HALLO MINNA-SAN :D ,I'M COME BACK !

Oke ,langsung saja meluncur ke TKP !


Disclaimer : Bleach milik Tite Kubo-senpai ,kalo punya saya bakal Erorr ceritanya

Rated : T

Warning : gaje ,aneh ,typo dimana-mana ,dll

To Love You

Chapter 2 "Misterius"

Kelas 1-5

"Perkenalkan aku Toushiro Hitsugaya pertukaran pelajar dari Golden Canada High School ,salam kenal" sapa shiro pada semua orang dikelas itu

"Wah ,manis sekali dia"ucap Neliel terpesona

"Keren " ucap Rangiku yang duduk dibelakang Neliel

"Oke ,silahkan duduk Hitsugaya-kun ,nah…sekarang kita lanjutkan pelajarannyanya" ucap Unohana

Toushiro melaksanakan apa yang dikatakan Unohana yang kini duduk di pojok paling belakang

'Ini gila ,aku duduk dibelakang?' batin Toushiro kesal

"em ,Shiro-chan…perkenalkan aku Momo Hinamori ,sa-salam kenal ya?"sapa Momo yang duduk disamping meja shiro sembari menawarkan jabat tangan padanya

"Hei ,kau itu lancang sekali panggil aku Hitsugaya !"sanggah Toushiro

"Aku kan hanya mencoba ramah padamu" ucap Momo

"Kau itu bukan ramah ,tapi menyebalkan!" marah Toushiro


Kediaman Hinamori

"Kau tau Momo ,saat aku tau dia itu siswa pertukaran pelajar rasanya aku ingin merontokkan rambut anehnya itu !"sebal Rukia sambil menggigit-gigit boneka teddy bear milik Momo

"Tadi dikelasku juga ada ,namanya Toushiro dia sangat cuek sekali padaku …dia bilang aku menyebalkan" keluh Momo seraya memanyunkan bibirnya

"Ha ? berarti ….ada 2 orang" pikir Rukia

"Mungkin"

"Kau lihat rambut orange jabrik anehnya itu !? apa lagi alisnya yang kerutannya permanen itu !? semuanya sangat menyebalkan !" Rukiapun melanjutkan kekesalannya

"Kalau menurutku kau itu hanya iri padanya"balas Momo sembari tidur-tiduran dikasur empuknya

"Iri !? nggak mungkin ,aku hanya…"

Ting ting ting ting

Terdengar bunyi ponsel yang memotong omelan Rukia

"Hallo ? Ada apa kak ?" sapa Momo

"…"

"Oh ,sudah nyambung ya …ehm ehm ! Momo-chan ,tolong bilang pada Rukia suruh pulang ya ,sepertinya hari ini mau hujan" pinta Hisana dengan nada khawatir

"Ah ,iya ..."balas Momo mematikan ponselnya

"Rukia ,kau disuruh pulang kakakmu "ucap Momo

"Hah ! padahal baru sebentar …besok lanjut lagi ya "ucap Rukia sambil mengambil ranselnya yang sedaritadi ditaruh di sofa

"oke oke" balas Momo

"Kurang ajar kau bocah !"teriak seorang preman berbaju hitam dengan rambut acak-acakan pada seorang pria berambut orange

"Terus gua harus bilang WOW gitu ? oooh aku takuut " ucap Ichigo meremehkan sembari menaikkan sebelah alisnya

"Kau !"

Kedua preman itupun langsung mengkroyok Ichigo .Preman 1 melancarkan serangannya menendang ke arah muka Ichigo ,dengan sigapnya pria berambut orange itu langsung menghindar dan memegang kaki si preman kemudian menariknya dan melemparnya ketanah sampai darah si preman ke luar dari mulutnya.

"Apa kau juga mau coba ?"tawar Ichigo pada preman 2

"boleh saja "balas sang preman yang berpostur tinggi nan besar itu

Ichigo membalikkan badannya langsung mengayunkan kakinya menuju muka sang preman .Tapi na'as tangan si preman langsung menangkap dan mengayunkan kaki Ichigo sehingga tubuhnya juga ikut terhempas ke tembok .Tanpa basa-basi ia tarik kerah Ichigo dan memukul mukanya dan melemparnya

"Ugh ,sial" ucap Ichigo sembari mengusap darah yang mengucur di pelipisnya

"Makanya tidak usah sombong ,orange ingusan"

"Kurang ajar !"

Ichigo bangkit dari keterkaparannya dan langsung menendang dari depan mengarah pada muka si preman .Langsung digenggam eratlah kaki Ichigo yang masih mematung di depan muka preman yang lebih tinggi dari Ichigo itu .

'arrgh ….kakiku 'batin Ichigo

"Bagaimana ? "ucap preman 2 menyeringai .Tangannyapun langsung menambah tenaganya untuk menggenggam erat kaki Ichigo .Ichigo merintih kesakitan ."Atau…kupatahkan saja ya"tambahnya

Si preman langsung melempar Ichigo sampai beberapa meter dari tempat kejadian

"Saatnya mengakhirnya ,bocah tengil"ucap preman

'kalau begini terus ,mampuslah aku …. Oh ,iya vas !'batin Ichigo seraya berlari kencang ke arah preman dan langsung mengambil vas bunga yang ada di dekat tiang listrik .Disembunyikanlah vas itu dibalik punggungnya saat preman tak melihatnya

"Kau mempermainkan aku ya !?" premanpun marah dan langsung mengangkat kerah Ichigo

"Selamat tidur gorilla jelek !" dengan kecepatan penuh ia ayunkan vas itu ke kepala preman sampai vasnya pecah tak berbentuk .Pingsanlah preman tersebut

"fufufu ,makanya jangan gede badannya doank …tapi otaknya juga!"ejek Ichigo pada preman yang sudah terkapar tak berdaya itu

"Ka-kakak ,kau tidak apa-apa ?" tanya seorang gadis kecil

"Ya ,hanya tergores sedikit ..maaf ya ,vasmu jadi pecah . Besok aku akan kemari lagi dan juga jika mereka mengambil bunga yang diberi nenekmu itu lagi ,tampakkan saja wujudmu… mereka pasti akan kapok! "ucap Ichigo sembari menebar senyumnya dan mengelus rambut sang gadis kecil berupa seorang arwah yang disebut roh plus

"Baik ,terimakasih ,kak"

Di pihak lain

"I-ini gila ,di-dia mengalahkan mereka sendirian ?! dan…di-dia bicara dengan siapa ya ?" Ucap Rukia keheranan yang sedaritadi tak sengaja lewat dan mengintip pertarungan Ichigo dari awal sampai akhir

"Kau sedang apa ,kerdil ?"tanya Ichigo polos

"KYAAAA~ ,k-kau gila ! se-sedang apa kau !?" teriak Rukia kaget karena kemunculan Ichigo yang tiba-tiba dari belakang

"Seharusnya aku yang tanya begitu ,aku baru saja membersihkan sampah (?) …dan kau ?

"A-aku ? a-aku se-sedang mencari…ko-koin ! aduh dimana ya ?" ucap Rukia tergagap-gagap karena masih kaget akan kemunculan Ichigo sambil tengak-tengok pura-pura mencari koinnya yang hilang

Ichigo hanya bisa menaikkan sebelah alisnya

"O-oke ketemu ! a-aku pulang dulu ya ,sudah mendung nih ! bye !"pamit Rukia langsung ngacir meninggalkan Ichigo yang masih terheran-heran

"Perasaan tadi yang diambilnya tutup botol ,apa matanya agak error ya"


Kediaman Kuchiki

'Dia itu benar-benar misterius ! sikapnya seperti berandal tapi dia pintar dalam hal sekolah ,dan juga dia tadi bicara sendiri ,apa mungkin dia itu …ah ,nggak mungkin ! dan juga ,padahal dia baru pindah kemari ,tapi dia berani sekali jalan-jalan sendirian' batin Rukia sedaritadi memikirkan Ichigo seorang pria yang ia kenal baru-baru ini

"Rukia ,kau tidak kedinginan ? daritadi diluar terus "ucap Hisana yang kini menghampiri adiknya yang sedang di luar rumah

"Ah ? kakak … tidak ,aku Cuma memikirkan sesuatu kok"jawab Rukia

"Waaah ,jangan-jangan kamu mikirin pacar kamu ya ?"ejek Hisana sambil menyenggol bahu Rukia

"Pacar ? pacar itu sejenis tempe ya ?"tanya Rukia

"Ah ! jangan sok polos kamu ,ayo masuk! Nanti Byakuya ngamuk lho !" perintah Hisana seraya menarik tangan Rukia


Kediaman Kurosaki

"Aku pulang" salam Ichigo yang kini membuka pintu rumahnya

"SELAMAAAT DATAANGG ICHIGGGOOOO ~!" teriak seorang lelaki berjenggot tipis yang tengah melancarkan serangan pada anak sulungnya itu

Ichigo langsung saja menangkisnya dan menendang 'ayahnya' itu hingga tersungkur dilantai

"A-ayah ! kau tidak apa-apa !? makanya jangan cari gara-gara sama Kak Ichi !"ucap putri Isshin yang berambut pirang

"Ayah baka! "ucap Ichigo sambil menarik lengan bajunya

"Argh! Kalian berisik ,kalian mengganggu acara bolaku! " teriak putri Isshin berambut hitam yang tengah asyik nonton tv

"Kak Ichi cepat mandi ! makan malam sudah ku siapkan !"perintah sang adik ,Yuzu

"Maaf ,Yuzu …aku langsung tidur saja ,hari ini sangat melelahkan .Oh ,ya Ayah! Besok aku minta tambahan uang saku ,aku ingin membeli vas bunga !"Ucap Ichigo

"Vas bunga ? jangan-jangan ….oooh ,Yuzu Karin! Lihat, kakak kalian sedang menikmati masa pubertasnya! Nanti Ayah akan punya menantu ,cucu ,cicit ,anaknya cicit ,anaknya cucunya cicit lalu…"

BRAAKKK

Tendangan Ichigo telah memotong pembicaran Ayahnya yang konyol itu

"Jangan bicara yang tidak-tidak didepan anak kecil ,tua bangka" ucap Ichigo langsung melancarkan deathglarenya


Kota Karakura

"hmmm ,aduh! "

Plaaakkkk

"huh! Nyamuk sialan … tu jeruk kemana coba!? Daritadi nggak nongol-nongol, katanya mau kemari"ucap Rukia yang sedaritadi menunggu kedatangan pria berambut orange itu di perempatan sebuah gang bekas tempatnya mengintip pertarungan Ichigo kemarin

"Ah! Itu dia"

Ichigo datang dengan membawa vas plus bunganya

"Ini ,aku belikan yang baru … aku harap kau senang "ucap Ichigo tersenyum pada gadis kecil yang ia tolong kemarin

"Terimakasih banyak ,kakak" balas si gadis kecil

'Wa-wah ,dia senyum-senyum sendiri!' batin Rukia penasaran

"Kau baik-baik ya"ucap Ichigo sembari mengelus rambut gadis kecil itu

"AHAAA! Sedang apa kau!? Ketahuan ya ,bicara dan senyum-senyum sendiri! Jangan-jangan kau itu…"tuduh Rukia yang tiba-tiba keluar dari tempat persembunyiannya seperti seorang hansip yang sedang menggrebek maling jemuran

"Oh ,kau… aku sedang bicara padanya" balas Ichigo menunjuk gadis kecil yang masih terkejut akan kedatangan Rukia

"Ma-mana!? Mana mana mana? Benar dugaanku ,kau itu seorang pasien RSJ yang sedang kabur kan!? Aku melihat beritanya kemarin di tv ,ada seorang lelaki yang gila karena ditolak cintanya dan kini kabur entah kemana dan sekarang dia sedang mencari alamat palsu kekasihnya itu "tuduh Rukia yang kini bersikap seperti detektif dadakan

"Hanya orang sangat bodohlah yang berpikir sejauh itu … cepatlah berangkat nanti telat" balas Ichigo yang langsung meninggalkan Rukia yang masih mematung di TKP

"He-hey Ichigo ! dasar botak ,aneh ,jeruk ,baka! Jangan acuhkan aku!" teriak Rukia yang langsung ngacir mengejar Ichigo


Kelas 1-2

"Eh ,tau tidak kemarin Film yang ,cuii gedebuk pyar kretekkretek dor byur plak sleketep klesek ,hahaha ada yang tau?"tanya Keigo dengan wajah konyolnya

"Itu film tikus bersin kepleset ya ?"tanya Tatsuki sok polos

"Bukan ,itu film ayam keselek biji toge"jawab Inoue polos

"SAAALAAH ! yang benar . . . . TARZAN ANAK BETAWI ! huahahahaha"jawab Keigo dengan pose pahlawan bertopeng.

Krik . . . krik . . . krik .Semua diam bagai diterjang angin kebisuan

"A-ada yang salah?"tanya Keigo

"Tidak" jawab Chad singkat

"em ,Keigo-san! Apa obat dirumahmu habis ,kalau mau akan ku belikan besok"tawar Ishida sambil membenarkan kacamata bututnya.

"Ouuuuhhhhh ,kalian memang sahabat yang perhatian ! muach muach muach!"Keigo gembira

"Maksud Ishida-san ,dia tanya obat bius sakit jiwamu itu sudah habis atau belum ? karena sakit jiwamu kini sedang kumat ! benarkan teman-teman !?"tanya Mizuiro dengan tampang tak berdosa

"Ya ya ya "semua meng"iya"kan .Sepertinya jawaban kami bagai petir yang sedang mengamuk dihati Keigo

"Te-te-teman-teman . . . . ka-kalian memang sangat perhatian padaku !? kalian tau sekali kalau jiwaku sedang sakit karena hari ini aku belum memeluk Matsumoto-san ,HUWEEE~ !"

Oups. . . dia malah mengira kami perhatian. Tanpa basa-basi tendangan sepatu Tatsuki menancap diwajah bodoh Keigo

"haaaahhh ,benar-benar "ucap Ichigo

"Benar-benar apa Kurosaki-kun?"tanya Inoue

"Benar-benar bodoh"jawabku

"Yaaaappsssss"Ujar Keigo dengan hidung mimisan tak karuan

TBC


Prabz SukebeTechnika

Wkwk ,muka Byakuya emang susah ditebak XD

Woke2 ,boleh kok Suke-san :3

Bukannya agak rancu ,tapi emang rancu XD .Saya emang masih bingung dlm mrangkai kata T.T

Wakamiya Hikaru

Wkwkwkwk XD ,oke nih udah di apdet :)

Oke ,terimakasih atas Ripiu-nya *membungkuk ,sampai2maurollingdepan*

Jangan kapok ya XD


Maap lama T.T ,maap juga kalo sedikit T^T ... oh ,ya ini belum sampai inti ceritanya lho :)

Tapi no problem! lain kali akan lebih panjang lagi ! . / *semangat 45*

Oh ,ya ini belum sampai inti ceritanya lho :)

Jangan lupa di REVIEW nyoo ^^

Segala unek-unek akan diterima