Can I See That Smile ?

Disclaimer : Bleach(Tite Kubo), Fict ini (Riztichimaru).

Pairing : K. Ichigo x K. Rukia

Genre : Romance 40% Friendship 40% Humor 20%

Noto : Kata-kata yang di bold adalah kata-kata dalam hati/batin atau penekanan kata tertentu.

Gomen, kalau bahasanya masih ancur vs aneh dan tidak ketinggalan tambah 'membosankan'.

Arigatou yang sudah mereview Fict-nya Author Rizt.

Gomenasai ne! Yang tidak suka baca ini, harap tidak usah di baca. Gak apa-apa... Author paham kok…

Tolong di review ya !

Review apapun author terima, apalagi yang ngajak author ke Keukenhof. He.. he.. he…

Domo arigatou :)



Chapter 10

" BELUM NYADAR JUGA "

3 bulan sudah berlalu, Ichigo sudah menjalani kehidupan sekolahnya yang baru dan sibuk dengan tugas-tugas kelasnya yang semakin banyak dan melelahkan. Begitu pula dengan Rukia, dia sudah sangat sibuk dengan tugas-tugasnya ditambah lagi dengan kegiatan melukisnya yang sangat menyita waktu.

Ichigo dan Rukia tidak satu kelas lagi. Rukia di kelas XI.e dan Ichigo di kelas XI.c. Rukia pun tidak satu kelas lagi dengan teman-temannya yang dulu, benar-benar sekelas dengan orang-orang yang baru dikenalnya sementara Ichigo masih sekelas dengan Chad dan Nemu.

Tetapi Rukia selalu ada waktu untuk pulang bersama dengan Renji dan Ikkaku. Yah… mungkin juga karena mereka sudah akrab sejak kelas X.d dulu dan mereka memang selalu pulang bersama karena memang rumah mereka satu arah.

Rukia memang sudah kenal dengan kedua temannya itu jauh sebelum ia kenal dengan Ichigo, sebenarnya dia juga sempat ngefans sama si Renji, tapi tidak jadi karena Renji lebih enak dijadikan sahabat ketimbang yang lain walaupun Renji tidak mengetahui kalau Rukia pernah ngefans dengannya.

Karena Rukia bukan tipe orang yang suka banyak bicara dia jadi jarang ngorbrol bareng Renji dan Ikkaku di kelas, tapi kalau sudah pulang mereka akan sangat akrab sampai-sampai ngakak-ngakak tidak karuan di jalan pulang. Keakraban mereka tidak terusik walaupun mereka beda-beda kelas sekarang.

Suatu hari, mereka berjalan menuju gerbang sekolah. Tiba-tiba Renji berteriak, " Rukia, jangan menoleh ke belakang." Rukia bingung, tanpa sadar dia menoleh dan dia melihat Ichigo dan Senna sedang berjalan mesra-tangan Ichigo merangkul pundak Senna- di samping ruang guru menuju parkiran mobil.

Rukia hanya tersenyum dengan ekspresi datar. "Sudah kubilang jangan menoleh, dasar kau ini." Renji kesal karena Rukia tidak mengikuti perintahnya.

"Kamu gak apa-apa kan Rukia?" tanya Ikkaku cemas. "Ha… ha.. .ha…. apa-apaan kalian ini?" tanya Rukia sambil tertawa. Ikkaku dan Renji heran.

"Kamu gak marah melihat Ichigo dengan Senna gitu?" tanya Ikaku dan Renji berbarengan.

"Gak lah, memang kenapa? bukan urusanku juga, kan," jawab Rukia datar.

"Ah, sudah… sudah… jangan ngomongin si jeruk busuk itu lagi. Ayo kita pulang! udah capek nie lapar lagi plus nguuaantukkk buangeet," seru Rukia ke dua sahabatnya itu.

Ikkaku dan Renji langsung sweatdrop, karena mereka tahu kebiasaan buruk Rukia adalah tidur yang kumat-kumatan. Tapi Ikkaku dan Renji heran mengapa Rukia tidak cemburu pada Ichigo. Tapi sudahlah mereka lega sahabatnya tidak kenapa-kenapa karena tingkah bodoh si jeruk busuk Ichigo itu.

Di dalam bus Rukia, Ikakku dan Renji ngobrol. Beberapa menit kemudian Rukia turun dari bus. "Ikkaku, Renji… ja ne!" dia melambaikan tangganya ke bus yang masih ada sahabatnya itu, kemudian bus tersebut melaju perlahan meninggalkan Rukia. Rukia kemudian berbalik arah menuju jalan kearah rumah kakaknya.

Di tengah jalan menuju rumahnya, Rukia kembali teringat kejadian yang baru dilihatnya bersama Renji dan Ikakku.

'Ah… ternyata si kepala jeruk itu sudah punya pacar, cepat juga dia laku?' inner Rukia. Rukia tidak merasa cemburu atau apapun seperti yang dikatakan dan dicemaskan oleh Renji dan Ikkaku, tapi ada perasaan aneh di hati Rukia dan berusaha di tepisnya.

'Bodoh ah… bukan urusanku juga, lagian aku banyak urusan yang harus cepat-cepat aku selesaikan. PR menumpuk, kegiatan dan hobi melukisku dan les bahasa Inggris yang makin intens,'inner Rukia.

… To be Continued…