OUR SHORT LOVE STORY
Cast : Choi Siwon, Kim Jong Woon, Lee Donghae, Tan Hangeng, Cho Kyuhyun
...
Lee Sungmin, Kim kibum, Kim Ryeowook, Lee Hyuk Jae, Kim Heechul, and other cast...
Genre : Romance, friendship,humor,hurt.
Rate : K - T
.
.
"WARNING : BOY LOVE / YAOI"
.
.
~~~~~~~~~~~~~~~~~JIE YOO PARK~~~~~~~~~~~~~~~
PRESENT
.
.
.
OUR SHORT LOVE STORY
.
chapter 2
.
.
.
Tak seperti biasanya, perusahaan fashion besar itu begitu sibuk pagi ini. Hampir seluruh karyawannya lembur termasuk CEO nya Choi Siwon. Mengejar waktu yang kurang dari sebulan untuk mengeluar kan koleksi fashion terbaru, belum lagi masalah pencarian desainer baru yang sampai sekarang belum menemukan titik terang, masih belum mendapatkan desainer yang sesuai dengan karakter perusahaan besar tersebut.
" arrgghhkk... kenapa semuanya tidak ada yang sesuai !" frustasi tak frustasi ini sudah berpuluh-puluh pelamar yang mengajukan desainnya namun hasilnya desainnya sangat tak bermutu menurutnya hanya gambar-gambar yang sangat tidak penting.
Belum lagi puluhan telepon dan sms sedari tadi mengganggunya, yang tak lain dari kekasaih-kekasihnya. Untuk saat ini sengaja diabaikannya telepon dan sms tersebut.
" bagaimana hyung, ada ?" tanya seseorang tiba-tiba masuk keruangannya yang tak lain adalah kyuhyun.
SRAAKK..
" ini, coba kau lihat. Apakah manusia-manusia itu bodoh ? memberikan desain busuk seperti itu!" ucapnya seraya melemparkan tumpukan desain itu ke atas meja menunjukannya ke kyuhyun.
" apa-apaan ini, menggunakan bikini dimusim semi ? ckckck..memangnya bulan depan musim panas apa " ucap kyuhyun sakratis setelah melihat salah satu gambar desain tersebut.
" kita masih punya dua hari lagi, semoga kita benar-benar mendapatkan desainer yang sesuai " kata donghae yang sebenarnya sudah putus asa.
" besok pernikahan yesung hyung, apa kau akan menghadirinya ?" tanya kyuhyun
" tentu saja, yesung hyung adalah sahabat kita juga sesibuk apapun kita harus menghadiri pernikahannya " jawab donghae
.
.
.
Andate cafe_
Namja cantik itu akan bersiap-siap menghibur seluruh pengunjung cafe , bukan menghibur dalam hal yang bukan-bukan tapi menghibur dalam sebuah nyanyian, karna dia merupakan penyanyi cefe tersebut.
Kim Heechul, begitulah namanya, namja yang memiliki paras cantik yang kecantikannya melebihi kecantikan seorang yeoja sekalipun. Akan tetapi seluruh kecantikan alami diwajahnya itu terdapat satu aura kesedihan yang mendalam. Matanya...matanya itu selalu memancarkan kesedihan.
Namun apa peduli pengunjung cafe itu, yang mereka tau hanya ingin melihat dan mendengar seorang kim heecul menyanyi saja tanpa peduli keadaan hati namja cantik tersabut.
Hanya satu orang saja, yang seolah-olah dapat melihat aura kesedihan tersebut. Kim heechul sudah membuatnya menjadi pelanggan setia cafe tersebut, bahkan dia sudah membulatkan tekat untuk meninggalkan negaranya hanya demi mendapatkan seorang kim heechul. Suara namja cantik itu sudah membuatnya hampir gila selama hampir sebulan terakhir ini.
.
One fine Spring day
Geu nal cheoreom ttatteuthan baram bulgo
geudaega sarang hadeon hwabunen kkochi
pigo
Eoneu saenga bom nari deuriwodo ajikdo
nan gipeun gyeo uljameul jago shipeo
Aju meolli, aju meolli geudaega inayo
sashil nan geudaega maeil geuri unde
Aju jageun, aju jageun saso han geoteuredo
maeil geudaega saeng gagi na
Bangan gadeuk nama wirohae judeon
geudae hyang giga kkossoge da heuteojyeo
Eonjenga neun neukkilsu eobseulkka bwa
geudae iteon gong girado bujaba dugo
shipeo
Aju meolli, aju meolli meon gose inayo
sashil nan geudaega maeil geuri unde
Aju jageun, aju jageun saso han geoteuredo
maeil geudaega saeng gagi na
Haruga myeo dari dwego eonjen ganeun
Nae mamedo oneul gateun saebomi
oltende
Aju meolli, aju meolli meon gose ineyo
geudaeye maeireun bom narira mideo
Aju meon nal, aju meon heunal geudae
nareul mannamyeon neul hamkke yeotago
yaegi haejwo
,,,
Aluna suaranya mampu membuat seluruh pengunjung cafe terhanyut,
...
Selama hampir tiga jam menunggu, akhirnya penyanyi itupun keluar dari cafe.
Mungkin bisa dikatakan seperti seorang stalker namja tampan itu selalu mengikuti kemana namja cantik itu. Apakah namja cantik itu sadar ? tentu saja, siapa yang tidak merasa risih jika aktivitas kita sehari-hari ada yang mengawasi.
Tiga hari menjadi stalker seorang kim heechul, tidak membuat namja china Tan Hangeng itu bosan malahan menjadi hobi barunya akhir-akhir ini.
kim heechul sudah tidak tahan jika tidak bertindak. Kesabarannya sudah habis membiarkan sosok yang selalu mengikuti kemana dia pergi selama tiga hari ini.
Sesampainya disebuah gang kecil,
" bisakah anda berhenti mengikuti ku ? " ucap heechul yang langsung membalikkan badannya menghadap sosok dibelakangnya.
" eh ?" hangeng yang sudah ketahuan hanya nyengir kuda.
" jika kau berniat ingin merampokku, tak ada yang bisa kau rampok aku ini orang miskin !" ucap heechul panjang lebar.
" merampok ? siapa yang mau merampok, aku hanya ingin berkenalan denganmu " ucap hangeng to the point,
" jadi, hanya untuk urusan yang tidak penting itu kau mengikutiku selama tiga hari ini ? kurang kerjaan sekali !" ucap heechul jengkel lalu melanjutkan langkahnya.
" hei, tunggu .." seru hangeng dari belakang lalu mengejar heechul menyamakan yang di panggil hanya diam saja tidak peduli.
" aku sama sekali tidak bermaksud jahat padamu..aku hanya..." ucapan hangeng terhenti saat melihat respon heechul yang malah memasang earphone birunya, sudah pasti tau dia jika heechul tak akan mau mendengar omong kosong darinya.
Omong kosong ? tentu saja tidak, ini merupakan salah satu usahanya, kalian pasti tahu bukan .
Dan namja cantik itu terus melanjutkan langkah kakinya, tanpa peduli akan ucapan dan alasan dari seorang Tan Hangeng.
" aisssh.. gagal lagi !" frustasi hangeng.
.
.
.
Drrrttt...
Drrrrttt...
" ne chagi, waeyo ?" jawab namja bermata sipit tersebut saat mengangkat handphonenya yang bergetar
"..."
" seung rin..?"
"..."
" kenapa kau diam, kau ada dimana sekarang ?" tersirat nada khawatir dari ucapan yesung, agak sedikit heran kenapa sang kekasih yang menghubunginya hanya diam.
" seung rin-ah, jawab aku kau baik-baik saja ?" tanyanya lagi.
" op-oppa.." suara sang kekasih mulai terdengar, ada sedikit kelegaan dalam hatinya.
" ne chagi, kau dimana sekarang , kau baik-baik saja "
" hm..gwenchana...oppaaa..."
" ne ?"
" bogoshipo.."
" mulai besok kau akan bisa melihatku setiap saat...aku jadi tidak sabar hehe.." ucap yesung
" benar bisakah ?" tanya sang kekasih lirih
" maksud mu ?"
" an-ani.."
" kau dimana sekarang ? " lagi-lagi yesung menanyakan keberadaan sang kekasih, ada perasaan mengganjal dihatinya
" aku sedang ada di cafe biasa, sebentar lagi aku akan pulang " jawab seung rin
" cafe ? chagi ini sudah malam, apa yang kau lakukan disana? ... ok! tunggu aku disana setengah jam lagi aku akan menjemputmu "
" tidak usah, aku akan pulang juga sebentar lagi " tolak sang kekasih
" pokoknya tunggu aku disana, ne "
PIIPP,
Belum sempat kekasihya menjawab, teleponnya sudah ditutup sepihak oleh yesung.
.
30 menit kemudian,
Jam sudah menunjukkan pukul 20.50 KTS dan malam ini agak gerimis, seorang yeoja cantik menunggu jemputan sang kekasih yang sudah berjanji menjemputnya.
Tak menunggu lama, sebuah mobil audi hitam berhenti di seberang jalan mobil yang diyakininya milik tunangannya. Keluarlah namja itu dari mobilnya melambaikan tangan kepada yeojanya lalu berjalan menuju seberang jalan menemui kekasihnya.
Tapi, langkahnya terhenti saat sang kekasih memberi kode berhenti, bermaksud agar dialah yang menemui sang namja yang dijawab anggukan dari namja itu, mengerti maksud sang kekasih.
Namun apa yang terjadi, semua diluar dugaan. Sebuah mobil dari arah berlawanan melaju kencang dengan kecepatan tinggi.
" SEUUNGRIIIN...AWAAASS !" teriak yesung saat melihat mobil yang melaju kencang itu menuju arah sungrin, kekasihnya
BRRAAAKK...
BUUGGHH...
Kecelakaan tak dapat dihindari,
Seluruh badan yesung terasa membeku seketika melihat tubuh yang selama ini selalu di peluknya dengan penuh kasih terkapar tak berdaya ditengah jalan bersimbah darah.
...
" seungrin, ireona..ireona..jebal...hikss.." mohon yesung kepada kekasih yang ada didalam pelukannya kini
" chagii, ireona...mohon dengarkan aku..." ucapnya bertubi-tubi menguncang tubuh kaku di depannya
" siapapun tolong aku...jebaaall..hiks " ucapnya tak karuan ditengah jalan pada semua orang yang berlalu lalang dimalam gerimis itu.
" chagi..chagii..sadarlah kumohon" ...
.
.
.
Seluruh keluarga yesung maupun seung rin sudah berkumpul di depan ruang operasi, mereka menanti akan keadaan seung rin saat ini yang sedang berjuang di ruang operasi.
Doa tak henti terpanjat melalui bibir seluruh keluarga,
SREEET..
Pintu operasi terbuka, keluarlah seorang dokter yang masih lengkap dengan baju hijau dan maskernya.
" bagaimana keadaan anak saya.. apakah dia sel..."
Belum sempat habis pertanyaan keluar dari mulut ayah seung rin, dokter paruh baya itu hanya menjawab dengan gelengan kepala lemah, melepas masker diwajahnya
" bersabarlah, kami sudah berusaha, tuhan mungkin lebih menyayanginya... kuharap keluarga anda diberi kekuatan " ucap dokter itu setelah memegang bahu ayah seuring memberi kekuatan.
" apakah seung..riiin, andweee.."
BRUUUGG.
" eomma/ yeobo.. " ucap yesung dan ayah seung rin bersamaan saat melihat tubuh ibu kandung seung rin ambruk seketika.
Tak ada manusia yang mampu mengubah keinginan tuhan, manusia hanya bisa berencana, tuhanlah yang menentukan semuanya.
Rencana pernikahan yang sudah mantang yang hanya tinggal mengucap janji itu kini berubah, gereja yang tadinya sudah didekorasi seindah mungkin untuk acara pernikahan sekarang berubah menjadi tempat duka.
" aku tak menyangka nasib ironis ini menimpa yesung hyung, padahal baru 2 jam yang lalu dia masih bisa tersenyum saat mendapat telepon dari almarhum sang kekasih " ucap kyuhyun prihatin kepada mereka semua yang juga ikut berkumpul di rumah sakit,
Apalagi yang melihat keadaan yesung saat ini yang hanya dengan tatapan kosong melihat jenasah seung rin di depannya membuat mereka semakin dapat merasakan kesedihan namja yang sudah dianggap sebagai kakak mereka sendiri.
.
.
.
Dua hari kemudian_
Aktivitas yang padat selalu menyelimuti pusat kota, seoul. Termasuk hari ini, seluruh penghuni kota tersebut sibuk dengan kegiatannya masing-masing.
" aiiisss... kenapa aku bisa terlambat, sudah tahu hari ini hari terakhir menerimaan lamaran kerja SCF Corporation..payah sekali kau kim kibum " omel namja itu pada dirinya sendiri sambil berjalan kaki cepat-cepat menuju arah halte bus.
" omo ! satu jam lagi.. jangan sampai hari ini gagal gara-gara kelakuan wookie hyung tadi pagi, seenaknya menyuruh orang kepasar pagi-pagi padahal dia tau kalau aku hari ini akan pergi melamar kerja ke perusahaan besar itu " ucapnya panjang lebar yang lagi – lagi dianggap tidak waras oleh semua orang yang menunggu dihalte tersebut.
Tak menunggu lama, dari kejauhan sudah tampak bus yang akan ditumpanginya.
Setelah bus itu berhenti di depan halte, dengan segera orang-orang saling mendahului sehingga kibum kena bagian yang paling akhir,
Tapi saat dia melangkah hendak masuk kedalam bus tersebut, tiba-tiba matanya tidak sengaja melihat seorang wanita tua yang tiba-tiba ambruk dipinggir jalan bersama seorang anak kecil yang menangis disamping wanita tua itu.
Naluri kemanusiaannya muncul, dengan segera dia turun dari bus yang sudah siap-siap membawa penumpang.
" Ya, kau jadi naik tidak sih ?" ucap sang sopir yang kesal saat melihat kibum turun mendadak dari busnya.
" miane ahjussi , tidak jadi " jawab nya cepat, lalu berlari menuju wanita tua dan cucunya itu.
...
" hiks...halmoniiee... ireona..hiks..." tangis anak kecil itu sudah pecah saat melihat sang nenek pingsan dipinggir jalan.
" adik kecil, nenek mu kenapa ?" tanya kibum yang sudah ada disitu
" tolong nenek saya tuan...hiks... nenek pingsan...hikss" pinta anak itu saat melihat kibum mendekatinya
Tanpa babibu lagi langsung dia angkatnya sinenek tadi, lalu men-stop sebuah taksi yang lewat lalu menuju rumah sakit terdekat.
Dan kibumpun melupankan tujuannya hari ini...melamar pekerjaan.
.
.
.
SCF Corporation_
" Presdir, nyonya besar saat ini masuk rumah sakit " ucap sekertaris siwon saat mendapatkan telepon bahwa neneknya masuk rumah sakit.
" MWO ?" ucap siwon terkejut, dan langsung meraih jasnya pergi menuju rumah sakit,
" bagaimana keadaan halmonie sekarang ?" tanyanya dengan langkah terburu-buru menuju parkiran mobil.
" saat ini nyonya besar belum sadarkan diri, tadi siang nyonya besar ditemukan pingsan dipinggir jalan " jawab sang sekertaris.
" pingsan dijalan ? bagaimana bisa ?" tanya siwon yang terkejut mendengar penuturan sekertarisnya dan hal ini akan semakin membuatnya khawatir akan keadaan neneknya.
.
.
Seoul Hospital_
" tuan, anda diminta segera mengurus administrasinya dibagian resepsionis sekarang " ucap suster muda itu kepada kibum,
" n-ne.." ucapnya terbata-bata, tentu saja di bingung dengan apa dia harus membayar biaya rumah sakit ini, persediaan uang di dompetnya habis karena membayar taksi yang dia tumpangi untuk membawa nenek yang pingsan tersebut.
.
Kim Kibum POV_
" tuan, anda diminta segera mengurus administrasinya di bagian resepsionis sekarang " ucap salah satu suster itu kepadaku dan hanya bisa kujawab iya.. mati aku ! dari mana aku mendapatkan uang untuk biaya rumah sakit ini. Seluruh sisa uangku habis karena membayar taksi yang kutumpangi tadi, dan kenapa juga sisopir itu malah membawa nenek ini kerumah sakit besar seperti ini, pasti biayanya tidak sedikit..
Ya tuhan... cobaan apalagi ini.. aku ini namja yang belum punya pekerjaan bagaimana bisa aku mendapatkan uang sebanyak itu sekarang...
Tunggu,...pekerjaan ?
Bukankah aku seharusnya pergi melamar pekerjaan di SCF corporation itu sekarang ?
Aiggoooo...aku sudah melewatkan kesempatan lagi sekarang..kutukan apa ini ?
Arrkkh..
Kulihat anak kecil ini sedang tertidur berbantalkan dipahaku menunggu neneknya, kasian..
Tapi aku lebih kasian lagi...
Eomma.. appaa.., eoteoke... bawa aku kesurga sekarang aku tidak mau hidup di dunia kejam ini lagi
Tapi, bagaimana dengan wookie hyung jika aku mati... aaaarrkh
Semua keluhan, teriakkan ini hanya bisa ucap dalam hati saja...
Kalian tau kan ini rumah sakit mana mungkin aku berteriak frustasi disini ..
Aissh... tiba-tiba aku ingin ke toilet sekarang, lalu ku rebahkan anak kecil ini di atas sofa yang ada dalam ruang rawat ini.
.
Kim Kibum POV end_
.
.
.
Beberapa mobil mewah berhenti di depan rumah sakit besar itu. Semuanya tampak tergesa-gesa masuk kedalam rumah sakit pasalnya orang tertua di keluarga konglongmerat itu sedang dirawat didalam rumah sakit besar ini.
" eomma.." seru yeoja kecil itu saat meliat sang eomma masuk kedalam ruang rawat neneknya.
" jie yoo-ah.. gwenchana chagia..?" ucap nyonya Choi Jung Soo, ibunya
" hmm..." jawab anak kecil itu dengan anggukan kepala.
" eoh... halmonie, halmonie sudah sadar ?" ucapnya lagi
" halmonie..miane..kalau saja jie yoo tidak mengajak halmonie keluar halmonie tidak akan masuk rumah sakit lagi...hiks miane.." ucap Choi Jie Yoo anak bungsu dikeluarga kaya itu..#nama author nebeng ye..
" ne, gwenchana..jie yoo tidak apa-apa ?" tanya sang nenek yang tersenyum tulus.
" eomma, bagaiman keadaanmu sekarang ? apa sudah baikkan ?" tanya Choi Kang In yang merupakan putra dari nyonya besar itu.
" ne, eomma baik-baik saja.. jie yoo-ah mana orang yang sudah menolong kita ?" tanya halmonie.
" molla " jawab jie yoo dengan gelengan kepalanya polos.
Sementara diluar, kibum hanya melihat dari luar, sebenarnya ia tadi ingin masuk ingin mengambil tas miliknya, tapi saat melihat ada orang lain yang diyakininya adalah keluarga nenek yang ditolongnya itu akhirnya dia pun mengurung niatnya untuk masuk dia pun memutuskan untuk pulang,
Ada sedikit kelegaan dihatinya setidaknya dia tidak ditagih biaya pembayaran rumah sakit.
.
.
.
" hyung, ayo kita makan siang " ajak kyuhyun kepada donghae dan yesung.
" ne, " jawab donghae, sementara yesung hanya diam mengikuti kedua temannya ini.
Ini hari pertama yesung bekerja setelah insiden kecelakaan yang merenggut nyawa calon istrinya.
Tak seperti biasanya, kali ini yesung lebih banyak diam. Hal ini masih dianggap wajar oleh seluruh penghuni kantor karena masih dalam keadaan berkabung.
Akankah yesung berubah ?, biarlah waktu yang menentukan.
" tadi siwon hyung mengatakan bahwa dia sudah mendapatkan desainer yang sesuai " ucap kyuhyun disela makan siang
" jinjja..siapa orangnya, kenapa aku tidak tau ?" tanya donghae yang sedikit terkejut mendengar perkataan kyuhyun.
" nee.." ucap kyuhyun sambil mengunyah makanannya
.
.
.
Choi Siwon POV_
Saat mengetahui bahwa halmonie masuk rumah sakit aku langsung pergi menuju rumah sakit dimana halmonie dirawat,
Entah keberuntungan atau tidak saat aku masuk kedalam ruang rawat halmonie, aku menemukan sesuatu yang sangat aku yakini bisa menyelamatkan perusahaanku yang sedang kena guncangan ini.
Aku menemukan beberapa desain didalam ruang rawat halmonie, tepatnya di dalam tas, ya..tas seseorang yang telah menolong halmonie. Mungkin tidak sopan jika membongkar tas orang tanpa ijin tapi jika aku ingin lebih tau lagi mau tak mau aku membongkar isinya. Di dalam tas hitam ini aku menemukan bermacam-macam desain baju, sepertinya pemiliknya seorang desainer. Tak hanya itu, aku juga menemukan...surat lamaran kerja ?
Tunggu, bukankan ini nama perusahaan milikku 'SCF Corporation', ya..orang ini sepertinya akan melamar kerja di tempatku, bukankah ini hari terakhir ? apa karena menolong halmonie dia jadi tidak jadi melamar kerja di sana.
Tapi tidak masalah, kupastikan dia akan bisa bekerja diperusahaanku.
Terima kasih tuhan... Kim Kibum, ya namanya Kim Kibum. Aku akan segera menemuimu.
Choi siwon POV end_
.
.
.
" kau dari mana saja hah ? eh, bukankah kau tadi berangkat dengan keadaan rapi kenapa kau pulang dengan keadaan kucel seperti ini ? " ucap seorang namja yang melihat keadaan adik kandungnya dalam keadaan awut-awutan (?) penuh keringat dan kucel.
" kau habis dirampok ?" tanya kakaknya lagi dengan khawatir
" ambilkan aku minum hyung, aku butuh air sekarang " bukannya menjawab malah memerintah kakaknya
" ini" ucap ryeowook memberikan air putih untuk adik laki-lakinya itu.
" hyung tanya, kau kenapa ?" tanya ryeowook yang tidak sabar
" kenapa aku sesial ini hyuuung.." lirihnya, namja itu sudah berkaca-kaca
" eoh ?"
" hari ini pagi-pagi kau sudah menyuruhku kepasar ikan, dan membuatku terlambat mengikuti wawancara kerja, dan dijalanan tadi aku menolong nenek-nenek yang jatuh pingsan lalu membawanya kerumah sakit, seluruh uangku habis untuk mebayar taksi...dan..dan aku pulang dengan jalan kaki dari rumah sakit kesini..aku tidak jadi dapat pekerjaan hyuuuung " ucap kibum panjang lebar tertunduk, tersirat kesedihan diwajahnya meratapi nasib buruk yang terus menimpanya.
Mendengarnya ryeowook hanya diam, tak bisa berbicara apa-apa. Tak sedikit air mata menumpuk dikelopak matanya.
Dengan segera dia memeluk adik satu-satunya itu,
" ne, hyung mengerti kibumiee..hyung tau " ucap ryeowook memeluk adiknya.
' tapi kenapa selalu seperti ini hyung, aku tidak tega melihat hyung terus bekerja keras, aku sungguh berguna hyung " katanya dengan air mata yang sudah tidak bisa ditahan lagi.
Kessedihan yang berlangsung itupun terganggu..
Ting Nong,.
Ting Nong,.
Suara bel rumah berbunyi menandakan ada seorang tamu yang datang.
" sebentar, hyung membuka pintu dulu " ucap ryeowook lalu melepaskan pelukannya dari kibum.
Ting nong...
Lagi-lagi bel berbunyi,
" iya sebentar.." seru ryeowook dari dalam seraya menghapus sisa air mata di wajahnya
STREEET..
" nuguya..?" tanyanya saat melihat sosok yang berdiri didepannya
" anyeonghaseyo..apa ini benar rumah tuan Kim Kibum " tanya tamu tersebut sedikit membungkukan tubuhnya memberi salam
" ne, memangnya ada apa dan anda siapa ?" tanya ryeowook
" perkenalkan, saya Choi Siwon.. saya ingin bertemu dengan Kim Kibum, apakah anda Kim Kibum ?"
" eoh ?"
.
.
.
.
TBC SODARA_
...
Chapter 2 selesai
Mian kalo apdet efef nya telat, dan typo tetap bertebaran
nyari KYUMIN ya ?hehe, KYUMIN ada dichapter selanjutnya..
keep waiting ne ...
Gomawo buat yang udah review di chapter sebelumnya.. mian gak bisa balas satu-satu
Jangan lupa review lagi yaah...
Saya mau pendapat kalian semua tentang FF ku ini, buat koreksi di chapter selanjutnya..
REVIEEWWW...
Gomawo...anyeong.. CU
