Memang, cinta itu apa ?
Jika ia ada .. kenapa begitu sulit untuk menyadarinya..
Bahkan… dengan apa dan kenapa ia ada.
Aku tidak mengerti.
Jika.. ia tahu. Ini akan mudah… mungkin.
-YOU ARE MY DESTINY-
Disclaimer: Masashi Kishimoto
Warn: OOC, AU,TYPO etc
Don't like don't read!
excerpts from film 'you are my destiny'
Oo SASUHINA oO
"ma, mata ku sasuke…" hinata memegang sebelah matanya. Terlihat darah segar mengalir dibalik tangan yang menutupi matanya.
Sasuke seperti berputar dunianya.
"kau ! apa yang kau lakukan dengan hinata…kasar sekali kau pada wanita…"sasuke marah kepada pemuda yang tidak terima dituduh menyetir sembrono itu ulah sasuke, malah memberontak dan menghajar sasuke. Tapi..hinata kesayangannya yang terkena…
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
My immortal
Aku sangat lelah berada di sini
Ditekan oleh semua ketakutan kanak-kanak saya
Dan jika Anda harus meninggalkan
Saya berharap bahwa Anda hanya akan meninggalkan
Karena kehadiran Anda masih belum terpecahkan di sini
Dan itu tidak akan meninggalkan aku sendirian
Luka ini tidak akan tampak untuk menyembuhkan
Rasa sakit ini terlalu nyata
Ada terlalu banyak waktu tidak bisa menghapus
Ketika Anda menangis aku menghapus semua airmatamu
Ketika Anda akan berteriak aku melawan segala rasa takut Anda
Dan aku memegang tangan Anda melalui semua ini sepanjang tahun
Tapi Anda masih memiliki
Semua tentang saya
Anda gunakan untuk memikat saya
Dengan hidup beresonansi Anda
Sekarang aku terikat oleh kehidupan Anda ditinggalkan
Wajahmu itu menghantui
Saya pernah menyenangkan mimpi
Suara Anda itu diusir
Semua kewarasan dalam diriku
Saya sudah berusaha keras untuk meyakinkan diri sendiri bahwa Anda sedang pergi
Tapi meskipun Anda masih bersama saya
Aku sudah sendirian
"bila sakitnya terasa lagi, Segera hubungi saya.." ujar dokter kakashi lembut.
Hinata mengangguk.
Terlihat ia keluar dari ruangan rawatnya. Diiringi keluarga ibu menatap sendu pada putrinya itu, Dan memegang erat tangannya. Mengalirkan semangat baru dari sang ibu,Tapi hinata hanya diam. Mungkin 9 hari dirawat dirumah sakit membuatnya menjadi aneh,bosan.
Dirumah, Ia disambut oleh nenek dan kakak-kakaknya.
Tapi hinata masih diam.
Sms dan telepon dari sasuke juga diabaikannya. Ia ingin sendiri sekarang.
" aku hanya mengobati rasa nyerinya saja. untuk lebih lanjutnya, Diharuskannya pencakokkan kornea di mata itu setelah kau benar-benar siap. Harus kau tahu, pencangkokan itu mempunyai resiko yang tinggi. Perbandingannya 60:40, karena kau sebelumnya pernah dicangkok disebelah kiri matamu oleh matanya temari, mungkin mentalmu belum siap untuk kedua kalinya..dan kemungkinan tubuhmu sendiri bisa menolak cangkokan mata dari orang lain lagi, Dan akhirnya gagal. Kau takkan bisa melihat lagi dengan sempurna nanti…sekarang, Apa pilihanmu?"
"a,aku mau saja dioperasi lagi…tapi, benar apa yang kau katakan dokter kakashi.a,aku belum begitu siap. Aku takut…bu,bukankah dulu kornea mata temari sempat tubuhku menolaknya. Sempat saja aku buta lagi..dan aku takut, keajaiban itu tidak akan menghampiriku lagi. Sungguh..aku mata kiriku bisa bertahan,kan ?" harapan itu berkumpul dimatanya,Menimbulkan beberapa tetes air mata terjatuh kakashi menatapnya sendu.
"sudah kubilang ,Hinata. Aku hanya mengobati rasa nyerinya saja. jika sudah benar-benar parah...rasa nyeri itu mungkin tidak bisa kau tahan lagi. Dan kau harus yakin, Tuhan akan selalu semangat baru dibenakmu itu,aku percaya padamu hinata"
"berapa lama lagi… mata ini akan bertahan?"
"beberapa minggu, sekitar 3 minggu….itu juga kalau kau tidak melakukan aktifitas berat yang membuat matamu lelah. Aku akan mencari pendonor kornea secepatnya…aku ingin kau hidup normal. Jangan kau sia-siakan mata temari yang sudah ia donorkan, Ingat itu hinata…kau jangan menyerah"
Jangan menyerah, Hinata . . . .
Hinata terbangun dengan keringat yang mngucur deras. Ia mengatur nafasnya, Memegang mata kananya dengan perlahan, temari…apa yang harus aku lakukan?
Lagi-lagi perkataan dokter kakashi datang dimimpi-mimpinya,Membuatnya terjatuh .
Ini yang membuatnya selalu terdiam.
Terdiam dalam kebingungan yang tak pasti. Ia butuh seseorang disini..ia membutuhkan ibunya,ayahnya,saudaranya,neneknya… ia takut, Takut memberitahukan berita buruknya itu.
Haruskah mereka tahu?
Hpnya bergetar pesan singkat dari sasuke.
From : sasu-kun^^
Hinata,
Aku ingin bertemu denganmu …aku ingin melihat keadaanmu akhir-akhir ini kau sulit dihubungi? Jangan siksa aku seperti ini,Hinata .
Akan ku jemput kau jam 9.
Aku merindukanmu …
Hinata segera membalas pesannya.
From : hina-chan
To : sasu-kun^^
Aku baik-baik saja,Sasuke.
Maafkan aku,Aku juga sangat merindukanmu..oke, tuan pemarah !hehe :p
Send….
The end !
*ditabok*
Akhirnya bisa update juga !
Awalnya , ga akan aku terusin ne fic ! tapi..para senpai sudah membuat aku semangat. lalu cepat-cepat aku updet.. :D
Arigatouuu^^
Makasii buat reviewnya..membangun sekali
Mungkin, masih banyak kesalahan dan kekurangannya..T.T ..gomen. m(_ _)m
Oya,
Redears…udah ketahuan kan tokoh-tokohnya…walaupun dikit. Aku masih bingung, tokoh-tokoh yang cocok. Bisa memberi saran? :p
Kasi-kun jadi dokter ! sedikit maksa..haha :p
Terakhir…diawal cerita itu, arti lirik lagu my immortal-evanescence.
Jangan lupa,
REVIEWWWWWWWWWWWWWW…^O^/
