Disclaimer : onepiece bukan punya author,, tapi punyanya oda sensei,,
Setelah sekian lama mencari ide untuk buat chapter ketiga ini, eh,, malah dapat waktu mau tidur,,, heran kan,, author aja juga heran….He,, He,,
Oh iya,, thanks ya buat Senpai2 yang dah mau nyumbang kritik dan sarannya, kalau coal ceritanya yg agak mirip dengan aslinya mungkin itu karna waktu yg mendesak, kan biar lebih gampang ngarangnya,,, apalagi kemAren lagi UAN.,,
Dari pada author nulis yang gak - gak,, lebih baik sekarang langsung aja ke ceritanya, ya,,, dari pada nanti lupa lagi,,,,,,
Please enjoy to read it
Chapter 3 : Luffy Revival Begins
Sementara di pusat kota pulau Shabondy yang terdengar suara - suara yang sangat meriah,,ya, tentu saja sekarang penduduknya sedang berpesta besar – besaran untuk merayakan kemenangan angkatan laut yang berhasil membunuh WB,, tapi tidak untuk para penghuni sebuah kapal yang berlambang sebuah tengkorak memakai topi, seluruh penghuni kapal tersebut terlihat cemas, karena melihat sang kaptennya yang belum juga kembali,,, tiba – tiba keluar sebuah suara yang memecah keheningan diantara mereka,,
" Nami, apa luffy sudah kembali " chopper mengeluarkan suaranya karena sangat khawatir pada luffy,,,
Kemudian Nami yang menengok ke arah chopper " Belum,, Mungkin dia sedang dalam perjalananan " nami berkata dengan sedikit mengeluarkan senyum agar teman – temannya sedikit tenang,,. Kemudian seorang perempuan berambut hitam juga ikut mengeluarkan suaranya " Apa mungkin kapten pergi untuk menyelamatkan ace san " kemudian melihat kearah gadis yang berambut orange " hh,,,aku juga tidak tau robin,! tapi melihat dari sifat luffy mungkin saja dia berada disana, peperangan kan sudah selesai 2 hari yang lalu semestinya dia sudah kembali kesini,," nami yang sedikit mengeluarkan keringat,,,( disini ceritanya teman - teman luffy sudah berkumpul kembali 1 hari yang lalu)
" Mungkin saja dia tersesat, kalian tau kan sifat luffy " ujar seorang pemuda berambut hijau dan kembali meneruskan tidurnya… dan membuat koki kapal itu marah – marah " Heyy,, Marimo,, Bisa – bisa nya kau tidur di saat seperti ini,," kemudian melempar panci ke muka zoro,, sedangkan yang lain Cuma mengeluarkan nafas panjang melihat aksi bodoh kedua orang itu..
~ Red-Haired Shank Place ~
Setelah hampir 2 hari berlayar bersama kelompok bajak laut Red-Haired Shanks akhirnya mereka sampai juga di pulau Shabondy. hancock, ivancov dan shanks yang terus berada di sisi luffy terlihat sangat cemas akan kondisi luffy yang tak kunjung sadarkan diri, apalagi dengan sebagian besar tubuh sebelah kanan luffy yang terlihat berkerut dan hangus (untuk lebih jelas bayangin aja kalau karet terkena api ) akibat serangan aikanu,,,
Waktu mereka akan melewati Groove 41 tiba -tiba terdengar sebuah suara dari kapal yang berada didepan mereka,,
~ Normal POV ~
" heyyy shanks,,,,," kemudian shanks melihat kearah orang yang memanggilnya, dan tersenyum karena sudah mengetahui siapa yang memanggilnya,," Ya,,, Rayliegh san " akhirnya kapal milik Shanks merapat ke kapal Thousand Sunny..
Sedangkan hancock dan ivancov yang sadar kalau mereka sudah sampai ke Shabondy langsung menggendong luffy untuk dibawa ke dokter yang bisa mengobatinya,,,
Sementara shanks yang juga terlihat murung karena orang yang disayanginya sedang terluka parah,, kemudian shanks menatap rayliegh " Rayliegh san, Apa anda tau dimana anggota bajak laut luffy sekarang,," shaks berkata dengan agak gemetar karena teringat kondisi luffy yang sekarang,,
Sedangkan Rayliegh hanya tersenyum kearah shanks " bukankah kapal yang ada dihadapanmu sekarang adalah kapalnya, dan yang berada disini adalah kru nya",,, sedangkan shanks hanya terkejut mendengar jawaban Rayliegh,,
Hancock yang sedang menggendong luffy juga mendengar perkataan Rayliegh, dan langsung membawa luffy kesamping shanks, agar teman – teman luffy melihat nya,,,
" To- tolong l-luffy,,,, dia sedang sekarat " hancock berteriak dengan gemetar dan tak sanggup menahan tangis melihat orang yg dicintainya kini terkulai lemah,,
Dan sontak membuat teman – teman luffy terkejut, dan tak percaya dengan yang mereka lihat,, ternyata apa yang mereka pikirkan benar kalau luffy pergi untuk menyelamatkan ace,,, Chopper yang terlihat panic dan selaku Dokter dikapal langsung menyuruh zoro dan sanji untuk membawa luffy keruangannya,,
Akhirnya mereka semua langsung menuju ruangan chopper untuk melihat kondisi luffy,, hancock yang dari tadi tak berhenti menangis juga ikut pergi keruangan chopper,,
Setelah sekian lama terjadi keheningan, akhirnya terdengar suara den den mushi " DRIIIIIIING DRIIIIIIING " shanks pun pergi keluar dr ruangan milik chopper untuk mengangkat den den mushi miliknya,,,, setelah selesai mengobrol di den den mushi shanks meminta izin karna ada keperluan di New World,,," Tolong Sampaikan Pada Luffy Kalau Aku Menunggunya Di New World,," kemudian melempar senyum ke arah luffy yg tak sadarkan diri dan langsung pergi,,,
Sedangkan chopper yg dari tadi memeriksa luffy akhirnya berkata " Luffy terluka sangat parah, hanya sedikit kemungkinan dia bisa sembuh,," sontak membuat orang yang berada diruangan itu terkejut,,, " Apa maksudmu Chopper,,,," terdengar ketegangan dalam suara sanji,,,
" Luffy terluka cukup parah,, lihat, sebagian besar tubuh sebelah kanannya hangus, jd hanya 5% saja kemungkinan luffy untuk sembuh,,," kata2 chopper langsung membuat semua orang tak percaya, bahwa kapten mereka yang selama ini selalu melindungi mereka kini hanya terkulai lemah tak berdaya,,
Hancock yang kini terjatuh ketika mendengar perkataan chopper dan langsung tak dapat lagi menahan tagisnya,,, "KRIIIK", terdengar seseorang membuka pintu " aku bisa menyembuhkannya, tapi hanya jika dia percaya pada keajaiban " kemudian menutup pintu kembali,,, " terus kenapa kau tak melakukan nya dari dulu, " hancock bekata dengan setengah membentak ke arah ivancov,,,,
Kemudian ivancov menoleh ke arah hancock " karena ini akan beresiko besar, jd aku harus mendapat persetujuan dari awak kapalnya," ivan berkata sambil mengeluarkan keringat dingin,, " Resiko besar,, Apa maksudnya,,," chopper berkata sambil menelan ludah,,
Sedangkan ivan hanya mengendus, kemudian membuka mulutnya kembali,," sebenarnya ada efek samping dari penyembuhanku, pertama kalau dia tidak bisa menahan rasa sakit dia akan mati, kedua jika tubuhnya menolak maka dia akan lumpuh seumur hidup, dan yang ketiga setiap 1 hari dia tidak sadarkan diri maka umurnya akan bertambah 1 tahun,,"
Chopper dan kru lain yang kurang mengerti dengan penjelasan ivancov langsung bertanya kembali,, " Apa maksudmu dengan umurnya akan bertambah 1 tahun,,,,? "
Kemudian ivan menjelaskan kembali,, " sebenarnya umurnya tetap, hanya tubuhnya saja yang berubah, aku akan mengobatinya dengan mentransfer hormon ke tubuhnya, dan akan membuat apapun yang ada didalam tubuhnya bekerja 100 kali lebih cepat, baik itu sel atau yang lainnya,, maka jika dia tidak sadar dalam 20 hari tubuhnya akan seperti umurnya bertambah 20 tahun,, dan jika dia sudah sadar hormon itu akan keluar dengan sendiri nya..",,, kemudian terjadi keheningan di ruangan itu,,
" A_ku,, Aku yakin kalau luffy bisa sembuh, dia orang kuat,,, dia pasti bisa bertahan,," suara Ussop memecah kesunyian,,, kemudian diikuti oleh anggukan semua orang, karna mereka yakin kalau luffy bisa bertahan,,,
Ivancov yang tersenyum karena melihat mereka sangat percaya pada kekuatan kapten mereka, langsung menuju kesamping luffy,, kemudian langsung mentransfer hormon ke tubuh manusia karet itu, dan membuat badan luffy sedikit terguncang seperti menolak sesuatu,,, akhirnya setelah pentransferan selesai badan luffy kembali tak bergerak dan memerah,,
Ivancov yang kembali menatap luffy,, " sekarang kita hanya bisa berharap kalau dia bisa bertahan,, karna kalau hormone itu keluar sebelum dia sadar maka dia akan mati,, sekarang sebaiknya kita keluar dan jangan ada masuk ruangan ini karena tubuhnya mungkin akan mengeluarkan zat seperti racun,,," ivan kemudian berjalan keluar, dan diikuti oleh yang lainnya,,
1 hari setelah hormon dimasukkan ke tubuh luffy :
Suasana di kapal masih terlihat sunyi, Karena mereka semua sedang mengkhawatirkan kondisi luffy, yang masih belum sadar,,
Hari ke 2 :
Tak ada perubahan pada penghuni kapal,, hancock yang berada di dek kapal juga terlihat murung, dan tak pernah tersenyum setelah kejadian itu,,,,
Hari ke 3 :
Juga tak ada perubahan yang berarti, semua orang yang berada di ruang makan terlihat lesu, bahkan hanya melihat lihat saja makanan mereka, hancock yang hanya memutar – mutar sendok di atas piringnya, kemudian seorang gadis berkulit sawo matang tersenyum kearahnya,," Tenang saja, Aku yakin luffy akan baik – baik saja,," ucap robin untuk membuat hancock dan kru lain sedikit tenang,,,
Chopper yang juga terlihat gelisah sedikit membuka mulutnya" Nami,,, apa benar luffy sekarang seperti orang berumur 23 tahun,,," nami pun kemudian menoleh,, " aku juga tidak tau chopper, tapi kita berharap saja kalau luffy bisa melalui masa kritisnya" nami berkata dengan lesu,, sebenarnya mereka semua ingin melihat kondisi luffy tapi ivancov melarang mereka,
Hari ke 4 :
Juga dilewati seperti hari – hari sebelumnya,,,
Hari ke 5 :
suasana di kapal juga masih terlihat hening, saat ini semua cru sedang berkumpul di dek kapal, kecuali Rayliegh dan Ivancov yang sedang berjalan – jalan, hancock yang dari tadi Cuma melamun akhirnya buyar karena seseorang menepuk bahunya,, " aku yakin luffy pasti bertahan,," robin berkata sambil tersenyum,, hancock pun juga membalas senyuman robin,,,
" KRRRIIIIIIK,," terdengar seseorang membuka pintu, dan memecah kesunyian, mereka tau kalau suara itu berasal dari kamar luffy dirawat,, ketika mereka melihat siapa yang keluar,
"" LUFFY,,," teriak mereka kompak,, apalagi ketika melihat perubahan pada luffy,, luffy yang sekarang terlihat lebih tinggi, tidak kurus seperti dulu, lebih dewasa, lebih berwibawa, dan terlihat baju dan celana yg kekecilan padanya,, sementara hancock menangis bahagia melihat luffy dan tanpa pikir panjang lagi langsung berlari dan memeluk luffy sambil membenamkan mukanya di leher luffy,,
Dan sontak membuat luffy kaget kemudian muncul semburat merah dimukanya,, luffy pun akhirnya membalas pelukan hancock,, dan dia merasa tak ingin melepaskan pelukan hangat dan membuat nyaman itu begitu juga dengan hancock,
" Ehem,, Ehemm,, " ketika mendengar sindiran dari teman – temannya merekapun melepaskan pelukan mereka,, Akhirnya mereka semua tersenyum dan sangat bahagia melihat luffy yang sudah sembuh,,
" Nami swaan, Robin swaan , Hancock swaan,,,, makan malamnya sudah siap," terdengar suara sanji dari dapur,, dan semuanya pun pergi keruang makan,,, dan kali ini mereka terlihat bahagi melihat kaptennya sudah kembali, yang siap menggunakan tangan panjang diruang makan,,, kali ini luffy duduk bersebelahan dengan hancock bahkan bisa dibilang sangat dekat, saat mau mengambil makanan tanpa sengaja tangan mereka bersentuhan , sehingga muncul sindiran dari teman – teman nya,,," Ehemm,, Ehemm,, sepertinya sudah tak bisa dipisahkan ya, " robin tersenyum licik,, nami pun yang tidak mau kalah dari robin juga ikut mengeluarkan suaranya,, " Apa kami perlu keluar luffy,,,", sedangkan Ussop yang tidak tau apa – apa " Kalau mau bermesraan jangan disini,,, " yang sontak membuat muka luffy dan hancock memerah seperti tomat..
larut malam pun tiba, dimana semua orang sudah tertidur pulas, tapi tidak bagi luffy, karena merasa tidak bisa tidur dia memutuskan untuk mencari angin diluar,, dan tanpa sengaja dia melihat hancock sedang berdiri di samping kepala sunny,,
" Hancock,, Kau tidak tidur,,," luffy menyapanya dari belakang,,
" Ah,,, luffy,, aku sedang tidak bisa tidur,, " hancock menoleh kearah luffy,, " kau sendiri kenapa tidak tidur, bukankah kau baru saja sembuh,," hancock menuju kearah luffy,, dan tanpa sengaja dia menginjak mantel yang menyelimuti tubuhnya dan ,," aahh,," hancock terjatuh dan dengan cepat luffy menangkapnya dengan lembut hingga posisi mereka seperti orang yang sedang berpelukan, tanpa terasa muka mereka seperti memanas,, luffy yang hanya mengikuti instingnya langsung menatap mata biru keabuan milik hancock, dan tanpa sadar wajah mereka pun saling mendekat hingga bibir tipis milik luffy dan bibir lembut milik hancock bertemu, setelah hampir 5 menit akhirnya mereka melepaskan ciuman mereka untuk mengambil nafas,,, kemudian Luffy membisikkan sesuatu ditelinga hancock,," Aishiteru,,," yang sontak membuak hancock kaget dan muncul semburat merah di pipinya,, sedangkan hancock hanya membalas dengan memeluk erat luffy,,,
sementara ditempat lain para cru yang sedang mengintip tak percaya dengan apa yang dilakukan kaptennya,,, " Aku tak percaya dengan baru kulihat,," ujar sanji pada temannya,,
" kalau kau tak percaya Apalagi Aku,, Ternyata luffy bukan tubuhnya saja yang berubah tapi juga sifatnya,,," Ussop juga masih tak percaya dengan apa yang dilihatnya,,
" kalian lihat apa,,," ujar Chopper yang baru saja bangun,,, " Tidak,, Tidak, kami tidak liat apa – apa,, lagi pula anak – anak tak boleh liat,,," ungkap mereka agar chopper tak tau,,,
Besok nya semua kru selalu tersenyum ketika melihat luffy dan hancock,,,
" kenapa kalian tersenyum sendiri,, apa kalian sudah gila,,," ungkap luffy ketika melihat keanehan pada temannya,,,, sementara Nami yang dari tadi tersenyum ,, " Tidakk,, Tidakk ada kenapa – kenapa kok,, Ya kan robin,,,"
" Oh ya, sebaiknya kita harus cepat pergi dari pulau ini karena marine mungkin akan menuju ke sini,," luffy berkata dengan tegas,,,
Sementara cru kapalnya hanya tersenyum melihat luffy yang sudah sembuh apalagi dengan berubah drastic " Ya,,, Senchou ,,"
" Oh ya,, Luffy,, pakaianmu kan sekarang kekecilan, jadi ini, aku membelikan sepasang pakaian untukmu,," hancock berkata sambil memberikan baju buat luffy,,,
Dan tentu saja di ikuti sindiran dari para cru lain,,,, sementara ivancov memutuskan untuk tinggal di pulau shabondy,,,, Akhirnya mereka berangkat menuju amazon lily, karena luffy pernah berjanji kalau dia akan kembali kesana sesudah peperangan selesai dan mengenalkan para cru
TO BE CONTINUE
End Note : maaf ya kalau ceritanya rada' ngaco,, sekali lagi maaf ya apalagi ceritanya ber tele – tele banget,, coalnya author pengen buat 1 ato 2 chapter lagi,,,
Jangan lupa Review nya ya…
