3. Ene Menjaga Mary
Beberapa minggu kemudian... Tim meka mendapat misi lagi, tapi dari luar kota.
Kido:Karena tim mekakushi-dan ini dapat misi, kita menjalankan rencana seperti beberapa minggu yang lalu. Hari ini giliran Ene, jadi Hibiya masuk kelompok 2 seperti yang di rencanakan beberapa minggu lalu. Ene, sekarang kau masuk ke TV itu. Kau juga sambil jagain Mary, oke?
Ene : "SIAP, DANCHOU! XD"
Shintaro agak lega karena Ene 'Si penghancur hidupnya' ngga berada di hapenya untuk mengganggu nya. Jadi Shintaro loncat-loncat sendiri kayak orgil *Author di tendang Shin*. Seto mempercayai Ene walaupun Ene memang 'sedikit' mucil karena Ene juga perempuan, bisa mengerti perasaan Mary.
Kano : "Baiklah, cukup basa-basinya! Ayo kita pergi, nanti ketinggalan bis...!"
Mary pun pergi ke wc untuk buang hajat :v Seto pun mendekati Ene yang ada di TV
Seto : "Tolong jagain Mary, ya? Aku tak ingin kehilangan dia, Aku benar-benar mengandalkanmu... Aku melakukan ini semua untuk Mary...
Karena...
Aku...
Mencinta-"
Ene pun terkejut mendengar kata-kata Seto, dia jadi teringat dengan orang yang di cintainya dulu, Haruka-
Mary : "*Tiba-tiba datang* E...Eh? S...Seto-kun masih a...ada di sini?"
Seto : "*ngga jadi lanjutin ngomong sama Ene* Hahah~ Cuma bicara sebentar sama Ene-chan, kok ^.^ ya sudah, Aku pergi dulu, Jaa~"
Seto berkata seperti itu sambil melihat ke Ene dengan wajahnya yang seperti berbicara "Tolong, ya?"
Ene : "AKU TIDAK AKAN MENYIA-NYIA KAN MU, SETO-KUN! XD"
Mary kebingungan sendiri A
Seto : "Baguslah, terima kasih banyak- kalau ada apa-apa, kau bisa muncul di Hape Shintaro..."
Ene : "Wakatta... :D"
Mary : "E... Ettoo... A "
Ene : "Kenapa, Mary-chan? Kau ini datang tak di jemput, pulang tak di antar :v"
Mary : "A...Ahhh... Ak...ku b...bukan jelang-kun(g), Ene-san! A T... Tapi mas-alahnya... B... Bukan Itu!"
Ene : "Jadi apa, donk?"
Mary : "T... Tadi kau b...bicara apa s... sama S...Seto-kun?"
- ^ CURHAT MODE : ON ^ -
Ene : "Bukan apa-apa, kok! Oh, iya! Aku pingin nanya sesuatu, nih! ^_^"
Mary pun duduk di sofa depan TV, dan dia merasakan ada sesuatu di bok*ngnya *Author di bunuh Mary*. Mary mengambilnya, dan ternyata...
Mary : "Ah~ S...Seto-kun meningg-galkan ha...hapenya! OAO"
Dalam hati Ene:Seto-kun sengaja ninggalin Hape-nya. Ternyata dia benar-benar serius...
Mary : "A...Aku harus m...mengembalikannya k...ke Seto-kun! OAO *Sibuk sendiri*"
Ene : "Ngga perlu, Mary-chan!"
Mary : "E... EEHHH!? K... Kenapa, Ene-san!? OAO"
Ene : "Pasti Seto-kun dan yang lainnya udah pergi jauh, bukannya kau ngga mau keluar dari markas ini? Lagian, kalo ada hape nya Seto, aku bisa lebih banyak jagain kamu dengan 'memonopoli' (kata-katanya ngga enak banget ._.) hape nya Seto-kun! Kau juga bisa nonton anime YAOI tanpa aku mengganggumu di TV, bukan?"
Mary : "Eh... Iya, ya... ._. Oh, iya! T... Tadi Kamu mau n...nanya a-pa, Ene-san?"
Ene : "Oh, iya ya! Hampir lupa! Begini...
Mungkin ini agak...
Sedikit...
Pribadi bagimu...
Tapi...
.
.
.
Hubunganmu dengan Seto-kun itu apa?"
Mary pun terbakar, tubuhnya langsung terbakar, markas pun ikut terbakar #ngasal. Maksutnya, Mary pun nge-blushing, wajahnya memerah~~ XDD
Mary : "H...Hubunganku dan... S...Seto-kun? O=O"
Ene : "IYAP! BETUL SEKALI! XD"
Mary dengan polosnya menjawab
Mary : "K...Kita Cuma... t...teman, kok ^o^
Oh, ya. G...Gimana dengan Ene-san? A... Apa Ene-san p-punya hu-bu-ngan s...sama S-Shintaro-san atau o...orang lain? *Nyoba alihkan pembicaraan, supaya ngga bicarain Seto lagi :v*"
Ene pun kaget mendengar itu, wajahnya pun juga nge-blushing, dia diam sejenak lalu
Ene : "Ada, TAPI BUKAN SI BAKA-SHIN-CHAN, LHO! o *lhe?*"
Mary : "S...SIAPA ITU? SIAPA ITU? XD"
Ene : "Mary... jangan coba ngalihkan pembicaraan, deh... Aku tau itu, kok... =w="
Mary pun terkejut
Mary : "WE...WEEEEH!? *Blushing lagi*"
- DI TEMPATNYA TIM MEKAKUSHI-DAN BERADA (TIM 1) -
Shintaro: "YEAHHH! I'M FEEL LIKE FLYING IN THE SKY! YEAHHH! WHOHOOO! XD"
Kido : "Bisakah kau diam, Shintaro-kun!? Dari tadi kamu kayak orang kesurupan, tau!"
Seto : "Sabar... Sabar... ^-^"
Shintaro ngibarin bendera yang bertuliskan 'NO MORE ENE IN HERE!' sambil mutarin bendera yang tadi di kibarkan berkali-kali dengan make baju adat pedalaman yang Cuma make cawet, bulu-bulu di badan dan di kepala saja, di pipinya di coret arang seperti mau perang, dan juga membawa tombak, sambil berteriak dengan tangan di mulutnya yang buka-tutup mulutnya yang menghasilkan suara yang tak jarang di dengar, mirip orang hutan aja... :v
Kido : "KYAAAAAAAAAA! SHINTARO! PAKAI BAJUMU LAGI! KAU MEMALUKAN! OAO *Kido menjauhi Shintaro sambil nutupin matanya*"
*Shintaro mengejar Author, Shintaro menangkap Author, dan membunuh Author dengan tombaknya*
Shintaro: "Ah Author ini bangkek! -.- bikin harga diri gue ancur! Untung Ayano ngga ada di sini, bisa-bisa dia ngga naksir aku lagi *PD amat lu Shin! :v*"
Kido dari tadi Cuma jauhin Shintaro karena Shintaro ngga pake baju normal
Seto : "Pakai bajumu Shin!"
Shintaro: "Oke! Oke! *langsung make baju*"
Tiba-tiba...
.
.
.
Ene : "MASRTER! MASTER!"
Telinga Shintaro langsung conge' denger teriakan Ene yang tiba-tiba datang di hapenya, soalnya Shintaro make earphone... ._.
Seto : "Ada apa, Shin-kun?"
Shintaro langsung ngelepas kabel earphone nya biar semua bisa denger.
Ene : "A... ANU... APA ITU YA? SI...SI...SI ANU ITU... DIA! DIA! A *Ene sampe bicara tergagap-gagap karena di situ ada yang lainnya*"
Shintaro: "Apaan, sih!? Coba kalo ngomong yang bener, pang! =_="
Kido, Seto: "Ada apa?"
Shintaro: "Sepertinya Ene membawa berita buruk..."
Ene : "*Dengan berat hati, Ene pun berbicara* Itu benar... Mary... Dia..."
Yang lainnya pun kaget mendengar berita itu *padahal Ene belum jelasin ada apa dengan Mary '3'* Terutama Seto, dia langsung jadi khawatir.
- DI TEMPATNYA TIM MEKAKUSHI-DAN BERADA (TIM 2) -
Kano : "Momo, belum ada tanda-tanda dari Kido?"
Momo : "belum!"
Konoha: "Aku lapar"
Hibiya: "Nanti aja makannya, dasar tukang makan! -_-"
Konoha: "terimakasih atas pujianmu itu ^w^"
Momo : "Udah-udah... Ngga usah kelahi, deh... Tapi, Konoha itu bukan pujian! OAO"
Kano : "Jujur, ada satu hal yang gue bingung di sini..."
Momo : "Apa itu? '_'"
Kano : "Gue bingung sama misi kita ini! Sebenernya kita ni ngapain, sih? Daritadi Cuma muter-muter di hutan ngga jelas tanpa nyari sesuatu yang jelas =3="
Momo : "bener juga, ya... :'v baru nyadar"
Hibiya: "Ya sudah! Kalo gitu ayo kita menuju ke tempat tim 1! Gue lapar!"
Konoha: "Nanti aja makannya, dasar tukang makan! ^w^"
Hibiya: "Don't copying me! -_-"
Konoha: "Don't copying me! ^w^"
Hibiya: "EH LU B*NGS*T! JANGAN COPAS GUE NAPA! F*CK*NG SH*T D*MN HUMANOID! *dengan sensor*"
Konoha: "EH LU BANGSAT! JANGAN COPAS GUE NAPA! FUCKING SHIT DAMN HUMAN! *tanpa sensor* \ ^w^ /"
Dalam hati Hibiya & Momo: "Ini orang memang kayak gini atau kebentur sesuatu =_="
Kano ngga nahan ngeliat situasi yang kayak gini, ketawa guling-guling di tanah
Konoha: "Wah~ kata-kata pujian memang menyenangkan! \ ^w^ /"
Hibiya & Momo: "ITU BUKAN PUJIAN, KONOHA! OAO"
Kano's craziness mode:ON
Kano : "BRUAKAKAKAKKAAKKKK! AMPUN, TOLONG GUE! GUE NGGA BISA BERHENTI KETAWA! XD OTAK KONOHA MEMANG RADA-RADA GITU! YA AMPUNN! XD"
Tiba-tiba lagi...
.
.
.
Ene : "MOMO! MOMO! INI ENE! TOLONG JAWAB!"
Momo : "Eh, Ene! Ada apa? Lho? Bukannya kamu jagain Mary!? Minna! Sini! Ini ada Ene!"
Kano : "Kenapa, Ene?"
Ene : "Kita harus segera bergabung dengan tim 1! Sesuatu yang buruk telah terjadi dengan Mary-chan!"
Semuanya kaget, apalagi Momo, Mary adalah sahabatnya... Kekhawatiran terpampang di wajah Momo...
Momo : "A...Apa yang terjadi dengan Mary-chan!?"
Ene : "Nanti saja aku ceritanya! Sekarang aku harus nuntun kalian ke tim 1!"
Setelah tim 1 dan 2 sudah bergabung, mereka menuju ke jalan raya untuk menunggu bis, untungnya bisnya cepat datang. Di dalam bis, Ene menceritakan semuanya.
Ene : "Seto! Coba kau telpon Mary! Kau sengaja meninggalkan hapemu, kan? Untuk berjaga-jaga! Sekarang telpon dia pake hapenya Shin! Aku akan menjawabnya lewat hapemu!"
Beberapa menit kemudian...
*TUUUT... TUUUT... TUUUT...*
Seto : "telponnya ngga di jawab Mary ataupun Ene!"
Momo : "Kita harus cepat! SOPIR! Bisa lebih cepat, ngga? Ada temen kita yang sendirian di rumah dan mengalami hal buruk!"
Sopir bis: "Oke, Oke!"
Tiba-tiba, Ene datang lagi ke hape Shintaro yang di pegang Seto
Ene : "SETO! MARY UDAH NGGA ADA DI MARKAS! Tadi pas aku di hapemu, aku tak bisa mendeteksi dimana Mary berada! Tempatnya gelap, mengerikan, tak ada suara! Yang ku dengar hanyalah suara seperti... SEPERTI TANGISAN MARY! OAO"
Seto & Momo: "!"
Kido : "Kita udah sampai! Cepat turun! Menuju ke markas!"
Semuanya menuju ke markas, saat Kido membuka pintunya... Dia melihat, Markasnya sudah berantakan seperti kapal pecah dipenuhi oleh piring-piring dan gelas-gelas pecah, buku-buku yang berserakan di mana-mana, dan... ada banyak darah juga di situ!
Seto dan Momo langsung masuk, mencari orang yang dia sukai dan sahabatnya
Seto & Momo: "MARY-CHAAAAN! KAU ADA DIMANA!?"
Ene : "Sebelumnya, Mary pingsan di tempat yang banyak darahnya disini! *nunjuk ke lantai yang banyak darahnya*"
Momo : "Apa yang harus kita lakukan!?"
Ene : "Coba telpon ke hapenya Seto! Mungkin dia memang bukan di markas, tapi di sekitar sini! Suaranya mungkin kedengaran"
Seto pun mencoba menelpon sekali lagi, dan...
*TU-LA-LIT! TU-LA-LIT! TU-LA-LIT!*
Kano : "pffftt... Seto, apa itu bunyi hapemu? Kok, TU-LA-LIT gitu, sih!? *ngga bisa nahan ketawa*"
Momo : "Sudah! Sudah! Kita menuju ke tempat itu dulu! Siapa tau Mary-chan ada di sana bersama hape Seto!"
Mereka semua berpencar di dalam markas untuk mencari Mary. Seto dan Momo mencarinya di gudang. Momo mendengar suara tangisan anak kecil di situ.
Momo : "Mary-chan! Aku tau kau di sana! Jawablah!"
Mary : "pergilah! Hiks... jangan gang-hiks-gu aku!"
Seto : "Nee... Mary-chan, jangan nangis..."
Mary : "*DEG!* S...Seto-kun!? *Mary sepertinya ketakutan jika ada Seto saat itu*"
Seto : "Kau pasti terluka, kan? Ayo sini, biar aku obatin lukamu..."
Momo : "Mary! Tunjukkan dirimu! Supaya kita bisa ngobatin lukamu! Nanti bisa infeksi, soalnya tempat ini kotor!"
Seto tak sengaja menendang kotak kardus besar yang kosong, dan di balik kotak kardus tadi adalah...
Seto & Momo: "MARY-CHAN!"
Mereka berdua kaget, melihat seluruh tubuh Mary berlumuran darah sambil menangis.
Seto : "M...MARY-CHAN! Apa yang terjadi padamu!?"
Mary memeluk sebuah benda di dadanya, karena ketakutan, Mary mencoba lari dari mereka berdua, tapi karena Mary luka berat, Dia terjatuh lagi
Momo : "M...Mary-chan! Tolong jangan lari dari kami! Itu hanya membuatmu tambah terluka!"
Seto : "Mary-chan... Jelaskan saja apa yang terjadi, Aku ngga akan marah, kok! ^.^"
Mary : "T...Tidak... ;^;"
Seto : "Kau tahu? Aku tak suka melihatmu seperti ini... Menangis, Terluka, Sengsara... Karena... Aku... Aku benar-benar menyayangimu lebih dari apapun. Jadi tolong, ya? Jangan menangis lagi... ^.^ *Seto berkata seperti itu sambil ngusap air mata Mary*"
Mary benar-benar nge-blushing sekarang...
Momo pun pura-pura keluar ngambil kotak P3K ngga mau ganggu Seto dan Mary :v
Mary : "Emm... M...Momo-san?"
Momo : "Ada apa?"
Mary : "T...Tolong jangan k...kasih tau yang la-in k... kalo aku a... ada di sini, ya?"
Momo : "Oke, dech! ^w^"
Momo pun segera keluar dari gudang, sekarang hanya tinggal Seto dan Mary yang ada di sana...
Seto : "Jadi... Apa yang terjadi? Kenapa markasnya bisa berantakan, dan kau terluka parah? Apa ada penjahat yang mau menculikmu?"
Mary menggelengkan kepalanya
Mary : "B...Bukan itu, S...Seto-kun! A... Aku benar-benar m...minta maaf... *mata Mary pun berkaca-kaca seakan mau nangis lagi*"
Seto : "Minta maaf kenapa? Kau, 'kan tidak pernah melakukan kesalahan apa pun!"
Mary pun menunjukkan benda yang tadi di peluknya ke Seto... Benda itu adalah... HAPENYA SETO!
Mary : "A...AKU MINTA MAAF, S...SETO-KUN! A...AKU TELAH... TELAH... TELAH MERUSAK HA...HAPEMU SAMPE KA~CANYA RETAK! B... BUNYI HAPEMU JA...JADI TU-LA-LIT~TU-LA-LIT GITU! D... DAN HA... HAPENYA ME... MENYALA, TAPI LAYARNYA G... GELAP DAN MENGERIKAN BE... BEGINI! *Mary pun menangis lagi*"
Seto memegang kepala Mary
Seto : "Bukankah tadi aku sudah bilang? Aku benar-benar menyayangimu lebih dari apapun. Ini hanyalah hape, Aku bisa beli lagi~ Tapi kalau Mary-chan, Aku tak tau bagaimana mencarimu lagi. Tak ada orang yang bisa menyamaimu... Tak akan ada~ *Seto tersenyum kepada Mary*"
Mary pun nge-blushing lagi untuk yang ke-sekian kalinya dan memeluk Seto erat-erat.
Mary : "W...Walaupun gitu, t...tolong maafkan aku! ="
Seto pun memeluk Mary kembali dan mengelus-ngelus kepalanya
Seto : "Sudah... ngga papa, kok..."
Beberapa saat kemudian, Mary tertidur di pelukan Seto, Seto pun menggendong Mary keluar dari gudang, dia melihat ada Kido di sana.
Kido : "Baguslah! Kau menemukan Mary! Sebaiknya kita segera bawa dia ke rumah sakit, lukanya sudah terlalu parah..."
Karena hapena Shintaro masih ada sama Seto, Tiba-tiba Ene muncul
Ene : "Gimana, Seto-kun?"
Seto : "Gimana apanya? ._."
Ene : "Apa kau tidak sadar? Aku daritadi ada di hapenya Shintaro dan mendengar semua yang kau bicarakan kepada Mary! Dan tadi itu hampir membuatku menangis! X'D Kau ternyata orang yang romantis, ya, Seto-kun!"
Seto : "WAHT THE!? OAO"
Ene : "Aku akan memberitahu ke semuanya! \ w / *Mucilnya kambuh lagi*"
Seto : "A... Ah~ Tolong jangan lakukan itu, kasian Mary-chan... Aku Cuma ngga mau nge-liat Mary-chan sedih lagi... Oke, Ene-san? *Saat di lihat di hape Shintaro, Ene sudah ngga ada* Lho? Ene-san? Ene-san kamu kemana? Hhhhh... Aku yakin dia akan ngasih tau ke semuanya tentang yang tadi =3= Ah, tak apa, Aku masih bisa nge-lindungi Mary-chan selama yang kubisa... ^.^"
Sebenarnya, Ene masih ada di hape shintaro. Dia hanya bersembunyi dari Seto.
Dalam hati Ene: "Seandainya Aku dan 'Haruka' bisa seromantis mereka berdua... Tapi sayang sekali, Aku terlalu egois kepadanya. Dan sekarang, aku benar-benar menyesalinya..."
Di sisi lain, Shintaro masih kesenangan tanpa adanya Ene di sekitarnya~. Tapi tiba-tiba Seto datang membawa hapenya
Seto : "Shin-kun! Ini hapemu! :D makasih, ya!"
Shintaro: "Oh, ya. Sama-sama..."
Seto : "Tadi di dalam situ ada Ene-san, jadi kukembalikan hapemu bersama Ene-san! :D (Ene bukan barang, woyy! :'v)"
Shintaro: "Eh, iya... Makasih banyak...
.
.
.
WAHT!? S...SETO! HAPE INI SEKALIAN ENE-NYA UNTUKMU AJA! GUE TADI UDAH SENENG-SENENG, NIH! OAO"
Seto : "Tidak, terimakasih, Shin-kun... *Seto menaruh jari telunjuknya di mulutnya* Aku sudah milik Mary-chan... Maaf,ya~ ^w^"
Shintaro: "A... A... Dasar Seto...! Kesenanganku... Telah berhenti sampe di sini saja *Depresi*"
Ene : "Master! Master! Gimana keadaan Master? Kita main yuk!? Gimana kalo aku bukain folder p*rn* milik Master dan mengirimnya ke hape yang lain? Atau..."
Shintaro: "AAAAHHH! BERISIK LU ENE! QAQ"
