Scarlett : wah,makasih sudah mendukung kita biar bisa meneruskan cerita ini
Nagi : betul! untungnya kita sekarang udah hadir lagi dengan chapter yang kedua
Scarlett : sekali lagi,jangan lupa biar tetep stetun ama fic ini
Nagi : karena 'tidak ada kata tidak untuk berkreasi!'
Andai Aku Justin Bieber...
span class=" fbUnderline"Chap 2 : it's not the AWESOME me,it's JB!/span
Seperti judul chapter ini,ada kalanya kita masuk ke dalam laptop yang sangat kita sayangi(sumpah ga nyambung!)
Pertama,kita menuju kampung halaman Gilbert dan Ludwig di sang Gilbert yang ASEM tidur dengan igauan AWESOMEnya.
Tak lama kemudian...
"Bruder,ayo sudah pagi..."
suara yang berat bagaikan baja(?) itu berusaha membangunkan sosok yang tertidur dengan ,ketika terbangun dari tidurnya dia bersikap layaknya Malin Kundang-dia tidak mengakui sodaranya sendiri!
"Hey,you old man! Yu are not my brother!i don't have any brother like you!"(artinya : aku tidak punya sodara seperti kamu,Pak Tua!)
"Apa katamu?kenapa kau bersikap begitu?aku bertanya padamu!"
"tentu saja aku bukan saudaramu!So,do not Fvcking touching me!"
Mendengar kata-kata itu,Ludwig yang sedang senang berubah wajahnya seperti gunung meletus!(Author : KRAKATOA!)
"Dengar,Gilbert! kau bersikap aneh akhir-akhir ini,sejak kau menyelamatkan Justin Bieber dari sambaran petir!kenapa kau begitu!"
Dan kemudian,Gilbert dengan nada dongo berkata," tunggu dulu...aku bukan Gilbert,aku Justin tidak mengenalku?"
"tentu saja aku tidak mengenalmu,karena yang aku tahu darimu adalah kau seorang Gilbert!ngaca dulu dong sebelum ngomong!"
kata-kata itu mengarah pada sebuah cermin dengan tampang innocent-nya memandang teriakan ala toak pun mulai beraksi.
Sementara itu,di kampung halaman Justin Bieber di Kanada...
Saat ini dia sedang tertidur lelapnya,disiram minyakpun tetap tertidur(?).Hingga akhirnya,si Justin terbangun dari tidurnya setelah disiram minyak panas 10 kali(?).
"ah...gue dimana?"
dia melihat sosok berambut jabrik dengan jambul keriting dan berkacamata,serta memakai tahi lalat di bawah berkata,"hei,cepat bangun! sekarang waktunya latihan nyanyi,ayo mandi!"
mendadak Justin tersentak dan berkata,"Roderich! sejak kapan kau yang kurang AWESOME ini masuk ke kamarku?"
"kamu lupa?aku guru musik privat kamu! aku yang jadi pelatihmu sebelum kamu mulai konser lagi"
Justin berpikir sejenak,'nyanyi?aku khan buta aja aku ga bisa!ga mungkin aku menghabiskan suara AWESOMEku ini...'
Justin mengabaikan ucapan seseorang yang bernama Roderich langsung mengarah ke kamar sekilas bayangan pun langsung sosok gaje ini mengambil TOA masjid dan berteriak bersamaan dengan kejadian di Jerman saat itu.
"KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!"
"DIMANA BODI GUE YANG AWESOME ITU?"
kedua makhluk nista ini berteriak dengan langsung diseret oleh tokoh masyarakat(?) yang ada di sekitar kamar mereka.
kita kembali ke Jerman.
"Bruder,sebaiknya kita segera bilang hari ini ada pertemuan antar Bad Touch Trio di rumah kita khan?jadi sebaiknya kamu cepet siap-siap..."
Ternyata,Justin(yang jadi Gilbert) langsung dibawa (baca : diseret) ke ruang makan dengan kehidupan sang idola tetap akan kelanjutannya?
~TBC~
Scarlett : bagaimana?gaje kah?
Nagi : kami menerima kritik dan saran lewat review yang anda berikan
Scarlett : tunggu kehadiran kami di chapter selanjutnya!
