"Hari ini materi pelajaran kita adalah tentang basket" kata Maito Gai. Ia adalah salah satu guru olahraga di Konoha High School.

"Yang akan bermain pertama adalah murid laki-laki. Bagi murid perempuan silahkan kalian menonton di kursi penonton." Semua murid perempuan meninggalkan lapangan basket tersebut.

'untung bermain indoor' batin Sakura.

"Oke saya akan membagi kalian menjadi dua kelompok. Pertama saya akan menentukan siapa kapten dari masing-masing tim. Kapten tim A adalah Sasuke Uchiha sedangkan kapten tim B adalah Uzumaki Naruto. Sasori, Shikamaru, Kiba, dan Neji, kalian berada di grup A sedangkan Gaara, Shino, Sai dan Lee, kalian berada di tim B." kata Gai sensei panjang lebar.

"Apa kalian siap?" Tanya Gai sensei.

"Ya" seru tim A dan tim B kompak.

Priiiiitttt

Terdengar bunyi peluit tanda pertandingan dimulai.

"SASUKE-KUN SEMANGAT!" teriak fans girl Sasuke.

"NARUTO-KUN jangan mau kalah! GANBATTE!" teriak fans girl Naruto.

Sakura yang dari tadi tidak tahan dengan teriakkan para fans girl yang menggila sedikit menjauhkan duduknya. Ia pun mengeluarkan ponsel serta earphone nya. Sakura memilih untuk mendengarkan lagu daripada mendengarkan teriakkan siswi-siswi yang berteriak seperti orang gila itu".

'cih gayanya sok keren padahal nothing' inner Hinata ketika melihat Sakura sedang asyik mendengarkan lagu.

"Ayo Sasuke-kun semangat!" teriak Hinata.

Pertandingan antara tim A dan tim B berlangsung cukup seru. Mereka saling berusaha untuk merebut bola dari lawannya masing-masing dan berusaha untuk memasukkan bola itu kedalam ring lawannya.

"Lee berikan padaku!" teriak Naruto.

Lee pun melempar bola itu ke arah Naruto. Setelah mendapatkan bola itu, Naruto kembali mendribble bola itu kearah ring tim A. Ketika Naruto hendak melompat untuk memasukkan bola ke dalam ring. Namun dengan cepat Sasuke memblock bola basket itu sehingga tidak jadi masuk ke dalam ring. Dengan cepat Sasuke mendribble bola itu sendirian. Dan ketika sampai di depan ring. Ia melompat setinngi mungkin dan masuklah bola basket itu ke dalam ring tim B.

Priittttt

Terdengar bunyi peluit menandakan berakhirnya pertandingan.

"Yeahhh Sasuke-kun memang hebat" teriak fans girl Sasuke yang senang akan kemenangan yang diraih tim A. yah walaupun dengan skor tipis 48-47.

"S-sasuke-kun" panggil seorang siswi berambut indigo dengan pelan dan menghampiri Sasuke ke sisi lapangan.

"Hn" jawab Sasuke datar.

"I-ini untukmu. S-sasuke-kun pasti haus" katanya sambil menyodorkan sebotol minuman.

"Hn" jawabnya singkat sambil meraih botol minuman itu.

"S-selamat yah atas k-kemenangannya. S-sasuke-kun memang hebat" puji Hinata malu-malu.

"Hn" lagi-lagi hanya kata itulah yang muncul dari mulutnya.

"Baiklah sekarang giliran sisiwi putri yang bertanding basket" seru Gai sensei dengan semangat masa mudanya.

"Seperti yang tadi, saya akan menunjuk kapten dari masing-masing tim. Oke Hyuga Hinata kau kapten tim A" tunjuk Gai. Tidak mengherakan lagi jika Hinata menjadi kapten tim A karena ia cukup jago bermain basket dibandingkan yang lain.

"Dan kau Sakura Haruno, kau kapten tim B" seru Maito Gai yang sukses membuat semua murid terbelalak kaget. Sakura hanya diam tanpa ekspresi sekalipun. Ia hanya menunjukkan wajah datarnya.

"Apa dia bisa bermain basket?" Tanya Naruto, entah kepada siapa.

Neji, Gaara, dan Kiba hanya mengendikan bahu tanda bahwa mereka tidak tahu. Sedangkan Sasuke hanya berdiam duduk. Sebenarnya Sasuke tidak yakin kalau Sakura bisa bermain bola basket karena setiap hari ia selalu berdiam diri dan tidak pernah menunjukkan sifat ketertarikannya terhadap basket.

"Karin, Tayuya, Temari dan Ami. Kalian berada di tim A sedangkan Ino, Tenten, Matsuri dan Ayame. Kalian berada di tim B.

"Sangat mudah bagiku untuk mengalahkanmu perempuan aneh" bisik Hinata pelan ke telinga Sakura.

'Kita buktikan saja' batin Sakura.

Pritttt

Bunyi peluit terdengar tanda pertandingan dimulai. Sakura berdiri diam saja di dekat ring timnya. Ia hanya melihat siswi-siswi itu berebut bola. Ketika itu Hinata berlari sambil menggiring bola kearah ring. Dan dia langsung memasukkan bola itu kedalam ring tapi seketika itu juga ada tangan yang menghalangi pergerakan bola. Secepat kilat tangan itu merebut bola itu dari Hinata dan langsung menggiringnya dengan lincah seperti pemain basket sungguhan. Semua mata terbelalak kaget ketika mengetahui siapa yang menggiring bola itu.

"Astaga Sakura! Ku kira dia tidak bisa bermain basket. Tapi kemampuannya mendribble bola seperti pemain NBA sungguhan" seru Naruto dengan mulut sedikit ternganga.

Sakura melompat dan dengan mudah ia memasukkan bola itu ke dalam ring tim A. Skor yang semula 0-0 itu kini menjadi 0-1. Hinata menggeram kesal melihat hal itu. 'Sialan kau Sakura' batinnya.

Pertandingan itu pun hampir selesai. Tim A tertinggal cukup jauh dari tim B.

Prittttt prittt prtittt

Pertandingan pun selesai. Skor akhir yang diperoleh kedua tim adalah 8-34. Kalau kalian tanya siapa top skor pada pertandingan itu, jawabannya sudah pasti Sakura Haruno.

"Ternyata kau jago juga bermain basket Saku-chan." Ucap Naruto yang menghampiri Sakura di pinggir lapangan.

Sakura hanya memandang Naruto. Tiba-tiba Sakura merasakan haus yang sangat luar biasa. Ia langsung berlari memegang tenggorokkannnya dan membawa tasnya. Ia berlari menuju toilet perempuan.

'Untung disini tidak ada orang' batin Sakura.

Ia lalu mengeluarkan sebuah kantong yang berisi cairan berwarna merah seperti darah. Lalu ia meminumnya sampai habis. Kemudian Sakura memasukkan kantong darah itu ke dalam tasnya. Ia pun bercermin dan melihat bekas darah yang di bibirnya kemudian mengelap bibirnya yang belepotan itu dengan tissue. Sakura pun keluar dari toilet.

Sakura pun memasukki kelasnya.

"Hey Sakura, kau bermain sangat hebat tadi. Seperti pemain basket sungguhan" puji Ino.

Sakura hanya tersenyum tipis dan mendudukkan diri di kursinya. Sasuke merasakan degup jantungnya sangat kencang ketika melihat Sakura tersenyum tipis. Tetapi ia bisa menyembunyikannya dibalik wajah yang datar dan terkesan dingin khas Uchiha itu.

"Teme, kau ini kenapa?" Tanya Naruto.

"Tidak" jawabnya singkat.

"Kau dari tadi memperhatikan Sakura terus. Apa kau menyukainya Teme?" goda Naruto.

Tubuh Sasuke menegang mendengar pertanyaan Naruto barusan.

"Yang benar saja Dobe. Mana mungkin aku menyukainya." Jawabnya ketus sambil menampilkan senyum meremehkan.

"Kau ini selalu saja. Dasar baka Teme" umpat Naruto.

"Cih"


Akhir-akhir ini Sasuke selalu memikirkan Sakura. Entah kenapa Sakura selalu berada dalam mimpinya. Itulah yang membuat bungsu Uchiha ini menjadi uring-uringan akhir-akhir ini. Dan itulah kenapa Itachi merasa adiknya berbeda daripada biasanya.

"Hn, kau kenapa Sasuke?" Tanya Itachi seraya berjalan masuk ke dalam kamar Sasuke.

"Bukan urusanmu baka aniki!" jawab Sasuke sambil melemparkan bantal kea rah Itachi.

"Hey hey hey… kau seperti orang yang sedang jatuh cinta ototou-ku" goda Itachi dengan senyuman jahilnya.

"Pergi kau dasar baka aniki!" teriak Sasuke sambil mendorong tubuh Itachi.

"Kenapa wajahmu memerah Sasu-chan?" Tanya Itachi menahan tawanya.

"DIAM!"

Brakk

Sasuke menutup pintunya dengan kasar. Itachi yang melihat kelakuan adiknya ini tertawa terbahak-bahak sambil memegangi perutnya.

Sementara di dalam kamar. Sasuke merebahkan dirinya di atas kasur berukuran king size kedua tangannya menopang kepalanya. Dan matanya menatap kosong langit-langit kamarnya.

'apa benar aku jatuh cinta padanya' pikir Sasuke.

'Ah tidak mungkin. Ini sangat tidak mungkin' bantah inner Sasuke.

'Tapi kenapa aku selalu memikirkannya?' Tanya nya lagi.

"Arrgghhhh" Sasuke berteriak frustasi sambil menjambak rambut pantat ayamnya itu.


Bersambung…

Arigatou Gozaimasu


Buat yang udah review maaf ya gak bisa dibales *plak! kena tabok reader*. Tapi author udh baca kok review dari kalian semua. Author cuma bisa ngucapin terimakasih yang sebanyak-banyaknya buat yang review. Oh iya terima kasih juga buat silent reader yang udah diam-diam baca ni fic yang agak gaje kayak karangan anak-anak SD.