Yo…minna,gomen untuk update yang lama benar-benar terharu karena ada yang dengan senang hati nge-review,nge-follow, dan bahkan nge-favourite fic ini,padahal di fic ancur belur dan typo tingkat dewa ini sangat geje ditambah OOC yang sangat melebihi batas untuk melupakan segala ketidaksabaran readers , baik yang mempunyai account ataupun tidak , inilah chapter 3 yang juga geje dan yang jelas humornya minta ampun karena ideku terkuras di chapter 2.
Chapter 3:Belajar memasak bersama ibu-ibu PKK
"Sudah kujelaskan beberapa kali,anak kecil itu Sora,Kairi!"kata Namine yang sudah sangaaaaaaat putus asa mencari akal (ataupun ide) untuk menjelaskan kepada Kairi bahwa anak kecil yang diadopsi Roxas dan Ventus adalah Sora. "Nggak percaya ah!" jawab Kairi dihadapan Namine yang sudah lelah amburadul menjelaskan,akhirnya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan Xion menggunakan magicnya yaitu time reverse (bagi para readers jangan coba-coba nyari magic ini di game KH apapun yang kalian punya ataupun ada,karena ini adalah magic buatanku sendiri jadi saya yang membuat alias nggak ada di gamenya).Setelah Xion memutar-mutar waktu berkali-kali lipat sampe kaos kakinya Vanitas menjamur(emang dari dulu sudah jamuren) Kairi pun percaya juga.
.
.
.
"Jadi begitu toh…" emang singkat,Cuma 3 kata ,6 suku kata, 13 belas huruf tapi Namine dan Xion pun menghela nafas yang panjangnya .000 km. Lalu tiba-tiba saja sebuah hantu menyerang dan membunuh mereka (ngawur) yang betul adalah Aqua memanggil mereka untuk membantu memasak makan malam. "Hei Xion ,Namine !Kalo kalian sudah menjelaskan kepada Kairi apa yang terjadi pada Sora,bantuin aku masak makan malam dong!" Xion dan Namine pun segera pergi menuju Aqua,sedangkan Kairi ? Kembali ke pekerjaan semula yakni menanam bunga(Jangan-jangan Kairi mulai ketularan Manuksia (wah salah) Makhluk sosial (tambah salah) Marluxia (Astaga…sulit banget sih ngomongnya))
Pemandangan sekarang ini sangat damai,tidak seperti kemarin dimana Sora harus menyaksikan kedua orang tuanya lomba piring terbang bersama dengan nobodynya , Aqua sedang merebus sayur,Xion sedang memasak apa saja(yang jelas sangat beracun),dan Namine memotong tomat pake pisau daging (emangnya ada orang yang memotong tomat pake pisau daging?) "SPLUUERT" Namine dengan tidak sangaja terlalu bergairah untuk memotong tomat sampai bajunya Aqua terkena cipratan tepat di sempat Aqua membersihkan 'merah-merah' di dadanya tiba-tiba…
.
.
.
"KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!"jeritan itu berasal Kairi. Mendengar jeritan itu Aqua,Namine,dan Xion segera pergi ke TKP .
~Di TKP~
"Ada apa Kairi?" tanya Xion dengan sangat khawatir . "I…i…itu…"jawab Kairi gemetaran ditambah keringat dingin ,dan apa sodara-sodara…ITU ADALAH…*JRENGJRENG* SEEKOR KECOA MATI !
#GUUUUUUUUUBRRRRRRRRRUUUUUAAAAAKKKK
Xion merasa menyesal karena dia sudah mensummon keybladenya hanya karena Kairi menemukan seekor kecoa mati,Aqua jatuh seketika,dan Namine Cuma melongo sambil memegang pisau daging yang berlumuran 'merah-merah'nya tomat. Lalu Leon muncul dari belakang pintu ,ternyata dia sedang mengembalikan sebuah sisir yang dipinjam Yuffie. Leon melihat tidak ada seorang pun,jadi dia pun juga pergi ke TKP. Disitu dia menemukan Kairi yang sedang shock di bawah lantai,Xion mensummon keybladenya,Aqua berada di bawah lantai dengan 'merah-merah' di dadanya , sedangkan Namine memegang pisau daging yang berlumuran 'merah-merah' ,lantas inilah yang muncul dikepalanya Leon:
Namine membunuh Aqua didepan mata Kairi,Kairi shock lalu meminta Xion untuk membunuh Namine.
Leon pun hampir menjerit bukan karena ada pembunuhan sadis level ikan lele ,tapi karena Aqua hidup lagi jeritan berhasil dibatalkan berkat Namine menceritankan A-Z,Z-A,1-10,10-1, dari Sabang sampe Merauke , dll , dsb , dst , pun ditawari Xion untuk mencicipi masakannya,Leon pun mengangguk-anggukkan kepala karena dia belum tahu masakan Xion seenak apa,sankin enaknya yang makan langsung mati alias is pun mencoba satu per satu sedangkan Kairi Cuma berdoa agar Leon bisa damai diatas sana.
"Es krim apaan nih?Kok rasanya amis?"tanya Leon. "Oh itu ,itu bukan es krim,itu adalah sushi." Jawab Xion dengan polos Leon memuntahkan sushi itu dengan muka jijik,ya kalian bisa membayangkan sebuah sushi beku dimakan dengan enaknya oleh Leon. "Emangnya kamu apain kok sampe bisa begini?" tanya Leon sambil menahan racun TO THE EXTREME (author kok ketularan Ryohei?) "Eh?Itu karena sushinya terlalu panas jadi kukasih blizzard biar dingin ." Leon Cuma bisa sweatdrop . "Terus ini apa ,kok kecut dan pahit ?" kata Leon menunjuk ke minuman yang barusan diminumnya "Oh,itu jus selada hitam sama pete." Dan lama kelamaan muka Leon tambah pucat. "Ah..aku barusan ingat kalo aku ada urusan." Kata Leon yang sudah ketahuan bo'ong . "Oh…begitu…ya sudah ,terima kasih sudah mau mencoba masakanku." Kata Xion dengan wajah yang polos .Leon pun meninggalkan rumah itu menuju Traverse Town
~Traverse Town:Rumahnya Leon~
CROOOOOOOOOOOOTTTTTTTTT
Bunyi yang sangat merdu terdengar begitu keras karena Leon sedang melakukan pembuangan yang itu,dia pun menghabiskan 20 kardus obat maag. Yuffie melihat itu hanya sweatdrop gede.
Yak…chapter ini sudah hancur total dan sangat tidak lucu, ditambah skenario yang tidak ada sambungan dengan judul 'Little Sora' ,tapi Sora kecil menyaksikan kejadian itu dengan wajah 'sangat tidak tahu apa yang terjadi'. Karena itu saya sangat minta maaf atas keanehan chappy ini.*author sungkem*.Dan saya juga akan menyatakan bahwa fic ini akan berakhir di chaapy berikut yaitu chapter 4. Dan silakan menanti cerita KH yang baru (jika saya sempat mengetik). Ja ne~
