ARCHANGEL

Disclaimer : God, ThemSelves.

Cast :
Jung Yunho as U-Know (Lucifer)
Kim Jaejoong as Hero (Michael)
Shim Changmin as Max (Gabriel)
Kim Junsu as Xiah (Raphael)
Park Yoochun as Micky (Zarachiel)
Tan Hankyung as Hangeng (Selaphiel)
Kim Heechul as Heechul (Phanuel)
Choi Siwon as Siwon (Simiel)
Kim Kibum (Barachiel)
OC!Sean as Sean (Jeremiel)
OC!Gesie as Gesie (Uriel)

Genre : Romance, Fantasy, Hurt.

Rate : T

Warning : Tema Berat, Fantasy, BL, Shounen-ai, OC!, OOC, Gaje, Abal
Bikin Muntah, Pusing karena Bingung, etc.
I warned you before

A/N : ff ini terinspirasi dari status Getz tentang
hubungan Lucifer and Michael coz film Gabriel

NO COPAS NO PLAGIARISM

DON'T LIKE DON'T READ JUST SKIP

.

OCHAVIOSA

.

Kekaisaran Archangel.

Kerajaan yang dihuni oleh makhluk putih yang terletak pada susunan langit ketujuh dengan pemimpin sosok M. Begitulah para makhluk Archangel menyebutnya.

Gerbang Kekaisaran yang memiliki Patung Dewa Yunani Raksasa menyimbolkan bahwa 'Kesucian' bagi para Archangel dan 'Kesetiaan' makhluk tersebut mengabdi kepada Sang M.

Pintu Utama Kekaisaran Archangel dengan Lambang Naga yang melilit pada Tangkai Anggrek Biru terbuka dengan megahnya.

Sosok wanita anggun memasukinya, membuka mantel dan memperlihatkan gaun panjang berwarna cokelat emas lalu memberikan mantel tersebut pada makhluk yang selalu setia mendampinginya, makhluk Inferior.

"Apa yang sebenarnya sedang terjadi?" Sosok wanita tersebut bertanya terhadap seluruh makhluk yang berdiri pada ruangan itu, Gold Room.

"Bryan (Kibum), bisakah kau menjawab pertanyaanku?" Sosok yang dipanggil Bryan oleh wanita tersebut hanya memalingkan wajah, tanda ia tak tau harus menjawab apa.

"U-Know." Jawab makhluk yang memiliki mata bulat kecil, Max.

"Apa?"

"Ia memulai peperangan ini." Lanjut Bryan (Kibum).

VIOSgetz

Siapa sosok wanita itu?
Dan siapa itu U-Know?
Dan kenapa ia memulai peperangan?
Saya masih tidak mengerti, Gege.

Hei, sabarlah. Aku akan menceritakannya secara perlahan.
Namun sebelum aku menceritakannya, kau harus menjawab pertanyaanku terlebih dahulu.

Apa itu?
Dengan senang hati saya akan menjawabnya.
Dan tentu saja jika saya bisa menjawabnya.

Kenapa kau ingin tau tentang Archangel?

Tentu saja saya ingin tau. Siapapun pasti akan merasa penasaran dengan cerita sosok malaikat.
Bahkan se-klise dan se-kuno apapun cerita itu.

Malaikat ya?
Hm, bagaimana jika Archangel itu bukanlah malaikat?

Ah, Anda jangan bercanda.
Siapapun bahkan anak kecil err mungkin akan mengetahuinya bahwa Archangel itu malaikat.

Benarkah?
Tapi menurutku anak kecil hanya tau tentang Santa Klaus saja dengan sosok yang akan membagikan hadiah kepada anak baik di musim Perayaan Natal.
Kekeke~
Baiklah, karena kau adalah seseorang yang sopan aku akan memberitahumu tentang satu hal.

Apa itu?

Archangel bukanlah Malaikat.

VIOSgetz

Tek
Tek
Tek

Suara heels yang menggema dilorong yang sepi memecahkan keheningan pada bangunan Kekaisaran Archangel yang begitu megah, tenang dan damai.

Kriiiett

Pemilik heels mendorong pintu putih yang berukiran Bunga Teratai dengan begitu perlahan agar nampak elegan.

"Bisakah kamu menggunakan sayap merahmu itu, Gesie!" Suara baritone menegur pemilik heels yang baru saja memasuki ruangan putih namun dipenuhi dengan pernak-pernik emas.

Pemilik heels itu duduk dengan anggunnya disebelah salah satu makhluk berkulit salju. Menghiraukan pertanyaan –yang terkesan perintah dari suara baritone tadi.

Ia memiringkan kepalanya, membaca judul buku yang sepertinya bagus –bagi pemilik kulit salju tadi.

"Romeo and Juliet?! Klise!" ujarnya. Sedangkan pemilik kulit salju hanya diam, tak ingin menanggapi apapun.

"Aku yang tertinggi disini. Hormatilah aku, Gesie." Ujar –lagi suara baritone tadi. Makhluk yang dipanggil Gesie memutar matanya menanggapi ucapan suara baritone tadi, yang kini berdiri angkuh dengan segelas air tak berwarna ditangan kiri, sedangkan tangan kanannya ia sembunyikan dalam saku celana putihnya.

"Hanya M yang memiliki kedudukan tertinggi, U-Know. Kita sederajat." Ucap salah satu makhluk dengan mata doe yang lembut, siapapun yang melihatnya pasti akan jatuh dalam pesona makhluk itu.

Makhluk yang dipanggil U-Know –makhluk bersuara baritone tadi memalingkan wajahnya ketika makhluk bermata doe tadi menatapnya dengan intensive.

"Terserah."ujarnya.

"Huh!" terdengar helaan nafas serempak dari 9 makhluk lainnya –termasuk Gesie dalam ruangan itu.
Sungguh membosankan, pikir mereka.

.

.

"Ha-ah. Membosankan." Ujar salah satu diantara mereka, Max. Lalu ia beranjak dari duduknya dan pergi dari ruangan itu.

Satu persatu dari mereka beranjak meninggalkan ruangan putih itu. hingga hanya meninggalkan tiga diantaranya. U-Know, Hero dan Gesie.

Gesie meletakkan kertas putih yang tadi digenggamnya diatas meja. Mata U-Know memicing menandakan ia sedang berpikir apa maksud dari kertas itu.

"Ini apa, Gesie?" Tanya sosok Hero lalu mengambil kertas tersebut dari meja.

Sontak matanya membulat ketika mengetahui apa-isi-kertas-tersebut.

"Itu.." Lirih U-Know. Tidak hanya Hero yang terkejut namun juga sosoknya sendiri.

Satu helai bulu sayap.

"Aku tau itu milikmu, Hero." Ujar Gesie lalu beranjak dari duduknya.

Sedangkan U-Know hanya mengepalkan tangannya.

"Inikah yang kau mau, U-Know?" Hero mengeluarkan suaranya setelah kepergian Gesie.

"Dia akan menutup mulutnya."

"Benarkah? Kau sangat yakin sekali, U-Know." Sosok yang dipanggil U-Know hanya diam dalam meneguk airnya.

'Sebaiknya kau tutup mulutmu selamanya, Gesie.'

VIOSgetz

Apakah sosok wanita tadi Gesie?
Bukankah Archangel itu tidak memiliki kelamin?!
Lalu kenapa Anda menyebutnya sosok wanita?

Hei, bukankah aku sudah mengatakannya tadi.
Archangel bukanlah Malaikat.

Hmm, benarkah?
Tapi hati saya masih mempercayai bahwa mereka adalah Malaikat.

Baiklah, percayailah apa yang ingin kau percayai.

Jika Anda mengatakan Archangel bukanlah Malaikat sedangkan saya sendiri mempercayai mereka adalah Malaikat.
Lalu bagaimana cerita ini akan berlanjut?

Bukankah aku sudah mengatakannya.
Percayailah apa yang ingin kau percayai.
Cerita tetaplah cerita.
Dan cerita akan tetap berlanjut.

Terima kasih karena telah menghargai pendapat saya.
Bolehkah saya bertanya sesuatu, Gege?

Tentu.

Kenapa mereka terkejut dengan bulu sayap Hero yang gugur?

Kau akan mengetahuinya nanti.

VIOSgetz

"Em Micky (Yoochun), apakah kau akan ke dunia manusia?" Tanya sosok Xiah (Junsu) ketika melihat Micky menyiapkan dirinya disebuah Green Door.

"Tentu saja. Tidakkah kau lihat jika aku sudah berdiri disini?"

"Ha-ah dunia manusia itu sungguh kejam. Lalu apa tugasmu?"

"Xiah (Junsu), kenapa kau bertanya seperti itu jika sudah tau jawabannya, hm?!"

"Ah ya, maaf. Aku emm tidak terpikirkan itu."

"Haha, kau lucu sekali. Bagaimana kau bisa tidak terpikirkan tugas wajibku didunia manusia."

"Ya! Bukan maksudku 'tak terpikirkan' itu melupakan. Arti sebenarnya adalah karena aku sudah tau tugasmu namun tak sengaja lupa."

"Bukankah itu sama saja." Micky (Yoochun) mengulum senyumannya mendengar jawaban sosok Xiah (Junsu).

"Baiklah, aku pergi dulu." Lalu ia memutar knop pintu tersebut dengan sebuah symbol yang menghasilkan silauan hijau melingkupi tubuhnya.

"Sepertinya sekarang masanya harus menghadap M." Gumam Xiah (Junsu).

.

.

Seluruh penghuni Kekaisaran Archangel tertunduk pada sang Pemimpin Kekaisaran ketika memasuki Gold Room, tanda hormat pada Sang Kaisar, M.

Sang M duduk pada kursi Biru Anggrek Emasnya, symbol Kedudukan Tertinggi. Sedangkan pada satu tingkat dibawahnya terdapat kursi U-Know pada sebelah kiri sedangkan sebelah kanan diduduki oleh Hero.

"Max (Changmin)." Ujar Sang M. Sedangkan nama yang disebut berdiri dari 'kursinya' lalu menghadap Sang M dengan menundukkan kepalanya sebagai adap menghormati seorang Raja.

"Maaf, M. Namun sepertinya tidak ada yang perlu saya sampaikan karena semuanya telah terkontrol dengan baik." Sang M hanya menganggukkan kepalanya.

"Andrew (Siwon)."

Seperti halnya Max, Andrew (Siwon) berdiri lalu memberikan tanda hormatnya.

"Maaf, M. Sepertinya saya juga tidak ada yang perlu dilaporkan, semua berjalan dengan lancar.

"Duduklah." Perintahnya pada Max dan Andrew.

"Baiklah, melihat dari sorotan mata kalian saja Aku sudah mengetahuinya jika kalian akan mengeluarkan jawaban yang sama."

Sang M berdiri dari singgasananya dengan angkuh. Mengangkat dagunya sedikit dengan sorotan mata yang tajam, sedangkan 'rakyatnya' berdiri seraya membungkukkan badannya.

"Aku hanya akan mengingatkan, JAUHILAH RASA HITAM." Setelah mengatakan itu ia berjalan meninggalkan ruangan Gold Room dengan diikuti oleh anak buahnya.

VIOSgetz

Tugas?
Apakah 'Tugas' mereka sama seperti Malaikat?

Ya, kira-kira seperti itulah.

Lalu, apa maksud peringatan Sang M?
Apa rasa hitam itu?

Sebagai seorang 'Pemimpin', bukankah sudah seharusnya ia mengingatkan 'Rakyatnya'?!
Rasa Hitam? Kau akan mengetahuinya nanti.

VIOSgetz

Pemilik bibir joker menutup al-kitab yang sedari tadi ia baca. Melepas kacamata yang bertengger dihidung mancungnya. Menghela nafas sejenak.

"Apa hitam dan putih dalam pikiranmu, Hangeng?" Tanya sang pemilik bibir joker, Andrew.

"Sabar dan rendah." Sosok Hangeng menjawab pertanyaan Andrew dengan mata menerawang jauh apa yang didepannya, menatap air terjun yang jauh dari pandangannya.

"Aku tidak mengerti."

"Tetap bersabar untuk menghindari rasa hitam dan tetap merendah meskipun 'tidak putih', karena sepertinya memang tidak ada 'putih'."

"Ck, kau hanya perlu menjawab jangan memiliki 'rasa hitam' dan tetaplah setia. Seperti itu saja kau harus menggunakan bahasa tinggi." Cibir seseorang yang tiba-tiba menginterupsi percakapan antara Andrew and Hangeng.

Sosok Hangeng hanya tersenyum kecil mendengar 'pujian' dari sosok Cassie (Heechul) –pencibir. Sedangkan Andrew masih memikirkan apa yang diucapkan Hangeng, menghiraukan 'jawaban' Cassie (Heechul).

.

OCHAVIOSA

.

Sosok wanita itu menatap tajam seluruh makhluk yang berada pada Gold Room. Mencari sebuah jawaban dari kejadian ini semua. Dan retina matanya berhenti pada satu titik, 'kursi kanan'.

"Dimana Hero?"

"Hilang." Jawab Cassie (Heechul).

"Lalu, Micky (Yoochun) dan Xiah (Junsu)? Jangan katakan jika mereka juga .."

"Tidak."

"Apa maksudmu, Cassie?"

"Gesie, bukankah kau pernah mengatakannya." Gesie, sosok wanita itu memicingkan matanya. Ia semakin tidak mengerti jalan pikiran seluruh makhluk yang memiliki derajat sama seperti dirinya. Mereka lebih menyukai memainkan kata-kata sedangkan diluar sana sedang terjadi kegentingan.

"Aku tau, aku hanyalah 'seorang dirty blood', tapi setidaknya kalian mengerti apa yang sedang terjadi diluar Kekaisaran taukah kalian jika diluar sana 'black fire' sedang bertindak!" Bentaknya.

"Jadi kumohon jawab saja apa yang aku tanyakan." Lanjutnya.

"Micky (Yoochun) dan Xiah (Junsu) ada pada pihak U-Know." Ujar Bryan (Kibum).

"Tidak hanya mereka, namun Sean juga." Lanjut Andrew.

"Apa?! Ini ..."

"Yeah, seperti 'leluconmu' dulu, Gesie." Max berjalan kearah dimana Gesie sedang berdiri, lalu berhenti dihadapan sosok wanita itu.

" Sebuah 'Lelucon Anda' yang menjadi kenyataan, Miss Gesie."

TBC

Desember, 22.12

By

OCHAVIOSA

Note :

Hai semuanya, saya Ocha dan ini adalah FF pertama saya dan tentunya FF gabungan dari sang author ehm-tampan-ehm VIOS /terpaksa mengakuinya/. (YoY)

Maaf sekali untuk Chapter 1 yang lama, karena saya lupa dimana 'save' dan ternyata saya simpan di FD teman saya yang sekarang sedamg Xmas di Taiwan. Untung saja dia tau setelah 3 minggu 'pencarian'.

Langsung dech dia sending melalui E-mail.

Well, saya tau ini pendek. Dan tujuan sebenarnya adalah 'memainkan' kalian agar mengerti ALUR dan JALAN CERITA melalui MASA.

Ada yang mengerti maksud saya? Atau tetap bingung?
Karena ini masih Chapter 1 jadi mohon pahami dulu untuk Chap. ini, Ok.

Dan ini yang paling PENTING.

OCHAVOSA adalah tanda jika ALUR CERITA SETELAH U-KNOW MENDEKLARASIKAN 'PERANG'.

VIOSgetz adalah tanda ALUR CERITA SEBELUM U-KNOW MENDEKLARASIKAN 'PERANG'. Jadi bisa dikatakan 'dibalik semua kejadian' dan 'Flashback'. Dan tanda ini juga kami gunakan sebagai Alur Masa sekarang melalui percakapan dua orang.

Dan OC TIDAK AKAN MENGGANGGU COUPLE.

Hayo tebak siapa mereka berdua?
ada hadiahnya hlo pada akhir cerita, yaitu RAHASIA. Fufufu /slapped/.

Oke, ini serius akan ada hadiahnya.

BIG THANK'S FOR REVIEWERS & Fav :

dhinie : terima kasih sudah membaca dan mereview. Maaf update-nya lama. Hehe (==)v

trilililili : terima kasih sudah membaca dan mereview. *peluk and cium balik *eeea. LOL

desroschan : terima kasih sudah membaca dan mereview. Iya ini sudah keep, dear (^^).

VoldeMin vs KYUtie : terima kasih sudah membaca, mereview dan mem-Fav. Jangan kuatir, OC tidak akan mengganggu hubungan pure couple. Karena saya sendiri juga tidak suka OC yang seperti itu. Semoga FF ini cepat selesai *plak.

Booboopipi : terima kasih sudah membaca dan mereview. Ini Chapter 1 sudah keluar. Maaf lama ya. Hehe (==)v

dindaR : terima kasih sudah membaca dan mereview. Ini tanggal mainnya 22 desember *eeaa /slapped/. LOL

karinaps : terima kasih sudah membaca dan mereview. Ini sudah TBC *plak. (==)v

YunieNie : terima kasih sudah membaca dan mereview. Iya, pure Hanchul dan karena masih Chap. 1 jadi belum ada moment-nya. *alibi o_O

Yuliliayulia : terima kasih sudah membaca dan mereview. Keren? Ah terima kasih banget uda dibilang keren, padahal banyak banget yang lebih keren. Ini sudah keep. Hehe (==)v

Chan Nuriza : terima kasih sudah membaca dan mereview. Penasaran ya? Hm, jangan penasaran ya *eh. Dan terima kasih sudah menyukai karakter YunJae disini *hug. Ini sudah lanjut. (==)v

Dan terima kasih juga untuk semua yang telah membacanya.
I love you all.

Interesting ...?
REVIEW PLEASE ...
(mohon gunakan bahasa yang sopan^^)

-xoxo-

ochaviosa

(cukup panggil 'ochaviosa' saja, Ok. Don't call us 'author')

Like O'style for fashion and beauty. (PP-nya yang ada tulisan style) ==v

Dan tentunya berbahasa Indonesia.