2. Hibiya menjaga Mary

Hibiya ngeliatin Mary yang ketiduran nonton anime YAOI (kok kata-kata 'yaoi'nya gede terus, sehh?) pikiran Hibiya yang jahat pun muncul *Hibiya kan, masih anak kecil -_-*

Hibiya ngambil spidol merah dari sakunya. Lalu dia corat-coret mukanya Mary seperti habis tabrakan. Beberapa menit kemudian, Hibiya pun selesai mendandani Mary (?). Hibiya Cuma bisa nahan ketawa ngeliatin Mary seperti Hiyori yang habis di tabrak (?).

5 menit kemudian

.

.

.

20 menit kemudian

.

.

.

1 jam kemudian

.

.

.

Hibiya : "Mary-chan! Mary-chan! Aku laper nih, bikinin aku makanan, donkk!"

Mary : "*Nguap besar-besar, sebesar mulut ikan paus lagi nguap *lha?* T-tunggu bentar, ya Hibiya-kun ga sadar kalo mukanya penuh dengan spidol merah :v"

Mary menuju ke dapur, dan beberapa menit kemudian, makananpun sudah jadi.

Mary : "Hibiya-kun! Makan dulu sini, ada mi sedap rasa ta*k ayam spesial, tuh! *Ceritanya promosi* *salah, bukan makan itu! Kalian bisa keracunan! OAO* a... akku udah bi-kin la... labu ke-su-ka-an H... Hibiya-kun, nih! *sok romantis*"

Hibiya udah ada di meja makan siap dengan pisau, piring, garpu, dan sendok.

Hibiya : "Mary-chan! Di situ ada saus, ga? *bertanya tak berdosa (jiaaaahhh)*"

Mary : "a... ada, ini k... kalo mau... :D"

Mary memberikan saus kepada Hibiya dan...

CROOOOOTTT!

Hibiya menyemprotkan saus itu ke seluruh tubuh Mary dengan sengaja.

Hibiya : "UUUPPPPPSSSSS! Sori, gue sengaja! *frontal amat -_-*"

Mary : "A...Ah~ ngga papa kok, M... Mary bisa nyuci b... baju ini sampe b... bersih!"

Mary pun duduk di sebelah Hibiya. Sama-sama makan labu. Hibiya melumuri labunya dengan saus yang berwarna merah itu dan memotongnya dengan pisau.

Tiba-tiba...

.

.

.

*JDEEEEEEEERRRR!*

Petir menyambar,

Seketika mati lampu,

Hujan turun deras sekali

Suasana jadi gelap,

Mary dan Hibiya yang kaget mencoba untuk tenang,

Mereka berdua melanjutkan makan mereka

Dan tiba-tiba lagi...

.

.

.

*TOK! TOK! TOK!*

Seto : "Ini aku, Seto! Aku membelikanmu banyak permen. Bolehkah aku masuk?"

Di luar ada mereka semua yang kebasahan karena hujan, Kido yang membawa belanjaan biasa, Kano yang bantuin Kido, Seto yang bawain 3 bungkus besar permen untuk Mary, Momo yang belanja baju-baju mahal, Ene ngga beli apa-apa *ya iya, lah! Ene kan, di hapenya Shintaro ._. #baka-Author*, Shintaro juga ngga beli apa-apa, dan Konoha membeli setumpukan negima di tangannya, sampe mukanya ngga keliatan.

Mary : "m... masuk aja, ngggg... ngga di kunci, kok!"

Saat Seto membuka pintu, di dalam gelap sekali. Kido yang takut gelap itu pun bersembunyi di belakang Kano.

Momo : "Mary-chan! Hibiya-kun! Kalian ada dimana?"

Hibiya : "Kami ada di dapur, obaa-san!"

Seto langsung menuju ke dapur bersama yang lainnya di belakang.

Ene : "Master! Master! Aku mendeteksi kalau mereka ada di belakang kita!"

Shintaro: "Lu ngga main-main lagi, kan?"

Ene : "ya ngga, lah! Apa aku pernah jahilin master? Perasaanku ngga pernah deh :v *ketahuan bohongnya* *bertanya seperti orang tak berdosa*"

Dan tiba-tiba (lagi dan lagi...)

*JDEEEEEEEEEEEERRRRRR!*

Petir menyambar lagi

Lampupun menyala

Semuanya terkejut

Mary dan Hibiya melihat mereka semua ada di depannya

Hibiya : "Woyyy, kita ada di sini!"

Mary : "S... Seto-kun... A... Apa yang k-kamu lakukan di si-i-tu?"

Saat Kido melihat ke belakang...

Kido : "KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA! PPPP... PPPPPP... PEMBUNUHAAANN! ASDFGHJKLPOIUYTREWQZXCVBNM! QAQ *Kido pun pingsan di pelukan Kano (Ciaaa... Ciaaa...)*"

Kido tadi melihat Mary berdarah-darah dan di sebelahnya ada Hibiya yang megang pisau di lumuri cairan berwarna merah

Saat semuanya melihat ke belakang kecuali Seto dan Konoha...

Minna : "AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAARRRRRRRRRRGGGGGGGGGGHHHH HHHHHH! HIBIYAAAAAAAAAAA KAU MAU MEMBUNUH MARY?!"

Saat Seto yang melihat ke belakang...

Seto : "M... MARY-CHAN! *Langsung pingsan dengan wajah pucat, mulut berbusa dan mata terbuka kayak orang mati (kayak kena stroke aja, nih... ._.) #Seto:Author jangan berlebihan juga, dong! :'v*"

Saat Konoha yang melihat ke belakang...

Konoha mendekati Mary

Dan berkata

Konoha: "Kamu..."

Ene : "Konoha-kun! Jangan mendekatinya! Nanti gue bunuh diri, nih! *Ceritanya cemburu*"

Konoha: "Silahkan saja... :v"

Ene : "*AAAAAAAAKKKKHHH* dalam hati Ene berteriak :v"

Momo : "Hibiya-kun! Menjauh darinya! Kok kamu tenang-tenang aja, sih!"

Hibiya: "'kan gue udah biasa ngeliat gore yang beginian... ._."

Momo : "TERUS LO COBA NGEBUNUH SAHABAT GUE, MARY!? QAQ"

Hibiya: "E... Ehhh... Obaa-san jangan salah paham dulu OAO"

Shintaro langsung lari membawa Ene dari markas menuju rumahnya dengan kecepatan 100 km/jam saking ketakutannya *lebay*

Konoha mulai bicara

Konoha: "Mary-chan... Kamu...

.

.

.

KAMU CANTIK SEKALI!"

Saat mendengar itu, Seto langsung bangun (jiaaahh e lahh :v)

Dia mendengar kata-kata itu seperti di 'reply' berulang kali

KAMU CANTIK SEKALI!

KAMU CANTIK SEKALI!

KAMU CANTIK SEKALI!

KAMU CANTIK SEKALI!

KAMU CANTIK SEKALI!

Author: "Udah ah, ga usah lebay, Seto! ._."

Konoha: "Kamu ngecosplay anime apa? Kamu jadi seperti putri kerajaan (?) yang 'kawaii' banget! XD"

Author: "Konoha ada apa dengan kepalamu!? OAO"

Mary : "A... Anooo... Se-Sebenarnya apa ya-a~ng terjadi ss... sama kalian? :'v"

Hibiya mengeluarkan cermin dari sakunya (kok kayak kantong ajaib punya Dora*m*n aja :v)

Cermin itu langsung di kasih kepada Mary dan...

Mary : "AAAAAKKHH! MY PRETTY CUTE ADORABLE FACE! QAQ #OOC *Mary langsung pingsan dengan wajah pucat, mulut berbusa dan mata terbuka kayak orang mati (sama kayak Seto tadi :v)"

Hibiya ngga bisa nahan ketawa lagi dan tertawa terbahak-bahak kayak babi ngepot (?) *Author langsung di tabrak pake Truck-san sama Hibiya*

Seto pun mendekati Hibiya dengan 'SENYUMAN YANDERE ALA SETO'. Hibiya langsung gemetaran dari ujung kaki sampe ujung kepala, bulu-bulunya naik semua (termasuk bulu hidung, bulu kaki tangan, dan bulu ketek (?)) *Author di tusuk besi yang jatoh dari langit sama Hibiya*. Seto memegang kedua pundak Hibiya, wajahnya semakin mendekat ke Hibiya.

Seto : "Apa kau ingat dengan kata-kataku sebelumnya, Hibiya-kun? AKU AKAN MEMBUNUHMU JIKA SESUATU TERJADI KEPADA MARY-CHAN... ^=^"

Hibiya : "aaa...aaaakkhhh~ QAQ"

Kano langsung megang kepala Hibiya dan Seto, lalu mendorongnya ke arah yang sama

Kano : "NOW... KISS! O=O"

Hibiya dan Seto pun Kiss*ng, tentu saja mereka berdua kaget. Kido yang nge-liatnya aja langsung muntah darah (?), Momo juga ngikut muntah darah :v, Shintaro dan Ene yang baru kembali dari rumah ke markas langsung balik lagi ke rumah, Konoha malah kebingungan sendiri sambil nyantapin negimanya, dan Kano ketawa-ketawa sendiri kayak orgil *Author di tabok Kano*

Kano : "MARY! BANGUN! THERE'S YAOI IN HERE! THIS IS FUCKING AWESOME!"

Mary pun terbangun dan langsung ngambil kamera dari saku Hibiya yang ajaib itu, dan memfoto mereka berdua *Mary : "A... AAAAKKHHH! Aku tak a...akan mela-ku-kan i...ni k... kepada Seto-kun! A A... Author! Ka... Kau jahat!"*

Setelah kejadian itu, Hibiya dan Seto jadi suka mojok, depresi, dan galau... (ciaaa... :v)