I Found You Chapter 2

Cast : Taoris/Kristao and other EXO member

genre : Yaoi,Romance,Family,Hurt

Rating : T

this is chapter two yorobun :) :)

moga kali ini lebih menarik dan bikin penasaran dari pada chapter sebelumnya ya :)

and gomawoo bgt yg ud ripiiuu aky bahagia walaupun cuma 1 2 tapi itu tandanya readers menghargai akuu

langsung ajj

this is Panda present

"jadi..kau bahkan tidak tahu kenapa kau disini?"

Untuk kesekian kalinya Kris bertanya dan lagi-lagi hanya di jawab anggukan oleh Tao.

Dari beberapa menit yang lalu mereka terus seperti itu,kris bertanya Tao mengangguk kemudian hening...

Kenapa Tao tidak bicara sepatah katapun?

"hey...kenapa kau diam saja?"akhirnya Kris tidak tahan juga.

Tao tetap menundukan wajahnya dan menggeleng pelan.

Kris menarik nafas,ia memejamkan matanya lalu menatap Tao lagi.

Sebenarnya siapa dia?

Dan bagaimana dia bisa masuk kedalam apartemenku?

Tiba-tiba Kris menemukan sebuah kertas di atas meja,ia mengambil dan membacanya.

Itu adalah hadiahmu...

Kuharap kau menyukainya

Dia akan melakukan apapun untukmu

Appa

Tell me that's was totaly a lie!

Bagaimana si tua itu memberinya hadiah seorang ...budak?pembantu?

It's crazy!dan bahkan anak itu tidak tahu apapun untuk apa dia di bawa kemari...

Dia bahkan masih muda..

"hey kau...apa kau tahu dengan seorang yang bernama tuan Wu?"tanya Kris

Tao terlonjak,lalu mengangguk.

Kris mendekat ke arah Tao yang masih terus duduk di sofa.

"sekarang ceritakan padaku,bagaimana kau bisa sampai disini?dan bagaimana kau bisa mengenal tuan Wu"tanya Kris berjongkok di depan Tao.

"aku mengenal tuan Wu,karena bibiku bilang dia orang baik yang membantu kehidupan kami...aku hanya pernah mendengar namanya dan tidak pernah melihat wajahnya."

Rahang Kris mengeras..orang baik? Aku yakin dia sudah merencanakan ini.

"lalu..aku dijual...paman itu bilang aku di jual oleh...bibiku ..."ujar Tao lirih.

Kris melotot menatap Tao..

"dia bilang..bibiku tidak bisa melunasi hutang,dan dia menyerahkan aku...lalu aku dibawa kemari dan paman itu menyuruhku menunggu"

Kris melihat Tao seperti mau menangis,tapi ia menahannya dan menyeka matanya berkali-kali.

Tubuhnya bergetar,sepertinya ia sudah sangat benar-benar tidak tahan!bagaimana bisa mereka melakukan hal seperti itu kepadanya?dari cara bicaranya saja Kris mengerti bahwa ia masih kecil.

Kris mengusap kepala Tao ia benar-benar tidak ingin melihatnya seperti itu.

"hei siapa namamu?"ucap Kris lagi-lagi dengan suara yang sangat lembut,ia terlalu takut jika ia melukainya.

"Tao..H-Huang Zi Tao"Tao menatap Kris yang masih mengelus kepalanya.

"baiklah Tao...namaku Kris"Kris tersenyum simpul.

"apa kau ingin pulang?"

Tao terdiam,seperti berfikir...

"sejujurnya..aku ingin pulang dan tinggal dengan bibi seperti biasa ..tapi aku sudah di buang olehnya.."

"apa kau ingin tinggal bersamaku?"Kris bartanya lagi.

"kau?tapi..bahkan kau tak mengenalku "

Kris tersenyum,ia berdiri.

"anggap saja kita sudah kenal,lagi pula selain disini kau tidak akan bisa pergi kemana pun benar?"

Tao mengedipkan matanya,bahka ia tidak tak tahu dimana dia sekarang.

"kenapa..kenapa kau menolongku?bahkan aku tidak melakukan apapun untukmu?"

"hanya ingin..."

Tao refleks mempoutkan bibirnya,jawaban klise menurutnya.

Kris yang melihat itu tertawa kecil.

"mungkin karena kau mirip denganku?"

Tao menatap Kris yang berbalik berjalan menuju sebuah ruangan.

Mirip dengannya?aku?

"ah dan aku bisa meminta pertolonganmu ?Tao?"Kris tersenyum menatap Tao

Tao menatapnya aneh,senyum itu...bukan ia bukan tersenyum..tapi menyeringai


Esok paginya Kris pergi ke kantor dengan wajah cerah,semua bawahannya yang melihat wajah Kris yang begitu cerah terheran-heran tapi ada juga yeoja-yeoja yang pingsan melihat senyum simpul merupakan kejadian langka yang pernah mereka temui .

"selamat pagi tuan Kris"Lay yang sudah ada di dalam kantor Kris memberi hormat serta senyuman kecil.

"pagi lay"Kris tersenyum simpul.

Membuat lay terpana tak berkedip...apa ia salah lihat? #ok ini terlalu lebay -_-

"apa anda sedang bahagia sekali?"ucap Lay sambil menggaruk tengkuknya.

"ahh kau tahu,akhirnyaa setelah sekian lama aku bisa membalas dendam "Kris menyeringai penuh arti

"maksud anda ..?tuan Wu?"

"benar sekali"

"tapi..bagaimana..?"

"aku membutuhkan bantuan seorang panda yang sangat manis"Kris tersenyum lebar.

Lay semakin bingung panda?apa maksudnya?

At Kris apart***

Tao baru bangun dari tidurnya dan heran karena ia tidak menemukan Kris malah menemukan kertas yang bertulisan bahwa Kris pergi kerja dan Tao boleh makan apa saja yang ada di dalam kulkas.

Tao mengobrak abrik isi kulkas Kris,ia menemukan pizza siap saji begitu banyak dan minuman soda,bir,wine dan kawan-kawan bersarang di dalam kulkas.

"apa dia selama ini hanya memakan ini?sulit dipercaya ia masih bisa hidup sehat"

Tao mengambil satu pizza dan melirik sekeliling dapur Kris yang sangat rapi seperti baru.

"ia pasti tidak pernah menggunakannya sekali pun."

Tao kembali mengingat kejadian kemarin...

Apa ia serius?

FLASHBACK***

"A-APA?tunanganmu?"Tao terkejut setengah mati.

"sttt...hanya pura-pura Tao.."

"apa kau gila Kris?kita sama-sama laki-laki...kau kau..."

"aku tahu,maka dari itu rencanaku akan berhasil jika aku menjalankannya dengan sesama jenis,tapi aku bahkan tidak tahu harus meminta bantuan siapa karena aku tidak punya teman atau saudara"

Ucap Karis panjang lebar.

Tao terdiam,tidak punya teman atau saudara?dia sama sepertiku...

"tapi Kris,sebenarnya untuk apa kita berpura-pura?"Tao menatap heran Kris.

"aku...sama sepertimu...kita memiliki perasaan yang sama,terbuang dan aku ingin membalas dendam pada orang yang telah membuatku merasakn hal itu"ucap Kris dingin.

Untuk sesaat Tao merasa ada sesuatu dengan perkataan Kris barusan,bukan..bukan perasaan dendam..ia merasa Kris kesepian?...

Tao menatapnya lekat,Kris masih menundukan kepalanya.

Mungkin tidak ada salahnya mencoba,lagipula dia sudah mau menampungku disini.

"baiklah..aku akan membantumu"ucap Tao pelan.

Kris mengangkat kepalanya cepat,menatap Tao ragu.

"iya,aku akan membantumu"Tao tersenyum kecil

Kris ikut tersenyum,"Xie xie Tao"

"eum…tapi kau janji satu hal padaku"

Kris mengernyitkan dahi.

"beritahu aku"

"aku akan memberitahumu setelah rencanamu selesai Kris"

Hening…

"baiklah,"

Kris POV

"Lay…bagaimana menurutmu?"

"kukira rencana itu mungkin sedikit keterlaluan tuan Kris,untuk awal rencanamu"

"benarkah?menurutku itu sepadan"Kris mengangkat alis.

"yah itu hanya saran,lagipula walaupun aku tidak setujupun aku yakin tuan tidak akan membtalkannya bukan?"

"kau sangat tahu aku Lay…tentu saja aku tak akan segan-segan .."Kris menyeringai.

"ini baru awal…awal balas dendamku"

see you next chap