PERSONA ASSASINATION

GENRE : Fantasy, Action, Thriller, Horror, Dark-Comedy/Drama

RATING : M

DISCLAIMER :

Mungkin belum bisa dibilang crossover, karena hanya mengambil tipe-tipenya saja. Cerita ini masih PERSONA. Namun dengan gaya NINJA ASSASSIN dan KILLBILL, tema sedikit TWILIGHT, dan lain-lain...


SHORT 02 "MONSTER"

"…"

Akihiko memasuki pintu itu. Dia tiba-tiba merasa seperti terjatuh ke dalam pintu itu dengan cepat sekali. Sepertinya dia akan tewas karena bantingan yang sangat kuat. Tetapi ketika dia sadari. Dia sudah berada di seberang sisi pintu itu. Dia lalu bangkit...

"kayaknya benda ini cuma pajangan sepertinya"

Karena, pemandangan pun benar-benar tak ada berubah sama sekali setelah Akihiko memasuki pintu tersebut. Gelap gulita. Akihiko lalu berjalan ke luar ruangan meeting tersebut. Tiba-tiba…

"Bruk Bruk Bruk"

Belum Akihiko menyentuh anak tangga menuju turun, dia mendengar suara gaduh tersebut dari lantai puncak. Dan suara tersebut kian mengeras…. Akihiko lalu bersiaga dengan kedua belati yang dia pedang di kedua tangannya. Dia lalu perlahan berjalan ke lantai 5 menaiki anak tangga dalam keadaan gelap gulita. Baru sampai sinilah, Akihiko menyadari hawa setelah dia memasuki pintu itu menjadi terasa aneh...

Akihiko sekarang berada di lantai 5. Dia sudah tepat di depan pintu menuju keluar lantai atap. Entah apa yang menunggunya diluar. Akihiko mungkin merasa takut. Tapi dia tetap tenang dan tegar. Lagipula, dia sudah pengalaman dalam hal seperti ini. Tak menunggu apa-apa lagi, Akihiko menekan engsel pintu dan membukanya. Dia lalu berjalan. Tak ada siapa-siapa di luar ruangan tersebut. Yang ada hanyalah langit hitam biru dengan sinar bulan purnama putih.

"…"

Namun, Akihiko 100% merasa ada sesuatu yang mendekati dirinya. Dan sesuatu itu sangat banyak... Dan bergerak dengan cepat… lambat… Akihiko lalu lebih mempersiagakan dirinya dengan 2 belati yang dia pegang…

"!"

Akihiko lalu melihat 3 sosok mahkluk besar seperti lendir hitam dengan kepala bertopeng biru merayap dari dinding gedung menuju ke dirinya sekarang. Mahkluk itu mempunyai cabang tangan yang banyak sekali sambil memegang pisau-pisau di setiap tangannya.

"Eww… Jijik" Akihiko malah berkata begitu "Dan eew… mereka terlihat mengerikan"

3 Mahkluk itu lalu mengangkat seluruh tangannya, kilatan pisau yang digenggam mereka bersinar. Menunjukkan betapa tajamnya pisau-pisau itu. Akihiko lalu menelan air liru. Sepertinya tidak mungkin melawan mahkluk-mahkluk itu hanya dengan kedua belati. Dan mungkin memang MUSTAHIL melawan mahkluk itu dengan jarak dekat. Senjata Akihiko yang lain pun juga ada di kamar. Masa dia musti kerajinan mengambil senjatanya dulu di kamar?

"…"

3 Serangkai itu semakin mendekati Akihiko. Tiba-tiba seseorang mendobrak pintu menuju ke dalam tadi. Itu Shin…

"Masuk ke dalam Akihiko" perintah Shin sambil membawa senapan peluru di tangannya

Akihiko lalu melihatnya, dia mengelengkan kepalanya perlahan "Tidak…tidak akan"

"TBANG!" suara Shin menekan peluru pistol, satu peluru mengenai satu monster 3 serangkai itu. Tepatnya yang di tengah. Tetapi itu tak menuntun monster tersebut untuk berhenti "TBANG! BANG!"

"Seseorang pasti membuang lendir sembarangan dan berubah menjadi monster ya" ujar Akihiko

"Ini bukan lendir idiot!" bantah Shin "Well… bener juga sih lendir…" Shin Berpikir lagi

3 Serangkai itu semakin mendekat… Sementara itu Shin dan Akihiko masih berdiam di tempat. Shin lalu kehabisan peluru…

"Sial!!!" Shin melempar senapan itu yang sudah kehabisan peluru ke lantai. Dia lalu mengeluarkan sebuah pistol…

"Huh…?" heran Akihiko, ketika dia melihat Shin menodongkan pistol itu ke kepalanya "Kau kehabisan ide jadi ingin melakukan bunuh diri?"

"Ini bukan…"

Belum Shin menyelesaikan kata-katanya, tiba-tiba salah satu monster itu melayangkan suatu pisau ke arah Shin. Pisau itu tepat mengores kedua tangannya dan pipinya. Membuat genggaman pistol yang dia pegang itu terjatuh. Darah pun mengalir membasahi wajah Shin dan tangannya. 3 Monster itu semakin mendekat…

"Shit… Akihiko, larilah!" ujar Shin yang tergeletak di lantai sekarang sambil menutupi setengah wajahnya

Akihiko diam saja, dia lalu melihat pistol milik Shin tadi. Akihiko lalu meraih pistol itu…

"Pinjam sebentar ya"

Shin lalu melihatnya "Huh…?! Itu bukan senjata bocah! I..itu…!"

Akihiko tak mendengarkan Shin, dia lalu berjalan mendekati 3 monster itu. Berdiri dengan tenang sambil memegang pistol yang diambil barusan. 3 Monster itu sekarang sudah siap untuk membabi buta Akihiko yang di depannya. Tetapi Akihiko tetap tenang. Dia lalu mendengar suatu suara dari dalam dirinya…

"Aku sudah muncul dari dalam dirimu sejak lama… Sekarang… Bangunkan aku…"

Akihiko lalu mulai menodongkan senjatanya ke kepalanya.

"Sekarang"

"TBANGGGG!!!!!!!!!" suara setelah Akihiko menekan pelatuk. Tiba-tiba cahaya biru muncul dari tubuh Akihiko, cahaya biru itu menggumpal dan menjadi sebuah mahkluk besar. Mahkluk tersebut hampir keseluruhannya bewarna putih. Dia mempunyai sayap peti mati bewarna putih hitam merah berdarah di punggungnya. Wajahnya ketutupan oleh sebuah topeng besi yang berlambang X warna merah. Mahkluk tersebut berusaha melepaskan diri dari suatu borgol-borgol yang mengikatnya.

"GROAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!" Mahkluk itu meraung keras selagi dia sudah bebas dari ikatan rantai itu. Dia lalu mengambil kedua pedang katana dia di punggungnya. Mahkluk tersebut lalu memperhatikan 3 monster tadi yang mulai bergerak mundur setelah melihat Mahkluk dari tubuh Akihiko itu muncul "TEWAS!" teriak mahkluk itu

Mahkluk itu lalu bergerak dengan cara Shadow Blending (Teknik kecepatan ninja. Kecepatan bayangan). Mahkluk itu lalu mulai menebas…

"TPRATTT!!!!!!!!" suara tebasan mahkluk itu menebas tangan-tangan monster itu hingga darah-darah bercipratan

"TBUAAKKK!!!!!!!" suara kaki mahkluk itu menginjak mahkluk itu hingga terkoyak-koyak

"TJLEP!!!!!" suara pedang mahkluk itu menusuk monster dan mengocoknya hingga seluruh isi monster itu terkoyak-koyak

BERSAMBUNG...


Next Chapter is long, any review guys...? *kayaknya penutupan begini terus + dihajar pembaca*