Hai semua, kembali lagi dengan saya..kali ini saya membawakan sebuah songfic yang diambil dari salah satu lagu Yell – Ikimonogakari Akhirnya kesampaian juga keinginan untuk buat songfic..
Ok. Selamat membaca, maaf, kalo tidak terlalu bagus. Maklumlah, saya perdana turun di dunia fanfic..,hehheheh
Disclaimer: Naruto milik Masashi Kishimoto
Yell – Ikimonogakari
Warning: OOC, aneh, gaje, dll
Chara: Naruto, Gaara, Sakura
Genre: sadness, regret
Gaara POV
Sabaku Gaara adalah anak dari seorang Kazekage yang memiliki shukaku ( eokr 1 ). Ia merasa menyesal memiliki kekuatan yang baginya hanya membuat dirinya kehilangan orang orang terdekatnya. Terutama Pamannya Yashamaru yang juga seorang shinobi.
Gaara yang berasal dari Desa Suna Selalu dijauhi oleh orang – orang desa karena dianggap terlalu mengerikan bila berdekatan dengannya. Yang pada akhirnya kini Gaara tak memiliki shukaku lagi
Pada hari itu salah satu shinobi sunagakure yang tak lain ialah sabaku gaara berencana mengunjungi konohagakure untuk bertemu temannya yaitu uzumaki naruto. setelah perjalanan panjang menuju konoha, gaara diajak ke rumah naruto untuk istirahat. Ketika senja, sakura datang untuk menemui naruto dan pada saat itu naruto sedang tidak ada dirumah lalu gaara membukakan pintu.
Watashi wa ima doko ni aru no to
Fumishimeta ashiato wo nando mo mitsume kaesu
Kareha wo daki akimeku madobe ni
Kajikan da yubisaki de yume wo egaita
. . .
Melihat kembali pada jejak kaki saya sudah pergi dan aku mulai
Berpikir "Di mana aku sekarang?"
Aku mengambil daun-daun mati dalam pelukanku
Dan menarik impian saya pada jendela musim gugur dengan ujung jari kebas saya
"gaara rupanya, lama tak bertemu" tampaknya gaara teringat sasuke yang dulu pernah melawannya dan bertanya "ohh yaa apa kau masih memikirkan temanmu,sasuke" dengan percakapan yang panjang gaara merasa bersedih kepada orang2 terdekatnya." Aku mencari jejak ayahku(yang menjadikan memiliki shukaku) saat aku bertanya dimana aku melakukan itu,,kekuatan itu ( shukaku ) hanya masa kelamku. Karena naruto lah ( saat aku menjadi shukaku ) dia menyadarkanku agar aku mengambil daun – daun yang mati untuk ku jaga".
kini gaara sadar impiannya bukan hanya terbebas dari shukaku .
Tsubasa wa aru noni tobezu ni irun da
Hitori ni naru no ga kowakute Tsurakute
Yasashii hidamari ni kata yoseru hibi wo
Koete bokura kodoku na yume e to aruku
. . .
aku punya sayap tapi aku tidak bisa terbang
Aku takut sendirian, untuk itu terlalu menyakitkan
Kami tinggalkan hari-hari di bawah sinar matahari dalam pelukan yang lembut
Dan berjalan di atas mimpi-mimpi kesepian
sakura, gaara berjalan – jalan di konoha membicarakan sasuke sambil menyusul saja gaara memojokkan dirinya atas perbuatannya."pasirku adalah sayapku, Manusia tak kan pernah bisa menang dari rasa kesepian. Aku harus melepaskan pikiranku yang menyakitkan ini". Sakura mengerti apa yang gaara rasakan sama seprti naruto saat dulu orang - orang menganggapnya pengganggu desa.
Sayonara wa kanashii kotoba janai
Sorezore no yume e to bokura wo tsunagu YELL
Tomo ni sugoshita hibi wo mune ni daite
Tobidatsu yo hitori de tsugi no sora e
. . .
Selamat tinggal bukan kata yang menyedihkan
Ini teriakan yang menghubungkan kita dengan mimpi kami masing-masing
Aku akan memegang hari yang kami lewatkan bersama di hati saya
Dan terbang menuju langit saya sendiri
sakura meyakinkan gaara bahwa kehilangan dan selamat tinggal (gaara membunuh pamannya Yashamaru) bukanlah yang harus kau resapi tetapi ini sebuah teriakan hati sebagai penghubung orang – orang terdekatmu.
"kau seperti naruto,sakura. Aku akan memegang hari yang kami lewatkan dalam hatiku dan terbang dengan pasirku. " akhirnya mereka menemukan naruto. " hey sakura maaf merepotkanmu, kau merasakannya sakura ?"
Bokura wa naze kotae wo asette
Ate no nai kuragari ni
Jibun wo sagasu no darou
Dareka wo tada omou namida mo
Massugu na egao mo koko ni aru noni
. . .
Mengapa kita tidak sabar untuk jawaban?
Dan mencari jawaban dalam kegelapan sangat dalam sehingga kita tersesat di dalamnya?
Ketika kita memiliki air mata dan tersenyum langsung
Hanya mencintai seseorang, di sini?
"ya naruto, baru kali ini aku merasakan gaara dan sasuke begitu kesepian seperti kau yang pertama kali dalam akademi". Naruto memandang dinding – dinding hokage"kau terlalu cepat dalam jawaban kesedihanmu gaara, jangan lagi kau cari akhirnya dalam kegelapan karena itu sama saja kau berjalan disebuah labirin yang tak ada jalan keluarnya dan kau akan selalu menemukan jawaban yang salah. Apa kau bisa mengartikan aku sebagai jawabanmu, gaara."
Hontou no jibun" wo dareka no kotoba de
tsukurou koto ni nogarete mayotte
arinomama no yowasa to mukiau tsuyosa wo
tsukami bokura hajimete asu e to kakeru
. . .
Ketika datang ke diri sejati kita, kita keluar jalur, menjadi bingung
Dan berpikir itu dibuat oleh kata-kata orang lain
Kami akan memegang kelemahan alam kita dan kekuatan untuk menghadapinya
Dan mulai berlari ke besok untuk pertama kalinya
"naruto, kau adalah jawaban yang disebut orang lain yang kini adalah temanku, ini adalah aku tanpa bijuu yang menuju esok hari untuk menghadapi semua jawaban yang telah ada. Terima kasih naruto. aku selalu menyalahkan takdirku dan orang – orang adalah alasan yang membuatku berbeda." Sakura tercengang mendengarnya dan hanya tertunduk.
Sayonara wo dareka ni tsugeru tabi ni bokura mata
kawareru tsuyoku nareru ka na
tatoe chigau sora e tobitatou tomo todae wa shinai
omoi yo ima mo mune ni
. . .
Mungkin setiap kali kita mengucapkan selamat tinggal kepada seseorang
Kita bisa berubah, kita dapat menjadi lebih kuat
Bahkan jika kita mengambil ke langit yang berbeda
Cinta ini tidak akan berhenti masih tetap di hatiku
"sakura dan naruto memberikanku jawaban atas kesedihanku ini. Ohh tidak mengapa aku yakin bisa berubah demi teman dan desa. Aku akan menjaga perasaan yang pernah tersakiti karena ulahku."
Eien nado nai to (kidzuita toki kara)
Warai atta ano hi mo (utai atta ano hi mo)
Tsuyoku (fukaku) mune ni kizamarete iku
Dakarakoso anata wa (dakarakoso bokura wa)
Tagano dare demo nai (dare ni mo make nai)
koe wo (agete) "watashi" wo ikite iku yoto
yakusoku shitan da hitori (hitori) hitotsu (hitotsu) michi wo eranda
. . .
Sejak aku menyadari tidak ada hal seperti kekekalan
suatu hari kami tertawa bersama, dan kami bernyanyi bersama
Telah sangat kuat dan sangat diukir ke dalam hatiku
Itulah mengapa Anda, itu sebabnya kita
Bukankah orang lain, tidak dapat dikalahkan oleh siapa saja
Kami mengangkat suara kami dan berjanji bahwa kita akan menjalani hidup kita dengan cara kami
Setiap dari kita memilih jalan kita sendiri
"baguslah jika kau sudah mengerti gaara, disni kau masih ada aku sakura dan lainnya yang bisa kau jadikan teman". gaara menatap naruto penuh penyesalan" teman dan kasih sayang adalah jawaban sejati, aku membutuhkan orang lain untuk menjalani hidup dengan caraku sendiri dari setiap pertanyaan." Sesuatu yang gaara tutupi akhirnya terjawab.
Itsuka mata meguriau sono toki made
Wasure wa shinai hokori yo tomo yo sora e
Bokura ga wakachiau kotoba ga aru
Kokoro kara kokoro e koe wo tsunagu YELL
Tomo ni sugoshita hibi wo mune ni daite
. . .
Sampai kita bertemu lagi suatu hari nanti
Aku tidak akan melupakan kebanggaan, teman saya, ke langit
Kami memiliki kata yang kita bagikan
Ini teriakan yang menghubungkan suara kita, satu hati yang lain
Aku akan memegang hari kami lewatkan bersama di hati saya
Dan mengambil sendirian ke langit berikutnya
inti dari pertemuan gaara ialah gaara masih diselimuti rasa bersalah atas orang – orang terdekatnya. Dan jawaban sejati yang selama ini dianggap salah hanya butuh orang lain untuk menjawabnya..
satu dan lainnya akan selalu terjaga atas jawaban sejati ini.
"sakura,naruto. . . terima kasih, akuuuu akuuuuu "...mendekapkan gaara pada tangan sakura dan naruto dengan pasirnya. Gaara menangis haru atas semua ini. Dia akan selalu menjaga perasaan orang – orang yang pernah gaara lukai. "NAAARUUUTO".
setelah beberapa hari di konoha gaara pun berpamitan kepada shinobi – shinobi lainnya dan mengatakan .." NARUTO ... kau adalah sebagian takdirku yang selama ini ku salahkan, terima kasih naruto. sampai jumpa"...
END of Gaara
Sekian
Terima kasih udah mau baca fic saya ini. Saya sangat berterima kasih dan maaf, kalo ada beberapa terjemahan yang kurang pas
