sangat-sangat diterima . He.. he.. he…

Domo arigatou :)



Chapter 6

"GEUBRAKKK..2, SALAH NGOMONG "

Beberapa hari kemudian semua kembali normal di SMA 10 Karakura terutama di kelas X.d, hanya saja Ichigo dan Rukia makin merasa aneh dengan tingkah laku teman-temannya yang terus saja mencomblangi dan meledek mereka berdua.

Tatapi kedua orang aneh itu –Rukia dan Ichigo- tetap saja sering bertengkar dan saling mengatai tentang masalah apa saja yang membuat teman-temannya tertawa dan bergossip ria.

Suatu hari di dikelas X.d, pelajaran biologi kosong karena Unohana-sensei sedang pergi ke tempat saudaranya yang meninggal dunia. Kelas menjadi riuh karena tingkah pola dan aktivitas anak-anak yang TIDAK JELAS dan tentunya menunjukkan gelaja 'aneh-aneh' mereka.

Ada yang lagi main kejar-kejaran, ada yang main catur, main game di ponsel, mendengar mp3, ada yang ngobrol ngalor ngidul, ada yang melamun dan ada yang mojok pacaran -Gin dan Rangiku vs Momo dan Toushiro- di sudut kelas dan yang aneh-aneh lainnya.

Momo , Rukia , Isane, dan Tatsuki sedang serius mengobrol aneh-aneh tentang cowok-cowok di kelas mereka.

"Eh, Eh… kalian tahu gak siapa cowok terkeren and cewek tercantik di kelas ini?" Issane angkat bicara.

Mereka celangak-celingkukan melihat teman-teman mereka di kelas yang sedang membuat kegaduhan dan bertingkah konyol.

"Kalau aku sih cowok yang keren itu si Ichigo dan kalo ceweknya aku gak tau gak ada yang cantik." Tatsuki komentar.

"Kalo aku sih cowoknya pasti si Hitsugaya lah, diakan cool gimana gitu? " sambung Momo.

"Kalo aku sie yang keren itu gak ada tapi yang tercantik itu pasti aku!" Isane asal nyolot. Tatsuki, Momo, dan Rukia langsung sweatdrop. "Kalo kamu, gimana Rukia?" tanya Momo setelah sadar dari syoknya mendengar komentar Isane.

"Kalo aku cowoknya gak ada, ceweknya aku pikir si Nanao karena dia itu manis dan kalem gimana gitu," sahut Rukia.

"Masa sieee… gak ada apa cowok keren dikelas ini?" Isane meledek Rukia. "Ya setelah aku pikir ulang, mungkin ada," jawab Rukia.

"Siapa? Siapa? Siapa ? Si Ichigo ya." Tatsuki mendesak Rukia untuk menjawab.

" Oh… bukan, aku rasa si Renji coz dia Itu diem-diem dingin gimana gitu," lanjut Rukia.

"Loh!!! kok bukan si Ichigo sie!" seru Tatsuki kencang ada ekspresi kecewa di wajahnya.

"Bodoh.. mana aku tahu tentang kepala jeruk itu cakep atau gak? bukan urusan ku juga." Rukia kesal dengan sikap Tatsuki.

"Eh... eh… teman-teman pengumuman penting ni! Rukia masa gak suka sama pacarnya sendiri, dia bilang Renji yang cakep di kelas ini." Tatsuki berteriak-teriak di kelas. Anak-anak langsung mendekati Tatsuki dan menanyakan tentang ucapannya tadi.

Rukia langsung menutup mulut Tatsuki tapi langsung di lepaskan Tatsuki dan ia berlari namun masih terus berteriak-teriak tidak jelas. Rukia yang kesal langsung mengejar Tatsuki keliling-keliling kelas, naik turun kursi, tarik-dorong orang, dan lempar-lemparan buku orang sembarangan.

Geubrakkkkkkkkk…………

"Eh..kamu lagi midget! Jangan maen tabrak aja tau… punya mata gak sie! Kalo mau maen kejaran, sana di lapangan basket!" bentak Ichigo kesal karena ditabrak Rukia. Rukia yang terjatuh karena bertabrakaan dengan Ichigo masih terduduk sambil memegangi lututnya yang membentur keras ubin lantai kelas, lututnya membiru.

"Apa!!! Kamu yang gak punya mata main nyelonongan aja kalo jalan, suka-suka aku mau main kejar-kejaran dimana bukan urusan kamu tau! Dasar baka kepala jeruk busuk." Rukia membalas ejekan Ichigo lalu berdiri sambil memegangin lututnya yang masih sakit.

"Dasar midget bodoh! Pake matamu kalo jalan jangan suka main tabrak aja, dasar gak punya otak , cewek bodoh aneh lagi!" balas Ichigo marah karena di jawab kasar oleh Rukia.

"Sudah-sudah kalian jangan berantem lagi, kalian kan pacaran kalo mau berantem jangan di kelas dong!" Ishida berusaha menengahi.

"Apa aku pacaran dengan midget ini, enak aja loe asal nyablek! Gak akan pernah tau," Ichigo marah dan menunjuk-nunjuk Rukia yang masih memegangi lututnya.

"Siapa juga yang mau jadi pacar kepala jeruk kayak loe, dasar baka gak punya otak asal ngomong aja loe! Aku juga sama sekali gak suka sama si kepala jeruk ini!" balas rukia yang langsung pergi ke UKS berlalri meninggalkan Ichigo dan temen-temen yang melihat kejadian itu.

Tinggalah Ichigo yang melongo dan langsung berbalik kemudian duduk di kursinya tanpa menghiraukan tatapan anak-anak sekelas yang masih memandanginya. Rukia ke UKS dan setelah itu masuk lagi dengan tampang kesalnya. Rukia jadi tidak konsentrasi mengikuti pelajaran Sejarah Kyouraku-sensei.

Saat di kelas Ichigo hanya diam dan sekali-sekali dia melirik ekspresi wajah Rukia. Tapi Rukia justru menundukkan kepalanya di meja, sepertinya dia tertidur dikelas lagi. Ichigo bingung, Rukia tiba-tiba diam dan tidak bicara dengan siapapun termasuk dengan temen-temannya sendiri apalagi dengan Ichigo.

Sampai pulang pun Rukia masih saja diam dua ribu bahasa dan langsung saja pulang meninggalkan temen-temannya yang memanggil-manggilnya, tapi bayangan Rukia sudah melesat pergi melewati gerbang sekolah. Sepertinya Rukia marah besar.

Ichigo yang dari tadi memperhatikan, jadi merasa aneh dengan sikap Rukia, 'Apa aku salah ngomong ya? Kenapa Rukia gitu? Apa dia marah besar sama aku,' inner Ichigo.

"Yo Ichigo!"sapa Chad.

"Hei Chad…" jawab Ichigo muram.

"Kenapa lagi kau sama si Rukia tadi, dia kan gak sengaja nabrak kamu! Kamu kok marah-marah gak jelas gitu?" lanjut Chad.

"Ehn… aku juga gak tau, apa aku salah ngomong ya?" Tanya Ichigo pada Chad.

"Ya udah, mending kamu minta maaf sama Rukia atau apa kek," jawab Chad singkat kemudian pergi dengat kecepatan tinggi meninggalkan Ichigo yang takjub dengan kecepatan berlari Chad.

'Benar juga kata si Chad, aku mungkin ngomong keterlaluansama si Rukia.' Inner Ichigo.

"Kalo gitu besok aku mau minta maaf aja sama si midget jelek itu," guman Ichigo.

…To be continue…