April 25, 2013 by yeyepapo

I HATE MYSELF 1 by ilovefanfic2010

Title : I HATE MYSELF
Author: Ilovefanfic2010
Trans by: YeYepapo
Pairing : Yeteuk, Yesung with other suju member
Cast : Super Junior member
Rating : T
Genre : angst, crime, BROTHERSHIP, bromance
Disc : all story BELONG TO ilovefanfic2010 i just translate it and publish it in bahasa.
Warning : typo, ejaan kaku dan bahasa aneh

Don't like don't read

Enjoy!
.

Yesung menyantap makanannya dalam diam sementara member lain memakan makanan mereka dengan rakus. Hari ini mereka cukup sibuk dengan jadwal shooting, latihan dan wawancara. Yesung hanya diam saja hari itu. Member lain menyadari hal itu tapi mereka membiarkan Yesung untuk sendiri. Sambil menghela nafas, Yesung berdiri dari kursinya, mencuci mangkuknya dan berjalan menuju menyadari itu, "Yesung, kau mau kemana? Duduklah dan ngobrol bersama."

Beberapa dari member lain menatap Yesung penuh tanya. Yesung bergumam mengatakan bahwa dia ingin mencari udara segar. Dia bergegas masuk kamarnya dan mengambil jacket lalu segera keluar dorm. Dia menaiki tangga ke atap dorm mereka.

Bintang malam bersinar di langit malam. Pemandangan malam yang indah yang bisa malam. Dia tenggelam dalam pikirannya. Tak ada seorangpun yang mencarinya.

Lampu-lampu kota bersinar terang. Jajaran mobil berbaris dijalanan. Yesung menghirup udara malam dalam-dalam. Bermacam pemikiran keluar masuk otaknya.

Sudah dia duga. Yesung tahu bahwa member lain tidak benar-benar peduli terhadapnya,berpura-pura menganggapnya ada. Awalnya, Yesung berpikir mereka peduli padanya tapi akhirnya, mereka mulai mengacuhannya. Yesung merasa seperti menjadi serangga yang mengekor dibelakan nama Super Junior. Setetes airmata jatuh dari sudut matanya.

Disusul oleh airmata lain yang lebih banyak, dan seluruh tubuhnya bergetar karena dia
menangis.

SEMENTARA ITU:

Leeteuk mengadakan group meeting. Member super junior –minus Yesung- berkumpul di ruang tamu di salah satu dorm mereka.

"hey guys. Apakah ada yang tahu apa yang terjadi dengan Yesung? Dia jadi pendiam seminggu itu dan dia sepertinya menjaga jarak."

Kibum angkat bicara. "well, dia bercerita padaku beberapa bulan lalu. Dia bertanya apa yang aku pikirkan tentang keanehannya. Aku mengatakan padanya bahwa aku menyukainya seperti itu dan jangan mengubahnya. Lalu, dia bertanya apakah dia pantas untuk menjadi bagian group ini. Aku mengatakan padanya bahwa dia cukup pantas. Dia terlihat ingin mengatakan lebih tapi kemudian dia pergi."

Sungmin juga angkat bicara, "dia memberitahuku suatu kali bahwa dia merasa kita tidak pernah menyadari jika dia ada di sekitar kita atau tidak."

Heechul menambahkan, "dia di marahi oleh manajer-hyung beberapa hari yang lalu. Manajer-hyung menariknya kedalam ruangannya dan berbicara dengannya cukup lama. Cukup lama sehingga kita meninggalkannya. Seorang noona memberitahuku bahwa mereka berdua akhirnya keluar 15 menit setelahnya. Mata Yesung merah dan hidungnya berair. Dia meminta ice pack padanya sebelum manajer-hyung mengantarnya pulang ke dorm."

Leeteuk menYela, "tunggu, kapan kejadian itu terjadi?"

"setelah wawancara kemarin senin."

Kangin menyela, "sudah jelas kalau ada sesuatu yang membebani Yesung hyung. Yang paling susah adalah mencari tahu apa yang membebaninya itu. Siapa yang mau berbicara dengannya?" Leeteuk bersedia untuk berbicara dengan Yesung.

YESUNG:

Dia terisak sambil mengusap matanya. Waktunya untuk kembali ke dorm. Yesung turun melalui tangga. Dia berhenti sejenak didepan pintu dorm dan berharap semua member sudah tidur. Dia membuka pintunya.
Jantungnya terhenyak saat dia menemukan Leeteuk masih menunggunya.

"Yesung, apa yang mengganggumu? Kau terlihat berbeda dan pendiam sepanjang hari. Please bilang padaku apa yang mengganggumu,"

"tidak ada yang menggangguku. Aku hanya terlalu stress."

"tidak, kau jelas-jelas tidak baik! Kau baru saja menangis. Aku bisa melihat matamu merah. Jangan menyanggah lagi. Sekarang, ceritakan padaku yang sesungguhnya. Apa yang menggenggumu?"

"tidak ada!"

Leeteuk memandang Yesung curiga.
Yesung mengangkat tangannya keatas marah. "dengar hyung. Tidak ada yang menggangguku. Aku hanya terlalu stress. Jadi aku menangis sebentar. So what?"

"so what? Kau terlihat menjauh akhir-akhir ini! Yang lain sudah menceritakan apa yang mereka rasa. Mereka membagi rahasia mereka. Mereka memberi tahu yang lain apa yang mengganggu mereka. Bilang padaku apa yang mengganggumu."

"tidak ada! Sekarang, tinggalkan aku sendiri!" setelah itu.

Yesung melarikan diri ke kamarnya. Leeteuk menghea nafas. Yesung kadang kala bisa menjadi seperti kura-kura keras kepala. Jika dia tidak bisa mendapatkan jawaban dari Yesung, ini waktunya untuk mencari tahu dengan caranya sendiri. Sementara itu, Yesung merangkak menuju kasurnya. Untungnya, Ryeowook tidak terbangun saat dia menutup pintu dengan kasar tadi. Ryeowook tadi hanya mengerang sedikit dan mengubah posisi tidurnya. Yesung berbikir bagaimana agar topengnya tetap terjaga saat berada di depan Leeteuk. Ada kemungkinan besar besok Leeteuk akan melupakan kejadian malam ini jika Yesung terlihat lebih baik. Satu-satunya alasan Leeteuk memperhatikan Yesung karena penampilannya akhir-akhir ini menurun. Dengan pikiran itu di kepalanya, Yesung tertidur.

HARI BERIKUTNYA:

Yesung bangun perlahan. Dia menatap jam dindingnya. Sudah jam 7. Dorm terasa sepi. Dia melirik kasur Ryeowook dan menemukan kasurnya sudah kosong. Yesung ingat dia hanya akan filming immortal song 2 hari ini. Dia harus berlatih lagu yang akan dia nyanyikan lebih. Dia bangun dari kasurnya dan berjalan menuju dapur.

Sebuah kertas kuning tertempel di pintu kulkas. 'Yesung –hyung, kami pergi ke schedule kami. Kau terlihat lelah jadi kami tidak tega membangunkanmu. Istirahat yag cukup! Makanan ada di kulkas—Ryeowook'

Yesung tersenyum akan kepedulian Ryeowook. Tapi, dia menggelengkan kepalanya. Ryeowook hanya meninggalkan makanan untuknya agar Yesung tidak akan pingsan dan mempermalukan super junior lebih jauh. Menghela nafas. Yesung menghabiskan makanannya, mencuci piringnya, dan langsung keluar dari dapur. Selanjutnya latihan untuk immortal song 2.

Setelah latihan:

Yesung lelah setelah latihan vocal. Saat dia menuju dorm, dia bisa mendengar suara tawa dan orang berbicara samar-samar. Senyum tipis muncul di wajahnya saat dia mengingat bagaimana curiganya Leeteuk kemarin malam. Dia berdoa semoga Leeteuk sudah melupakannya. Yesung membuka pintu. Dia masuk kedalam kamarnya. Disana dia memberi makan kura-kuranya.

"hello, aku sudah lama tidak berbicara dengan kalian. Maafkan aku. Sibuk dengan jadwal dan lainnya. Apa kalian kesepian? Karena aku kesepian. Hampis seluruh member tidak berbicara lagi padaku. Aku merasa kesepian. Serasa terasingkan di dalam group. Apa yang harus aku lakukan? Tidak ada yang bisa membantu saat manajer hyung tidak puas dengan wawancara yang aku lakukan. Dia bilang aku harus mengurangi keanehanku. Bagaimana aku bisa melakukan itu? itu adalah sifatku. Aku berharap kalian bisa membalas ucapanku ini. Aku sangat butuh nasihat."

Tiba-tiba, sebuah suara memecahkan suasana di ruangan itu. "Yesung, kau berbicara dengan spesies yang salah."

Terkejut, Yesung terjengkang. Dia menoleh dan menemukan roommatenya, Ryeowook.

"a-a-apa? sejak kapan kau disana, Ryeowook?"

"cukup lama untuk sekedar mendengar kau berbicara dengan kura-kuramu tentang keinginanmu untuk mendapat nasihat. Sekarang, kau ingin nasihat tentang apa? kau tahu kau bisa berbicara denganku atau dengan hyung yang lain."

"ummm… mungkin lain kali? Aku lapar dan lelah sekarang."

"alright. Jangan menyangkal lagi lain kali. Ayo ke ruang makan. Masih ada beberapa makanan yang tersisa. Donghe dan Eunhyuk masih berlatih di ruang dance. Kibum dan siwon masih suting drama. Leeteuk sedang mc di sebuah acara. Disini hanya ada kau, aku, Shindong, hankyung, Heechul, kyuhyun, Sungmin, dan kangin."

"aku akan keluar nanti. Wookie. Aku lelah sekali."

"tapi hyung! Kau sudah sangat jarang bercengkrama dengan yang lain.!"

"TIDAK SEKARANG WOOKIE!"

Yesung tiba-tiba berasa bersalah saat Ryeowook berjenggit kaget seperti baru saja di tampar.

"maaf wookie! Maafkan aku! Aku tidak bermaksud untuk berlaku ka-"

Yesung melihat airmata mulai menggenang di pelupuk mata Ryeowook saat Ryeowook merlari keluar kamar sambil menutup pintu kamar itu kasar. Yesung menghela nafas. Dia tahu dia seharusnya mengejar Ryeowook dan meluruskan kesalah pahaman ini. Tapi dia tahu Ryeowook tidak akan mau mendengarnya sampai dia tenang sendiri.

Yesung mengerang saat tubuhnya ambruk ke kasur. Dia menenggelamkan dirinya dengan selimut dan bergumam beberapa kata.

"I hate my life."

TBC

a/n: ini ff translate kedua setelah revenge ff ini milik ilovefanfic2010. dia dari asianfanfic. aku suka ceritanya.. tapi memang ada beberapa kalimat yang ambigu dari sononya hehe.. semoga suka.. tapi saya ga janji update rutin saya sedang sibuk dan untuk hyung juga aq belum bisa update mianhae ne