Summary: sebuah fict gaje berisikan legenda dan dongeng-dongeng yang diperankan oleh para character inazuma eleven dan inazuma eleven go. My first fict for this fandome

Disclaimer: Inazuma eleven dan inazuma eleven go hanya milik level 5

Warning: gaje, typo, genre yang tidak bermutu, alur yang tak menentu

Note: Author's note lengkap terdapat di behind scene. Sankyuu yang sudah mau membaca.


Final Chapter, Chapter 14:

Sakura si Penjual Korek Api


Diambil dari dongeng The Match Girl


Dimalam yang begitu tenang (padahal ada banyak pengamen ngegotik sambil dangdutan), dan dingin di musim dingin (padahal para pengamen pada rata-rata telanjang eh salah maksudnya cuma pake kaos robek sama celana pendek).

"Eh elu! jangan hancurin narasiku napa!?" Dan sekarang pun mendadak Author kejar-kejaran sama orang yang sedari tadi mengomentari narasinya.

Ok, mari kita lewatkan sesi ini...

Dapat kita baca (karena readers sekalian kan gak bisa liat adegannya) dari sini, terdapat seorang anak alay berambut pink tengah berjalan menyusuri dinginnya malem sambil nyanyiin lagu "Cintrong Sepatu Mami" (lagu apaan itu? ==u). Anak alay itu bernama Sakura, anak yang menyiksa ayahnya buat nyari duit buat ngerayain natal tapi karena hal gaje, dia akhirannya juga harus mencari duit sendiri.

Pertama, ia mencari orang buat diinterogasi (?). Kedua orang itu akan ia paksa membeli korek apinya. Ketiga, ia akan dimasukin penjara. Dan itulah bekal yang didapat Sakura sebelum pergi menjual korek-koreknya, tapi karena menurutnya itu hanya teori aneh yang digunakan Author, maka ia mengurungkan niatnya. Rasanya percuma mengikuti jejak Author kalo akhirannya masuk neraka.

"Eh, mbak mau beli korek api gak!?" Sakura langsung menghampiri salah satu gadis super cebol, yang kita ketahui bernama Konoha *Author ditabok Konoha*.

Konoha yang kaget karena baru aj dipanggil langsung terjatuh dengan elitnya, memandang Sakura yang masih terus menawarinya dan.

~Konoha View~

Dipandangan Konoha sekarang adalah... Sakura dengan tampang begitu mengerikan, mata bentuk api lidah yang menjulur kanan-kiri, tangan kanan yang menodongkan tas bertulisan "Your Soul" sembari tangan kiri mengadahkan kearahnya, tengah bertanya "Kamu mau kuambil nyawamu atau memberikan nyawamu secara gratisan?".

~Author's View~

Dan hal itu berhasil sekali membuat Konoha berlari terbirit-birit sembari berkata "Aku masih pingin idup! burungku entar gak bisa makan kalo aku mati!" dan itu berhasil membuat Sakura cengo + sweatdrop.

Karena tidak bisa menahan Konoha yang sudah ngacir dengan alay, Sakura menghela nafas sejenak dan kembali berkeliling.

Tak lama setelah berputar-putar mnecari orang buat dipalakin (?), Sakura bertemu dengan Tenma yang sedang galau gak terkira. "Eh, masnya yang disitu! mau beli korek api gak!?" teriak Sakura kearah Tenma yang ada diseberang jalan.

Sakura dikacangin, dan itu berhasil membuat Sakura kesal. Jadi dengan cepat dia pun melempar sepatunya buat menarik perhatian Tenma. Sebuah sepatu melesat dengan cepat, tapi disaat sepatu itu hampir mengenai mukanya...

Tenma menunduk tiba-tiba dan membuat sepatu itu berhasil masuk kali disebelah Tenma. "Wah, uangku jatuh, untung aja gak sampe hilang." ujarnya sambil mengambil selembar 10.000 rupiah (?). Sakura makin geram saja dan akhirnya memutuskan untuk melempar sepatunya yang sebelah lagi.

Dan sekali lagi, keberuntungan yang begitu besar buat Tenma, tanpa sengaja sepatu itu menabrak mobil yang mendadak lewat pas dia ngelempar sepatu dan membuat sepatu Sakura mental dan mengenai kepala Manabe dan Hayato yang lagi ngeliatin pengamen dangdutan.

Sekarang Sakura benar-benar kehilangan kedua sepatu bekasnya. "Heh! Kamu! yang tadi ngelempar sepatu!".

Sakura langsung membalikkan badannya dan mendapati Manabe dan Hayato sedang megang sepatunya yang sebelah sambil nodongin pisau ke sepatu itu dan itu berhasil membuatnya sweatdrop.

"Apa salahku!? kenapa kalian sampe menyandra sepatuku yang tidak berdosa?" tanya Sakura sambil ikut-ikutan berdrama ria.

Mendadak Manabe nunjuk Sakura. "Elu... udah nolak gue pas gue tembak kemaren!" ucap Manabe sambil sok netesin aer mata. Sakura makin sweatdrop. Diingetnya kembali kejadian kemaren...

"Salah elu lah! ngapain elu nembak pake acara ngasih bunga bakai? mana mungkin gue nerima lah!" Sakura menentang keras sampe ngebuat Hayato yang daritadi megang piso langsung cekakak-cekikik ngedenger hal itu. "Jelas lah Sakura nolak, toh ntuh anak kan demennya ama gue!" ujar Hayato sambil benerin rambut (Hayato mulai narsis).

"Diem lu orang negro! siapa yang bilang gue demen sama kalian? si negro sama maniak itungan. Mending-mending gue sama kapten atau Shindou-san. Udah ye, ane mau nyari duit lagi, udah sepatunya kalian ambil aja sono." ujar Sakura santai sambil meninggalkan Manabe dan Hayato yang udah kehilangan nyawanya mendengar penjelasan Sakura.


Sakura yang udah keliling-keliling mencari mangsa (?), akhirnya menyerah juga karena tidak mendapatkan pelanggan. Dan akhirnya ia memutuskan buat duduk di bawah pohon yang lumayan gede deket kuburan.

"Buset, malem gini disini sepi sendiri... bikin merinding deh." ucap Sakura sambil memandang sekitar (jelas-jelas lah sepi, namanya aja kuburan). Sakura pun semakin menggigil. Dengan cepet, dia langsung menyalakan semua korek api yang dia punya. "Anget... AKH! PUANASSSSS!" mendadak kalimat Sakura berubah karena mendadak korek api itu hampir termakan habis oleh api dan membuat tangan Sakura terkena api itu.

Sekarang Sakura meratapi nasibnya. "Kok jadi gini sih? Coba aje kalo gue gak nyuruh bapak nyuci baju sendiri kayak dilagu India itu, gue pasti gak bakalan kayak gini. Ini salah gue yang bilang 'kalo bapak gak bisa nyari duit, gue nyari duit dan ngebuktiin kalo nyari duit itu gampang.' Dasar Author! gara-gara dia nulis aku ngomong gitu! gue dikeluarin dari rumah kan!" mendadak Sakura langsung teriak gaje sampe ngebuat kucing tetangga terbangun dan langsung gotik sambil dugeman membuat majikannya sweatdrop.

Ditatapnya kembali kotak korek api yang sudah habis isinya. Sekarang Sakura malah menggosok-gosok kotak itu. "Wahai nenek disurga... keluarlah sekarang!" ujar Sakura sambil niruin cara ngerluarin jin dari dalem botol.

#PLETAK! Mendadak sebuah panci melayang mengenai kepala Sakura. "Eh! elu! berani banget lu manggil gue nenek! jelas-jelas gue masih muda!" mendadak muncul Sakuma tengah digantung turun dari atas.

"Nenek!? kenapa nenek mati gitu aja sih!? utang nenek belum dibayar! bayar sekarang!" Sakura langsung melempar balik panci tersebut membuat Author mendadak sweatdrop. Dan acara ini pun beralih menjadi acara lempar-lemparan panci.


"Nek, tolong bawa aku ketempat nenek, bapak udah ngusir aku gara-gara Author, dan aku gak tahan jadi maenan Author terus nih!" pinta Sakura sambil nangis kesel.

#PLETAK! Kembali lagi Sakuma melempar sebuah panci yang tambah gede. "Dibilangin jangan manggil nenek! udah nyoh cepetan mari, ntar ane gak ikutan lomba dangdutan sesurga pula!" ujar Sakuma sambil mengulurkan tangannya.

Dengan cepet Sakuran langsung ngasih tangannya dan menghilang dari cerita.

Dan itulah akhir dari kegajean Sakura yang mendadak ilang buat ikutan lomba gotik bareng neneknya.


~OWARI~


Behind Scene:


Fuyuri: Ochikaresama to Ohayo... hikss... *mulai nangis lagi*

Shindou: Eh? A-Author nangis? ini pertama kalinya ngeliat Author nangis.

Fuyuri: Emangnya kenapa kalo aku nangis!? gak boleh!? aku emang cengeng kok aku akui! cengeng banget sampe dikit-dikit nangis! Tapi sekarang emangnya aku gak boleh nangis!? gue pukul lo!

IE-chara: *sweatdrop*

Fubuki: Oh iya, ini chp terakhir kita di IFT. Akhirnya kita bebas!

Sakura: di chp ini, Author kenapa masukin berbagai pair?

Fuyuri: itu req... dan aku sendiri gak ngerti itu masuk dalam kelompok pair kagak?

Endou: Yah, mungkin aja masuk lah... insya allah

Kirino: Oh, iya... sebelum kita mengakhiri chp kita hari ini Author ada mau berpesan?

Taiyou: Iya, sekalian ngerayain ultahmu, pidato sono!

Fuyuri: Etto... osu! Ohayou gozaimasu! XD Saya Fuyuri Shimizu selaku Author SANGAT berterima kasih kepada semuanya yang sudah berkenan menjadi chara fict ini, mendukung fict ini dari awal sampai akhir dan berkenan membacanya. Pertama saya masuk fandom ini bakalan ngira kayak pas ane difandom sebelah... ternyata malah dapet banyak dukungan dan saya begitu berterima kasih sama semuanya yang sudah mau mendukung itu dan sudah mau menjadi teman sefandom XD. Terus saya kemaren baru aja baca ulang semua review dari chp 1, dan itu berhasil bikin aku nangis... sumpah... TT^TT pertama kali nyampe sini, aku disambut hangat sama Megumare Hikaru-nee dan Kuroka-senpai, trus aku mulai kenal sama Watanabe Mayuyu-senpai karena sudah mau ngefave fict alay ini dan akhirannya aku mulai kenalan sama Mori Kousuke18-chan, Kizuna Zoggakyu-chan dan Shinomiya Miyako-chan. Miya-chan merupakan temen sekelas saya, tapi dia selalu mendukung saya seperti Author lain, karena itu aku sangat berterima kasih, dan akhirnya sekarang akrab sama Mist Harmonics, Pink Hazel24-chan dan Usagi Yumi-chan yang akhir-akhir ini ikut mendukungku dalam menyelesaikan fict pertamaku di fandom ini. Dan Author-Author lain yang sudah membantu saya di fict lain selain IFT juga makasih banyak XD tanpa kalian mungkin aku gak bisa maju. Dan makasih Detective Naoto-chan, Sayuki Ren-chan dan Takahashi Tomoya-chan yang udah capek-capek dateng ke fandom ini buat ngedukung saya. Pokoknya makasih banyak, Minna ga Daisuki! Sekian jaa! XD

Hiroto: Lumayan banyak dukungan ya thor...

Fuyuri: Itulah kenapa aku suka fandom ini... banyak banget Author baik yang mendukungku sampe sekarang.

Tenma: trus untuk selanjutnya Author gak bakalan ada di fandom ini lagi kan?

Fuyuri: untuk sementara, aku pingin nyoba balik kampung sebentar ke fandom lama, trus aku bakalan giat di ketiga fandom XD Sebenernya aku pingin bikin lanjutan IFT, tapi gak jadi ah XD Oh iya, ini fict cuma semata hiburan saja tidak bermaksud untung mengejek chara disini, bila ada yang merasa kesel saya minta maaf. Dan ini juga merupakan PU (Pajak Ultah) dari saya.

Sakuma: Jaa, minna-san terima kasih sudah mendukung kami semua selama ini. Silahkan Author...

Fuyuri: *balik nangis* pokoknya makasih banyak! Yosh slogan1 ich ni san! Inazuma Fairy Tale!

All: This is the most gaje and worst place in the world! jaa na minna-san ! sayonara!

Review?