Can I See That Smile ?

Disclaimer : Bleach milik Tite Kubo forever, Fict ini milik Riztichimaru.

Pairing : K. Ichigo x K. Rukia

Genre : Romance 40% Friendship 40% Humor 20%

Noto : Kata-kata yang di bold adalah kata-kata dalam hati/batin atau penekanan kata tertentu.

Gomen, kalau bahasanya masih ancur vs aneh dan tidak ketinggalan tambah 'membosankan' saja.

Arigatou yang sudah mereview Fict-nya Author Rizt.

Gomenasai ne! Yang tidak suka baca ini, harap tidak usah di baca. Gak apa-apa... Author paham kok…

Tolong di review ya !

Review apapun author terima, apalagi yang ngasih Dark Chocolate pasti dengan segera diterima. He.. he.. he…

Domo arigatou :)


Chapter 8

" FOOTBALL SMA 10 KARAKURA "

Hari itu, suasana kelas X.d benar-benar panas padahal hujan sedang turun dengan lebatnya. Anak-anak Cowok di belakang sedang meributkan sesuatu. Sepertinya meribut sesuatu yang disukai oleh anak-anak cowok.

"Apa!! Kita ngelawan anak X.f, gak salah tu? Bukannya mereka jago banget, bukannya mereka ada atletnya!" seru Ikkaku . "Ya gitu dah, itu udah di tentuin sama panitianya kok. Gak mungkin kita milih sendiri lawan mainnya. " jawab ketua kelas bertubuh kurus plus rambut silvernya ditambah senyuman mautnya, siapa lagi kalu bukan Ichimaru Gin

"Cuma kayak gitu.. kalian jangan kayak orang bodoh tau. Gitu aja takut!" komentar dingin Hitsugaya mulai mengudara. Cowok-cowok itu sweatdrop. Hitsugaya asal komentar saja padahal dia sendiri tidak mengerti masalahnya.

Ya, mereka lagi membicarakan pertandingan football tahunan SMA karakura. Acara yang diadakan antar kelas menurut tingkatan kelas masing-masing. Anak-anak kelas X lawan kelas X juga dan seterusnya.

Hari yang ditunggu-tunggu cowok-cowok itu akhirnya tiba juga. Pukul 2 siang setelah mereka pulang sekolah, mereka berkumpul di lapangan football Karakura University. Lapangan football Karakura University memang merupakan tempat biasanya dilangsungkan pertandingan football dan sudah disepakati antara oleh SMA Karakura dan Karakura University sejak lama.

Anak-anak sibuk melakukan pemanasan sebelum pertandingan dimulai. Tapi Ichigo justru celangak-celingkukan tidak jelas.

"Yo, Ichigo." panggil Renji.

" Yo, Renji" jawabnya tapi masih celangak-celingkukan .

"Ehn, Ichigo kamu nyari apaan sie? Kok dari tadi celangak-celingkukan kayak orang aneh aja." tanya Renji heran. Ichigo lalu menghentikan ulah celangak-celingukannya.

" Gak, gak ada biasa aja" jawab Ichigo sok cool.

"Jangan-jangan… kamu lagi nyariin atau nunggu seseorang ya?" ledek Ikkaku ditimpali oleh Gin.

"Ya, mungkin juga dia lagi nungguin si midget itu?" ucap Gin tanpa dosa.

"Apa-apaan kalian ini! Lagian siapa juga yang nunggu dia. O ya.. tolong jangan panggil dia midget lagi didepannya, bisa-bisa aku babak belur kena amukkannya" jawab Ichigo kesal karena kata-kata Gin tepat sasaran dengan alasan dia celangak-celingkukan.

" Apa, jadi kamu mulai perhatian ya sama si siapa… siapa… si midget itu? " tanya Renji sambil tertawa.

"Enak aja loe.. siapa yang peduli." jawab ichigo kesal.

"Gak usah gengsi lah, gengsi tu gak ada akhirnya. Ntar malah kamu gak bisa dapetin pujaan hatimu yang sangat kamu sayangi itu." ucap Ishida sok puitis.

"Apa lagi ni anak! Asal aja, sok puitis loe?" seru Ichigo tambah kesal.

"Sudah… sudah… ayo kita mulai pertandingannya!" teriak Gin sambil terus menunjukkan senyum "kram" miliknya.

Cowok-cowok itu mulai bermain football dengan sangat bersemangat. Beberapa kali Ichigo terjatuh, tersungkur, nyungsep ke rerumputan. Ichigo terlalu bersemangat karena football adalah hobi dan juga keahliannya sejak kecil. Ichigo bahkan sudah masuk klub football milik Karakura University football club –Klub asuhan Karakura University dibawah pelatih Komamura Sajin- sejak masih SD. Cita-cita Ichigo ingin menjadi pemain football terkenal seperti legendaris football Diego Maradona atau David Beckham atau minimal dia bisa pergi ke England tempat asal legenda football.

45 menit kemudian Skor goal 1 : 0, 1 goal untuk kelas X.d. Waktunya istirahat, setelah pertandingan Ichigo masih celangak-celingukan mencari seseorang sambil menyeka keringatnya dan minum air mineral. Tiba-tiba dia mendapati apa yang dia celangak-celinguki tadi. Yah… si mata violet itu, Rukia siapa lagi. Rukia sedang ngobrol dengan Tatsuki dan teman-teman cewek laninya. Tapi ada yang beda dengan si midget itu. (Oopss..maaf Autor lupa, kan tidak boleh bilang midget lagi)

Ichigo mendekati si mata violet itu, dan mengulurkan tangannya ke arah Rukia.

" Yo, Rukia!" sapanya sambil menatap Rukia dari atas kebawah.

" Ada yang beda dengan Rukia hari ini." inner Ichigo. Rukia kaget karena tiba-tiba Ichigo ada di depannya dan mempelototinya. Teman-temannya mulai sibuk dengan kebiasaan buruk mereka, apa lagi kalu bukan bergossip.

"Rukia, kamu ternyata kayak ini ya!" seru Ichigo kaget.

"Kayak apa? Kalo iya kenapa, mau apa loe?" jawab Rukia sadis.

Ichigo lalu duduk disamping tempat duduk Rukia bersebelah Rukia.

"Aku gak nyangka kalo kamu agak tomboy kalau di luar sekolah, padahal kalo di sekolah gak keliatan sama sekali kalo kamu tomboy" tanya Ichigo heran.

" Ya… aku memang kayak gini, tapi aku masih normal tau! Cuma sedikit tomboy aja," jawabnya sambil tertawa kecil." Panjang sejarahnya kalo mau diceritain. Aku terbiasa aja dari kecil berada dalam lingkungan cowok-cowok jadi malah keikutan gaya-gaya mereka." jawab rukia sambil tertawa pada Ichigo.

"Ohhh.." Ichigo hanya ber ohh ria.

"Kamu gak suka ya?" tanya Rukia pelan. Ichigo mengeleng-geleng.

"Mau tomboy mau enggak yang penting masih cewekkan? Aku tidak mempermasalahkan hal itu. Bagiku kamu mau tomboy apa enggak kamu tetap manis kok. " ucap Ichigo blusing. Rukia hanya tersenyum ke arah Ichigo, yang nyaris membuat wajah Ichigo semerah tomat busuk.

" Ya udah, aku maen lagi ya." kata Ichigo sambil melangkah menjauhi Rukia dan melambaikan tangannya.

"Oke… ganbatte Ichigo!" seru Rukia, Ichigo hanya melempar senyum ke arah Rukia.

" Cie..cie, hei Ichigo kok kami gak di sapa sih, cuma Rukia aja yang disapa?" seru Rangiku genit. Ichigo hanya tersenyum manis kearah cewek-cewek itu, lalu bergabung dengan teman-temannya dan mulai bermain football lagi. Seyuman Manis Ichigo tadi berhasil membuat fans girls-nya tepar.

Ichigo berjalan ke arah teman-temannya sambil memikirin sesuatu yang beda menurutnya.

"Aku gak nyangka si Rukia ternyata sedikit tomboy, tapi tetep aja dia manis. Tunggu… tunggu… tunggu… dia tadi mannggil namaku Ichigo, wah… baru sekali ini dia manggil namaku biasanya juga kepala jeruk atau jeruk busuk." inner Ichigo.

Pertandingan football selesai dengan skor 3:1. Kelas X.d menang atas kelas X.f. Ichigo berniat untuk mencari Rukia di tempat Rukia duduk tadi, tetapi dia tidak menemukan Rukia.

"Rukia dimana? Kenapa gak nunggu aku sih, kenapa selalu pergi gak pamit gitu," inner Ichigo.

Rukia pulang ???

…To be continued…