ANOTHER PARODY
Summary:
Kim Joon Myeon, seorang yeoja aneh yang memakai penuntup mata disebelah kirinya adalah siswi yang dianggap sesuatu yang tidak ada di kelasnya, seorang siswa bernama Wu Yi Fan ingin sekali mencari tahu tentang seluk beluk kelas 3-3 dan tentang Joon Myeon, Apa yang sebenarnya terjadi dikelas 3-3 itu? Kenapa kelas itu berbeda dengan kelas lainnya?.. Kenapa Joon Myeon dianggap sesuatu yang tidak ada?
Main Cast
- EXO member (Specially Suho & Kris) with SM artist
Other Cast
- Other Korean Artist
Genre: Thiller, Mystery , Sadistic
Rating: T
Chapter 2
Sesudah pelajaran Seni, Kris dan Baekhyun berjalan untuk ke gedung baru, kembali ke kelas mereka.
"Sebenarnya apa yang terjadi dengan kelas kita?" Tanya Kris. Baekhyun sedikit tercekat.
"Ma..maksudmu?"
"Aku mendengar bahwa kelas kita dekat dengan kematian…"
"I..itu…" Baekhyun kelihatan gelisah. Sampai akhirnya ada Tao yang menegurnya.
"Yo!.. Kris!" Katanya sambil menepuk bahu Kris.
"A..ah Tao.."
"Ada apa? Kenapa kalian bermuka serius begitu?" Tanya Tao.
"Aku hanya sedikit tidak tenang…" Kata Kris.
"Bagaimana tidak tenang… kita sudah kelas 3 .. dihadapkan kepada ujian kelulusan.. dan sekarang malah ditempatkan di kelas 3-3 yang terkutuk.." Kata Tao, keceplosan.
"Ah?!" Baekhyun langsung menatap tajam ke arah Tao.
"M..maaf Kris… tapi sejak dulu aku memang sudah ingin membicarakannya denganmu…" Kata Tao.
"Hei.. apakah itu tidak berbahaya?" Baekhyun berusaha mencegah Tao.
"Memang,sih…"
Sementara itu Kris nampak tidak memperhatikan Baekhyun dan Tao yang sedang berdebat, dia melihat ke arah perpustakaan yang sedikit terbuka pintunya, dan ada Suho didalam yang kelihatannya sedang sibuk dengan kegiatannya, yaitu menggambar. Sementara itu Tao dan Baekhyun merasa Kris memperhatikan sesuatu.
"K..Kris… kau memperhatikan apa?" Tanya Baekhyun.
"Aku harus pergi…" kata Kris.
"Maksudmu?" Tao sedikit heran dengan Kris.
"Sampai nanti…" Kris berjalan ke arah perpus, Tao dan Baekhyun langsung melihat ke arah tujuan Kris.
"Y..Yak!.. Kris!" Panggil Tao.
"Tu..tunggu sebentar… itu,kan.." Kris tidak menghiraukan Tao maupun Baekhyun. Dia segera memasuki perpustakaan dan langsung menutup pintunya.
"Hei.." sapa Kris. Suho hanya melihat ke Kris sekilas, dan tanpa sepatah katapun dia kembali menggambar. Kris mendekati Suho.
"bukannya mereka berusaha mencegahmu…" Kata Suho.
"Mungkin…" kata Kris,menghela nafas. "Oh iya, ada yang ingin kutanyakan padamu.." Kata Kris. "Semenjak pertemuan kita di Rumah Sakit… kenapa kau menggunakan penutup mata?"
"Mau melihatnya.." Kata Suho.
"B..Bukannya begitu…"
"Kalau begitu tidak akan kuperlihatkan…"
Tidak lama kemudian bel tanda pelajaran berikutnya akan dimulai berbunyi, dan datanglah Kyuhyun, sang penjaga perpustakaan.
"Sebaiknya kau kembali ke kelas.." Kata Kyuhyun sambil berjalan menghampiri Kris dan Suho. "Aku baru pertama kali melihatmu…"
"Wu Yi Fan imnida… Murid pindahan di kelas 3-3…" Kata Kris, sembari membungkuk.
"Aku Cho Kyuhyun, penjaga perpustakaan ini. Yi Fan-ssi, kau boleh datang kemari kapan,pun kau mau.. tapi untuk sekarang kembalilah ke kelas… atau kau akan terlambat…"
"Baik…" Kris berjalan meninggalkan Kyuhyun dan Kris. Dan segera meninggalkan perpustakaan.
…
"hmmm.. Kyuhyun-ssi,ne?" Kata Sooyoung yang merupakan adik dari ibu Kris. Semenjak pindah, Kris tinggal bersama ahjumma-nya, Sooyoung.
"Dia adalah guru dulunya, namun belum lama ini dia lebih mengabdi di Perpustakaan. Guru yang selalu memakai pakaian berwarna gelap, bahkan siswi-siswi banyak yang takut padanya."
"Hmm.. tapi dia tidak kelihatan menakutkan…" Kata Kris.
"Begitu, yaaa… hmm.. kau memang orang yang berbeda,Kris.." Ujar Sooyoung. "Ngomong-ngomong.. ini sudah terlalu larut untukmu.. lebih baik kau cepat tidur.."
"Noona aku ingin ke rumah sakit dulu" Kata Kris.
"untuk apa?" Tanya Sooyoung.
"Aku ada perlu…"
"Baiklah.. tapi jangan terlalu malam.. ini sudah jam 8…"
"Ne…"
…..
Begitu sampai di rumah sakit, Kris menghampiri Taeyeon, seorang suster kenalan Kris di Rumah sakit ketika dia dirawat.
"Taeyeon noona.." Panggil Kris.
"Ah… Kris.. ada apa malam-malam begini?" Tanya Taeyeon.
"Ada yang ingin kutanyakan…"
"Baiklah.. duduklah dulu…" Kata Taeyeon dan Kris segera menurutinya.
"Begini noona.. aku penasaran dengan seorang gadis yang pernah berkunjung kesini… namanya Kim Joon Myeon…"
"Kim Joon Myeon?" Taeyeon nampak sedang berpikir.
"Waktu itu dia menggunakan seragam sekolah… rambutnya panjang lurus.. dan satu lagi dia menggunakan penutup mata pada mata kirinya…" Jelas Kris.
"Sepertinya dia pasien yang sakit mata…. Eh.. tunggu sebentar.."
"Noona tau?"
"Hmm.. aku agak ingat.. tapi aku ragu… bagaimana kalau kucari tau?" Tawar Taeyeon.
"Maksud noona?"
"Aku bisa mencari tahu…" Kata Taeyeon sambil tersenyum meyakinkan. "Kalau aku tau sesuatu.. aku akan menghubungimu.."
"Baiklah.. maaf merepotkanmu,noona… dan aku harus pulang sekarang.. aku takut Sooyoung noona khawatir…"
"hmm.. sampai jumpa,Kris…"
…..
Besoknya ketika pulang sekolah bersama dengan Baekhyun, Kris dipanggil oleh Sunny.
"Kris-ssi.. sudah mau pulang,kah?" Tanya Sunny.
"Hmm.. begitulah…" Jawab Kris.
"Ada waktu sebentar?" Tanya Jessica yang semenjak tadi ada disebelah Sunny.
"Baiklah ada perlu apa?"
"Apakah kau lahir di Seoul?" tanya Jessica.
"Ne.. tapi aku segera kembali ke Cina…"
"Apakah kau pernah kembali ke Seoul sebelumnya?"
"Belum lama setelah aku kembali ke Cina … ibuku meninggal dunia… jadi tidak pernah sama sekali…" Jelas Kris.
"Tapi aku rasanya pernah bertemu denganmu… entah dimana…"
Kris sedikit kaget dengan perkataan Jessica. "Apa benar denganku?" Tanya Kris.
"Karena itulah aku bertanya padamu…" Jessica mengalihkan padangannya. "Dasar menyebalkan.." Gumam Jessica namun bisa didengar oleh Kris.
"M..maaf.. bukan kau… aku kesal karena tidak bisa mengingatnya dengan jelas…"
"Jessica-ssi.. lebih baik tidak usah terlalu dipikirkan.." Kata Sunny.
"Ini sudah menjadi tugasku sebagai seksi pencegahan…"
"Memangnya.. tugas seksi pencegahan itu.. seperti apa?" Tanya Kris.
"Sederhananya.. tugasku adalah membuat dan melaksanakan rencana pencegahan…" Kata Jessica. "Untuk melindungi kelas.."
"Melindungi?" Kris sedikit bingung dengan penjelasan Jessica.
"Aku ingin menjabarkan… keadaan dan kebijakan kelas 3-3 kepada Kris-ssi.." Ujar Jessica.
"Jessica-ssi!" Panggil Sunny.
"Waeyo?" Kata Jessica.
"Tunggu sebentar.." Akhirnya Baekhyun ikut bicara.
Sementara Baekhyun,Jessica dan Sunny berdebat, Kris mengalihkan pandangannya begitu Suho lewat. Rasa penasaran Kris muncul kembali dan ingin mengikuti Suho.
"Sampai Jumpa.." Kata Kris, meninggalkan Jessica,Sunny dan juga Baekhyun.
"Ah?!" Jessica melihat ke arah yang dituju oleh Kris. Dia melihat Kris berjalan mengikuti Suho, Jessica nampak kesal dan mengepalkan tangannya.
…
Kris terus mengikuti Suho. Nampaknya Suho tidak menyadari Kris yang sedari tadi mengikutinya.
Kris yang mengikuti Suho akhirnya berhenti disebuah persimpangan sambil memasang tampang bingung, karena Suho dengan mudahnya hilang.
Setelah mengikuti arah sesuai dengan instingnya, Kris akhirnya sampai didepan sebuah bangunan yang sudah nampak kusam. Kris memperhatikan bangunan itu dan akhirnya perhatiannya teralihkan kesebuah papan bertuliskan 'Gerhana Kematian'.
Kris sedikit bingung apa maksud dari papan tersebut dan berusaha mengintip kedalam melewati sebuah jendela. Dia sedikit terkejut karena melihat sebuah boneka yang memandang ke arah luar jendela dengan pandangan yang agak menakutkan. Dia terus memperhatikan boneka itu, sampai akhirnya dia mendengar bahwa HP-nya berbunyi dan ternyata itu dari Taeyeon.
"Kris…" Kata Taeyeon
"Ne,noona.. tau sesuatu?" Tanya Kris.
"Aku dengar.. ada gadis yang meninggal di Rumah Sakit ini… Dia adalah siswi SMA…" Kris kaget karena kata-kata Taeyeon tadi.
"Siapa… namanya?"
"Yang kudengar antara Kim Joon Myeon atau Lee Joon Myeon… ini bukan informasi pasti,sih.. karena ini dari beberapa sumber, tapi…." Kata-kata Taeyeon terputus karena sinyal yang jelek memutuskan sambungannya. Kris hanya bisa mematung mendengar penjelasan Taeyeon tadi.
Akhirnya karena penasaran, Kris memasuki bangunan itu, dan langsung disambut oleh seorang nenek yang nampaknya penjaga toko itu.
"Selamat datang…" Kata nenek itu.
"S..Selamat siang…"
"Murid SMP yaa.. setengah harga untukmu…"
"N..Ne.."
"Toh.. aku tidak punya pelanggan lain… atau kau mau.. aku menyediakan teh.."Ujar nenek itu.
"Terima kasih.. tapi aku tidak mencari teh …" Kata Kris.
"Kalau begitu… silahkan melihat-lihat…"
Kris memperhatikan setiap boneka yang ada diruangan itu, sampai akhirnya dia melihat ada papan yang bertuliskan 'Silahkan lewat sini'. Arah yang ditunjukkan itu mengarah pada lantai bawah toko itu, karena penasaran Kris menuruni tangga dan dia sampai disebuah ruangan yang dipenuhi boneka.
Perhatian Kris tetuju pada suatu boneka yang sangat mirip dengan Suho, boneka itu menggunakan gaun biru, dan menggenggam bunga mawar, boneka itu terletak dalam sebuah peti mati. Sesaat Kris mengira boneka itu adalah Suho.
"Suho… kenapa bisa ada di…"
"Hmmm…" Suara Suho mengagetkan Kris, Kris mengira itu adalah dari Boneka itu.
"Kenapa… kau ada disini?" Suho muncul dari balik tirai. "kenapa?" Lagi-lagi Kris terkejut atas kemunculan Suho. "Aku tidak berniat mengagetkanmu…" Suho beralih kepada boneka yang ada di peti mati itu.
"Dia mirip denganku ya?" Tanya Suho.
"N..ne.." Jawab Kris.
"Tapi.. hanya setengahnya saja…" Ujar Suho.
Setelah hening yang cukup lama akhirnya Suho mulai bicara.
"Mau kuperlihatkan…" kata Suho.
"Eh?"
"Mau kuperlihatkan…. apa yang ada dibalik penutup mata ini…" Kata Suho sambil tersenyum tipis. Dan Kris menelan ludahnya karena mendengar kata-kata Suho dan mengangguk.
Kemudian Suho membuka penutup matanya.. dan…
TBC *jangan tabok author*
